XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
335 - Penyamaran II


__ADS_3

Yi Wen, Xiao Lu, dan yang lainnya menatap Xiao Shuxiang kala pemuda tersebut berucap.


Wajah mereka terlihat serius dan jelas apa yang akan dikatakan Xiao Shuxiang pasti bukanlah main-main.


"Kau ingin melakukan apa?" Xiao Qing Yan sendiri bahkan sudah siap bila langsung masuk dan menggeledah semua ruangan di bordil ini untuk menemukan gerbang dunia keenam, tetapi dia lebih memilih memendam niatannya.


"Kita akan menyamar. Dua di antara kita akan menyamar sebagai pelayan atau wanita penghibur di tempat ini.."


Menurut Xiao Shuxiang, hanya pelayan dan wanita penghibur saja yang bisa bebas pergi ke ruangan mana pun tanpa dicurigai. Jadi dia meminta paling tidak dua di antara temannya ada yang bisa menyamar dan masuk ke dalam bordil.


".. Yi Wen dan Gadis Cerewet, kalian berdua yang akan-"


"Aku tidak setuju." Xiao Lu tiba-tiba saja memotong ucapan Xiao Shuxiang, dia tidak bisa menjadi wanita penghibur. Bagaimana jika ada pelanggan yang menginginkan dirinya, identitasnya pasti akan langsung terbongkar.


"Aku juga tidak bisa melakukannya, emosiku kadang tidak stabil. Aku bisa pastikan akan membunuh siapa pun yang berani menyentuhku, tapi aku sangat rela bila yang menyentuhku adalah kau Saudara Xiao~"


Yi Wen mengedipkan sebelah matanya pada Xiao Shuxiang dan langsung di sambut gelengan oleh pemuda tersebut.


"Yi Wen Saudaraku.. Kau mau bergulingan tanpa busana pun.. Aku tidak akan pernah menyentuhmu, jadi lupakan saja."


"Saudara Xiao..! Kau menyakiti hatiku. Memang apa kurangnya aku? Aku bisa memasak, bisa memijatmu, kemampuanku di ranjang juga lebih hebat dari para wanita di dalam sana. Aku salah satu dari Delapan Pewaris Pedang sekaligus kultivator yang mendalami racun, dan juga ahli roh. Kau tidak akan bisa menemukan gadis sesempurna diriku Saudara Xiao.."


Xiao Shuxiang tersenyum dan mengangguk pelan, dia berkata memang tidak ada gadis yang seperti Yi Wen, tetapi dirinya memiliki prinsip tidak akan pernah menikah dengan saudara seperguruan, dia pantang melakukan itu.


".. Daripada membahas dirimu, lebih baik kita bahas cara masuk ke sana tanpa halangan. Jadi siapa yang mau menyamar?"


Yi Wen dan Xiao Lu menggeleng, keduanya tidak bisa melakukannya. Ling Qing Zhu, Lan Guan Zhi, dan Xiao Qing Yan harus dikecualikan.. Mereka bertiga tidak cocok menyamar. Jadi yang tersisa sekarang adalah Bocah Pengemis Gila, Lan Xiao, dan Xiao Shuxiang sendiri.


"Lan Xiao tidak masuk hitungan, dia seekor harimau. Yang akan melakukannya adalah kalian berdua,"


Nyawn!


?!


Xiao Shuxiang tersentak saat mendengar ucapan Xiao Lu, dia langsung menolak secara mentah-mentah. Dirinya adalah laki-laki dan tidak mungkin menyamar menjadi pelayan apalagi wanita penghibur, itu sangat mustahil dan memalukan.


"Ehm.. Tapi aku.. Sama sekali tidak keberatan.." Bocah Pengemis Gila memain-mainkan rambut depannya, ucapannya barusan membuat Xiao Shuxiang ingin sekali memberinya tendangan di bokong.


"Kau mungkin tidak masalah, aku ini pemuda normal. Aku tidak mau menyamar menjadi perempuan,"


"Xiao'Er, tapi kau yang mengajukan rencana ini, jadi sudah semestinya kau yang lakukan. Dan jika diperhatikan dengan baik.. Kau sepertinya bisa menyamar menjadi perempuan.."


Xiao Lu memperhatikan struktur wajah bersih adiknya, dia berkata Xiao Shuxiang hanya butuh sedikit polesan dan pakaian wanita.. Maka tampilan adiknya akan sulit dikenali.


Lan Guan Zhi dan Ling Qing Zhu berkedip, mereka menoleh ke arah Xiao Shuxiang dan menatap temannya tersebut dengan tatapan penuh rasa penasaran.


