XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
361 - Orc


__ADS_3

Makhluk-makhluk yang dilihat oleh Bocah Pengemis Gila mempunyai jumlah yang tidak sedikit. Ada kemungkinan mereka berjumlah seribu, dua ribu, bahkan tiga ribu atau lebih dari itu.


".. Kita hanya berlima, sementara mereka sangat banyak. Pakai otak kalian dan ikuti aku..!"


"Bocah Pengemis Gila!" Xiao Shuxiang menarik sebelah tangan Lan Guan Zhi dan seakan menahan temannya yang diseret oleh Bocah Pengemis Gila.


".. Kenapa kau jadi penakut begini? Apa kau sedang bercanda, huh? Lan Zhi tidak akan ikut denganmu dan tidak ada siapa pun di antara kita yang boleh pergi dari tempat ini. Itu adalah perintahku,"


"Shuxiang..! Kalau kau mau mati, maka jangan seret aku apalagi Lan'Er Gege. Pergi dan lawan saja mereka sendirian, aku tidak ingin terlibat denganmu,"


Bocah Pengemis Gila memberi penekanan pada ucapan terakhirnya. Dia menarik Lan Guan Zhi dan meminta Xiao Shuxiang melepaskan tangan pemuda berseragam putih di dekatnya.


Lan Guan Zhi sendiri tidak mengatakan apa-apa saat diperebutkan oleh kedua pemuda di sampingnya. Dirinya juga tidak melawan kala kedua temannya ini menarik-narik tangannya.


Dihentikan pun, mereka berdua tidak akan mendengarkannya, karena itulah Lan Guan Zhi memilih untuk membiarkan Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila melakukan apa yang mereka mau, termasuk memperebutkan dirinya.


Nyawn!


Lan Xiao menegur Bocah Pengemis Gila dan induknya sendiri. Dia tidak suka bila Lan Guan Zhi, manusia yang sudah dianggapnya ayah diperlakukan semacam ini. Namun sepertinya, tegurannya sama sekali tidak dihiraukan.


Untuk Xiao Qing Yan, dia seakan tidak bisa bersuara. Kondisinya terlalu lemah untuk menghentikan perdebatan antara kedua pemuda yang menyebalkan itu. Dia hanya bisa berseru di dalam hati, padahal saat ini makhluk-makhluk tersebut semakin mendekat.


".. Lepaskan Lan'Er Gege, dia akan ikut denganku." Bocah Pengemis Gila terlihat begitu serius, namun bila diperhatikan dengan baik, terdapat kecemasan pada raut wajahnya.


"Hooh.. Jadi kau mau pergi dan tidak ingin terlibat lagi..? Baiklah, baiklah.." Xiao Shuxiang tersenyum tipis dan mulai berjalan mendekati Bocah Pengemis Gila.


?!


"Ka-Kau mau apa?! Kenapa menatapku begitu..!"


Senyuman tipis Xiao Shuxiang terlalu mencurigakan, jadi tentu Bocah Pengemis Gila merasa cemas. Dia berniat merangkul kuat lengan Lan Guan Zhi, namun tangannya segera ditahan oleh pemuda berpakaian serba hitam ini.


Xiao Shuxiang tanpa aba-aba langsung membawa Bocah Pengemis Gila melesat ke atas bersamanya. Ini tentu mengejutkan baik bagi Lan Guan Zhi, Lan Xiao, termasuk Bocah Pengemis Gila sendiri.


"Waaa..!! Lan'Er Gege Tolong Aku..!! Dia mau membunuhku..! Selamatkan aku..!!"


"Jika kau berteriak lagi, aku akan menjatuhkanmu." suara Xiao Shuxiang tegas dan sedikit dingin, wajahnya begitu serius bak ancamannya barusan bukan sebuah candaan.


"Apa yang ingin kau lakukan?! Aku ini 'Seniormu', kenapa kau begitu kejam bahkan padaku sendiri?! Memang apa salahku?!" Bocah Pengemis Gila tidak pernah takut dibawa terbang begitu tinggi, namun berbeda jika orang yang membawanya adalah Xiao Shuxiang.


"Aku kejam?" Xiao Shuxiang tersenyum lebar dan lalu mendengus, "Kau sepertinya lupa sesuatu.. Aku ini masih belajar menjadi orang baik, 'Masih Belajar'.."


