Ratu Hebat Mau Lewat

Ratu Hebat Mau Lewat
Bab 269 Side story ( A Guang story)


__ADS_3

Seminggu telah berlalu dan satu kali pun Xu xiang tidak pernah kembali ke akademi lagi. Dan setiap malam pula A Guang diam-diam mengunjungi rumah Xu xiang. Meski hanya melihat dari jarak jauh.


Setelah mengantar gadis itu kembali ke rumahnya terakhir kali. Xu xiang memintanya agar memberinya waktu sendiri. Ia membutuhkan waktu untuk berpikir. Jadilah tak ada pilihan lain selain melihat gadis itu secara diam-diam.


Hari ini akhir pekan, dan A Guang kembali ke istana. Ia akan mencoba membujuk ibunya dan mencari solusi untuk masalah Xu xiang.


" Bukankah ayah seharusnya ada di pengadilan istana? kenapa berada disini? " Tanya A Guang yang sebenarnya secara tidak langsung ingin mengusir sima rui dari istana ziyan.


" Apakah itu masalah untuk mu? Jangan berpikir kau bisa mengusir ku dari sini nak? "


Sudut bibir A Guang berkedut. Pria gagah di depannya ini selalu bisa membaca apa yang dipikirkannya.


Jika suatu saat ayahnya turun tahta mungkin ia bisa mencoba menjadi seorang peramal, batinnya.


Kemudian sima rui menambahkan. " Jangan berpikir untuk menambah beban pikiran pada ibu mu. Aku tak ingin ibu mu pusing karena memikirkan masalah sepele mu. Kau sudah dewasa, jadi berusahalah memikirkan penyelesaian dari masalah mu. "


A Guang ingin membalas namun kembali di buat bungkam oleh sima rui.


" Apapun yang di mulai dengan tidak jujur, akan selalu berakhir tidak baik. Jadi alih-alih memaksa jalan buntu kenapa kau tidak membuat jalan lain. "


Di permukaan Sima rui tampak memberi nasehat pada putranya. Tapi ziyan paham betul bahwa suaminya sedang memberi jawaban dari masalah A Guang.


Pertanyaannya adalah bagaimana Sima rui tahu tentang masalah yang akan di sampaikan oleh A Guang?


Hal itu tentunya tidak terlepas dari keberadaan penjaga bayangan yang selalu memantau A Guang. Bahkan Sima rui juga tahu perihal Xu xiang yang menggunakan identitas kakaknya jauh sebelum fakta tersebut di ketahui oleh A Guang.


Sima rui selalu memeriksa semua identitas orang-orang yang dekat anak-anaknya. Katakan bahwa ia bertindak berlebihan sebagai seorang ayah. Namun tidak demikian jika kita melihat resiko dari posisinya sebagai kaisar kerajaan.


Banyak musuh yang tentunya menginginkan kematiannya atau pun keluarganya. Dan keluarganya adalah garis batas yang menjadi harga mutlak dari seorang Sima rui.


Dari hal ini, Sima rui bisa dengan mudah mengetahui jika masalah Xu xiang lah yang akan di utarakan oleh putranya.

__ADS_1


"Jalan lain? Tapi ayah... " Sima Guang hendak menyanggah namun ziyan lebih dulu menggeleng.


Ia tersenyum lalu berkata, " Ayah mu benar nak. Jika ibu membiarkan masalah Gadis itu begitu saja. Maka hal itu akan memberikan contoh buruk untuk yang lain. Selain hal tersebut, kesan negatif juga akan mengikutinya karena pernah sekamar dengan seorang pria. Meski kalian murni dan tidak melanggar norma tapi bagi mereka yang membenci mu, itu akan menjadi sebuah cacat untuk kalian berdua. Akan ada skandal yang membuat nama kalian tercoreng. "


" Kebanyakan orang lebih menyukai berita menarik yang menciptakan sensasi tanpa melihat kebenaran akan berita tersebut. Tidak peduli meski itu berita palsu, mereka tetap akan menganggapnya benar. Dari sini apakah kau paham? "


A Guang mengangguk mengerti. Pandangannya akan situasi dimasa depan mulai terbuka. Ia tahu bahwa menjaga kehormatan Xu xiang jauh lebih penting di atas segalanya.


