XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
EXTRA PART (Bagian 8) - Pembersihan Iblis Hati


__ADS_3

Tiga hari Xiao Shuxiang tidak tidur, dia berada dalam sebuah ruangan di bawah tanah, Pagoda Tingkat Sembilan--Sekte Pagoda Langit.


Lan Guan Zhi dan Bocah Pengemis Gila tidak menceritakan tentang Koki Alkemis itu yang membuat keributan di kota sebelah pada siapa pun--namun keduanya meminta agar GrandElder Sekte Pagoda Langit mengizinkan mereka meminjam sebuah ruangan meditasi agar Xiao Shuxiang dapat melakukan Pembersihan Iblis hati.


Mendengar bahwa ini untuk Xiao Shuxiang, bahkan Ling Shen Yue pun mengizinkannya. Ibu dari Grand Elder Sekte Pagoda Langit itu merasa sifat liar pemuda ini kemungkinan besar karena jarang melakukan Pembersihan Iblis Hati. Dia bahkan mengantar mereka sendiri ke ruangan ini.


Xiao Shuxiang awalnya menolak, dia tidak mau melakukannya. Namun Lan Guan Zhi, Bocah Pengemis Gila, termasuk Ling Lang Tian terus mendesak. Ling Qing Zhu bahkan ikut membujuknya dan berkata bahwa Pembersihan Iblis Hati sama sekali tidak berbahaya.


Karena banyak orang yang meminta, Xiao Shuxiang akhirnya mau tidak mau melakukan hal tersebut. Dan sekarang dia pun ada di sini--selama tiga hari duduk bersila, menutup mata, dan memfokuskan diri untuk masuk ke dalam alam bawah sadarnya.


"…"


Xiao Shuxiang benar-benar tidak habis pikir dengan alam bawah sadarnya sendiri. Dia yakin ini sudah tiga hari berlalu, tetapi sampai sekarang yang dilihatnya justru hamparan tanah kering tanpa satu pun makhluk yang disebut 'Iblis Hati'.


"Apa yang harus kuperbuat di sini? Tunggu. Kenapa aku tahu ini sudah tiga hari berlalu? Apa iya Pembersihan Iblis Hati seperti ini..?"


Xiao Shuxiang mengusap-usap dagunya sambil terus berjalan, dia mengedarkan pandangannya ke sekeliling dan hampir kesal karena dari kiri ke kanan---semua yang dilihatnya tidak ada satu pun makhluk.


"Ayolah, jangan bercanda. Masa iya alam bawah sadarku sesuram ini?" Xiao Shuxiang sebenarnya bingung sendiri apakah dia benar-benar melakukan Pembersihan Iblis Hati atau tidak, ini adalah sesuatu yang tidak dapat dia kendalikan.


"Kenapa kau bingung begitu?"


!!


Xiao Shuxiang terkejut, dia membeku ketika mendengar suara menggemaskan. Dirinya lantas berbalik dan pemandangan di hadapannya mulai berubah.


Ada seorang anak laki-laki, terlihat berusia 7 Tahun dengan wajah polos--namun memiliki tatapan mata yang dingin.


Anak itu menyilangkan kedua tangannya, bersandar pada sebuah batang pohon dan memandang lurus ke arah Xiao Shuxiang. Dia memakai pakaian hitam dengan corak sayap kupu-kupu.


!!


Xiao Shuxiang berkedip beberapa kali saking tidak percaya dengan apa yang dirinya lihat, dia bahkan sampai mengusap-usap matanya dan menggelengkan kepala.


"Kenapa? Belum pernah melihat anak laki-laki yang sangat tampan?" nada suara sosok itu ketus, dan membuat Xiao Shuxiang terkejut untuk yang kesekian kalinya.


"Kau.. Ini.." Xiao Shuxiang memperhatikan anak tersebut dengan sangat seksama dan mulai menggumam. "Kau ini.. Apa aku punya penyesalan pada masa kecilku?"


Sosok di hadapannya bukanlah Shouxing, Roh Pedangnya seperti masa lalu. Anak di hadapannya adalah dirinya saat masih berusia 7 Tahun---Xiao Shuxiang kecil.