Ada penekanan pada ucapan Xiao Shuxiang. Senyumannya membuat Bocah Pengemis Gila semakin kelabakan.


"Ayolah, Shuxiang..! Apa kau sangat membenci 'Seniormu' ini?!"


"Sama sekali tidak. Malahan aku sangat menyayangimu, karena itulah kuajak kau melihat pemandangan indah dari atas sini,"


!!


Bocah Pengemis Gila kesulitan menelan ludah kala melihat senyuman aneh Xiao Shuxiang, jelas-jelas pemuda ini memiliki niatan terselubung dari senyumannya.


"Kau pikir aku tidak tahu kebohonganmu? Kau pasti akan menjatuhkanku dari atas sini, iya kan?"


Xiao Shuxiang mengerjap, dia berkata bahwa dirinya sama sekali tidak berbohong. "Aku memang mengajakmu melihat pemandangan di Benua Ini sekaligus memberimu sedikit gertakan. Tapi kau malah memberiku ide yang lebih baik,"


Xiao Shuxiang melesat lebih cepat ke arah para makhluk bertubuh merah tersebut. Dia bisa melihat mereka dari atas, senyumannya mulai berubah menjadi tawa kecil. Ini membuat Bocah Pengemis Gila merinding ngeri.


"Shuxiang.. Ka-kau jangan macam-macam. Aku.. Aku bisa marah tau..!"


Wajah Bocah Pengemis Gila terlihat pucat, ini dikarenakan posisinya sekarang yang begitu berbahaya. Xiao Shuxiang memegang kuat pergelangan tangan kanannya, hanya pergelangan dan jelas untuk bicara dengan pemuda tersebut pun--dirinya harus mendongak ke atas.


"Coba lihat mereka.. Seperti ribuan semut. Ngomong-ngomong, kau lumayan berat. Tanganku mulai terasa pegal.."


"Shu-Shuxiang, jika kau berani melepasnya aku akan-"


!!


Bocah Pengemis Gila baru akan memperingati Xiao Shuxiang, namun pemuda tersebut sudah lebih dulu melepaskan pegangan tangannya.


Aaaah..!!


Bocah Pengemis Gila melayang turun, walau memakai Tenaga Dalam Udara, nyatanya dia tidak mampu membuat tubuhnya berhenti turun. Ini semacam dia terjatuh dari ketinggian, namun dalam gerakan yang melambat.


"Shuxiang..!! Kau sangat jahat padaku..!!"


Bocah Pengemis Gila tidak bisa berhenti merinding, di bawahnya banyak sekali makhluk bertubuh merah yang dirinya tidak ketahui sekuat apa mereka. Tetapi yang jelas, makhluk-makhluk itu merupakan bagian dari Iblis yang tertidur di Benua Selatan.


Untuk Xiao Shuxiang sendiri, dia hanya melayang sambil menyaksikan bagaimana Bocah Pengemis Gila terus melayang turun, sesekali dirinya melemaskan otot-otot tangannya.


"Nah, Senior.. Berhentilah berpura-pura dan coba atasi ini.."


Nyan..


Lan Xiao yang berada jauh dari Xiao Shuxiang masih bisa melihat raut wajah induknya yang sedang tersenyum penuh arti tersebut. Nampak sekali induknya bertindak nakal pada pemuda bertongkat bambu itu.


Nyawn?


Lan Xiao bertanya pada Lan Guan Zhi, dia merasa Bocah Pengemis Gila butuh bantuan.


"Tidak perlu, dia akan baik-baik saja.."


Sebenarnya, pemuda tampan berpakaian serba putih dengan pita di dahi tersebut tidak pernah mau mencampuri pertengkaran Xiao Shuxiang dengan Bocah Pengemis Gila.


Baginya, kedua pemuda itu hanya orang yang suka bermain-main, sama seperti sekarang. Dan lagi, dia tahu betul bahwa Bocah Pengemis Gila bukanlah pemuda yang benar-benar harus ditolong.


Nyawn,


Lan Xiao sama sekali tidak bergerak di tempatnya berdiri, dia mengikuti Lan Guan Zhi dan hanya diam menyaksikan bagaimana Bocah Pengemis Gila berteriak meminta tolong dan mengancam akan menampar keras bokong Xiao Shuxiang.