Kepala Xiao Shuxiang berdenyut, salahnya karena sudah mengajukan rencana yang seperti itu, sekarang malah dirinyalah yang harus melakukan rencananya sendiri.


"Aku tidak bisa.."


"Kau pasti bisa Adikku sayang~ Tuan Muda Lan sepertinya ingin melihatmu menjadi perempuan. Kau jangan khawatir, kakakmu ini yang akan mendandanimu.."


Wajah Xiao Shuxiang berubah pucat, harga dirinya akan dipertaruhkan lagi. Sementara itu, Lan Guan Zhi sendiri masih berwajah tenang, namun memang kedipan matanya seakan mengartikan betapa penasaran dirinya.


Xiao Shuxiang ditarik oleh Xiao Lu dan Yi Wen, mereka diikuti oleh Bocah Pengemis Gila dan yang lainnya.


Meski berusaha menolak, tetapi Xiao Shuxiang tidak bisa lari dari tanggung jawab ini. Ling Qing Zhu dan Lan Guan Zhi tidak mungkin menyamar sebab kewibawaan keduanya pasti ikut terbawa, mereka juga tidak cocok menjadi wanita penghibur.


".. Yang paling mengetahui rencana ini adalah dirimu, maka kau yang harus ambil alih semuanya. Kemampuanmu yang suka menggoda pasti akan berguna,"


Xiao Lu juga berkata ada Bocah Pengemis Gila yang menemani Xiao Shuxiang, jadi adiknya tersebut tidak perlu mengkhawatirkan apa pun.


Xiao Lu dan Yi Wen meminta izin pada salah satu pemilik rumah terdekat, mereka mendandani Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila di sana.


Lan Guan Zhi, Ling Qing Zhu, Xiao Qing Yan, dan Lan Xiao menunggu di sebuah ruang tamu. Waktu yang dibutuhkan sekitar satu jam lebih untuk menunggu Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila.


!!


Sangat mengejutkan, kemampuan mendandani milik Xiao Lu dan Yi Wen berada di level yang tinggi. Mereka telah berhasil mengubah kedua temannya menjadi perempuan.


"Jangan menatapku begitu, ini sangat memalukan.."

__ADS_1


Xiao Shuxiang memakai pakaian wanita berwarna putih bercampur biru muda, rambutnya sengaja dibuat terurai dan sedikit diberi hiasan.


Suaranya masih jantan, namun wajahnya benar-benar sangat manis. Ling Qing Zhu dan Xiao Qing Yan bahkan merasa orang yang ada di depan mereka bukanlah Xiao Shuxiang andai keduanya tidak mendengar suara pemuda tersebut.


Lan Guan Zhi sendiri tidak berkata apa-apa, tetapi jujur saja dia tak menyangka temannya bisa secantik ini.


"Kau.. Boleh juga,"


?!


"'Boleh juga' maksudmu apa Lan'Er? 'Boleh juga' menjadi wanita? Atau Boleh juga menjadi istrimu?" suara Xiao Shuxiang terdengar ketus, dirinya nampak sedang kesal sekarang. Namun Lan Guan Zhi malah tersenyum samar mendengar pertanyaan temannya ini.


"Itu juga boleh,"


!!


"LanLan..!"


Sangat jelas Xiao Shuxiang terkejut mendengar ucapan Lan Guan Zhi. Dan tidak hanya dirinya, tetapi juga Xiao Lu, Yi Wen, dan teman-teman mereka yang lain.


Lan Guan Zhi sebenarnya sekadar bercanda mengatakan hal itu, tetapi karena suara dan wajahnya tidak memiliki rasa humoris sama sekali--ucapannya barusan malah terdengar serius layaknya pengakuan.


"Kalian memang pantas," kini giliran Ling Qing Zhu yang mengeluarkan pendapatnya.


Dia memperhatikan Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila dari atas sampai bawah. Ini hanya pendapatnya, tetapi sia merasa laki-laki yang berdandan seperti perempuan jauh lebih cantik dari perempuan tulen.


Bocah Pengemis Gila dengan malu-malu menutupi sedikit wajahnya dengan kipas ungu yang dipegangnya. Rambutnya panjang walau tak sepanjang milik Xiao Shuxiang, namun itu mempunyai keindahannya sendiri.


Wajah Bocah Pengemis Gila tidak terlalu tegas dan benar-benar sesuai memakai riasan. Tubuhnya sedikit lebih tinggi dan besar dari Xiao Shuxiang, tetapi ini bukanlah masalah sebab dandanannya dibuat selayaknya wanita dewasa.