"Haah, tidak mungkin.."


"Apanya yang tidak mungkin? Bodoh."


!!


Xiao Shuxiang kaget, dia membentak anak tersebut. "Hei..! Kau tidak punya sopan santun sama sekali. Dasar anak kecil dan tidak tahu diri..! Kau mau kupukul?!"


Xiao Shuxiang kesal, tetapi kalau dipikir-pikir lagi.. Anak yang dia bentak adalah dirinya sendiri dan itu jauh lebih mengesalkan. Tidak disangka dia malah bertemu dengan Iblis Kecil semacam ini.


Anak laki-laki di hadapan Xiao Shuxiang justru mendengus ketika mendengar ucapan barusan, "Jangan memanggilku anak kecil, namaku A-Xiang. Kau harus memanggilku A-Xiang. Ikuti aku,"


!!


Xiao Shuxiang mengepalkan tangannya dan lalu mengembuskan napas pelan. Anak di depannya memiliki wajah menggemaskan, tetapi tingkahnya benar-benar mengesalkan. Dia ingin sekali menarik pipi bocah mungil tersebut dan mematahkan lehernya.


"Sebaiknya kau jangan memikirkan yang bukan-bukan, atau kau tidak akan keluar dari tempat ini." A-Xiang berjalan dengan penuh aura gunung es beku di sekelilingnya, dia terlihat sangat berbeda dengan Xiao Shuxiang di masa lalu.


"Biar kupastikan sesuatu, kau bukan iblis hatiku, kan?"


"Anak tampan sepertiku menjadi 'Iblis Hatimu'? Hmph, mana mungkin."


Sialan..! Xiao Shuxiang kecil ini sangat menjengkelkan. Wajah polosnya sama sekali tidak singkron dengan mulut pedasnya itu.


Kesabaran Xiao Shuxiang benar-benar diuji. Dia melangkah mengikuti diri kecilnya dan melewati banyak pepohonan. Mereka seperti berada di sebuah hutan, padahal sebelumnya seluruh tempat ini adalah tanah yang gersang.


"Bagaimana keadaan Kakakku?" A-Xiang mulai bicara, namun nada suaranya masih sangat dingin.


"Kakak? Maksudmu Gadis Cerewet? Kurasa dia baik-baik saja,"


"Mn,"


"…"


Xiao Shuxiang melambatkan langkahnya. Dia memperhatikan punggung anak kecil berusia 7 Tahun ini dan menyadari ada sesuatu yang salah. Sosok di depannya kemungkinan besar adalah roh dari pemilik tubuh asli---sebelum dirinya bangkit dengan tubuh ini.

__ADS_1


"Hei, A-Xiang? Kenapa kau bisa menjadi iblis hatiku? Aku bahkan tidak pernah memiliki penyesalan apa pun padamu," Xiao Shuxiang bicara, namun anak laki-laki di depannya tidak berbalik sama sekali dan fokus berjalan.


"Kau mungkin sudah melupakannya. Dulu aku berambisi untuk menjadi kuat.." A-Xiang menoleh ke samping kanan, hutan di sisinya seketika berubah menjadi kepingan masa lalu yang dia alami dan itu disaksikan oleh Xiao Shuxiang.


".. Aku melupakan keluargaku, bersikap ketus pada Kakak Lu dan dingin pada Ayah serta Ibu. Karena ambisi ini.. Penyimpangan dalam praktik membuat Dantian menjadi cacat dan tubuh sekarat.. Sulit untuk bertahan hidup saat itu."


Xiao Shuxiang melihatnya. Dia ingat bangkit dalam usia 7 Tahun. Ingatan tentang usia sebelum itu baru kembali setelah dirinya hibernasi dan bertemu dengan A-Xiang, namun justru anak laki-laki ini muncul kembali.


"Kau bodoh karena terlalu berambisi menjadi kuat, padahal usiamu saat itu masih seumur jagung.." Xiao Shuxiang menyampaikan pendapatnya, dia mengatakan Desa Tani sangat minim Qi, meningkatkan kekuatan dalam kondisi itu jelas sangat mustahil dilakukan.


