XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
493 - Desakan [Revisi]


__ADS_3

Ketegangan benar-benar terasa di wilayah murid Sekte Pagoda Langit. Para kultivator dan pendekar yang sebelumnya terkena serangan Xiao Shuxiang kini kembali bangun.


Mereka merasakan sakit di dada, beberapa bahkan terbatuk, dan kejadian ini membuat tatapan mereka semakin dipenuhi amarah.


Ada yang menggeram, bahkan ada yang mulai mengumpati Xiao Shuxiang. Salah satu di antara pendekar kembali berseru dan lagi-lagi mengelilingi Koki Alkemis itu.


"......"


Xiao Shuxiang sendiri tidak peduli dengan para pendekar yang kembali membentuk formasi. Dia hanya berdiri sambil memandang ke arah Ling Lang Tian. Ekspresi wajah yang ramah dan suka menggoda Ling Qing Zhu itu seperti lenyap----digantikan dengan ekspresi yang dingin.


"Aku masih butuh jawabanmu, apa kau benar jelmaan iblis?" Ling Lang Tian tidak kalah dinginnya. Dia sebenarnya tidak suka jika para pendekar ini langsung menyerang Xiao Shuxiang tanpa tahu kebenarannya lebih dahulu, namun dia tidak bisa menghentikan mereka.


"Bagaimana menurutmu?"


"Shuxiang, itu bukan jawaban."


"Ling Lang Tian, apa jika kujawab pertanyaanmu dengan bantahan dan kau serta kalian semua akan percaya?" bibir Xiao Shuxiang tertarik dan membentuk senyuman, "Aku tahu apa pun yang kukatakan----tidak akan dipercayai oleh siapa pun,"


Di Benua Tengah, Xiao Shuxiang hanyalah orang asing. Bahkan jika identitasnya terungkap di Benua Timur, para masyarakatnya pun juga akan seperti ini. Dia merahasiakan banyak hal, termasuk dari keluarganya sendiri.


Walau Dai Chen dan Jing Mi menerima identitasnya yang merupakan Sang Bintang Penghancur sekali pun----tidak ada jaminan keduanya akan menerima identitasnya yang lain, yakni kebenaran tentang siapa dia yang sesungguhnya.


"Ayah, apa-apaan ini?" Ling Qing Zhu bisa merasakan ketegangan dari situasi yang dilihatnya. Dia merasa bahwa Wali Pelindungnya sedang disudutkan.


"Qing Zhu'Er, kau diam saja." Wang Rui Chang menarik tangan putrinya dan tindakan tersebut sedikit mendapat lirikan dari Xiao Shuxiang.


"Ibu, sebenarnya ada apa ini?"


"Apa kau tidak tahu bahwa pemuda itu adalah Sang Bintang Penghancur?" Wang Rui Chang justru tidak menjawab pertanyaan Ling Qing Zhu, tatapan matanya mengandung kecemasan. "Pantas saja Ibu merasa gelisah saat melihatnya, dia telah menipu semua orang.."


"Ibu,"


"Ada tiga pendekar yang menjadi saksi dan melihat Xiao Shuxiang berwujud iblis. Kebenaran yang diucapkan kakakmu tentang identitasnya yang merupakan Sang Bintang Penghancur semakin menguatkan kecurigaan itu. Kekacauan ini... Juga diakibatkan olehnya,"


"Tapi tidak ada buktinya, Ibu."


"Saksi sudah ada, dan apa kau pikir Kakakmu berbohong?! Gong Zitao sendiri yang melihatnya dan dua pendekar dari partai lain juga melihatnya, apa kau pikir mereka punya alasan memberi kabar tidak benar?!"


!!


Sorot mata Ling Qing Zhu berubah ketika mendengar nama 'Gong Zitao' disebut. Raut wajah Xiao Shuxiang juga ikut berubah ketika mendengar ucapan Wang Rui Chan barusan. Koki Alkemis itu mengembuskan napas pelan yang jujur saja untuk mempertahankan debaran jantungnya saat ini.


Ling Qing Zhu memegang kuat pedangnya, "Ibu. Gong Zitao-"


["Segel..!!"]


!!


Seruan salah seorang pendekar membuat Wang Rui Chan menoleh dan seruan itu memotong ucapan Ling Qing Zhu. Perhatian mereka semua langsung tertuju pada segel yang mulai terbentuk di tanah.


!!


Xiao Shuxiang bisa melihat ada ukiran kuno yang terbentuk di bawah kakinya. Ukiran tersebut melebar dan penuh dengan tekanan. Ini adalah segel yang dibuat para ahli tenaga dalam.


Dia seketika tersungkur dengan kedua lutut yang menyentuh tanah, Xiao Shuxiang menopang tubuhnya dengan kedua tangan, saat itu matanya tengah tertutup sejenak.


!!