Untuk Xiao Shuxiang sendiri--dia tidak perlu ditanya lagi. Pakaian berwarna putih bercampur biru miliknya sangat sesuai dengannya, dia seakan cocok memakai jenis pakaian apa pun dan itu sama sekali tidak mengurangi pesonanya.


Tubuhnya memang berotot, tetapi tidak terlalu padat. Xiao Shuxiang jelas memiliki tubuh proporsional yang bisa membuatnya didandani seperti apa pun. Dan lebih dari pada itu.. Dia mempunyai bokong berisi yang indah.


"Haaah.. Aku merasa seperti kalah cantik dari adikku sendiri. Kau ini sebenarnya perawatan apa Xiao'Er?"


"Hm? Berhenti bicara omong kosong. Pujianmu terdengar menyakitkan di telingaku.."


"Kakak Lu.. Kau benar, bila di perhatikan lagi.. Saudara Xiao terlalu mengagumkan.."


Yi Wen menyentuh pipi kanan Xiao Shuxiang dan mengusap-usap pipi tersebut secara perlahan. Kulit saudaranya terlalu halus dan lembut, ini seperti bukan kulit manusia.


".. Yang sering kulihat, para pria yang memakai riasan dan berpakaian wanita sangat menjijikkan untukku. Tetapi kau benar-benar berbeda, jujur ini rasa yang tidak bisa kuungkapkan selain berkata.. Kau sangat indah,"


Padahal Yi Wen juga ikut mendandani Xiao Shuxiang, tetapi dirinya tidak pernah bisa mengalihkan pandangannya dari Saudara Xiao-nya ini. Dia seperti jatuh hati sungguhan pada pemuda di depannya.


"Yi Wen.. Dan kalian semua.. Jangan menatapku begitu. Harga diriku seperti diinjak-injak sekarang ini.."


"Saudara Xiao, tidak ada yang menginjak-injak harga dirimu. Aku bicara yang sebenarnya, dan kami semua tidak pernah mengejekmu.. Kau mempesona Saudaraku,"


Xiao Lu mengangguk setuju atas ucapan Yi Wen. Dia akui kehebatan bakatnya dalam mendandani seseorang, tetapi adiknya bahkan tidak didandani pun tetap saja mempesona.


".. Kalau kau bisa bisa bersikap setenang Tuan Muda Lan dan Nona Ling.. Dirimu pasti sudah mendapat banyak penggemar, sayangnya kau terlalu cerewet dan suka bertingkah tidak tahu malu,"


Xiao Shuxiang membuka kipasnya dengan satu tangan, dia mengipas pelan wajahnya sambil menatap Xiao Lu yang baru saja mengomentari sifatnya.


"Aku bukannya bertingkah tidak tahu malu.. Hanya terlalu aktif. Kau jangan menyamakanku dengan Lan'Er dan Kucing Putih, kami tidaklah sama.."


"Mn.. Aku suka sifatmu,"


!!


Saking terkejutnya Xiao Shuxiang dengan pengakuan Lan Guan Zhi barusan--dia bahkan sampai melempar kipasnya ke arah pemuda itu, kedua telinganya sampai memerah karena malu.


Ling Qing Zhu berkedip, dia merasa tingkah Xiao Shuxiang barusan terlihat menggemaskan. Dirinya merasa.. Hanya Tuan Muda Lan yang bisa membuat Wali Pelindungnya bertingkah seperti ini. Samar-samar--Ling Qing Zhu tersenyum tipis.


Xiao Qing Yan dan Lan Xiao yang tidak pernah bicara sejak tadi, keduanya terlalu terpesona melihat penampilan Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila. Mereka sempat berpikir bahwa kedua orang di depan mereka benar-benar wanita, ini jelas mengejutkan.


"Kalaupun Xiao Lu dan Yi Wen berdandan.. Aku yakin mereka tidak bisa seperti kalian.."


Nyawn~

__ADS_1


Lan Xiao menyetujui pendapat Xiao Qing Yan, dirinya semakin yakin bahwa Xiao Shuxiang benar-benar ibunya, orang yang telah melahirkan dan mengeraminya.


Nyan~


"Sudah cukup memberikan pujian yang memalukan, sekarang dengarkan aku."


Bocah Pengemis Gila menatap Xiao Shuxiang, pemuda di sampingnya mulai menjelaskan sesuatu yang sebenarnya cukup singkat.


"Aku dan Bocah Pengemis Gila yang akan mencari gerbang itu, kalian akan kumasukkan ke dalam Gelang Semesta, dan bila kami dalam kondisi mengkhawatirkan.. Kalian akan menjadi senjata rahasia kami. Jadi bagaimana?"


