
"Hahaha, kenapa Shuxiang?! Kau takut teman-temanmu tahu kebenarannya?!"
!!
Keyi Fen menghentikan serangannya pada Lan Guan Zhi dan teman-temannya, dirinya melompat mundur dan berdiri di samping Mu Zan.
Dai Chen, Jing Mi, Lan Guan Zhi, Siu Yixin, dan Hu Li menatap Mu Zan dengan waspada, mereka cukup tersentak saat mendengar tawa dan ucapan Mu Zan barusan.
"Saudara Xiang, kau luar biasa karena berhasil menipu mereka sampai sejauh ini. Aku kagum dengan caramu memperoleh makanan, mereka semua termasuk kualitas terbaik.." Mu Zan tersenyum lebar, tatapan matanya mengarah pada Lan Guan Zhi dan teman-temannya.
"Apa yang dia bicarakan? Makanan apa?" Jing Mi nampak kebingungan, tidak tahu pembicaraan pria rambut merah di depannya ini mengarah ke mana.
Hu Li yang tangan kanannya penuh luka, dia menunjuk Mu Zan sambil membentaknya. Dia menyuruh orang tersebut untuk berhenti mengatakan omong kosong dan membual tentang tuannya.
"Hu Li, kau Rubah yang bodoh. Selama ini kau telah ditipu olehnya..! Tuan yang kau kagumi itu tidak seperti yang kau lihat..! Kalian juga demikian. Orang yang kalian anggap teman itu adalah penyebab dari kekacauan benua ini. Ayo Xiao Shuxiang, kenapa diam saja? Katakan pada mereka siapa dirimu..! Apa kau takut mereka mengetahuinya, hm?!"
Dai Chen dan Jing Mi melihat wajah Mu Zan yang begitu serius. Keduanya mengalihkan perhatiannya pada Xiao Shuxiang. Teman mereka itu hanya diam sambil memegang erat pedang dan menatap Mu Zan dingin.
Hu Li jelas mengetahui siapa Xiao Shuxiang, sementara Siu Yixin walau tidak memiliki umur yang setua Hu Li.. Namun dirinya juga tahu identitas Xiao Shuxiang.
Duan De tidak perlu ditanyakan lagi, awal pertemuannya dengan Xiao Shuxiang.. Dirinya sudah tahu dia reinkarnasi dari Sang Bintang Penghancur.
Lan Guan Zhi sendiri mengetahuinya dari Duan De. Karena itulah meski tugasnya begitu banyak di Sekte Pedang Langit, dia masih tetap mengajari Xiao Shuxiang berbagai aturan sektenya. Setidaknya hal tersebut dapat sedikit mengurangi keinginannya membuat kekacauan lagi.
Xiao Shuxiang menghembuskan napas pelan, dia sudah berulang kali mengatakan kalau dirinya adalah Sang Bintang Penghancur. Masalahnya, teman-temannya tidak ada yang percaya.
Mereka malah menganggapnya terlalu fanatik dengan Sang Bintang Penghancur sampai mengkhayal untuk menjadi seperti kultivator Aliran Hitam itu.
"Haah.. Kau tidak tahu saja seberapa kesalnya aku saat banyak orang yang menamai anak mereka dengan namaku. Dengan sombongnya mereka mengaku sebagai aku dan itu sangat memuakkan."
Xiao Shuxiang masih tetap diam, dia memperhatikan Mu Zan yang terus memprovokasi temannya dengan mengatakan identitas dirinya.
Jing Mi dan Dai Chen tentu tidak percaya. Masalahnya saat Mu Zan bertanya pada Xiao Shuxiang, temannya itu tidak menjawab. Seakan-akan menerima setiap tuduhan Mu Zan padanya.
"Saudara Xiao? Apa itu benar..? Kau.."
Xiao Shuxiang menoleh ke arah Jing Mi, dia bisa melihat raut wajah temannya berubah, tatapan mata yang melihatnya sebagai orang asing.
Pada akhirnya memang begini, bukan? Cepat atau lambat dia akan melihat tatapan seperti itu lagi.
Dia sudah pernah mengatakannya dan Jing Mi tidak percaya. Baru setelah orang lain yang berkata, Jing Mi malah menerimanya. Hah! Lucu sekali..
