XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
259 - Pulang Kembali II


__ADS_3

Malam dengan sinar bulan purnama, Xiao Shuxiang mendapatkan pesan dari dua bangau kertas yang berbeda, yakni dari ayah dan kakeknya, lalu yang satunya dari Lan Guan Zhi dan teman-temannya.


Yang Shu dan Yang Hao memberinya pesan bahwa Sekte Kupu-Kupu telah menjadi salah satu sekte besar Aliran Netral di Benua Timur. Tempat tinggal para warga juga telah pulih kembali, dan kehidupan mereka sudah lebih baik sekarang.


Xiao Shuxiang dan Hu Li kemudian mendengarkan pesan dari teman-teman mereka. Cukup mengejutkan, sebab rupanya Lan Guan Zhi, Lan Xiao, Jing Mi, dan Hou Yong sedang berada di kapal dan saat ini tengah melakukan perjalanan ke Benua Tengah.


Ling Lang Tian rupanya telah lama pulang saat kondisi warga Benua Timur mulai stabil. Selama satu tahun lebih meninggalkan Benua Timur dan adiknya.. Sebuah surat yang dibawa seekor burung sampai pada Patriarch Lan.


".. Kami dalam misi mengantar Nona Ling pulang sebagai pengganti dirimu. Kau tahu Saudaraku, keluarga Nona Ling sepertinya ingin bertemu denganmu, entah karena apa. Tapi karena kau tidak ada, maka kami yang mewakili dirimu.."


"Tuan Muda, apa ini tidak masalah?"


Hu Li juga mendengar pesan dari Hou Yong, dia tahu betul tentang tradisi keluarga 'Ling'. Ada kemungkinan Lan Guan Zhi dan yang lainnya tidak tahu apa-apa tentang tradisi tersebut.


".. Mereka bisa berada dalam bahaya,"


"Hu Li, jika yang pergi hanya Saudara Jing dan Hou Yong, mungkin aku akan secemas dirimu. Tetapi Lan Zhi ada bersama mereka. Dia pemuda yang cerdas, jadi pasti tidak akan ada masalah,"


Hu Li mengangguk, Tuan Muda Xiao-nya terlihat begitu percaya pada kemampuan Lan Guan Zhi. Bila Tuannya berkata demikian, maka tidak ada alasan bagi dirinya untuk merasa khawatir.


Xiao Shuxiang berkata agar Hu Li sebaiknya beristirahat, mereka akan pulang besok ke Dunia Manusia.


Hu Li kembali mengangguk, dia lalu dimasukkan kembali ke dalam Gelang Semesta Xiao Shuxiang.


Eins yang mendengar pemiliknya akan pulang nampak sangat sedih, dia dengan wujud naga putih terlihat mengusap-usapkan kepalanya pada pundak Xiao Shuxiang.


Rrrr~


"Eins, aku tidak bisa membawamu.."


Xiao Shuxiang mengusap-usap kepala Eins, naga putih ini memiliki mata yang berwarna merah dan tubuh lembut nan hangat.


Rrrrr-


".. Kau harus tetap di sini. Jangan khawatir, aku pasti akan datang kembali. Kali ini, aku tidak akan lari lagi.."


Eins mengeluarkan suara dengkuran, dia tidak bisa menahan Xiao Shuxiang untuk tetap tinggal. Tetapi karena pemuda berambut putih ini sudah mengatakan akan datang, dirinya pasti akan kembali lagi.


Setelah membalas pesan dari Yang Shu dan teman-temannya.. Xiao Shuxiang semalaman terus bermain seruling. Dia melakukannya untuk Eins sambil menunggu matahari terbit.


Tiga hari sebelumnya, Xiao Shuxiang sudah memberitahu Schönheit bahwa dirinya akan pulang, ini dikarenakan tugas yang dahulu ditinggalkannya telah selesai dia kerjakan.

__ADS_1


Jujur saja, Schönheit sebenarnya cukup keberatan karena Kaisarnya akan pergi. Tetapi dia tahu tidak bisa mencegah Xiao Shuxiang jika pemuda ini sudah memutuskan sesuatu.


Baru setelah Xiao Shuxiang berjanji akan datang kembali.. Schönheit mulai merasa lega. Kaisarnya adalah orang yang tidak pernah berbohong, dan sangat sulit untuk berjanji. Tetapi sekali mengatakan hal tersebut, Xiao Shuxiang pasti akan menepatinya.


Dalam jangka tiga hari tersebut, Schönheit telah mengabarkan kepada para Elf Bulan dan Elf Cahaya, dia juga mengabarkannya pada para Elf Tumbuhan.


Mereka menghargai keputusan Kaisar. Karena memang pada dasarnya Dunia Elf bukanlah tempat Xiao Shuxiang untuk pulang.


Kaisar mereka memiliki kehidupan di Dunia Manusia, dan ada tugas yang harus dilakukannya.


Egois bila mereka menahan Xiao Shuxiang agar tetap tinggal. Lagipula, Kaisar mereka telah mengorbankan waktunya selama dua tahun berada di Dunia ini. Jadi sudah seharusnya Xiao Shuxiang pulang.


Selama 2 Tahun, praktik Xiao Shuxiang tidak banyak berubah dan bisa dibilang malah menurun. Sebenarnya, saat kekuatannya telah kembali.. Praktik Xiao Shuxiang sudah berada di tingkatan Immortal. Dia bahkan dapat mencapai tingkatan yang lebih tinggi andai mau mengikuti ujian di Alam Nirwana.


