Ratu Hebat Mau Lewat

Ratu Hebat Mau Lewat
Dimana chufeng?


__ADS_3

Ziyan bergegas pergi menuju halaman utara untuk menemui ayah dan ibunya. Sekaligus sebagai kunjungan setelah kepulangannya dari lingguang. Ziyan segera menemui mereka di ruang penerima. Neneknya ternyata ada di sana juga. Ziyan memberikan salam pada para tetua keluarga itu, lalu duduk di samping ibunya.


"Bagaimana kau disana yaner? "


"Aku baik-baik saja bu. Pangeran menjagaku dengan baik. "


Baik ibu dan ayahnya lega mendengarnya. Karena tak ingin langsung pada pertanyaan beratnya. Ziyan membawa obrolan ringan terlebih dulu. Ia menceritakan pengalamannya selama berada di kota lingguang, terkecuali masalah Jiali. Setelah dirasa cukup basa basinya. Ziyan memberanikan diri bertanya.


"Bu... masalah chufeng? "


Mendengar pertanyaan ziyan, semua orang seketika terdiam. Kehangatan diwajah mereka sebelumnya hilang, ter gantikan dengan wajah mereka yang tampak serius. Bahkan neneknya yang selalu terlihat ramah, terlihat begitu tegang hari ini.


"Kau sudah mendengarnya? "


Ibunya pasti tak menyangka bahwa ziyan akan mendengar masalah itu begitu cepat.


"Hm.. Yaoyao sudah menceritakannya padaku. Lalu bagaimana dengan chufeng? "


Di hadapan suami dan ibu mertuanya. Minglan mulai menceritakannya pada ziyan. Mereka sendiri tidak tahu bagaimana awalnya. Tapi kemungkinan besar ada hubungannya dengan masalah uang. Han jian yang sudah di ceraikan oleh paman ziyan, Qingchen, dan tidak diterima lagi di kediaman Han mulai kekurangan uang. Jadi diam-diam ia bertemu dengan tuan besar Hong. Namun tanpa diduga, pertemuan mereka di ketahui oleh istri sah tuan Hong. Hal itu menimbulkan keributan besar. Untuk menekan gosip, Han jian dibawa ke kediaman Hong. Siapa yang menyangka rahasia besar mereka terungkap setelah itu. Ternyata hubungan gelap mereka sudah terjadi bahkan saat Han jian masih berstatus istri Qingchen. Dan yang lebih mengejutkan lagi, perselingkuhan itu menghasilkan chufeng.


Istri tuan Hong yang begitu marah, datang ke kediaman mo. Ia pikir status Han jian masih sebagai istri sah Qingchen jadi ia mengatakan semuanya. Qingchen sangat terkejut. Pengkhianatan Han jian membuat amarah Qingchen tak terbendung. Jika bukan ayah ziyan, yincheng yang menahan adiknya itu. Mungkin saja hari ini Han jian sudah tak bernyawa lagi.


Dari semua orang, yang paling menyedihkan adalah chufeng. Karena rahasia kelahirannya terungkap. Ia tak bisa tinggal di kediaman mo. Bukan karena keluarga mo atau ayahnya mengusirnya. Chufeng hanya tak ingin menjadi duri dalam keseharian ayahnya. Jadi ia memutuskan untuk pergi dari sini.


Kami pikir ia akan pergi ke kediaman Hong. Jadi diam-diam yincheng meminta luyi menyelidikinya. Tapi sayangnya ia juga tak ada disana. Kami sudah mencari chufeng namun tak ada yang tahu ia berada dimana.


"Bu... Tuan besar Hong itu, apakah ayah Hong sujin teman yuefeng yang sering datang kesini. "

__ADS_1


Nyonya mo mengangguk. "Benar."


Ziyan ingin sekali tertawa mengetahui kebodohan yang dilakukan Han jian. Ayah sahabat putrinya adalah Ayah putrinya yang lain. Alasan ia berselingkuh dari pamannya tentu saja karena tuan Hong kaya. Ia memiliki tambang emas pribadi dan juga seorang mata keranjang. Berbeda dengan pamannya yang selalu bersikap sederhana. Tuan Hong selalu menunjukan kekayaannya. Mungkin itulah yang membuat sifat sujin tidak berbeda jauh.


Sekelebat ingatan lewat di pikiran ziyan. Ingatan percakapannya dengan yifeng, putra pamannya.


"Aku hanya ingin apapun yang terjadi dengan chufeng, bisakah kau tetap menyayanginya dan menganggapnya sebagai saudara? "


Apakah yang ia maksud itu masalah ini. Jika benar, berarti ia sudah tahu semuanya. Sejak kapan? Sekarang ia tahu alasan sikap yifeng selama persidangan yuefeng dulu. Kenapa ia bisa tenang saat kedua orang tuanya bercerai. Ternyata karena ia sudah menyadari masalahnya sampai sedalam ini.