Ling Qing Zhu melihat Wali Pelindungnya memuntahkan darah. Dia memanggil Ling Lang Tian untuk menghentikan ini, namun Ling Shen Yue mencegahnya. Beberapa pendekar senior pun ikut mendukung neneknya tersebut.


Ling Qing Zhu ingin bicara, tidak seharusnya Wali Pelindungnya diperlakukan seperti ini, apalagi pemuda itu nampak tidak melawan. Masalahnya, dia tidak bisa mengutarakan itu semua dengan kalimat yang panjang.


"Ayah.."


Ling Chu Zhen menoleh ke arah putrinya dan menggelengkan kepala pelan. Tatapan matanya seakan mengatakan bahwa Ling Qing Zhu tidak perlu membela pemuda itu.


!!


Xiao Shuxiang kembali memuntahkan darah, tetapi ekspresi wajahnya tidak berubah. Dia hanya menatap tanah, tanpa menengadahkan kepalanya.


"Benar-benar beruntung.. Kalian semua mendapat penghormatan dariku," Xiao Shuxiang tentu tidak ingin memberontak, dia tidak mau membuat mereka semua semakin takut padanya walau jujur----penghinaan semacam ini akan dibayar lunas tidak lama lagi.


"Kenapa Kau Tidak Menunjukkan Wajah Aslimu Saja, Iblis..!"


"Tetua, Kita Bunuh Saja Dia. Kekacauan Ini Pasti Akan Berakhir Saat Dia Tewas..!"


"Itu Benar..! Bunuh Saja Dia..!"


Terlalu berisik, banyak orang yang bicara dan mereka seperti benar-benar tidak butuh penjelasan. Di Benua Tengah, Demonic Beast dan sejenis itu tentu akan sangat dimusuhi. Apalagi, jika ada orang yang merupakan titisan dari Iblis.


"Berhenti..!" Ling Lang Tian meminta agar para pendekar memberinya waktu bicara. Xiao Shuxiang tidak melawan dan belum ada bukti fisik pemuda itu adalah jelmaan iblis. Yang dirinya ketahui hanya Wali Pelindung adiknya ini merupakan reinkarnasi Sang Bintang Penghancur, tidak lebih dari itu.


"Xiao Shuxiang, aku mempercayaimu. Apa kau tidak bisa menjelaskan kesalahpahaman ini?"

__ADS_1


"......"


Memang Xiao Shuxiang harus bicara apa? Bahwa dia bukan 'Iblis', tapi makhluk dari Dunia The Fallen Angel? Bahwa dia lahir ke Dunia Manusia sebagai alat untuk menghancurkan? Bahwa tujuan makhluk di dunianya adalah menguasai Kelima Dunia dan Dunia Manusia merupakan target pertama mereka?! Rahasia sebesar itu, apa mungkin dia ungkapkan semuanya?!


Tidak, tentu saja tidak mungkin. Bagus jika mereka percaya, tetapi hal semacam itu akan menjadi bualan belaka. Dan kalau pun ada yang menanggapinya dengan serius, mereka pasti memiliki keinginan yang buruk. Xiao Shuxiang tidak pernah percaya pada manusia.


"Apa yang harus kujelaskan, Ling Lang Tian? Xiao Shuxiang ini manusia atau bukan----tergantung dari cara kalian melihatnya."


Xiao Shuxiang sama sekali tidak menengadah saat bicara dengan kakak dari Kucing Putihnya itu. Sudah cukup posisinya sekarang, dia tidak mau lagi terlihat rendah bila harus mendongakkan kepala.


"Untuk apa kau berpura-pura seperti orang tertindas di tempat ini..!" salah seorang pendekar menunjuk Xiao Shuxiang, tatapan matanya penuh kemarahan. "... Karenamu, banyak warga kota yang tewas! Keadaan ini tidak akan terjadi jika kau tak datang kemari..!"


"Para saudara seperguruan kami juga tidak akan banyak yang mati jika kau tidak ada di sini..!"


"Apa setelah membuat kekacauan di Benua Timur, kau sekarang juga ingin melakukan hal yang sama pada Benua Tengah?!"


"Xiao Shuxiang! Benua Tengah tidak semudah itu untuk kau kacaukan. Kau benar-benar sudah memandang rendah kami..!"


"Jangan Bertindak Gegabah, Para Saudara..!!"


!?


Sebuah seruan terdengar, sepuluh orang pendekar berompi kuning datang dan mendaratkan kakinya di tanah. Mereka semua tiba tepat waktu setelah melihat kembang api peringatan di langit.


"... Urusan tentang jelmaan iblis, biarkan Partai Pasak Bumi yang menanganinya."


Pendekar itu nampak seperti pria berusia sekitar 40 Tahun. Memiliki tubuh tegap dan otot yang kuat. Wajahnya tegas dan dia mempunyai bekas luka sayatan pada pipi sebelah kanannya.