Menurunnya praktik Xiao Shuxiang adalah karena adanya Segel Pengekang Jiwa di dalam dirinya.


Segel ini berfungsi menekan kekuatannya saat tidak terkendali. Dan bisa dibilang, batas pengontrolan diri Xiao Shuxiang adalah di GrandMaster Tingkat Fana. Lebih dari itu, dia bisa saja kehilangan akal sehatnya.


Semakin Xiao Shuxiang sulit mengendalikan diri, maka semakin menurun tingkat praktiknya, dan begitu juga dengan sebaliknya. Dibanding dengan Dantian Berakar, Segel Pengekang Jiwa jauh lebih baik.


Untuk bisa menjadi manusia yang sebenarnya, Xiao Shuxiang mengambil risiko ini. Bila ingin diibaratkan, sebenarnya dia sedang bertarung dengan dirinya sendiri.


Xiao Shuxiang sedang bertarung dengan hasrat membunuhnya yang semakin lama semakin membesar seiring dengan praktiknya yang makin meningkat. Karenanya, Segel Pengekang Jiwa memang dia butuhkan untuk membantunya mengontrol hasrat tersebut.


Tidak hanya itu, Xiao Shuxiang memakai jubah luar berwarna ungu kehitaman, dengan sabuk pinggang berbentuk tali berukuran sedang berwarna putih.


Rambut Xiao Shuxiang begitu panjang, telinganya masih tetap runcing, dan kedua matanya juga belum berubah warna, padahal dia sudah akan pergi.


Schönheit dan para Elf rupanya menunggu Xiao Shuxiang, seakan mereka berniat mengantar kepergiannya.


Masih dengan rambut berwarna putih, Xiao Shuxiang mulai berpamitan pada Schönheit dan yang lainnya. Dia berpesan agar saat dirinya datang lagi nanti.. Tidak ada Elf yang berani angkuh apalagi menyebut manusia sebagai makhluk yang kotor.


"Yang Mulia, kau harus menjaga dirimu dengan baik. Kami akan selalu menunggu kedatanganmu,"


Schönheit untuk pertama kalinya memeluk Xiao Shuxiang, dia memang satu-satunya Elf yang mau menerimanya saat datang pertama kali ke Dunia ini dahulu.


Xiao Shuxiang mengusap-usap pelan punggung Schönheit dan meminta maaf karena akan memberinya tugas yang berat lagi. Namun Schönheit sama sekali tidak keberatan, dia malah merasa senang melakukannya.


Di hadapan para Elf, Xiao Shuxiang mulai membentuk segel Cermin Pemindah setelah menghembuskan napas pelan.


Sebuah titik air mulai terbentuk dan kemudian memadat, Xiao Shuxiang dapat melihat pantulan wajahnya yang benar-benar berbeda. Dirinya terlihat gugup, semoga saja titik kemunculannya tidak berada di lokasi yang salah.

__ADS_1


Perlahan, Xiao Shuxiang mulai melangkahkan kakinya memasuki Cermin Pemindah.


Beruntung tempatnya muncul adalah tempat di mana Schönheit menemukan dirinya, yakni di pinggiran wilayah Kekaisaran Matahari Tenggelam.


Cermin Pemindah Xiao Shuxiang memudar dan kemudian menghilang, dia lalu mengeluarkan Hu Li dari dalam Gelang Semestanya.


Selama dua tahun berada di Dunia Elf, Hu Li benar-benat dapat disembunyikan dengan baik oleh Xiao Shuxiang. Alhasil, sampai sekarang Schönheit tidak mengenal Hu Li.


"Tuan Muda Xiao. Rambut, telinga, dan mata Anda kenapa belum kembali normal?"


Akan sangat berbahaya bila ada orang yang melihat telinga Tuannya, Hu Li meminta agar Xiao Shuxiang menutupi tampilannya lebih dahulu.


Xiao Shuxiang mengeluarkan dua jubah berwarna putih yang bertudung, dia memberikan satu pada Hu Li, dan satunya lagi untuk dirinya sendiri.


Keduanya lalu melesat menuju pelabuhan yang ada di pinggiran wilayah Kekaisaran Matahari Tenggelam. Xiao Shuxiang dan Hu Li tidak memikirkan untuk kembali memeriksa kondisi sekte mereka, karena itu akan menghabiskan banyak waktu.


Sebenarnya Xiao Shuxiang sedikit kesal karena harus mengulang perjalanannya kembali. Namun sama seperti yang dikatakan teman-temannya.. Benua Timur sudah mulai pulih kembali.


Ini bisa dilihat dari pelabuhan yang awalnya rusak telah selesai diperbaiki, bahkan nampak beberapa manusia yang menaiki sebuah kapal berukuran sedang.


Xiao Shuxiang dan Hu Li mencari kapal yang berniat pergi ke Benua Utara. Meski terlihat misterius karena memakai jubah bertudung, nyatanya tidak ada yang berani mencari masalah dengan mereka.


Xiao Shuxiang dapat melihat ada beberapa kultivator yang bahkan jauh lebih misterius dari dirinya, ini dikarenakan kultivator tersebut mengenakan jubah hitam bertudung dan memakai topeng berbentuk rubah.


!!


"Apa Scarlet Bayangan?"


Xiao Shuxiang jadi curiga pada kultivator yang postur tubuhnya nampak seperti pria berusia sekitar 40 Tahun. Namun Hu Li mengatakan bentuk topeng rubah Scarlet Bayangan tidak seperti itu.


".. Mungkin hanya kultivator biasa,"


"Semoga saja. Ayo pergi,"


***


-


-


-

__ADS_1



__ADS_2