("Dasar adik menyebalkan..! Panggil Kakak Lu Yang Cantik..!")


?!


Xiao Shuxiang tersentak, dia mendengar suara anak perempuan dan melihat pemandangan masa lalu di samping kanannya. Itu Xiao Lu muda, terlihat berusia sekitar 13 Tahun.


A-Xiang berhenti berjalan, dia juga melihatnya. Saat itu usianya 6 Tahun, sebelum insiden di mana dirinya mengalami penyimpangan praktik. Saat di mana dirinya mendebat Kakaknya sendiri.


Xiao Lu terlihat menggelembungkan pipi dan mengapit Xiao Shuxiang kecil di ketiaknya. Dia menjitak dan memaksa adiknya itu untuk memanggilnya 'Kakak Lu Yang Cantik'.


("Lepaskan aku..!")


("Tidak akan sebelum kau mengatakannya,")


("Dalam mimpimu..!")


Xiao Shuxiang kecil memposisikan kakinya dengan sangat baik dan menyikut Xiao Lu hingga jeratan pada lehernya merenggang. Dia pun lantas memutar tubuh, melompat, dan langsung menghantamkan bokongnya tepat mengenai punggung gadis itu.


!!


Xiao Lu kecil terjatuh, perutnya sakit dan sekarang sakit itu bertambah saat menghantam tanah, apalagi wajah manisnya juga ikut kena.


Xiao Shuxiang kecil meniup rambut poni depannya karena baru saja mengalahkan kakak yang ukuran tubuhnya sedikit lebih besar. Ekspresi wajahnya dingin, tidak ada rasa bersalah sama sekali.


("Ibu..")


Ingatan itu berhenti, memperlihatkan wajah Xiao Lu yang sebenarnya cukup lucu. Namun tidak pada ekspresi wajah adiknya.


"Saat itu yang kupikirkan adalah, 'Jangan memanggil Ibu. Kalau saja kau bukan Kakakku---aku pasti sudah membunuhmu.'"


!!


("Xiang'Er.. Turun dari punggungku sekarang juga..!")


("Kau bilang apa? Xiang'Er? Panggil aku Tuan Muda Xiao..!")


("Ibuu..! Adik merundungku..! Aah..!") Xiao Lu merintih saat adiknya menggunakan tenaga untuk menekan punggungnya. Dia benar-benar tidak bisa bergerak, bahkan mulai sulit bernapas.


("Xiang'Er, sudah.. Sudah..! Bercandamu kelewatan. Lepaskan aku..! Lepaskan Kakakmu, cepat!")


("Kau panggil aku 'Xiang'Er' sekali lagi, akan kupastikan tulang punggungmu retak.")


("Aah..! Iya.. Iya! Aku akan memanggilmu Xiao'Er. Sekarang lepaskan aku..! Xiao'Er kumohon..!")


!!


Ingatan itu berganti, kali ini memperlihatkan A-Xiang yang masih berusia 6 Tahun, tetapi sedang berada di dahan pohon dengan kelinci putih yang sudah tidak bernyawa. Dia lantas memperhatikan Xiao Lu dijemput oleh saudara-saudara seperguruannya anak perempuab itu.


A-Xiang kecil selalu bersembunyi ketika Jing Mi dan Yi Wen datang, namun Xiao Lu tidak pernah merasa curiga sebab dia mengingat adiknya memang tidak punya kesempatan yang baik untuk bertemu dengan teman-temannya.


"Aku juga sering menghindari Kakek. Dia Tua Bangka yang menyebalkan. Tapi biar bagaimanapun dia tetap keluarga.." A-Xiang berkedip dan seluruh pemandangan yang dilihatnya berubah.


!!


Xiao Shuxiang menyadari bahwa di bawah kakinya sekarang adalah air--seluruhnya merupakan hamparan air yang tenang. Dia memandang ke langit, namun tidak menemukan apa pun selain warna putih.