Di sisi lain, para makhluk bertubuh merah dengan wajah menyeramkan tersebut memperlihatkan gigi-gigi mereka yang tajam. Warna mata yang sepenuhnya hitam itu melihat ke atas, tempat di mana sosok manusia melayang turun dan hampir mendarat di tengah-tengah mereka.


!!


Suara gesekan gigi para makhluk itu membuat Bocah Pengemis Gila tersentak. Suara yang didengarnya terlalu keras, nyaring, dan tidak mengenakkan. Ini seakan mampu membuat kepala sakit saja.

__ADS_1


"Shuxiang keterlaluan, sangat keterlaluan..!" Bocah Pengemis Gila memegang kuat tongkat bambunya, pandangan matanya lurus ke arah para makhluk bertubuh merah yang begitu banyak tersebut.


Raut wajahnya berubah serius, dia mulai mengukur jarak dan bersiap untuk melindungi dirinya sendiri. Bocah Pengemis Gila lalu menarik napas panjang, bersamaan dengan matanya yang terlihat berkilat.


"Teknik Pernapasan Naga.. Aliran Pertama.. Terjangan!"


Gabungan dari Tenaga Dalam Berat dan sebuat Teknik Pernapasan membuat Bocah Pengemis Gila seakan terjun dengan kecepatan tinggi. Dirinya membuat banyak makhluk bertubuh merah tersebut terpental bagai kumpulan manusia yang terkena ledakan bom.


!!


Suaranya begitu keras, bahkan sampai membuat tanah bergetar. Serangan itu menghasilkan sebuah lubang berdiameter 10 meter dan angin kejut yang efeknya sanggup membuat siapa pun terpental sejauh 50 meter.


Tap


Kaki Bocah Pengemis Gila menapak tepat di tengah-tengah lubang. Kali ini wajahnya nampak cemberut, dia tidak percaya harus melakukan serangan barusan.


"Menyebalkan, Xiao Shuxiang menyebalkan. Lan'Er Gege juga tidak datang menolongku.." Bocah Pengemis Gila nampak terisak dengan mata yang sedikit berair. Beruntung dirinya tidak sampai memakai seluruh kekuatannya, andai itu terjadi.. Benua Selatan benar-benar tidak akan ada lagi.


Berbeda dengannya--Xiao Shuxiang sendiri terlihat tercengang dengan mulut sedikit terbuka, saat tersadar.. Dirinya mulai berdecak kagum.


".. Untuk orang yang memiliki perilaku menyimpang.. Dia pemuda yang luar biasa," Xiao Shuxiang memperhatikan Bocah Pengemis Gila sambil tetap melayang di udara.


Grrrrrrt


Grrrrrrt


Grrrrrrt


Bocah Pengemis Gila kesulitan menelan ludah, dia sedikit mendongak ke atas dan mulai melihat beberapa makhluk bertubuh merah di pinggiran lubang. Mereka menatap dirinya sambil mengeluarkan suara aneh dan menyeramkan.


"Sepertinya sebentar lagi aku akan menjadi santapan hidup-hidup mereka.." Bocah Pengemis Gila memeluk erat tongkat bambunya, dalam hati dia merutuki Xiao Shuxiang karena telah berani menjatuhkannya ke dalam bahaya.


Grrrrrrt..!


!!


Bocah Pengemis Gila terkejut saat para makhluk bertubuh layaknya anak kecil itu melesat cepat ke arahnya. Dia mengatur posisi dan ikut menyerang mereka.


BAAAM!


Pertarungan ini sama sekali tidak menguntungkan bagi Bocah Pengemis Gila. Jika sekali saja dia kehilangan fokus, maka riwayatnya benar-benar akan berakhir menjadi makanan para makhluk ini.


BAAAM!


Enam makhluk bertubuh merah terpental dan menghantam tanah karena terkena serangan Bocah Pengemis Gila. Bukannya terluka, tubuh mereka malah semakin kuat dan tumbuh membesar.


!!


"Mereka ini.." Bocah Pengemis Gila kesulitan berkata-kata, tetapi dia sepertinya tahu apa yang terjadi.


Saat terkena serangannya barusan.. Tubuh makhluk yang bagai anak kecil berusia 12 Tahun itu berubah besar, layaknya anak 15 Tahun. Kondisi ini tidak hanya dialami satu makhluk, tetapi juga dialami rekannya yang terkena serangan Bocah Pengemis Gila.