" Kau seorang laki-laki dan juga memiliki status tinggi. Orang tidak akan serta merta menyerang mu. Namun tidak dengan Xu xiang. Dia gadis polos tanpa latar belakang kuat. Bagi mereka sangat menyenangkan menyerang gadis lemah daripada menciptakan masalah dengan menyerang mu. " Tambah ziyan menjelaskan.


A Guang termenung. Ia sudah mengetahui secara garis besar ucapan ziyan bahwa tak mungkin Xu xiang kembali ke akademi dengan menggunakan identitasnya.


" Jadi apa solusi terbaik menurut ibu? " Sudah tak terlihat lagi semangat dalam diri A Guang.


Melihat A Guang yang terlihat begitu memikirkan gadis itu, membuat ziyan memiliki keinginan untuk menggoda sang putra. Jadi alih-alih menjawab pertanyaannya, ziyan justru berbalik bertanya.


" Kenapa kau begitu memikirkannya? Siapa dia bagi mu? Apa kau menyukainya? " Mata ziyan menyipit menelisik sang putra.


' Sebenarnya apa yang terjadi dengan ku? kenapa perasaan ku selalu tidak nyaman saat mengakui Xu xiang sebagai teman. ' Batin A Guang masih mencoba meraba isi hatinya.


Tampaknya A Guang lebih tidak peka daripada Sima Rui. Pemahaman akan hubungan lawan jenis sungguh sangat menyedihkan.


Sejujurnya ziyan bingung, harus menangis atau tertawa mengetahui jika putranya tumbuh menjadi laki-laki baik yang begitu polos.


Entahlah, sesungguhnya perbedaan antara bodoh dan polos sangatlah tipis.


********


Setelah berbicara dengan kedua orang tuanya. A Guang segera pergi untuk menemui Xu xiang.


Melihat situasi rumahnya masih tampak sepi, A Guang segera memacu kudanya menuju Lianhua.

__ADS_1


Para pelacur yang sedang menunggu tamu di depan memandang A Guang yang baru datang dengan tatapan lapar. Wajah tampan dengan tubuh tinggi tegap membuat air liur mereka menetes.


Tanpa ragu mereka segera mendekati A Guang dengan gestur menggoda.


" Tuan muda. Wanita seperti apa yang kau cari? Kami akan membantu mu menyiapkannya. " Tanya salah satu pelacur menawarkan jasanya.


A Guang menangkap salah paham ucapan wanita itu. Ia pikir bahwa wanita itu sedang menawarkan bantuan untuk menemukan Xu xiang. Jadi dengan lugas ia mulai mengatakan satu persatu ciri fisik Xu xiang pada mereka.


" Ternyata anda memiliki kriteria khusus. Kami akan segera mengantarnya. " Lalu ia memanggil salah satu wanita. " Antar tuan muda ini ke lantai atas. "


Wanita itu mengangguk, lalu beralih menatap A Guang dengan malu-malu. " Tuan muda, silakan ikut dengan ku. "


Alis A Guang menyatu. " Kenapa aku harus ikut dengan mu? "


" Tentu saja untuk bertemu dengan wanita yang anda cari tuan muda. " Jawab wanita itu dengan suara mendayu. Siapa pun pria yang mendengarnya akan terpana. Namun tidak dengan A Guang yang justru bergidik merinding.


" Jangan menyentuh ku. " A Guang menghempaskan tangan wanita itu yang berusaha merangkulnya.


Bukannya tersinggung, ia justru tertawa kecil karena sikap A Guang yang menurutnya sedang berusaha bersikap mahal.


Junyi yang mengawasi dari jauh menggeleng tak percaya. Majikan mudanya yang ia lindungi sejak kecil ternyata sudah dewasa. Ia bahkan tahu bagaimana caranya bersenang-senang sebagai lelaki jantan.


Meski A Guang telah melarang junyi untuk mengikutinya, ia tidak mengindahkan. Baginya keselamatan A Guang adalah yang utama. Junyi tak ingin nyawanya menjadi penebus jika terjadi sesuatu dengan sang putra mahkota itu.


Jadi dengan sangat terpaksa, Junyi pun menyusul masuk ke dalam untuk memantau A Guang.


Dan begitu tiba di lantai atas. Tiba-tiba terdengar suara teriakan yang ia kenal betul suara siapa itu.


" Yang mulai.. " Gumamnya.


Brak!

__ADS_1


Junyi langsung menggebrak pintu dan masuk dengan panik.


__ADS_2