"Kurasa ini bukan Alam Bawah sadarku.."


A-Xiang, ("Ini alam bawah sadarku,")


"Baiklah, jadi apa yang kau inginkan setelah memperlihatkan gambaran dari masa lalumu? Aku datang kemari untuk melakukan Pembersihan Iblis Hati, itu saja."


A-Xiang menatap dingin ke arah Xiao Shuxiang. ("Kau masih belum tahu? Kau ditarik kemari karena penyesalanku agar kau mengetahuinya. Saat di mana kau mungkin dapat sedikit berubah.")


Xiao Shuxiang mengerutkan keningnya, dia mulai merasa cemas tentang sesuatu. Anak kecil di depannya melangkah lebih jauh dan perlahan air mulai terangkat naik, membentuk satu demi satu makhluk yang membuat Xiao Shuxiang tanpa sadar melangkah mundur.

__ADS_1


A Xiang, ("Penyesalanku adalah tentang sikapku selama ini. Dan penyesalan orang-orang ini adalah karena kesalahan mereka padamu. Kau ditarik ke Alam Bawah sadar kami semua.. Dan berniat untuk menyadarkanmu.")


!!


Xiao Shuxiang melihatnya, satu makhluk terbentuk oleh air dan mirip dengan Zhou Yuan, lainnya adalah Guan Wei, Li Fu Chen, Liu Xuling, dan para kultivator lain yang ada di masa lalunya.


Xiao Shuxiang kembali mengambil langkah mundur, kedua tangannya tanpa sadar gemetar, dia merasakan ada gemuruh pada dadanya dan ini merupakan sesuatu yang paling tidak nyaman.


!!


Xiao Shuxiang tiba-tiba memuntahkan darah dan tersadar. Dia membuat Lan Guan Zhi dan Bocah Pengemis Gila terkejut. Dirinya terengah-engah dan seperti sesak napas.


"Shuxiang, kau kenapa?"


"Nak, ada apa denganmu?!"


Lan Guan Zhi dan Bocah Pengemis Gila khawatir dengan kondisi Xiao Shuxiang, apalagi wajah pemuda di hadapan mereka amat pucat--seakan Koki Alkemis itu baru saja mengalami hal yang buruk.


"Xiang'Er, kau baik-baik saja, kan?" Lan Guan Zhi menyentuh lengan teman baiknya, dia melihat banyak keringat yang mengucur di dahi temannya tersebut.


Xiao Shuxiang menggelengkan kepalanya, suaranya pelan. "Tidak.. Sama sekali tidak baik. Aku tidak mau melakukannya lagi. Aku tidak mau melakukan Pembersihan Iblis Hati. Tidak mau.."


!!


Xiao Shuxiang berdiri, dia disusul oleh Lan Guan Zhi dan Bocah Pengemis Gila. Pandangannya masih agak kabur, tetapi dia yakin sudah kembali pada kenyataan saat ini--dia tidak lagi berada dalam alam yang bahkan tidak dirinya ketahui alam apa itu.


"Nak, apa kau melihat sesuatu?" Bocah Pengemis Gila tidak pernah mengira Xiao Shuxiang segelisah ini, pemuda di hadapannya seperti takut akan sesuatu.


"Xiang'Er.."


"Tinggalkan aku. Aku mau sendirian untuk sekarang ini.."


Lan Guan Zhi memandang Bocah Pengemis Gila sebelum menoleh ke arah Xiao Shuxiang. Dia meminta teman baiknya untuk kembali duduk dan beristirahat sejenak. Dia tidak mungkin meninggalkan temannya dalam keadaan seperti ini.


Xiao Shuxiang menurut dan kembali duduk, kali ini dia bersandar pada dinding dan terdiam cukup lama. Pundak dan tangannya diusap-usap pelan oleh kedua temannya.


Di alam asing itu, saat A-Xiang bicara---Xiao Shuxiang bisa merasakan banyak aroma penyesalan dan juga kesedihan. Ini bukan berasal dari dirinya, dia sendiri tidak mempunyai penyesalan dan kesedihan apa pun.