"Gawat..! Mereka malah semakin kuat bila terkena serangan, apa-apaan ini..?!" Bocah Pengemis Gila mencoba bertahan dan mengatur posisinya untuk menangkis serangan lawan.


Grrrrrrt..!


"Teknik Pernapasan Naga.. Aliran Ketiga.. Geraman!"


Suara bagai angin beliung terdengar keras dari salah satu ujung tongkat Bocah Pengemis Gila. Detik itu juga, sebuah serangan berbentuk kepala Naga melesat dan menghantam lurus ke depan, tepat di mana para lawannya berdiri.


BAAAAAM!


Lagi-lagi serangan yang dahsyat, tanah kembali bergetar disertai deru angin kejut. Xiao Shuxiang kali ini tidak berdecak kagum, dirinya meneliti para makhluk yang terkena serangan Bocah Pengemis Gila.


!!


Para makhluk tersebut sama sekali tidak mati, malahan tubuh mereka membesar dengan kekuatan yang juga ikut meningkat. Dalam hati dirinya berpendapat, makhluk yang Xiao Shuxiang lihat ini.. Benar-benar 'Iblis'.


Nyawn!


Lan Xiao juga melihatnya, dia mengajak Lan Guan Zhi untuk ikut membantu Bocah Pengemis Gila. Mereka segera melesat dengan kecepatan tinggi dengan niatan memberi serangan mematikan pada para makhluk bertubuh merah tersebut.


Sementara itu, kondisi Xiao Qing Yan perlahan mulai membaik. Berada di punggung Harimau Bulan membuat tubuhnya dipulihkan dengan energi kehidupan Lan Xiao yang besar.


GRAAA-!


Lan Xiao baru akan menggeram dan Lan Guan Zhi juga baru akan mengayunkan Shǎndiàn dengan kuat, namun keduanya berhenti kala Xiao Shuxiang berada tepat di depan mereka.


Nyan?


"Jangan terburu-buru, Lan Xiao. Jika kalian menyerangnya, mereka akan semakin kuat.." Xiao Shuxiang menjelaskan apa yang dirinya pahami saat melihat pertarungan Bocah Pengemis Gila dengan para makhluk menyeramkan di bawah mereka itu.


BAAAAM..!


"Bocah Pengemis Gila..! Undurkan Seranganmu..! Jangan Lawan Mereka Sekuat Tenaga..! Cobalah Bertahan, Kawan..!"


Seruan Xiao Shuxiang membuat telinga Bocah Pengemis Gila memanas. Dia merasa seperti menjadi tikus percobaan pemuda pemuda berpakaian hitam yang melayang di atasnya.


"Aku Tidak Memakai Seluruh Kekuatanku, Sialan..! Sebaiknya Kau Pikirkan Cara Menyingkirkan Mereka Semua..!"


Tidak ada waktu bagi Bocah Pengemis Gila bersikap tidak tahu malu lagi. Dia sudah kelabakan dan jujur saja, dirinya mulai kewalahan.


Grrrrrraaafft


Lima makhluk dengan tubuh sebesar pemuda dewasa menyerang Bocah Pengemis Gila secara bersamaan. Gerakan mereka lebih lincah dan yang lebih buruknya.. Mereka kini bisa menggunakan Qi.


!!


BAAAAM..!


Bocah Pengemis Gila menggunakan Tenaga Dalam Udara untuk menghindari serangan makhluk tersebut. Dia bisa melihat tanduk di dahi kelima makhluk itu berwarna merah gelap, nyaris menghitam.


"Mereka bukan iblis yang sesungguhnya, namun tetap saja berbahaya. Tubuh mereka dapat berevolusi dengan cepat bila terkena serangan, tetapi jika aku terus bertahan.. Ini akan sangat berbahaya,"


Bocah Pengemis Gila tidak ingin berakhir di tempat ini, tubuhnya terlalu berharga untuk menjadi makanan makhluk jelek dan menyeramkan tersebut.

__ADS_1


"Kalau kalian semua adalah pria-pria tampan, sudah sejak tadi aku membuka baju dan mengizinkan kalian menggigit maupun menjamahku sesuka hati. Aku bahkan rela menung-"


!!


