
Sujin mengangkat tangannya tinggi, berniat untuk menampar ziyan sekali lagi. Namun suara dingin Xumu menghentikannya, membuat tangan sujin mengambang di udara.
" Hentikan! " Ucap xumu penuh intimidasi.
" Apa kau lupa dengan ucapan ku? Jika kau ingin aku menguliti mu hidup-hidup maka silakan kau lanjutkan hingga wajah wanita itu cacat. " Xumu kembali mengingatkan.
Napas sujin memburu menahan amarahnya yang tidak bisa ia keluarkan.
Melihat ada kesempatan. Ziyan mencoba memprovokasi sujin kembali.
Ia terkekeh lalu tersenyum mengejek. " Kau tak perlu menghentikannya. Karena dia tak akan pernah bisa menyentuh ku jika bukan karena mu dan kedua pria ini." ucap ziyan pada xumu kemudian melirik kedua pria yang mencengkeram kedua sisi ziyan.
" Aku yakin, bahkan jika kami saling beradu, ia tak akan mungkin bisa mengalahkan ku. Sungguh menyedihkan. " Pancing ziyan.
" Apa kau bilang?! Dasar kau ja- " Ucapan sujin terpotong oleh ziyan.
" Jal*ng. Itukan yang ingin kau katakan. Ck..ck...Apa tak ada kata-kata lain yang bisa kau katakan? " Sela ziyan.
" Ide bagus. Lepaskan dia. " Ucap xumu tiba-tiba. Ia mengarahkan matanya pada kedua bawahannya yang mencengkeram ziyan agar melepaskannya.
Ziyan mendapatkan kebebasannya. Namun kata-kata xumu selanjutnya sungguh membuatnya tercengang.
" Sekarang kalian berdua bertarung lah. Aku ingin lihat apa benar yang kau katakan bahwa kau lebih baik darinya. " Kata xumu pada ziyan.
" Dan kau.." Tunjuk xumu pada sujin. " Kalahkan dia. Bukankah sebagai wanita Lijin kau harus membuktikan bahwa kau pantas berada di sisinya. " Xumu beralih menatap sujin.
" Kau ingin aku bertarung dengannya? " Ulang sujin tak percaya sembari menatap xumu dan menunjuk pada ziyan.
" Kenapa? apa kau takut? " Cibir xumu.
Ziyan sebenarnya bingung dengan situasinya. Ia tak tahu dengan niat xumu mengadu dirinya dengan sujin. Namun sekilas ziyan bisa melihat bahwa xumu tak menyukai sujin sebagai rekannya. Jadi ziyan akan menggunakan kesempatan ini untuk membalas tamparan yang ia dapatkan sebelumnya.
Sayangnya angan-angan ziyan tersebut terpaksa harus terbang kembali ketika mendengar jawaban sujin.
" Cih.. Aku tidak takut. Aku hanya tak ingin kau menguliti ku. Lebih baik membiarkannya menderita di tangan orang-orang itu. " Orang-orang itu yang di maksud sujin tentu saja para pelanggan pelelangan mereka. Ia yakin ziyan akan menerima penderitaan yang amat mengerikan.
Setelah itu sujin dan xumu pergi. Ziyan kembali duduk di samping gadis yang sebelumnya berbicara dengannya. Ia memegang pipinya yang sedikit bengkak karena tamparan sujin.
" Apakah masih sakit? " Tanya gadis itu.
Ziyan tersenyum tipis. " Sedikit. Ternyata wanita itu menjadi lebih ganas setelah menjadi rakyat biasa. "
" Sepertinya ia sangat membencimu. Aku bisa melihat tatapan membunuhnya saat melihat mu. "
Ziyan kembali tersenyum tipis menanggapi ucapan lawan bicaranya. Ia tak ingin terlalu membuka diri pada orang yang baru ditemuinya. Sebagai gantinya ziyan justru menanyakan nama gadis itu setelah menyebutkan namanya terlebih dulu.
" Aku sese. " Jawabnya.
" Apa kau wanita yang di culik di penginapan itu. " Tanya ziyan. Ia berpikir demikian karena dari wanita di tempat itu, dirinya dan sese yang masih terlihat rapi daripada yang lain. Maka bisa disimpulkan bahwa sese berada di sini tak berselang lama dengannya.
Sese mengangguk lalu mulai menjelaskan kenapa dirinya bisa berada di penginapan itu dan akhirnya justru di culik oleh mereka.
" Jadi kau kabur dari desa mu? " Tanya ziyan tak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya.