Apa wajahnya tidak layak untuk dipercayai? Padahal bahkan sekali pun, dirinya tidak pernah berbohong. Sifat manusia benar-benar aneh..!
Xiao Shuxiang menyeringai, sebuah seringai yang sudah lama tidak diperlihatkannya.
Benar, seringaian inilah yang membuat siapa pun melihatnya merasa jantungnya berhenti berdetak dan tubuhnya gemetaran.
"Bagaimana menurutmu.. Saudara.. Jing?" mata Xiao Shuxiang berubah merah, hal ini membuat Jing Mi dan Dai Chen refleks melompat mundur. Keduanya menatap waspada ke arah Xiao Shuxiang sambil menghunuskan pedangnya.
Jing Mi berusaha menahan gemetar, Saudara Xiao-nya seperti orang lain dengan seringai menakutkan itu.
Dai Chen juga merasakan hal yang sama, dia tidak mengenal Xiao Shuxiang di depannya ini.
Xiao Shuxiang cukup tersentak dengan tindakan Jing Mi dan Dai Chen. Dia kembali menatap Mu Zan.
Mu Zan tersenyum lebar dan mulai tertawa, "Lihat Xiang'Er?! Meski kau hidup lama dengan mereka, kau masih tetap saja ancaman..! Bergabunglah denganku, kau tidak memiliki tempat bersama mereka. Tidak ada seorang pun yang dapat menerimamu selain aku..! Kemarilah.. Bersama denganku.. Impianmu menghancurkan benua ini akan terlaksana.."
Mu Zan mengulurkan tangannya, dia mengatakan tahu apa yang diinginkan Xiao Shuxiang.
Hu Li tentu tidak terima jika tuannya menerima uluran tangan Mu Zan setelah semua yang dia lakukan.
Dengan geram, dia menunjuk Mu Zan, "Jika Tuan ingin menjadi bagian dari Scarlet Bayangan, aku akan terima. Tapi tidak jika di dalam Scarlet Bayangan ada orang seperti dirimu..!" dia hanya mengikuti Xiao Shuxiang. Meski tuannya mau menghancurkan Benua Timur ataupun melindunginya, dia akan tetap mengikuti Tuannya.
Mu Zan sendiri tidak peduli dengan ocehan Hu Li, dia masih menatap Xiao Shuxiang sambil mengulurkan tangannya. "Bagaimana Xiang'Er..?"
Mu Zan jelas tahu apa yang diinginkan Xiao Shuxiang, meski pemuda di depannya telah hidup bahkan ratusan tahun dengan kultivator Aliran Putih.. Namun kehancuran Benua Timur tetap menjadi tujuannya.
Ketika Xiao Shuxiang akan melangkahkan kakinya.. Dia tersentak saat Lan Guan Zhi memegang lengannya.
Dengan wajah yang tenang, Lan Guan Zhi berdiri di depan Xiao Shuxiang, tatapan matanya mengarah pada Mu Zan.
"Dia tidak akan bergabung denganmu."
!!
Xiao Shuxiang terkejut, temannya begitu yakin saat mengatakannya. Duan De sendiri yang sempat terlupakan mendadak berseru dan meledek Mu Zan.
"Kau anak yang bodoh..! Aku sudah hidup lebih dari 200 Tahun, wajah Sang Bintang Penghancur sangat aku kenali. Tidak mungkin pria cantik dan sedikit tampan itu adalah Sang Bintang Penghancur yang jelek dan gendut..! Dan kau, Anak Nakal..! Kau belum membayar gajiku yang telah menjadi guru menempamu..! Kau masih berhutang seratus ribu Arak Anak Linglung padaku..!"
Mata Xiao Shuxiang yang sebelumnya berubah merah kini kembali normal. Dia menatap tak percaya, masih sempat-sempatnya Duan De membicarakan arak di saat seperti ini.
Lebih dari itu..
"Lan Zhi..? Kau.."
Lan Guan Zhi menoleh ke arah Xiao Shuxiang, tatapan matanya sangat sulit diartikan.
Xiao Shuxiang tidak mengerti apa yang dipikirkan pria di depannya. Padahal Mu Zan sudah menjelaskan semuanya, harusnya Lan Guan Zhi juga bersikap seperti Dai Chen dan Jing Mi.
