
GROOOOAAR!
!!
Murid-murid Sekte Pedang Langit terkejut mendengar suara geraman Harimau Bulan, Lan Xiao yang begitu tiba-tiba.
Demonic Beast tersebut berada di halaman Balai Murid, dia terus berputar-putar seperti sedang gelisah. Beberapa kali dia menggeram kuat sambil menatap langit, Lan Xiao dihinggapi perasaan takut dan khawatir.
"Lan Xiao, kau kenapa?"
GRRRRRR!
!!
Salah satu murid Sekte Pedang Langit melompat mundur dan menatap waspada ke arah Lan Xiao. Dia mencoba bicara dengan Harimau Bulan tersebut tetapi malah mendapat tatapan tajam dan geraman yang mengerikan.
"Ada yang salah dengannya. Cepat panggil Tuan Muda Lan kemari,"
Perasaan khawatir menyelimuti hati murid-murid Sekte Pedang Langit, mereka tentu akan kesulitan andai Lan Xiao menjadi buas dan menyerang mereka.
Tubuh Lan Xiao sekarang hanyalah berukuran seperti harimau dewasa pada umumnya, namun tubuh asli Lan Xiao lebih besar dari Bangunan Empat Arah dan tingginya hampir mencapai enam meter.
Lan Xiao jelas dapat memberi kerusakan yang parah pada Sekte Pedang Langit apabila mengamuk. Karenanya, sebisa mungkin mereka harus menenangkan Demonic Beast ini.
Tap
Tap
Seorang murid sedang dalam perjalanan ke Pagoda Tingkat Sembilan, namun dirinya berpapasan dengan orang yang akan dia temui, Lan Guan Zhi.
Geraman Harimau Bulan sangat keras terdengar, bahkan Lan Guan Zhi yang sedang bersama Patriarch Kedua dan Ling Qing Zhu juga mendengarnya. Ketiganya segera bergegas menuju asal geraman itu dan ternyata berpapasan dengan seorang murid Sekte Pedang Langit.
Ling Qing Zhu adalah tahanan di sekte ini, dengan segel yang diberikan Lan Guan Zhi.. Dirinya tidak lagi bisa merasakan Qi dan berkultivasi. Dia kini seperti manusia biasa pada umumnya.
Ling Qing Zhu memakai seragam Sekte Pedang Langit, wajahnya masih tetap cantik dengan mata berwarna biru langit dan rambut putih terurai.
Bahkan, kecantikannya semakin bertambah setiap hari. Tidak ada seorang pun yang bosan memandangi dirinya, baik dari dekat maupun dari kejauhan.
Cadar tipis yang menutupi Ling Qing Zhu malah membuat gemas siapa pun yang melihatnya. Sebagian ingin membuka cadar tersebut, dan sebagian yang lain bermimpi menjadi cadar tipis di wajah Ling Qing Zhu.
Hukuman Sekte Pedang Langit tidak tanggung-tanggung, dan Ling Qing Zhu sudah menjalani semua hukuman yang diterimanya. Gadis ini tidak pernah menangis, bahkan meski seluruh tubuhnya harus merasakan perihnya cambukan dan pukulan dari Balai Hukuman.
Harusnya, Ling Qing Zhu sudah lama mati sejak menjalani hukuman pertama. Namun Patriarch Ketiga datang dan merawat luka-lukanya.
Bukan karena Zhou Yan sedang berbaik hati, tetapi menurut Ling Qing Zhu.. Alkemis tersebut tidak mengizinkannya mati dengan mudah apalagi dirinya belum membayar semua perbuatannya.
Sayangnya, apa yang dipikirkan Ling Qing Zhu salah. GrandElder Sekte Pedang Langit dan kelima Patriarch memang memiliki rasa belas kasih yang besar. Hukum harus dijalankan, tetapi semua orang berhak mendapat kesempatan kedua.
Dan dengan Ling Qing Zhu yang kini adalah manusia biasa, tentu dirinya bukan lagi ancaman. Tidak ada yang membantunya pergi dari sekte ini, satu-satunya orang terdekatnya telah tewas di tangan Xiao Shuxiang.