Sese tertawa hingga deretan gigi depannya terlihat. " Seperti itulah. Desaku lain daripada yang lain. Karena ada rahasia yang desa kami sembunyikan. Membuat warganya di larang untuk berinteraksi dengan dunia luar. Hanya orang terpilih yang di perbolehkan keluar desa. Dan biasanya itu dipilih oleh pemimpin desa. " Jelas sese.
__ADS_1
Ziyan masih tidak percaya, jadi ia kembali bertanya. " Apa yang membuat mu kesulitan untuk keluar dari desa? Kenapa kau berbicara seolah letak desamu terisolasi dari manapun. "
" Desa kami memang begitu terisolasi. Letak desa yang dikelilingi oleh tebing yang menjulang tinggi membuatnya seperti penjara. Kami hanya memiliki satu akses masuk desa dan itu di jaga ketat oleh penjaga desa. " Ungkap sese lebih lanjut.
" Desamu sangat aneh. Seolah ada harta karun yang tersembunyi di sana. " Cicit ziyan.
Sese melihat sekitar lalu membisikan sesuatu di telinga ziyan. " Sebenarnya memang ada hal itu di desa kami. "
Ziyan terkekeh. " Baiklah aku percaya. " Tentunya ziyan sama sekali tak menganggap serius ucapan sese.
" Ish... kau tak percaya. " Gerutu sese.
" Tentu saja aku tak percaya. Kalau benar-benar ada, bagaimana mungkin kau mengatakan padaku begitu saja. Apa kau tak takut aku akan menjarah harta kalian. "
" Aku percaya padamu. Kau tak mungkin menjarah kami. Bagaimana mungkin istri dari pangeran rui melakukan tindakan tercela seperti itu. " Jawaban sese mampu membuat ziyan kehilangan kata-kata.
Mendengar jawaban sese membuat ziyan menyadari bahwa pikiran sese masih sangat polos. Menurutnya, karena ziyan istri sima rui maka ia juga orang baik seperti suaminya. Namun ia melupakan bahwa ziyan juga manusia yang memiliki nafsu dan ambisi terhadap uang yang bisa kapan saja melakukan hal buruk pada desa itu. Siapa yang tak menyukai uang? apalagi ziyan.
" Aku sarankan jangan mudah percaya dengan orang yang baru kau kenal. Di dunia ini banyak sekali orang yang menggunakan topeng. Selalu berhati-hatilah. Apa lagi jika hal itu menyangkut harta. Anggap saja semua orang adalah serigala lapar. " Tungkas ziyan.
" Apa itu termasuk kau? " Tanya sese.
Ziyan mengangguk. " Termasuk denganku. "
************
Dua hari telah berlalu.
Sima rui berada di tempat terakhir ziyan hilang. Ia mengajak snowy yang memaksa ikut dengannya.
Sima rui menggeleng. " Tampaknya mereka ahli dalam menyamarkan jejak. " Lalu ia beralih melihat snowy. " Apa kau tak bisa melacak bau istriku? Aku pikir kau adalah kucing pintar yang bisa melakukan apapun. "
Snowy memutar matanya jengah. Tampaknya pengaruh Gaia sudah menular pada Sima rui. Ingin sekali snowy mencakar wajah Sima rui saat ini juga. Sikapnya tak ada bedanya dengan Gaia. Ia pikir dirinya seekor anjing yang bisa mengendus bau seseorang hingga puluhan meter. Meskipun hidungnya lebih sensitif dari kucing pada umumnya. Tapi ia bukan anjing atau robot pencari jejak.
' Tidak istri, tidak suami, Sama-sama menyebalkan. ' Batin snowy.
" Yang mulia ada kabar baik. " Seru junyi menghampiri Sima rui.
" katakan! " Ucap Sima rui tak sabar.
" Ada seorang pemburu yang melihat wangfei malam itu. Karena merasa curiga, diam-diam ia mengikuti mereka. Ia tahu tempat dimana wangfei di sembunyikan. " Jelas junyi.
" Pertemukan aku dengannya. " segera junyi memimpin jalan ke tempat rumah si pemburu.
************
Malam hari.
Pelelangan dimulai. Ziyan bersama ketujuh wanita yang berada satu sel dengannya kini berada di tempat dimana acara itu di selenggarakan. Kaki mereka di ikat bersama saling terkait satu dengan yang lain. Begitu pula dengan tangan mereka yang juga terikat.
Semenjak dirinya di tangkap. Ziyan sama sekali belum melihat xiaoqi. Kekhawatiran jelas menghantuinya. Ia berharap pengawalnya tersebut akan baik-baik saja.
" Ayo cepat kalian jalan. " Desak penjaga menggiring ziyan dan yang lain agar maju ke depan panggung.
