XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
101 - Sifat Manusia Yang Memuakkan [Revisi]


__ADS_3

"Haaah, mereka hanya iri pada kekuatan kalian. Itu semua sudah biasa dalam hidup," Xiao Shuxiang berkata, "Setiap kali seseorang bertambah kuat. Pasti akan ada orang yang tidak menyukainya. Semakin kalian tumbuh dewasa, akan banyak orang yang ingin kalian pukul. Karenanya, jika ada yang membuat kalian kesal.. langsung hantam dan robek saja perutnya."


Xiao Shuxiang juga berkata, bahwa merobek perut seseorang lebih menyenangkan daripada langsung menebas lehernya.


Jing Mi, Nie Shang dan Bao Yu bergidik. Mereka selama menjalani misi, selalu berusaha menghindari pertarungan dengan manusia atau kultivator lain.


Dan meski pun sudah sering membunuh demonic beast, nyatanya Jing Mi, Nie Shang dan Bao Yu akan langsung menebas kepala mereka tanpa pernah memikirkan untuk membelah perut demonic beast terlebih dahulu.


Berbeda dengan Jing Mi, Nie Shang dan Bao Yu. Yi Wen dan lainnya seperti menyimpan ucapan Xiao Shuxiang di dalam benak mereka.


"Ada sesuatu yang menggangguku, apa kakek tidak membantu kalian?" Xiao Shuxiang merasa, harusnya Yang Shu membantu murid-muridnya ketika menghadapi masalah.


Yi Wen menjawab, "Guru sangat sulit untuk ditemui. Pekerjaannya begitu banyak di Pagoda Tingkat Sembilan dan kami juga tidak ingin merepotkannya."


Xiao Shuxiang. "Kalian jangan khawatir, aku terbiasa keluar-masuk Pagoda Tingkat Sembilan. Biar aku yang menemui kakek dan mungkin saja aku akan bertemu Patriarch Kedua. Karena patriarch yang membawa kita kemari, maka dia yang harus menyelesaikan masalah ini."


Xiao Shuxiang meminta agar teman-temannya menjaga Ro Wei, sementara dirinya akan pergi ke Pagoda Tingkat Sembilan.


Jing Mi, Yi Wen dan yang lainnya mengangguk. Mereka segera memasuki Balai Peristirahatan.


Saat Xiao Shuxiang memasuki Pagoda Tingkat Sembilan, dia tidak melihat Yang Shu. Terasa aneh, sebab biasanya Yang Shu selalu ada di lantai pertama sambil duduk di bangku dan mengurus berbagai dokumen yang entah apa itu.


Xiao Shuxiang lalu menaiki tangga menuju lantai dua. Ketika melewati beberapa ruangan, tidak sengaja dirinya berpapasan dengan Lan Guan Zhi.


Lan Guan Zhi walaupun tidak berekspresi, dia tetap merasa heran melihat Xiao Shuxiang ada di sini. Apa mungkin Xiao Shuxiang ingin bertemu Lan Xiao lagi..?


"Lan Guan Zhi, apa kau melihat kakekku?"


"Tidak."


Xiao Shuxiang menggelembungkan pipinya, dia merasa bingung karena tidak juga menemukan Yang Shu.


"Sebenarnya Tua Bangka itu ada di mana..?"


?!


Xiao Shuxiang sedikit tersentak saat mendengar suara langkah kaki bersamaan dengan suara seseorang yang sedang bicara.


Meski Xiao Shuxiang sudah lama tidak berada di Sekte Pedang Langit, namun dia bisa mengingat dengan jelas suara orang yang pernah bicara dengannya.


"Patriarch Lan dan... Kakek Janggut Tebal..!"


Xiao Shuxiang langsung meraih tangan Lan Guan Zhi dan mengajaknya untuk bersembunyi ke dalam salah satu kamar.


Di dalam kamar ini terdapat sekat kayu yang memisahkan ruangan menjadi dua bagian.


Satunya memiliki meja dengan beberapa kursi yang biasa digunakan untuk tempat makan dan menerima tamu, sementara bagian yang lain merupakan tempat tidur.

__ADS_1


Sangat disayangkan, ruangan yang dipilih Xiao Shuxiang ternyata dimasuki oleh Patriarch Lan dan Lan Gaozu.


Segera, Xiao Shuxiang menarik Lan Guan Zhi untuk bersembunyi di balik sekat kayu.


Lan Guan Zhi sendiri merasa bingung, namun dia bisa melihat raut wajah Xiao Shuxiang yang nampak serius.