Sebuah serangan datang di saat Bocah Pengemis Gila belum selesai bicara tidak tahu malu. Dia membentak dua makhluk bertubuh merah tersebut karena menyerangnya begitu tiba-tiba.


?!


Bocah Pengemis Gila tersentak, matanya nampak melotot. Dia sepertinya baru sadar bahwa para makhluk merah ini tidak ada yang berbusana.


Awalnya, dia tidak terlalu memperhatikan sebab lawannya memiliki tubuh seperti anak kecil. Namun kala dirinya melihat lawan yang tubuhnya bagai pria dewasa.. Tatapan matanya mulai mengarah pada area terlarang di sekitar paha lawan.


!!


"Aku baru ingin bilang 'Waaah', tapi kalian ternyata tidak punya 'Pilar Surgawi'. Haah.. Sangat disayangkan,"


Bocah Pengemis Gila mulai lagi. Andai Xiao Shuxiang mendengarkan ucapan bernada kecewa barusan, Koki Alkemis tersebut pasti akan langsung memberinya tamparan di bokong yang sakitnya tidak terbayangkan.


Xiao Shuxiang, "Makhluk-makhluk itu mengingatkanku pada Dwarf.."


"Mn?"


Xiao Shuxiang menoleh saat mendengar suara Lan Guan Zhi, temannya ini rupanya mendengar gumaman pelannya tadi.


"Di Dunia Elf, ada kaum yang bernama Dwarf, mereka punya fisik kuat dan tinggal di bawah tanah. Hanya saja hubungan antara Dwarf dan Elf selalu berselisih, mereka seperti musuh bebuyutan.." Xiao Shuxiang malah menceritakan makhluk bernama Dwarf pada Lan Guan Zhi tanpa mempedulikan keadaan Bocah Pengemis Gila yang masih bertarung di bawah sana.


Baaam..!


Harimau Bulan dan Xiao Qing Yan juga mendengarkan cerita Xiao Shuxiang, suara pertarungan di bawah mereka bagai pembantu imajinasi kala pemuda berpakaian hitam ini bercerita.


Meski tubuh Xiao Qing Yan masih lemas, namun indra pendengarnya sudah kembali seperti semula. Dia bisa mendengarkan dengan jelas ucapan Xiao Shuxiang.


BAAAAM..!


Debaman keras yang dihasilkan oleh serangan Bocah Pengemis Gila berikutnya membuat teman-temannya terkejut. Xiao Shuxiang, Lan Guan Zhi, dan Lan Xiao langsung mengalihkan pandangan ke arah bawah.


BAAAAM..!


Puluhan makhluk bertubuh merah terpental sejauh 30 meter, beberapa di antara mereka yang memiliki ukuran tubuh lebih besar mampu menahan serangan Bocah Pengemis Gila.


"Hah.. Hah.. Apa yang dilakukan anak-anak itu di atas sana? Apa mereka tidak tahu betapa melelahkannya bertarung sendirian?!"


Bocah Pengemis Gila begitu frustrasi, dia sudah menggunakan banyak tenaga dalam tapi jangankan sepuluh.. Bahkan satu makhluk pun tidak berhasil dia bunuh.


"Teknik Pernapasan Naga.. Aliran Kedua.. Lesatan!"


!!


Lingkup serangan Bocah Pengemis Gila semakin membesar, ratusan makhluk berbadan merah terpental begitu jauh.


Jika yang terkena serangan tadi adalah kultivator dengan praktik di tingkat GrandMaster Tahap Langit, maka mustahil kultivator tersebut mampu mempertahankan nyawa dan organ tubuhnya.


Hanya saja, serangan barusan seakan bukanlah masalah besar bagi makhluk bergigi tajam tersebut. Tubuh mereka seakan tahan banting dengan terjangan apa pun, dan malahan tubuh mereka mengalami evolusi.


Graaaaft Grrrraaaf! Graaaa


[Manusia menyedihkan! Semakin besar seranganmu, kami juga akan semakin kuat, Hahahaha]


Salah satu makhluk bertubuh merah sudah mampu berbicara. Tubuhnya kini sebesar pria berusia 40 Tahun. Dia memiliki wajah merah menyeramkan dan dua tanduk di dahinya berwarna hitam kelam.