Awalnya, dia menganggap Sekte Pedang Langit seperti penjara dan dirinya pasti akan diperlakukan dengan buruk, nyatanya tidak demikian.
Setiap hari, Ling Qing Zhu ikut dalam kelas etika dan seni, dia juga belajar bersama Lan Guan Zhi di Pagoda Tingkat Sembilan. Kegiatannya setelah itu adalah mencuci pakaian murid-murid dan membantu Duan De menyapu halaman.
Dalam seminggu, dirinya memiliki waktu istirahat selama dua hari meski dia tidak pernah mengambilnya. Kematian pamannya meninggalkan sakit serta rasa sesal yang mendalam, sebisa mungkin dia menyibukkan diri agar lupa dengan kesedihannya.
Hari ini merupakan waktu istirahatnya, namun Ling Qing Zhu menemui Lan Guan Zhi untuk belajar, ternyata dia malah bertemu Lan Guan Zhi dengan Patriarch Lan, serta bertemu dengan salah satu murid Sekte Pedang Langit yang terlihat khawatir.
Geraman Lan Xiao membuat resah para murid. Harimau Bulan itu terus berputar-putar seperti anjing yang mengejar ekornya, tetapi ekspresi wajah Lan Xiao terlihat buruk dan seakan dapat menerkam siapa saja yang mengganggunya.
GROOOAAAR!
!!
Lagi-lagi Demonic Beast tersebut memandang ke arah langit, dirinya baru tenang setelah melihat Lan Guan Zhi. Segera, dia menghampiri kultivator tersebut dan menggosokkan kepalanya ke tangan kanan Lan Guan Zhi.
"Ada apa?"
Lan Guan Zhi mengusap kepala Lan Xiao dengan lembut, dia bisa merasakan Harimau Bulan ini sedang gelisah dan takut.
Nyawn!
Sekarang, suara Lan Xiao seperti anak kucing baik. Namun ekspresi wajahya tetap sama, dia takut pada sesuatu.
Lan Guan Zhi yang tahu arti dari ucapannya mendadak tersentak. Lan Xiao rupanya mengkhawatirkan Xiao Shuxiang. Perasaan itu tiba-tiba saja ada, dan karenanyalah dia menggeram serta berputar-putar. Seakan ada sesuatu berbahaya yang menimpa Xiao Shuxiang saat ini.
Lan Guan Zhi memberi hormat kepada Patriarch Lan, dia meminta izin untuk pergi sebentar. Dirinya lalu menunggangi Lan Xiao yang membawanya terbang menuju ke Sekte Kupu-Kupu.
Apa yang dirasakan Lan Xiao benar adanya. Saat ini Xiao Shuxiang sedang bertarung sengit dengan Nan Shui Gong di Dunia Demon.
Banyak bekas sayatan pedang pada seragam Xiao Shuxiang. Keringat mengucur di kedua sisi keningnya, napasnya tersengal-sengal, namun senyuman tidak pernah menghilang dari wajahnya.
Xiao Shuxiang kelelahan, namun di satu sisi dia jadi bersemangat. Pertarungan dengan kemungkinan nol persen akan menang sangatlah mendebarkan, sekali saja lengah.. Dirinya akan tewas.
"Luar biasa..! Memang sudah seharusnya pertarungan seperti ini..!"
__ADS_1
Xiao Shuxiang melesat, dia menggunakan Pernapasan Api untuk memberi serangan cepat sekaligus mematikan pada Nan Shui Gong.
Praktik Xiao Shuxiang entah sejak kapan berada di Forging Qi tingkat 17 atau Master Foundation tahap Emas Putih.
TRAANG!
TRAANG!
Bukan hanya Xiao Shuxiang yang menikmati pertarungan ini, tetapi juga Nan Shui Gong.
Semakin dirinya menyamakan kecepatan dengan Xiao Shuxiang.. Semakin manusia ini meningkatkan kecepatannya. Dia terkesan sebab Xiao Shuxiang memiliki banyak senjata rahasia.