__ADS_1
"Dia.. Mirip Senior Zhou.." Xiao Shuxiang menghembuskan napas pelan, dia meminta Lan Guan Zhi untuk mundur.
Mu Zan nampak kesal, dia tidak menyangka masih ada yang melindungi Xiao Shuxiang bahkan setelah identitasnya terungkap.
"Apa kau bodoh..?"
"Dia bukanlah Sang Bintang Penghancur. Dia adalah Xiao Shuxiang, seorang Alkemis dan juga temanku."
!!
Ini pertama kali Xiao Shuxiang mendengar Lan Guan Zhi bicara sedikit lebih banyak. Entah dirinya senang atau malah takut, tapi jelas Lan Guan Zhi sedang membelanya.
!
"Aku sempat terkejut tadi, maafkan aku Saudara Xiao.." Jing Mi menepuk pelan pundak Xiao Shuxiang, dia ikut berdiri di depan temannya.
!
"Walau dia reinkarnasi Sang Bintang Penghancur seperti yang kau katakan. Tapi bagiku, dia adalah orang yang telah menyembuhkan adikku di saat semua orang menyerah mengobatinya.." Dai Chen ikut menepuk pundak Xiao Shuxiang, dia meminta maaf atas sikapnya barusan.
"Tuan, kau punya teman-teman yang baik.." Hu Li mengeluarkan api rubahnya, dia sudah bersiap untuk bertarung lagi.
"♬♪Kau sudah melihatnya, yo. Kami tidak akan terpancing dengan omonganmu. Jadi berhentilah mengoceh dan ayo kita bertarung, yo!♩♬"
Mu Zan berdecak kesal, dia merasa bahwa teman-teman Xiao Shuxiang adalah orang-orang bodoh.
"Semua ini karena dirinya.." Mu Zan seketika menghilang dan tiba-tiba muncul di depan Lan Guan Zhi, hendak menebas pria tersebut namun sebuah tendangan dari arah samping membuat tubuhnya terpental.
BAAAM!
Tubuh Mu Zan menghantam dinding, dirinya melihat Xiao Shuxiang berjalan di depannya dengan memegang pedang yang dialiri Qi.
"Mu Zan, aku ingatkan dua hal padamu.." Xiao Shuxiang melesat dan kembali menyerang Mu Zan, gerakannya begitu cepat.
TRAANG!
"Pertama, jangan panggil aku 'Xiang'Er', kau tidak berhak..!" Xiao Shuxiang menggunakan tendangan untuk menyerang Mu Zan hingga membuatnya kembali menghantam dinding.
"Kedua, jangan pernah menyentuh Lan Guan Zhi..!"
BAAAM!
Mu Zan menggertakkan giginya, serangan yang dia terima semakin lama semakin cepat. Dirinya lalu melesat dan menarik Xiao Shuxiang masuk ke ruang hampa.
Melihat temannya tiba-tiba menghilang.. Membuat Lan Guan Zhi, Dai Chen, dan yang lainnya tersentak. Hanya saja, mereka tidak dapat berbuat apapun sebab harus menghadapi Keyi Fen.
Saat dirinya menatap kesekitaran, tidak ada siapa pun yang dia lihat. Xiao Shuxiang menutup matanya dan memfokuskan pendengarannya.
Sebuah serangan melesat ke arahnya namun masih dapat ditangkis. Mu Zan menghilang dan tiba-tiba muncul untuk menyerang Xiao Shuxiang lagi.
TRAANG!
TRAANG!
"Kau menjadi lemah sekali..!" Mu Zan memberi tendangan yang membuat Xiao Shuxiang terpental sejauh tujuh meter.
Xiao Shuxiang menggunakan pedangnya sebagai penahan tubuh agar tidak jatuh, dadanya terasa sakit karena terkena serangan Mu Zan.
"Di sini tidak ada orang.. Hm, baiklah."
Xiao Shuxiang mengalirkan Qi pada pedangnya yang langsung membuat pedang tersebut berubah menjadi debu, asap hitam tipis terbentuk di kakinya, matanya mulai berubah merah.
"Aku tidak butuh senjata dan racun. Akan kubunuh kau dengan tanganku sendiri,"
Xiao Shuxiang tiba-tiba menghilang. Di arena pertarungan ini, dua buah kilat berwarna merah dan hitam saling bertabrakan.
BAAAM!