"Aku setuju-setuju saja, kita tidak mungkin menunggu tanda di luar bordil, ada baiknya kita terus bersama dengan Saudara Xiao,"


"Gelang Semesta sulit dideteksi, kita tidak akan ketahuan."


Xiao Lu dan Ling Qing Zhu mengangguk pelan atas ucapan Lan Guan Zhi. Mereka akan bersiap setiap saat di dalam Gelang Semesta dan membiarkan Xiao Shuxiang serta Bocah Pengemis Gila yang menjalankan hal lainnya.


"Baiklah, karena kalian semua setuju.. Maka mari kita mulai,"


Xiao Shuxiang memegang tangan Yi Wen dan seketika itu juga temannya tersebut menghilang. Hal yang sama terjadi saat dia memegang tangan Xiao Lu, pundak Lan Guan Zhi, Ling Qing Zhu, Xiao Qing Yan, dan kepala Lan Xiao.


!!


Selain dirinya dan Bocah Pengemis Gila.. Teman-temannya yang lain telah dimasukkan ke dalam Gelang Semesta. Xiao Shuxiang mengeluarkan dua butir pil dan memberikan satu pada Bocah Pengemis Gila.


"Makan itu dan ayo pergi,"


"Tapi ke mana perginya mereka? Tiba-tiba menghilang seperti itu sangat mengejutkanku,"


Bocah Pengemis Gila memakan pil yang diberikan Xiao Shuxiang, rasanya pedas-pedas manis dan ini merupakan pil yang enak.


Dia sebenarnya tahu tentang tanda yang seperti gelang di lengan kanan Xiao Shuxiang, tetapi Bocah Pengemis Gila tak menyangka gelang tersebut bisa digunakan untuk menyimpan makhluk hidup.


Dan rasa-rasanya seperti gelang itu membuatnya ingat tentang One Ring. Ini membuatnya semakin yakin bahwa Xiao Shuxiang memiliki hubungan dengan Da Lin.


Xiao Shuxiang meletakkan sekantong kepingan emas di atas sebuah meja. Dia menggunakan jendela untuk keluar dari rumah ini karena khawatir pemilik rumah menanyainya hal yang bermacam-macam. Bocah Pengemis Gila tentu saja ikut dengan Xiao Shuxiang.


"Kau yakin tidak masalah jika kita pergi seperti tadi?"


!!


Bocah Pengemis Gila tersentak kala merasakan suaranya berubah feminim. Dia kembali bicara dan ternyata memang benar, ini mengejutkan baginya.


"Pil tadi memiliki khasiat mengubah suara. Tapi tenang saja, itu tidak permanen. Tidak perlu mempedulikan pemilik rumah tadi, aku sudah meninggalkan uang untuknya.."


"Tapi menurutku itu terlalu banyak, kau terlalu menghambur-hamburkan uang,"


Bocah Pengemis Gila menyayangkan tindakan Xiao Shuxiang, tetapi gadis jadi-jadian di sampingnya berkata bahwa dia merasa uang tersebut sepadan dengan keterkejutan pemilik rumah nanti saat tahu mereka semua tiba-tiba menghilang.


Tap


Tap


Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila menarik napas pelan saat keduanya mulai melangkah masuk ke lingkungan Rumah Besar Dewi Surgawi.


Suasana yang ramai dan penuh harum bunga segera menyeruak nan memenuhi penciuman Xiao Shuxiang serta Bocah Pengemis Gila.


"Terlalu wangi di tempat ini, hidungku sampai berair.." Xiao Shuxiang menggunakan kain yang serupa sapu tangan berwarna biru muda untuk digunakan mengusap hidungnya.


?!


"Apa kau menciumnya juga?!"


"Tentu saja, ini pasti wangi ribuan bunga. Aroma ini lumayan menggoda, tetapi aku tidak suka karena terlalu wangi.."


"Bukan itu.." Bocah Pengemis Gila mencium aroma yang lain walau sangat samar dan seakan tertutup oleh wangi bunga ini.


Saat dia memfokuskan lebih lagi pada penciumannya.. Bocah Pengemis Gila mulai tahu aroma samar yang diciumnya. Itu berasal dari bau anyir darah yang semakin dia fokus.. Aroma tersebut semakin pekat.


Firasat Bocah Pengemis Gila mulai tidak enak, dia memegang erat tongkat bambunya dengan tangan kanan dan memegang kipasnya di tangan kiri.


Dia merasa Xiao Shuxiang tidak bisa mencium aroma darah itu sebab penciuman temannya ini tidaklah setajam dirinya.

__ADS_1


***


__ADS_2