".. Tetapi, kau masih tidak bisa mengalahkanku..!"
BAAAM!
Xiao Shuxiang terpental sejauh sepuluh meter kala mendapatkan tendangan dengan tiga puluh persen kekuatan Nan Shui Gong yang sebenarnya.
!!
Xiao Shuxiang masih bisa berdiri walau nampak bekas kaki yang cukup dalam di tanah. Meski dibantu dengan lima api biru kecilnya, nyatanya dia masih belum bisa mengalahkan Nan Shui Gong.
".. Padahal serangan tadi bisa membunuh tiga kultivator tingkat Emas Hitam. Dia benar-benar monster,"
Xiao Shuxiang mengalirkan Qi pada Yīng xióng, namun lagi-lagi ditolak karena dia tidak memiliki niatan melindungi.
Meski berdengung, Yīng xióng sama sekali tidak mengeluarkan kekuatan aslinya. Dia hanya membantu Xiao Shuxiang menangkis serangan kuat dari Nan Shui Gong.
Usia lawan Xiao Shuxiang mencapai 200.000 Tahun, jelas ini merupakan lawan yang paling sulit dihadapi dengan praktiknya sekarang.
"Tetap tenang.. Dan fokus," Xiao Shuxiang menarik napas pelan dan kemudian menyerang Nan Shui Gong bersamaan saat dia menghembuskan napas.
TRAANG!
TRAANG!
Benturan pedang keduanya sangat keras. Xiao Shuxiang mengincar bagian bawah tubuh Nan Shui Gong dan juga sebelah matanya.
Dalam sebuah pertarungan, apalagi yang kecepatannya seperti Xiao Shuxiang dan Nan Shui Gong saat ini.. Mustahil untuk berpikir sambil menangkis serta memberi serangan balasan pada lawan. Yang dipakai hanyalah insting.
TRAANG!
Namun, Xiao Shuxiang bisa keduanya. Jika dia tetap tenang dan fokus, dirinya bisa menggambar simulasi pertarungan dipikirannya sambil terus bergerak.
BAAAM!
Dirinya kembali mendapat serangan beruntun. Xiao Shuxiang tidak peduli serangannya mengenai Demonic Beast selain Nan Shui Gong, dia hanya berusaha untuk membunuh makhluk berotot itu.
TRAANG!
Nan Shui Gong kembali bertukar serangan dengan Xiao Shuxiang. Sambil tersenyum lebar, dia mengatakan akan terus bermain sampai Xiao Shuxiang kelelahan.
Banyak bekas darah di tubuh Xiao Shuxiang akibat sayatan pedang, begitu pula dengan kedua sisi keningnya yang nampak mengucurkan darah.
Aroma darahnya masih bisa dia kontrol, namun sepertinya hanya dapat bertahan sekitar 10 menit lagi. Tenaganya terkuras banyak akibat Pernapasan Api yang digunakannya.
"Kau tidak akan bisa menang melawanku, matilah manusia..!"
TRAAANG!
Nan Shui Gong memakai tenaga yang lebih besar untuk memberi seragan balasan pada Xiao Shuxiang. Manusia tersebut kewalahan menangkis serangannya.
Segera, Nan Shui Gong memberi satu pukulam yang dialiri Qi dan langsung menerjang Xiao Shuxiang.
BAAAAM!
Suaranya sangat keras, Xiao Shuxiang menghantam lima orang Demonic Beast yang sedang bertarung dan lalu menghantam sebuah bangunan.
Nan Shui Gong menyeringai saat mendengar seperti suara daging yang berhamburan. Dia bisa melihat tubuh Xiao Shuxiang begitu berantakan dengan darah berwarna hitam kemerahan. Hanya tangan kanan manusia tersebut yang utuh memegang Yīng xióng.
Belum sempat Nan Shui Gong mengeluarkan suara, daging yang berserakan tersebut beserta darahnya terbakar oleh api berwarna kuning kemerahan.
!!
Api tersebut membentuk seekor Phoenix yang besar, melesat cepat ke langit dan detik berikutnya meluncur turun menerjang Nan Shui Gong.