Sebuah pilar hancur berkeping-keping, kilat tersebut terus berbenturan satu sama lain.
Di tempat teman-teman Xiao Shuxiang.. Lan Guan Zhi nampak bertarung dengan Keyi Fen, lengan dan punggungnya terlihat terluka.
Keyi Fen hanya memakai beberapa jurus, namun hawa keberadaannya begitu tipis apalagi dia bisa menghilang dan muncul tiba-tiba.
Lan Guan Zhi yang sedang bertarung merasakan praktiknya akan meningkat. Dia segera membentuk segel pelindung dan mulai duduk bersila.
!!
Dai Chen, Jing Mi, Siu Yixin, dan Hu Li terkejut saat melihat Lan Guan Zhi. Segel pelindung tidak terlalu efektif mencegah Keyi Fen menyerang, keempatnya lalu berusaha melindungi Lan Guan Zhi.
Dai Chen menggunakan tiga akar menjalar miliknya, dia berdiri di depan Lan Guan Zhi sambil membantu teman-temannya dari belakang.
Duan De dan Mo Huai beberapa kali pindah tempat agar terhindar dari serangan nyasar Siu Yixin, Hu Li, dan Jing Mi.
TRAANG!
Jing Mi sebenarnya sudah banyak menderita luka dan harusnya dia tak mampu lagi bertahan. Namun dirinya mengkonsumsi pil pemberian Xiao Shuxiang, dia juga memberikannya pada Siu Yixin, Hu Li, dan Dai Chen.
"Kita harus selesaikan ini sebelum pil di kantongku habis.." Jing Mi menangkis serangan Keyi Fen, dia berusaha untuk tidak terkena serangan lagi.
__ADS_1
TRAANG!
Mu Zan berlutut sambil memuntahkan darah, dirinya menggertakkan gigi sambil menatap tajam ke arah Xiao Shuxiang yang berjalan perlahan di depannya.
"Ba-bagaimana bisa kau masih baik-baik saja?!" Mu Zan kembali memuntahkan darah, dia berusaha menutup luka tusukan di perutnya dengan Qi.
Kedua tangan Xiao Shuxiang penuh dengan darah. Tubuhnya juga sebenarnya penuh dengan luka, namun luka tersebut dengan cepat tertutup kembali.
Xiao Shuxiang menjilat darah di tangannya dan kemudian meludahkannya. "Darahmu masih saja tidak enak, sudah berapa banyak manusia lemah yang kau makan, huh?"
Mu Zan tersenyum lebar, dia kembali berdiri. "Kau tahu seleraku seperti apa, bukannya kau juga sama.. Kawan,"
"Hmp, maaf saja. Tapi aku lebih suka daging ayam, jangan samakan aku denganmu." Xiao Shuxiang kembali melesat, dia memberi tendangan dan tinjuan ke arah Mu Zan.
BAAAM!
Mu Zan menghantam salah satu pilar, dirinya kembali terbatuk darah. Dia yang berada di GrandMaster Tahap Bumi, bagaimana bisa dibuat terluka begini?!
"Sialan..!" Mu Zan mengalirkan Qi ke seluruh tubuhnya. Dalam sekejap, semua luka luar dan dalamnya pulih kembali.
Warna tubuhnya berubah merah, dua buah tanduk yang mirip tanduk kerbau tumbuh di kepalanya. Mata Mu Zan menjadi berwarna hitam, di lengannya tumbuh capit besar, bergerigi, dan begitu tajam.
Xiao Shuxiang tidak sadar menelan ludah, "Kau.. Benar-benar sudah berbeda.."
"Ini wujudku yang sebenarnya..!"
!!
Xiao Shuxiang terkejut saat Mu Zan menghilang dan muncul dengan tendangan mengarah padanya. Kali ini Mu Zan terlalu cepat hingga Xiao Shuxiang tak dapat menghindar.
BAAAM!
Tubuh Xiao Shuxiang menghantam pilar, tidak memberi kesempatan pada lawannya.. Mu Zan kembali menyerangnya berulang-ulang.
Mu Zan meski menjadi penyerang aktif, namun nyatanya dia merasa tidak senang. Tendangannya barusan dapat membunuh kultivator Master Foundation Tahap Emas Merah dan membuat luka serius pada kultivator GrandMaster Tahap Fana.