Sebenarnya, Xiao Shuxiang tidak pernah memiliki 'Iblis Hati'. Dia tidak menaruh dendam pada siapa pun, bahkan di masa lalu---saat semua orang membencinya.


Dia memang sering merasa kesal dan marah, tetapi tidak ada dari kemarahan itu yang dia simpan ke dalam hati. Semua kesembongan yang nampak pada dirinya--selalu berada dalam genggaman tangan. Dia tidak pernah membuat kesombongan itu menjadi pengendali atas dirinya.


Lan Guan Zhi sendiri bisa merasakan tangan teman baiknya dingin. Dia belum mau bertanya, tetapi nampaknya Xiao Shuxiang memang mengalami sesuatu yang kemungkinan bahkan sulit untuk dijelaskan.


"Shuxiang, apa kau butuh air?" Bocah Pengemis Gila bertanya dan dijawab dengan gelengan kepala oleh Xiao Shuxiang.


"Tidak perlu, aku hanya ingin menenangkan diri.." Xiao Shuxiang mengembuskan napas, dia mengusap-usap wajahnya dan berkata bahwa dirinya sudah lebih baik sekarang ini.


".. Kalian berdua, bagaimana menurut kalian tentang Pembersihan Iblis Hati?"


?!


Bocah Pengemis Gila tersentak, dia tidak menyangka akan mendengar pertanyaan semacam ini. "Apa kau tidak pernah melakukan Pembersihan Iblis Hati sebelumnya?"


"Jawab saja pertanyaanku, jangan ajukan pertanyaan lain."


"Ehm.. Pembersihan Iblis Hati---kau akan berada di alam bawah sadarmu dan bertemu dirimu sendiri. Penampilannya mencerminkan kau yang sebenarnya, bahkan sejauh pengalamanku--kau tidak bisa menyembunyikan apa pun dari Iblis Hatimu."


Jawaban Bocah Pengemis Gila tidak sama dengan yang Xiao Shuxiang alami barusan. Dia bertemu A-Xiang, dia melihat orang-orang dari masa lalunya. Ekspresi wajah mereka mengandung rasa penyesalan yang mendalam---seakan mereka semua ingin meminta maaf padanya.


Xiao Shuxiang mengembuskan napas dan menatap Lan Guan Zhi, "Aku tidak mau lagi melakukan Pembersihan Iblis Hati, Lan Zhi. Didesak bagaimanapun juga---aku tidak mau lagi melakukannya. Aku sadar dengan yang kulakukan, tidak ada rasa penyesalan di dalamnya--kau bisa membenciku jika kau tidak menyukainya."


"Apa yang kau katakan? Tidak ada yang akan mendesakmu lagi, bahkan aku sendiri.." Lan Guan Zhi memegang erat tangan teman baiknya, ".. Karena seperti apa pun dirimu--kita tetap berteman."


Bocah Pengemis Gila mengembuskan napas, dia tahu Xiao Shuxiang baru saja mengalami sesuatu yang kemungkinan mengerikan---namun selama pemuda itu tidak berniat menceritakannya sendiri, dia tidak akan menanyakan apa-apa.


Ketiga pemuda itu masih berada di dalam ruang bawah tanah, Pagoda Tingkat Sembilan--selama tiga hari berikutnya. Di atas, perbaikan sudah dilakukan sejak hari pertama Xiao Shuxiang bermeditasi.


Di Benua Timur, perbaikan bahkan lebih awal lagi dilakukan dan ini termasuk dengan kondisi di Sekte Kupu-Kupu.


Jing Mi dan Hou Yong terlihat membantu junior mereka. Keduanya mengangkat balok-balok kayu dan juga papan yang akan dipakai untuk memperbaiki bangunan yang rusak.


Khusus untuk wilayah Sekte Kupu-Kupu, perbaikan selesai dalam waktu 9 Hari pengerjaan. Dan di hari kesepuluh, Xiao Shuxiang datang bersama dengan Hu Li, Bocah Pengemis Gila, dan Lan Guan Zhi.


***

__ADS_1


__ADS_2