"Baiklah bu. Sepertinya aku tahu dimana chufeng berada. Aku akan menemuinya. Tapi mungkin aku tidak akan memaksanya untuk kembali. "


Bukan karena ia tidak ingin chufeng kembali. Tapi karena ziyan tahu, chufeng pasti tidak ingin menjadi garam pada luka ayahnya. Perbuatan Han jian tak pelak meninggalkan luka mendalam di hati pamannya. Jadi untuk sementara ini, ziyan hanya akan memastikan bahwa chufeng baik-baik saja.


Ibunya mengangguk setuju. Ziyan memberikan salam pada para tetua keluarganya sebelum melangkah pergi.


Ziyan mengajak xiaoqi dan yaoyao ke toko buku yang pernah mereka kunjungi sebelumnya. Sang penjaga toko yang mengetahui kedatangan ziyan dan mengenalinya langsung datang menyambutnya.


"Dianzhu aku mencari chufeng. "


Jawaban ziyan membuat dianzhu seketika terdiam. Senyum lebarnya berubah menjadi senyum kaku.


"Chufeng? dia... dia tidak ada disini. " Pria paruh baya itu menjawab dengan ragu-ragu.


Gelagat aneh dianzhu tentu saja di ketahui ziyan. Ia pun kembali menjelaskan tujuan kedatangannya.


"Aku kesini hanya ingin bertemu chufeng. Aku tidak akan memaksanya jika memang ia tidak ingin kembali. Aku sudah berjanji dengan yifeng untuk menjaganya. Jadi bisakah aku bertemu dengannya. "

__ADS_1


Setelah berpikir sejenak, akhirnya penjaga toko itu menyetujui permintaan ziyan. Ia tahu hubungan ziyan dengan chufeng cukup baik. Ia bisa melihatnya saat chufeng membawanya kemari. Dianzhu menuliskan alamat rumahnya di sebuah kertas dan memberikannya pada ziyan.


"Dia tinggal dirumahku bersama istri dan anakku. "


"Terima kasih. "


Dianzhu masih menatap kepergian ziyan. Ia berharap agar masalah chufeng segera terselesaikan. Gadis yang malang.


Ziyan tiba di alamat yang diberikan dianzhu. Ada sebuah rumah sederhana disana. Ia segera mengetuk pintu rumah tersebut. Seorang wanita paruh baya membuka pintu. Ziyan menduga dia adalah istri dianzhu. Namun Ia terlihat sedikit waspada dengan kedatangan ziyan.


"Dianzhu memberikan alamatnya."


Untuk menghilangkan kewaspadaan wanita itu. Ziyan memberikan kertas pemberian dianzhu. Sang istri sepertinya mengenali tulisan suaminya. Jadi ia mulai membuka pintunya lebar.


" Aku kakak chufeng. Apakah dia ada di dalam? "


Karena suaminya memberitahu keberadaannya. Pasti ia bukan salah satu orang yang berniat buruk pada chufeng. Jadi istri dianzhu mempersilahkan ziyan masuk.


Mereka di minta menunggu di ruang tamu sementata istri dianzhu memanggil chufeng.


Mengetahui kedatangan kakaknya, chufeng segera keluar menemuinya. Ziyan melihat gadis yang baru-baru ini dekat dengannya datang dengan air mata. Sebelumnya, seburuk apa perlakuan Han jian atau Yuefeng padanya, ia tidak pernah menangis. Mungkin masalah ini meninggalkan luka yang begitu besar baginya.


"Gadis bodoh. Kenapa kau tak menungguku. Beruntung aku bisa menebak kau ada dimana? Apakah kau tahu semua keluarga sangat khawatir denganmu. "


Suara ziyan bergetar. Ia tak bisa menahan rasa sedihnya.


"Aku tidak bisa kak... Aku tak ingin membuat ayah semakin sedih. Meski ia tidak mengatakannya, tapi aku tahu keberadaanku hanya mengingatkannya pada perselingkuhan ibu. "

__ADS_1


Meski mereka bercerai sebelum perselingkuhan itu diketahui. Tapi chufeng tahu ayahnya masih mencintai ibu. Ia sering melihat ayahnya termenung saat melihat barang ibu. Karena itu, seberapa dalam luka yang dibuat ibunya. Chufeng tahu itu sangat menyakitkan bagi ayahnya.


Melihatnya yang terus menangis. Ziyan memeluk erat chufeng. Ia membiarkannya menangis sepuasnya dalam pelukan ziyan. Ia ingin setelah chufeng puas menangis hari ini, perasaannya akan menjadi lebih tenang.


__ADS_2