Pria itu merupakan ahli dua Tenaga Dalam. Dia baru saja datang dari Kekaisaran Langit Selatan bersama rekan-rekannya dan jujur.. Mereka semua nampak tak memiliki luka sedikit pun, hanya pakaian dan tangan mereka yang penuh dengan darah lawan.


"......"


Dari suaranya saja, Xiao Shuxiang tahu mereka orang-orang yang kuat. Dia memang tidak mengenal banyak pendekar di Benua ini, tetapi dia yakin jika memang akan berakhir dengan bertarung nantinya----dampaknya mungkin lebih buruk lagi.


"Aah.. Sepertinya aku terlalu meremehkan mereka,"


!!


Xiao Shuxiang terkejut, suara itu seperti dibisikkan langsung tepat di telinganya. Dia langsung berdiri dan membuat semua pendekar yang membentuk segel itu terlempar.


!!


Ling Lang Tian, Ling Chu Zhen dan yang lainnya tersentak. Segel itu harusnya tidak bisa dilepaskan dengan mudah tetapi Xiao Shuxiang bisa melepaskannya entah bagaimana, seolah pemuda tersebut hanya berpura-pura terperangkap segel.


"Di mana kau?" Xiao Shuxiang mengedarkan pandangannya, mencari sumber suara yang barusan itu.


"Harusnya kau tidak seterkejut ini, kau membuat kecurigaan mereka semua semakin bertambah padamu."


!!


Tatapan mata Xiao Shuxiang mulai bisa menangkapnya. Di melihat seorang gadis berompi kuning yang berdiri di antara para pendekar lain. Gadis itu memiliki wajah datar dengan tatapan mata penuh waspada. Pedang terangkat seperti bersiap menyerang.


"Qian Kun..?" Xiao Shuxiang benar-benar tidak habis pikir dengan makhluk itu. Qian Kun sangat ahli dalam mempermainkan orang lain, entah wajah siapa yang makhluk itu curi lagi.


"Bukankah sekarang kau melihatnya, Xiao Shuxiang? Kehidupan manusia yang ingin kau jalani. Bagi mereka, kau hanyalah orang asing... Aah, bukan. Tapi iblis."


"Selalu saja memanfaatkan makhluk lain. Urusanmu adalah denganku, kenapa kau tidak datang kemari dan selesaikan saja semua ini?!"


"Aku sudah datang, tepat di hadapanmu. Hmph, kau sendiri... Apa tidak mau datang kemari?"


Xiao Shuxiang mengepalkan tangannya. Dia seperti tidak mendengar suara para pendekar yang lain, termasuk tidak peduli pada Ling Lang Tian. Tatapan matanya tertuju pada gadis dari Partai Pasak Bumi yang tidak disadari orang lain bahwa gadis itu adalah Qian Kun.


!!


Para pendekar sendiri terkejut dan bersiap akan hal terburuk saat melihat tatapan mata Xiao Shuxiang yang menajam. Pemuda itu tidak bicara dan seperti akan menyerang mereka.


Xiao Shuxiang tiba-tiba saja menghilang. Dia lepas dari lingkaran segel yang menekan itu dan muncul tepat di antara murid Partai Pasak Bumi. Kehadirannya menciptakan angin kejut dan membuat beberapa pendekar terdorong mundur.


!!


Tangan Xiao Shuxiang mencengkeram leher seorang gadis. Dia mengangkat murid tersebut hingga kaki gadis itu tidak menyentuh tanah. Pedang gadis berompi kuning itu pun terjatuh dan ekspresi wajahnya memucat.


"XIAO SHUXIANG..!!"


Para pendekar melesat menyerangnya dan kondisi ini menimbulkan kericuhan. Mereka hampir mendekati Xiao Shuxiang saat cermin-cermin pemindah mulai muncul dan menyerang mereka semua.


!!


Xiao Shuxiang membuat tidak seorang pun bisa mendekatinya. Dia sendiri fokus pada gadis yang lehernya sedang dia cengkeram kuat ini. Gadis tersebut nampak sangat tersiksa.


"Le-lepaskan aku.." Lirihannya membuat semua orang termasuk rekan-rekannya mengkhawatirkan dirinya. Dia bahkan sampai meneteskan air mata dan sulit sekali untuk bernapas.


"Kau sangat suka membuatku terlibat masalah," suara Xiao Shuxiang dingin. "Sekarang mungkin kau sudah senang. Bagaimana jika kau tunjukkan saja rupa aslimu?"

__ADS_1


"Hmph, bukan aku.. Tapi kau."


!!


Xiao Shuxiang terkejut. Dia melepaskan cengkeraman tangannya pada leher gadis itu, namun terlambat. Gadis tersebut langsung mengerang kesakitan dan seketika tubuhnya meledak.