BAAAAM!!
Nan Shui Gong melompat mundur, tetapi Phoenix Api ini terus menyerangnya dengan kekuatan yang besar, dirinya akan kewalahan bila tidak mengeluarkan seluruh kekuatannya.
Phoenix Api tiba-tiba menghilang, digantikan dengan Xiao Shuxiang yang langsung memberi serangan tiga jarum biasa dan mengenai tepat di mata kiri Nan Shui Gong.
!!
Teriakan keras terdengar, serangan kejutan Xiao Shuxiang sama sekali tidak dia sadari. Nan Shui Gong menggeram, dirinya berkata akan mencincang habis Xiao Shuxiang.
__ADS_1
!!
Suasana mendadak berubah, para Demonic Beast yang bertarung segera berhenti dan melompat mundur untuk mencari tempat yang aman.
Para Demonic Beast yang berusia sedikit lebih lama tentu mengetahui hal ini. Perubahan dimana Nan Shui Gong menjadi wujudnya yang sebenarnya.
!!
Xiao Shuxiang tidak menyangka akan secepat ini, dia sudah diselamatkan oleh roh Phoenix Api di punggungnya, namun entah mengapa dia merasa bahwa roh Phoenix tersebut tidak akan membantunya kali ini.
GRRRRRR..!
!!
Kerbau yang hampir setinggi sepuluh meter, berwarna hitam kelam dan mata berwarna merah darah.. Menatap Xiao Shuxiang dengan nafsu membunuh.
Xiao Shuxiang mendengus, dia mengepalkan tangan kirinya dan menggenggam kuat Yīng xióng pada tangan kanannya.
"Ini akan menyenangkan.."
Senyum tipis muncul di wajah Xiao Shuxiang, jelas sekali dirinya tidak berniat melindungi apapun. Dia perlahan melangkah mundur sambil terus menatap Nan Shui Gong.
Satu dipikiran gila Xiao Shuxiang adalah.. Saat Nan Shui Gong mengeluarkan suara geraman yang dahsyat, dia akan segera pergi dari Dunia Demon. Biarkan saja tempat ini menjadi kacau balau, toh bukan dunianya.
"Hahahaha.. Sudah lama aku tidak bersenang-senang. Paman dan Bibi pasti akan sangat terkejut saat kembali nanti. Ayolah.. Cepat keluarkan semua kekuatanmu.. Aku sudah membantumu melemahkan segel di wilayah ini.. Hanya sekali geraman kuat dengan seluruh kekuatanmu, maka wilayah Gunung Kaisar Merah serta seluruh penghuninya akan lenyap..!"
Xiao Shuxiang terus mundur secara perlahan, dia sudah tidak sabar ingin tertawa keras. Di saat paman dan bibinya sedang pergi mencari lima jenis petir untuknya.. Xiao Shuxiang malah ingin membayar mereka dengan cara yang tak biasa.
Paman dan bibinya jelas tidak akan menyalahkan dirinya nanti. Dia tentu akan mengatakan sudah bertarung habis-habisan dengan Demonic Beast ini, namun karena praktiknya lemah.. Dia memutuskan pergi dari Dunia Demon untuk menyelamatkan diri.
Pengecut? Bukan! Inilah taktik..! Memang siapa yang ingin melindungi tempat yang bukan rumahmu?! Dunia Demon memang sudah rusak sejak awal. Cepat atau lambat pasti akan ada kejadian semacam ini, dan Xiao Shuxiang hanya membantu mempercepatnya saja.
Di saat Nan Shui Gong mulai mengambil ancang-ancang akan menggeram dengan kekuatan penuh karena rasa benci pada dirinya.. Xiao Shuxiang semakin tersenyum lebar.
Sembilan rekan Nan Shui Gong melesat pergi, sebelum mereka menjadi korban.. Ada baiknya segera meninggalkan tempat ini.
Demonic Beast yang lain juga berlarian, mereka bersembunyi di tempat dengan segel pelindung. Sayang, semua segel pelindung telah diberi kerusakan kecil oleh Xiao Shuxiang ketika dirinya melesat kemari tadi.