Ziyan yang berada tepat di tengah mengikuti langkah wanita didepannya.
__ADS_1
Mata ziyan terbelalak begitu melihat puluhan orang didepannya. Ia tak menyangka begitu banyak orang yang mengikuti pelelangan ilegal tersebut.
" Di antara wanita ini, kalian bisa menebak manakah yang merupakan wangfei? hanya kali ini kalian bisa bermain dengan anggota kerajaan sepuas hati kalian. Jadi tentukan pilihan dan berikan penawaran terbaik kalian. " Ucap antusias seorang pria yang menjadi pemandu acara.
Suara antusias pemandu acara seolah menular pada orang-orang yang mengikuti lelang tersebut.
" Kita mulai dari wanita pertama. Harga akan dimulai dari 100 tael. " Kata pemandu sembari berjalan ke arah wanita pertama.
Mulailah satu persatu mereka menaikan harga, hingga kini harga menyentuh angka 1200.
" Baik, apakah ada lagi yang menawar lebih tinggi? " Tanya pemandu, mengedarkan pandangannya melihat apakah ada lagi yang menawar harga lebih tinggi. Karena tak ada yang mengangkat papan mereka. Maka pemandu kembali berkata. " Baiklah aku akan mulai menghitung. "
" 1200 pertama. "
" 1200 kedua. " Terdapat jeda, sebelum pemandu kembali melanjutkan kalimatnya. " Masih tidak ada penawaran. kalau begitu 1200 ketiga. Selamat wanita pertama jatuh pada tuan no 8. " Seru pemandu menyebut identitas pria yang mendapatkan penawaran tersebut. Mereka tidak menggunakan nama untuk melakukan penawaran. Melainkan menggunakan nomor yang mereka dapatkan ketika masuk. Hal itu tentu dilakukan untuk menjaga kerahasiaan identitas mereka.
Ziyan mencemooh dalam hati. ' Cih, ternyata hanya 1200 tael. Ternyata hanya transaksi receh. "
Namun kalimat pemandu selanjutnya mampu membuat ziyan tersedak ludahnya sendiri.
" Tuan no 8 mendapatkan wanita dengan harga 1200 tael emas. "
Ziyan seolah merasa dejavu. Kejadian yang mengingatkan akan pelelangan pertamanya dulu.
' Sepertinya sampai kapan pun aku tak akan terbiasa dengan pelelangan disini. Ribuan tael emas melayang. ' Hati ziyan sakit ketika membayangkan batangan emas bersayap yang terbang.
Setelah beberapa saat berlalu, tibalah saat penawaran untuk ziyan.
" Penawaran kali ini sangat spesial. Kapan lagi kalian bisa bermain-main dengan istri seorang pangeran. Jika bukan kali ini. Jadi berikanlah penawaran kalian yang paling tinggi. Dan setelahnya kalian bisa bebas memilikinya. "
Sorak riuh memenuhi ruangan, memperlihatkan kesenangan mereka. Seolah mereka tak peduli dengan cara yang di gunakan untuk mendapatkan ziyan. Bagi mereka yang terpenting adalah sensasi berbeda ketika mendapatkan istri anggota kerajaan.
" Dan penawaran di mulai dari 500. " Pemandu memulai penawaran.
" 600."
" 650. "
Dan terus berlanjut sampai akhirnya menyentuh angka 2800 .
" Apakah ada yang lebih dari 2800. " Tanya pemandu. Penonton terlihat saling mengedarkan pandangan mencari sosok yang mau menawar lebih tinggi. Karena nihil, maka pemandu mulai menghitung.
" Karena tak ada lagi yang mau menawar maka akan kami hitung mundur. 2800 satu. "
" 2800 dua. "
Ziyan menggerutu dalam hati. ' Apa-apaan mereka! Kenapa aku murah sekali. Aku hanya laku dengan harga 2800. Sungguh menyedihkan. Bahkan harga sese bisa tembus 3000.'
Sese wanita ketiga atau tepat sebelum ziyan. Sese memang memiliki wajah cantik. Bahkan ia akui wajah sese memiliki daya pikat terhadap kaum adam. Berbeda dengan ziyan. Meski ia cantik, namun kecantikan ziyan bukan kecantikan yang bisa memukau pria dalam sekali pandang. Jadi tidak heran jika ia bernilai lebih rendah ketimbang sese.
Pemandu terus menghitung. " 2800 keti- "
BRAKK!
Tiba-tiba pintu terbuka dengan kasar. Menampilkan satu sosok yang membuat siapapun yang berada di tempat itu berkeringat dingin.
__ADS_1
******