"Apa kita akan ketahuan?" Xiao Shuxiang setengah berbisik, dia sangat yakin tidak akan bisa bersembunyi dari Patriarch Kedua atau pun Lan Gaozu.


Lan Guan Zhi lalu membentuk segel dan itu merupakan Barrier yang menyembunyikan keberadaan dirinya dan Xiao Shuxiang.


Barrier ini merupakan teknik khusus yang Lan Guan Zhi ciptakan sendiri, dia yakin bahwa Lan Gaozu tidak akan menyadari kehadirannya, tetapi tidak dengan Patriarch Lan.


"Lan Guan Zhi, kau hebat..." Xiao Shuxiang kagum karena Lan Guan Zhi bisa membuat Barrier, dia sendiri tidak pernah belajar tentang ini sebelumnya.


"Kau harus mengajariku kapan-kapan, Lan Zhi.." Xiao Shuxiang menyenggol sedikit lengan Lan Guan Zhi.


"Hh, tidak akan."


Xiao Shuxiang cemberut, "Kau tidak boleh begitu. Jangan pelit berbagi ilmu kepada orang lain, apalagi berbagi padaku..."


Perhatian Xiao Shuxiang kemudian teralihkan saat mendengar Lan Gaozu membahas tentang murid-murid Sekte Kupu-Kupu.


Lan Gaozu mengatakan ketidak-setujuannya atas terpilihnya kedelapan murid Yang Shu sebagai Pewaris Delapan Pedang.


Dia menuntut agar Patriarch Lan berbicara dengan Grand Elder untuk pembatalan tersebut.


Lan Gaozu, "Ada banyak murid yang berbakat di sekte kita, kenapa harus memilih anak-anak yang berada di sekte luar?! Aku mewakili para guru, sangat menentangnya."


Xiao Shuxiang terlihat mengerutkan kening, dia dan Lan Guan Zhi terus mendengarkan perbincangan Lan Gaozu dengan Patriarch Lan.


Lan Gaozu berkata, "Tidak seharusnya kau membuat Tetua Sekte lain dan murid-muridnya tinggal di sini. Kenetralan Sekte Pedang Langit dapat dipertanyakan karenanya. Aku mungkin bisa menerima mereka jika Tetua Sekte Kupu-Kupu serta murid-muridnya mau menjadi bagian Sekte Pedang Langit dan melepaskan nama sekte mereka sendiri."


"Kakak, tapi itu tidak mungkin..."


"Xu Jian, kenapa kau begitu mengistimewakan mereka? Siapa sebenarnya Grand Elder Sekte Kupu-Kupu itu hingga kau melakukan ini..?"


Lan Gaozu ternyata tidak mengetahui bahwa Yang Shu adalah Kaisar dari Benua Utara. Memang selama ini, Yang Shu tidak pernah mengatakan nama marganya kepada siapa pun, kecuali Grand Elder Sekte Pedang Langit dan Patriarch Lan.


Lan Gaozu, "Kehadiran tetua Sekte Kupu-Kupu itu yang tinggal lama di sini sangat wajar menimbulkan pertanyaan dari para guru serta murid-murid Sekte Pedang Langit. Aku sendiri merasa tetua Sekte Kupu-Kupu diperlakukan istimewa. Bahkan awal datangnya, dia langsung ditempatkan di Pagoda Tingkat Sembilan."


Lan Gao Zhu kembali berkata, "Jika dilihat dari tingkat praktiknya, dia bukanlah kultivator yang istimewa dan malah bisa dikategorikan sebagai kultivator dengan praktik yang paling lambat. Usianya sudah tua dan dia belum mencapai tahap Master Foundation. Lalu apa yang membuatnya begitu istimewa termasuk dihormati olehmu dan Grand Elder?!"


Patriarch Lan hanya terus mendengarkan, dia tidak sedikit pun menyela Lan Gaozu karena menghormatinya.


Lan Gaozu, "Aku tidak mengerti jalan pikiranmu, Xu Jian. Tapi kau harus memahami ini, tetua dan murid-murid Sekte Kupu-Kupu tidak bisa tinggal di sini lebih lama, kecuali mereka mau melepaskan nama sekte mereka. Jika tetua dan murid-murid Sekte Kupu-Kupu tidak mau maka mereka harus pergi bersamaan dengan berhentinya Pelatihan Etika."