"Cih! Bagaimana bisa?! Kau hanya berada di Forging Qi tingkat sebelas?!" Mu Zan memadatkan Qi di kepalan tangannya dan meninju keras Xiao Shuxiang.
BAAAM!
Xiao Shuxiang terpental mundur, namun hanya sejauh tujuh meter, itu pun dirinya masih dapat berdiri.
Lantai di kaki Xiao Shuxiang rusak, dia berusaha keras untuk menahan tubuhnya agar tidak terpental lebih jauh.
Mu Zan kembali menyerangnya, kini dari atas.
BAAAM!
Kepalan tangan keduanya berbenturan keras, menghasilkan angin kejut yang membuat sisa pilar di sekeliling mereka meledak dan hancur berkeping-keping.
Bahkan lantai arena retak parah, Xiao Shuxiang mengeluarkan darah di mulutnya. Dia seperti menahan sebuah gunung besar, dirinya sulit bergerak dan kedua kakinya terus tenggelam ke lantai arena.
Merasa di atas angin, Mu Zan tersenyum lebar sambil berkata bahwa gelar Sang Bintang Penghancur kini menjadi miliknya.
".. Dia Tidak Akan Menginginkanmu Lagi, Jadi Matilah!" Mu Zan mengeluarkan semua kekuatannya, suara keras dan angin kejut semakin besar.
!!
Senyum Mu Zan tiba-tiba memudar saat kaki Xiao Shuxiang tidak tenggelam semakin dalam. Malahan dia terkejut karena melihat lawannya menyeringai.
"Mu Zan, maaf saja.. Tapi gelar itu.. Tidak akan kuberikan padamu,"
Xiao Shuxiang tiba-tiba menghilang, membuat tinjuan Mu Zan yang ditahannya menghantam lantai arena dengan begitu dahsyat.
Sebuah kaki menghantam punggungnya hingga suara retakan tulang terdengar. Mu Zan memuntahkan darah, tidak sempat bicara.. Sebuah tinjuan mengenai kepalanya hingga pecah.
Xiao Shuxiang menendang tubuh Mu Zan, dan mulai mengatur napasnya. Pakaiannya rusak dan banyak luka di tubuhnya. Perlahan, luka-luka tersebut tertutup dan pulih kembali.
Tenaga Xiao Shuxiang cukup banyak terkuras, bertarung dengan GrandMaster di saat tingkat praktiknya masih di Master Foundation Tingkat Perunggu Tahap Pertengahan bukanlah hal yang mudah.
"GrandMaster Tahap Bumi tidak selemah ini, Mu Zan. Kau membual tentang praktikmu..!" Xiao Shuxiang merasa beruntung karena selain dantian utamanya yang berakar.. Dirinya juga memiliki dantian lain meski lebih kecil.
Dantian Berakar miliknyalah yang membuat Xiao Shuxiang tetap berada di Forging Qi tingkat sebelas walau telah menyerap banyak Qi.
Itu jauh lebih baik, setidaknya dia tidak mendapat gelar sebagai jenius praktik lagi. Namanya sudah cukup terkenal di benua timur, jadi saatnya memberikan gelar jenius praktik bagi para generasi muda.
".. Lagipula Xiao Shuxiang ini bukan orang yang serakah," Xiao Shuxiang mengencangkan ikat rambutnya dan menatap tubuh Mu Zan yang perlahan hidup kembali.
Kepala Mu Zan yang awalnya hancur karena terkena tinjuan Xiao Shuxiang mulai terbentuk. Dia batuk dan muntah darah beberapa kali.
"Ukh! Ke-kenapa.. Kenapa kau masih.. Menungguku memulihkan diri..? Hah hah..! Harusnya.. Kau bunuh saja aku.." suara Mu Zan pelan, napasnya tersengal-sengal, dia menatap Xiao Shuxiang yang berjalan ke arahnya.
"Kau harusnya tahu, Xiao Shuxiang tidak sebaik itu membiarkanmu hidup. Tapi aku masih ingin menghajarmu hingga kau tidak dapat memulihkan diri lagi..!" Xiao Shuxiang memberi tinjuan dan tendangan pada Mu Zan.
"Serangan yang kau berikan padaku.. Akan kubayar lunas beserta bunganya..!"
BAAAM!
***
__ADS_1