Semua pendekar menganggap, Xiao Shuxianglah yang sudah melakukan itu. Apalagi sekarang, darah gadis yang memercik padanya telah membuat warna matanya berubah----merah dan hijau.


"Dia.. Dia Benar-Benar Iblis..!!"


*


*


*


!!


Salah satu senar pada Guqin Lan Guan Zhi terputus hingga melukai jarinya. Pemuda dengan pita dahi itu sejak tadi fokus menyelamatkan para warga dari roh jahat, namun perasaannya mendadak seperti dihantam batu besar.


Wajah tampannya masih begitu tenang, namun tidak pada sorot matanya. Dia merasa sangat gelisah dan pikirannya terbayang satu nama, dia mengingat teman baiknya.


!?


"Tuan Muda Lan, Anda mau ke mana?!" salah seorang kultivator berseru, dia membuat Lan Guan Zhi yang hendak pergi mengurungkan niatnya.


"Tuan Muda Lan..! Di tempat ini masih butuh bantuanmu..! Ukh-"


Trang!


Kultivator itu menangkis serangan salah satu warga dan memberikan tendangan. Warga tersebut terpental dengan punggung yang menghantam salah satu bangunan.


"Shuxiang.." Lan Guan Zhi benar-benar gelisah saat ini, dia memegang kuat Guqin-nya. Ingin pergi, tetapi ada tanggung jawab yang harus dia tunaikan di sini.


Guqin putihnya perlahan menghilang dan kini Lan Guan Zhi menarik Shǎndiàn. Dia pun melesat dan membantu para kultivator, walau perasaannya sedang tidak dalam kondisi yang baik.


Pertarungan di Benua Timur masih berjalan. Mereka menghadapi mayat kultivator, roh jahat, dan juga dua orang dari Scarlet Darah belum dikalahkan.


TRAANG..!!


Lan Guan Zhi bisa saja mengendalikan para mayat hidup ini dan membebaskan warga dari pengaruh roh jahat----namun sebelum semuanya dapat terkendali, perasaannya langsung tidak enak dan karena kesalahannya--dia membuat senar pada Guqinnya terputus.


!!


Lan Guan Zhi melompat mundur, ujung kain pakaiannya koyak terkena serangan. Dia kembali melesat dan kali ini berhasil membuat salah satu mayat kultivator terpental jauh.


"Tuan Muda Lan, ada apa denganmu?! Kau terlihat tidak fokus," salah satu kultivator merasa Lan Guan Zhi bersikap aneh, tidak biasanya pemuda berpita dahi itu memiliki celah pada gerakan berpedangnya.


TRAANG..!


"Tuan Muda Lan, apa kau memikirkan sesuatu?"


"Mn,"


!?


Lan Guan Zhi hanya bergumam sebagai jawaban. Para pendekar yang juga melihat kegelisahannya nampak tersentak, sekaligus keheranan.


Bagi mereka, hal apa yang bisa membuat seorang Lan Guan Zhi segelisah ini hingga berpengaruh pada caranya bertarung?! Mereka tentu bertanya-tanya.


Sekte Pedang Langit tidak terancam musnah dan para muridnya pun tidak perlu di khawatirkan. Patriarch Lan yang adalah kakak Lan Guan Zhi sendiri tidak cocok untuk dicemaskan, lalu mengapa sorot mata pemuda ini memperlihatkan kegelisahan yang tidak terbantahkan?!


TRANG..!!


Kelemahan terbesar seorang lelaki ada pada orang istimewa yang dia kasihi, tetapi sejauh pengetahuan para kultivator ini----Lan Guan Zhi bahkan tidak pernah terlihat berjalan berdua bersama seorang gadis.


Jangankan melihatnya, mereka bahkan tidak pernah mendengar Grand Elder Masa Depan Sekte Pedang Langit itu dekat dengan gadis mana pun. Dan satu-satunya kabar yang sering beredar adalah... Lan Guan Zhi hanya dekat dengan Xiao Shuxiang.


!?


"Tunggu! Di mana Tuan Muda Xiao?!" salah satu kultivator mulai berseru saat menyadari Lan Guan Zhi hanya seorang diri membantu mereka.


!!


Seruannya membuat para kultivator lain mengedarkan pandangan dan memperhatikan setiap orang yang bertarung di sini. Mereka tersentak ketika tidak melihat keberadaan Koki Alkemis itu di mana pun.


"Tidak ada. Tuan Muda Xiao tidak di sini."


!!


Mereka melihatnya, sorot mata Lan Guan Zhi berubah ketika nama 'Tuan Muda Xiao' disebut. Para kultivator dari berbagai sekte itu berkedip dan seakan sudah tahu sumber kegelisahan dari pemuda berpita dahi itu.


***

__ADS_1


__ADS_2