Xiao Shuxiang mengembuskan napas pelan. "Sekte Aliran Netral memang memiliki hak untuk melindungi sekte yang meminta bantuan mereka, terlepas dari aliran mana mereka berasal. Namun bukan berarti sekte tersebut bisa tinggal di dalam lingkungan Sekte Pedang Langit, apalagi tinggal dalam waktu yang lama. Kakek Janggut Tebal itu memang benar,"

__ADS_1


Setelah Lan Gaozu selesai mengeluarkan semua hal dipikirannya, ia pun pamit dan mulai berjalan meninggalkan ruangan.


Patriarch Lan mulai menoleh ke arah sekat kayu di belakangnya. Dia sejak tadi sudah mengetahui bahwa adiknya dan Xiao Shuxiang bersembunyi di balik sekat tersebut. Hanya saja, Patriarch Lan lebih memilih tidak memergoki mereka.


Saat Patriarch Lan pergi, Xiao Shuxiang dan Lan Guan Zhi mulai keluar dari tempat persembunyiannya.


Xiao Shuxiang kemudian pamit, dia ingin menemui teman-temannya segera dan memberitahukan apa yang baru saja dia dengar.


Lan Guan Zhi tidak menghentikan Xiao Shuxiang, lagipula dia juga ingin menemui kakaknya, Patriarch Lan.


Ketika Jing Mi, Yi Wen, Bao Yu dan teman-temannya mendengar cerita Xiao Shuxiang... mereka langsung terdiam.


Tidak ada lagi raut wajah kesal yang terlihat, Yi Wen merasa bahwa saat ini dirinya dan teman-temannya sedang menjadi beban bagi Sekte Pedang Langit.


Bao Yu, "Jadi sekarang bagaimana? Apa kita harus melepaskan nama sekte kita?"


Tidak ada yang menjawab pertanyaan Bao Yu, mereka sedang bimbang dalam pikiran masing-masing.


Diam beberapa lama, Yi Wen akhirnya mulai bicara. "Aku tidak mau, ini bukan hanya masalah melepaskan nama sekte atau bukan. Bukankah kita sudah mengalaminya? Seperti apa perlakuan mereka selama ini."


Xiao Shuxiang mengangguk, "Singkatnya, tidak ada tempat bagi kalian untuk hidup di antara mereka. Kalian memiliki bakat yang mereka tidak miliki dan karena itulah mereka membenci kalian. Hah, sifat manusia seperti itulah yang paling memuakkan..!"


Xiao Shuxiang mendengus, jelas dia mengetahui hal tersebut. Selama hidupnya, dia sudah banyak melihat berbagai sifat manusia. Dia juga banyak bertemu dengan kultivator yang memiliki sifat berbeda-beda.


Xiao Shuxiang, "Tidak ada jaminan sifat mereka akan baik meski sering melakukan Pembersihan Iblis Hati, termasuk berada di Aliran Putih atau Netral sekali pun."


"Lalu, apa yang harus kita lakukan? Jujur saja, aku juga tidak mau menjadi bagian dari sekte yang memiliki aturan seketat dan sebanyak ini." Hou Yong mengusap-usap kepala Ro Wei yang saat ini sedang tertidur.


Xiao Shuxiang memegang rambut poninya saat sedang berpikir, "Kalian sekarang harus mampu bertahan sampai Pelatihan Etika selesai. Meskipun tidak mudah, tapi sudah waktunya kita mencari tempat untuk membangun sekte sendiri."


!!


Jing Mi dan yang lainnya terkejut, namun tidak lama mereka mengangguk setuju. Jika Sekte Pedang Langit tidak mau menerima mereka, maka lebih baik membangun sekte sendiri.


Xiao Shuxiang, "Yang perlu kalian lakukan adalah meningkatkan praktik secepatnya, tidak perlu mematuhi aturan dari tua bangka berjanggut tebal itu..! Akan kuajari kalian teknik, di mana praktik asli kalian tertutupi dan semua yang melihat hanya tahu bahwa praktik kalian biasa-biasa saja."


Yi Wen, Hou Yong dan Jing Mi begitu bersemangat, mereka mengira bahwa Xiao Shuxiang telah diajari banyak hal oleh Patriarch Ketiga.


Xiao Shuxiang dan teman-temannya sepakat bahwa ketika mengambil misi, mereka juga akan mencari tempat yang cocok untuk membangun sekte mereka. Xiao Shuxiang mengatakan, tempat yang bagus yaitu memiliki kepadatan Qi dan sedikit tersembunyi dari dunia luar.


***


-


-


-

__ADS_1


Catatan Penulis :


Jangan Lupa Untuk Terus Meninggalkan Jejak Kalian Berupa Like Dan Sekaumnya. Serta Masukkan Karya Ini Ke Dalam Daftar Favorit Kalian..! ヽ(´▽`)/


__ADS_2