
Ziyan membuka satu per satu gulungan yang ada di depannya, membacanya dengan cepat lalu meletakkannya kembali begitu bukan berisi informasi yang dicarinya.
" Sebenarnya informasi apa yang kau cari? Dari tadi ku perhatikan kau hanya membuka lalu melempar gulungan demi gulungan. " Tanya snowy heran.
" Aku sedang mencari informasi mengenai ibu suri. Aku tiba-tiba teringat sesuatu. Apa kau ingat bagaimana junyi terluka saat itu? dia terkena peluru yang mana benda itu seharusnya tak ada di dunia ini. Benda itu ditembakan oleh bawahan ibu suri. Entah kenapa aku jadi berpikir, mungkinkah ibu suri juga seperti ku dan bibi. " Jawab ziyan sembari membuka dan membaca gulungan di tangannya.
" Kemungkinan itu bisa saja. Lantas apa yang akan kau lakukan jika dia dari dunia kita? "
Gerakan ziyan terhenti ketika mendengar pertanyaan snowy. Ia terdiam sejenak memikirkan sesuatu, lalu kembali membaca gulungan yang sedang dipegangnya, tanpa menjawab pertanyaan snowy.
" Aku tahu kau masih berharap bisa kembali ke dunia kita. Tapi bagaimanapun kita harus menerima kenyataan bahwa kita tidak akan bisa kembali. Peperangan hari itu benar-benar menghancurkan segalanya. Termasuk portal. Jadi berhentilah berharap dan terima kenyataan. Lagi pula hidup mu disini juga tidak buruk. " Sambung snowy.
Kenyataannya, ziyan memang masih berharap bisa kembali. Dan sejujurnya jika benar ibu suri dari dunianya. Hal pertama yang ia ingin tanyakan adalah mengenai jalan kembali ke dunianya. Namun tampaknya apa yang ada di pikirannya tidak sejalan dengan jalan pikiran kucingnya.
" Aku tahu. Dan berhentilah bicara. Aku tidak ingin ada orang yang tiba-tiba masuk dan mengira kau adalah roh jahat. " Kesal ziyan.
__ADS_1
Ditengah perdebatan mereka, bingjie tiba-tiba masuk. Beruntung saat itu snowy sudah berhenti berbicara, jadi pria itu sama sekali tidak mendengar.
" Ada apa? " Tanya ziyan spontan.
Jujur ziyan cukup was-was takut pria itu mendengar obrolannya dengan snowy.
" Tidak. Aku hanya datang ingin membantu. Sepertinya kau kesulitan menemukan informasi yang kau cari. " Bingjie memperhatikan keadaan lemari gulungan yang berantakan.
Ziyan tersenyum kikuk. " Boleh. Aku sedang mencari informasi mengenai ibu suri. Bisakah kau beritahu dimana gulungan itu. "
Bingjie mengerutkan alisnya. " Ah tentang wanita itu. " Binjie berjalan ke arah lemari yang berada di seberang ziyan. Lalu mengambil sebuah gulungan.
Ziyan menerima gulungan yang diberikan bingjie dan dengan cepat membacanya.
" Apakah hanya gulungan ini yang berisi informasi mengenai ibu suri? " Tanya ziyan.
__ADS_1
" Iya. Kenapa? apakah ada yang aneh? " Binjie balik bertanya.
Ziyan mengangguk. " Disini hanya tertulis informasi setelah beliau menjadi selir kaisar. Informasi sebelum itu sama sekali tidak tertulis. "
Bingjie mengambil kembali gulungan di tangan ziyan lalu membacanya dan langsung menyadari keanehan itu. " Kau benar. "
Ziyan kini semakin yakin bahwa ibu suri adalah orang dari dunianya. Ia harus berbicara dengannya. Namun bagaimana caranya? bisakah ia meminta bantuan sima rui?
*********
Di tengah malam.
Suasana sel penjara dimana ibu suri di tahan tampak sepi. Karena sel tersebut merupakan sel khusus maka hanya ibu suri yang menempatinya.
Penjaga penjara secara berkala bergantian menjaga ibu suri. Mereka harus terus memantau tanpa melepaskan pandangan mereka. Ketika melihat wanita yang sejak tadi mereka amati sudah tertidur. Mereka memutuskan untuk menghentikan pantauan mereka dan keluar untuk menghirup udara segar
__ADS_1
Dan ketika pintu tertutup. Tepat setelah itu ibu suri membuka matanya. " Keluarlah. Mereka sudah pergi. " Ucap Ibu suri.
Dan satu sosok manusia keluar dari persembunyiannya. Dengan pakaian serba hitam ia berjalan mendekat.