
"Kalian jangan tertipu.. " Semua orang kini menaruh kembali perhatian mereka pada Liu shishi saat wanita itu kembali berbicara.
Penasaran dengan lelucon apa lagi yang akan di buat olehnya.
" Apa maksud mu? " Tanya Xu xiang.
" Dia.. " Tunjuk shishi pada Liu ru. " Dia adalah wanita murahan yang melahirkan anak haram, hasil hubungannya dengan pria liar. Aku yakin ia telah menipu kalian, mana mungkin wanita seperti ini menjadi istri pangeran Feng. Kalian harus sadar, jangan sampai ditipu olehnya. "
Sudah cukup kesabaran Liu ru. Ketika dirinya di hina, ia masih bisa bersabar. Namun ketika anaknya berkali-kali dihina. Ia tidak akan tinggal diam.
Plakk
Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Liu shishi. Sangking kerasnya tamparan tersebut, membuat wajahnya menoleh ke samping dengan cap merah tangan di sana.
Bahkan Liu ru merasakan sakit di telapak tangannya sangking kerasnya tamparan tersebut.
Shishi yang tak menduga datangnya tamparan tersebut, seketika terkesiap. Matanya masih terbelalak. Dengan tangan gemetar ia memegang pipinya yang terasa panas.
" Saat kau menghina ku, aku masih bisa diam dan menahan diri. Tapi tidak dengan kau menghina putra ku. Berulang kali kau menghina dan terus mengatakan jika anakku adalah anak haram. Tidakkah kau berpikir dengan otak kecil mu itu tentang asal usul anak ku. Apa menurut mu aku bisa menipu kaisar dan seluruh keluarga Sima? "
" Tapi tampaknya kau terlalu bodoh untuk sekedar menerka maksud dari kata-kata ku ini. Sekarang kau pikirkan baik-baik. Jangan sampai karena mulut mu ini, seluruh keluarga Liu terkena imbasnya. " Tekan Liu ru.
Sungguh kesabaran Liu ru sudah tak ada lagi. Entah iblis apa yang merasukinya. Tapi satu keinginannya saat ini. Membalas semua yang pernah keluarga Liu lakukan padanya. Dan hal itu akan ia mulai dari Liu shishi.
" Beraninya kau menampar ku! " Desis Liu shishi menatap nyalang Liu ru.
Liu ru menatap tak kalah sengit, " Jangankan menampar mu. Bahkan aku bisa bertindak lebih kejam lagi jika kau terus menerus menghina putra ku. Tunggu dan lihat saja. Sedikit demi sedikit semua hutang-hutang ini akan ku bayar. "
Sima Fei mendekati Liu ru dan memenangkan wanita itu. Kemudian melihat pada Liu shishi.
Dan dengan tenang berkata. " Kau tahu, anak yang kau sebut anak haram itu adalah anak kakak ku, secara tidak langsung cucu kaisar negeri ini. Itu artinya kau telah menghina keturunan kaisar. Apa kau tahu apa hukuman atas kejahatan karena menghina anggota keluarga kerajaan. Meskipun kau menganggap dirimu sebagai kerabat ibu ku. Tapi itu tak akan membebaskan mu dari jerat hukuman. Kita lihat dan tunggu saja. Aku yakin setelah ini pihak kerajaan akan ke kediaman Liu untuk memberikan hukuman pada mu. "
__ADS_1
Liu shishi jatuh terduduk. Badannya seolah tak bertulang lagi. Apa yang baru saja dikatakan Sima Fei membuatnya tak hanya terkejut tapi juga terpukul.
" Bagaimana bisa? itu tidak mungkin. Jelas-jelas dia hanya wanita buangan. Kenapa sekarang menjadi permaisuri pangeran. " Lirihnya dengan pandangan kosong.
Meski begitu, Sima Fei masih bisa mendengar gumaman Liu shishi.
" Kenapa tidak mungkin? hanya kau yang akan berkata demikian. Wanita ular seperti mu lah yang tidak pantas. " Cibir Sima Fei.
Xu xiang menepuk pundak adik iparnya. Ia harus menghentikan A Fei atau gadis itu akan terus menerus menggertak Liu shishi. Meski ia sendiri tak menyukainya. Tapi sebagai senior ia harus bersikap lebih bijaksana.
" Sudah. Biarkan saja dia. Aku yakin sebentar lagi A Feng akan mengetahui masalah ini. Apa menurut mu dia akan melepaskannya begitu saja. "
Sima Fei tampak berpikir. Melihat kepribadian saudaranya. Ia tahu, A Feng tak mungkin membiarkan masalah ini begitu saja. Wanita ini tidak akan berakhir dengan baik-baik saja ditangannya.