Banyak demonic beast yang berharap agar Lui Me Tian cepat kembali. Entah dimana pemimpin mereka itu di saat genting seperti ini.
Cahaya putih mulai menyelimuti tubuh Xiao Shuxiang kala Nan Shui Gong mengeluarkan geraman paling kerasnya. Namun detik itu juga, sebuah segel pelindung kuat berwarna kuning emas muncul dan menghalangi kedahsyatan geraman Nan Shui Gong.
!!
Xiao Shuxiang terkejut, dia tidak jadi pergi saat melihat seorang pria berpakaian putih berdiri tepat di depannya.
Dirinya kembali tersentak saat dua orang yang cukup dikenal Xiao Shuxiang mendarat dengan anggun di dekatnya.
"Xiang'Er, kau baik-baik saja?"
"Paman Wu, kenapa kalian cepat sekali datang? Harusnya besok saja,"
Wu Yu menampar keras bokong Xiao Shuxiang. Dia tahu dengan jelas arti tatapan dan ucapan keponakan angkatnya ini.
Bukan pertama kali Xiao Shuxiang mengacau, dulu dia pernah bermasalah dengan Demonic Beast terkuat dari Lembah Terlarang, memancing hewan tersebut sampai ke Gunung Kaisar Hitam dan diam-diam melemahkan sepuluh segel pelindung buatannya. Keponakan nakal dan kurang ajar ini selalu saja membuat ulah, tidak bisa tenang barang sedetik pun!
".. Apa kau ingin membuat Adik Lui kehilangan tempat tinggal, hah?! Kau Bocah Paling Nakal..! Siapa yang mengajarimu Xiang'Er..!?"
Wu Yu menarik dan memelintir telinga Xiao Shuxiang, dia sangat kesal terhadap keponakannya. Beberapa kali dia menampar bokong Xiao Shuxiang dengan keras serta memarahinya habis-habisan.
".. Kau tidak tahu diri, padahal kami sudah susah-susah pergi untuk mencarikanmu lima jenis petir dan ini balasanmu..?! Kau Anak Nakal..!"
"Pa-Paman Wu, telingaku..! Telingaku bisa lepas, jangan ditarik lagi..! Kenakalanku bukannya menurun darimu?! Kau yang mengajariku..! Aduuh!"
!!
Wu Yu tersentak saat mendapat tatapan tajam dari Lui Me Tian dan Yan Xi Fan. Tidak salah lagi, pasti Demonic Beast berwujud kera tersebutlah yang mengajari Xiao Shuxiang. Buktinya, keponakan angkat mereka memiliki tingkah seperti kera liar yang sangat nakal.
"Kalian berdua berhenti menatapku begitu. Aku tidak pernah mengajari apapun pada Xiang'Er, sungguh..!"
"Kau pikir dia berbohong, hah?! Kalian berdua, Paman dan Keponakan sama saja..! Dasar pengacau..!"
Pembelaan dari Wu Yu jelas tidak akan dipercaya oleh Lui Me Tian bahkan Yan Xi Fan. Keduanya tahu betul Xiao Shuxiang tidak pernah berbohong, keponakan angkat mereka ini tidak pernah memiliki aroma kebohongan sama sekali.
"Tapi aku.."
"Kita urus makhluk ini dulu, baru setelahnya memberi hukuman atas keteledoranmu menjadi 'Paman'."
!!
Wu Yu terkejut mendengar ucapan Yan Xi Fan, dia menatap Xiao Shuxiang yang memasang wajah dan tatapan polos miliknya. Dia benar-benar dipermainkan oleh manusia ini.
"Paman Wu, jangan marah padaku. Xiao Shuxiang sangat menyukaimu, karena itulah kau kujadikan sebagai Guruku. Berbanggalah, oke?!"
Mendengar ucapan keponakan angkatnya, membuat Wu Yu kembali menampar bokong Xiao Shuxiang. Dia kemudian menyaksikan pertarungan Yan Xi Fan dengan Nan Shui Gong.
__ADS_1
***