Beberapa di antara teman-temannya memiliki ukuran tubuh yang sama, namun pada bagian punggung dan lengan mereka ditumbuhi semacam tanduk yang tajam.


Grrrrrrrt


Mereka bukan manusia gunung apalagi Dawrf meski mempunyai sedikit kemiripan dengan makhluk yang menghuni Dunia Elf itu.


Para makhluk tersebut sejenis dengan Orka, yakni makhluk bertubuh menyerupai manusia dan memiliki perilaku buas. Mereka diciptakan oleh iblis yang masih tertidur di tanah Benua Selatan.


Umumnya, Orka mempunyai tubuh berwarna hijau. Namun jenis Orka yang ini mempunyai tubuh berwarna merah, dan mampu membawa kekacauan yang begitu besar bila tak dihentikan sekarang.


Grrrraaa, grrrrrrt


Para makhluk yang sudah dapat bicara itu menantikan serangan besar Bocah Pengemis Gila selanjutnya. Dia hanya butuh satu serangan lagi dan tubuhnya akan mampu terbang di udara. Bila itu terjadi, dirinya akan dapat pergi ke tempat yang memiliki banyak manusia dan mengacau di sana.


Grrrrrt..! Graaaaaft...!


Bocah Pengemis Gila sepertinya tidak mengetahui niat terselubung dari salah satu Orka. Dirinya fokus bertahan dan sesekali menghindari serangan yang datang.


Saat dia hendak membalas salah satu serangan.. Seketika itu juga muncul sebuah Cermin Pemindah di depannya dan Xiao Shuxiang secara mengejutkan keluar dari cermin tersebut dengan tangan yang terkepal kuat.


BAAAAAM..!


Kepalan tangan Xiao Shuxiang mendarat tepat di dada salah satu Orka hingga membuat makhluk tersebut terpental dan menubruk beberapa temannya.


Suaranya serangan tadi sangat keras, bahkan Bocah Pengemis Gila bisa mendengar suara bagai tulang dipatahkan. Raut wajahnya masih memperlihatkan keterkejutan.


Bocah Pengemia Gila menatap lurus ke arah Orka yang masih terbaring di tanah tanpa bergerak sama sekali.


Dengan memakai Tenaga Dalam Visinya, Bocah Pengemis Gila bisa melihat tubuh Orka tersebut berlubang pada bagian dada. Kedua matanya terbelalak dan mulutnya terbuka lebar, bisa dipastikan makhluk tersebut telah mengembuskan napas terakhirnya.


Bocah Pengemis Gila berkedip beberapa kali dan lalu menoleh ke arah Xiao Shuxiang, sosok pemuda yang sudah membunuh satu Orka hanya dengan sekali pukulan saja.


"Shu-Shuxiang.." Bocah Pengemis Gila tidak bisa percaya. Dia sudah menyerang begitu kuat dan mematikan dengan Teknik Pernapasan Naga miliknya, tetapi bukannya Orka tersebut mati.. Mereka malah berevolusi.


".. Dan kau hanya dengan sekali pukul saja bisa langsung menewaskan satu diantara mereka?! Hah, ini mustahil.. Jelas-jelas kau lebih lemah dariku," Bocah Pengemis Gila menggelengkan kepala sambil berdecak, dia memeluk erat tongkat bambunya sambil memandang Xiao Shuxiang.


"Bagi mereka, kekuatan manusia sama dengan makanan. Jadi seranganmu dan Lan Zhi hanya akan membuat mereka kuat,"


Saat melayang di udara tadi bersama Lan Guan Zhi dan Lan Xiao.. Xiao Shuxiang bisa mencium aroma pekat yang tidak asing dengan para Orka tersebut, apalagi yang punggung dan tubuhnya ditumbuhi tanduk.


".. Yang cukup kau ketahui, hanya aku yang bisa menghadapi mereka.."


"Lalu kenapa baru sekarang kau turun kemari?! Kau membuatku kerepotan tau!" Bocah Pengemis Gila berusaha menahan dirinya untuk tidak menampar bokong pemuda ini.


Xiao Shuxiang berkata dia juga baru tahu hal tersebut, karenanya dia segera kemari.

__ADS_1


Belum sempat Bocah Pengemis Gila berucap, tangannya langsung diraih Xiao Shuxiang dan dirinya ditarik masuk ke dalam Cermin Pemindah.


***


__ADS_2