Jadi A Fei memutuskan untuk mundur dan membiarkan saudara laki-lakinya yang kejam itu berurusan dengannya.
Ia mengangguk setuju. " Kau benar kak. Baiklah mari kita selesaikan semua pembayaran ini dan segera pergi. " A Fei menunjuk semua bungkusan belanjaannya dan Liu ru.
Ah Xu xiang hampir saja melupakan tujuannya datang kesini.
' Dalam sehari mereka sudah membuat ku miskin.' Ratapan Xu xiang dalam hati.
Dan benar saja. Tidak butuh lama Sima Feng mengetahui keributan tersebut. Ia segera mengirim seseorang untuk datang ke kediaman utama keluarga Liu.
Kediaman utama Liu.
Kepala pelayan berlari begitu utusan istana datang ke kediaman mereka. Dengan tergesa-gesa ia menghadap para tetua keluarga.
" Tuan besar, di depan ada petugas istana. " Dengan panik kepala pelayan melaporkan.
Saat ini Kepala keluarga Liu dan tetua yang lain sedang berada di ruang keluarga. Jadi tidak butuh waktu lama untuk semua orang tahu kedatangan para utusan istana.
__ADS_1
Mereka menyambut para utusan dengan berbagai pikiran. Tak ada satupun yang tahu alasan kedatangan mereka. Kecuali Liu shishi yang saat ini sudah berwajah pucat. Ia sangat yakin bahwa mereka datang kerena keributan tadi.
Meski ia sudah tahu bahwa mereka akan datang. Namun ia benar-benar tidak menyangka bahwa mereka akan datang begitu cepat.
Kasim istana segera membawakan putusan istana berisi penghakiman atas nama Liu shishi.
Sontak semua orang langsung melihat ke arah wanita itu. Seluruh tubuhnya gemetar dengan keringat dingin di punggungnya.
Setelah ini tamatlah riwayatnya.
" Kepala keluarga Liu, silakan terima keputusan Yang mulia kaisar ini. Dan saya harap anda akan menjalankan keputusan ini dengan benar. " Ucap kasim sebelum menyerahkan gulungan perkamen di tangannya.
Kepala keluarga Liu tampak menerima gulungan tersebut dengan tenang. Namun tangannya yang sedikit gemetar menjadi bukti bahwa ia sedang menahan amarahnya.
Untuk pertama kalinya ia benar-benar merasa malu. Dan ini semua disebabkan oleh keponakannya yang tidak tahu diri.
Jadi setelah kepergian para utusan istana. Kepala keluarga Liu segera memanggil Liu shishi.
Plakk
Sebuah tamparan keras membuat Liu shishi terpelanting ke samping hingga sudut bibirnya berdarah.
" Dasar anak tidak tahu diri. Gara-gara kau keluarga Liu dipermalukan. Tidak bisakah kau menjaga mulut mu dan tidak menimbulkan masalah. Lihatlah apa yang sudah kau perbuat. " Pekik kepala keluarga.
Liu shishi segera berlutut mengakui kesalahannya. Lebih baik mengaku dari pada membela diri. Setidaknya ia tidak akan menerima pukulan pamannya.
" Maaf paman. Aku tidak tahu. Awalnya aku hanya ingin menghina Liu ru dan anaknya. Tapi siapa yang menduga bahwa anak yang dilahirkan Liu ru adalah anak Pangeran Feng. Bahkan tak lama lagi ia akan menikah dengannya. Bukan sebagai selir melainkan sebagai permaisuri putri. " Jelas Liu shishi. Air matanya sudah deras menetes membasahi pipinya.
Kedua alis kepala keluarga Liu menyatu. " Apa kau bilang? Liu ru? kau bilang Liu ru melahirkan anak Pangeran Feng? " Tanyanya memastikan.
Dengan cepat liu shishi mengangguk. "Benar paman. Anak haram itu adalah putra Pangeran Feng. "
__ADS_1
Badan kepala keluarga Liu terhuyung. Seolah pijakan di kakinya goyah.
Ia sangat terkejut dengan fakta yang baru saja Ia ketahui ini. Ternyata anak yang ia buang dan di anggap sebagai bintang kesialan justru sebenarnya adalah bintang keberuntungan yang membawa keberuntungan bagi keluarga. Jika tidak bagaimana ia bisa begitu beruntung menjadi permaisuri pangeran saat ini.