
Xiao Shuxiang, Lan Guan Zhi, Dai Chen, Siu Yixin, Hu Li, Jing Mi, Mo Huai, dan seorang pengawal Tianqi Mao kini berada di depan sebuah gua batu berukuran besar.
Jing Mi melihat ke belakang dan menemukan cermin besar yang dia masuki tadi perlahan mulai menghilang. Dirinya lalu membalikkan tubuh dan bertanya lokasi mereka sekarang.
Pengawal Tianqi Mao mengatakan bahwa mereka berada di Pulau Demonic Beast, jauh dari Tiga Kekaisaran Benua Timur.
Pulau Demonic Beast dilapisi dengan 101 segel penghalang, di mana orang luar tidak akan tahu tempat ini dan pulau tersebut tak dapat dilihat dari peta dunia.
Walau dinamakan pulau Demonic Beast, nyatanya tidak sampai 50 ekor Demonic Beast yang hidup di pulau ini. Alasannya mereka sering bertarung satu sama lain, berebut wilayah kekuasaan dan juga makanan.
Xiao Shuxiang dan teman-temannya melihat-lihat sekitar, pohon di sini jauh lebih besar daripada pohon di tempat mereka.
Pengawal Tianqi Mao memperingatkan agar Xiao Shuxiang dan teman-temannya tidak pergi terlalu jauh sebab tempat ini sangat berbahaya.
"Ayo, ikuti aku."
Pengawal Tianqi Mao adalah seorang pria yang terlihat berusia 20 Tahun, dia merupakan kultivator biasa, berada di Forging Qi Tingkat 11.
Dia tidak ahli bertarung, fokus keahliannya adalah membuat segel air yang bisa digunakan untuk membawa Xiao Shuxiang dan teman-temannya pulang.
Dia mengajak Xiao Shuxiang dan yang lainnya masuk ke dalam gua batu. Sepanjang jalan, Jing Mi berbicara dengan Siu Yixin dengan memakai nada.
Dari pembicaraan, mereka tahu bahwa Duan De telah hidup bersama dengan Siu Yixin dan Hu Li hampir satu setengah tahun.
Sampai akhirnya Duan De diambil secara paksa oleh anggota pilar bawah karena Siu Yixin dan Hu Li menolak menyerahkan Duan De pada mereka.
Siu Yixin sebenarnya merupakan salah satu pilar bawah, tetapi dirinya digantikan oleh orang lain saat GrandElder mereka tahu bahwa Siu Yixin berkhianat dengan tidak menyerahkan Duan De padanya.
"Kalian berkhianat? Apa di tubuh kalian tidak ditanamkan racun dingin? Harusnya kalian sudah mati sekarang, bukan?" Xiao Shuxiang menatap curiga pada Siu Yixin dan Hu Li.
"Kami tidak diberi racun dingin, tapi hal yang lain.." Hu Li menjelaskan bahwa Xiao Shuxiang menyelamatkan nyawanya dari telur laba-laba yang ditanamkan Bian Que di dalam dirinya, tepat di hari mereka pertama bertemu.
Sementara Siu Yixin sembuh secara tidak sengaja karena terus mengkonsumsi Arak Anak Linglung bersama Duan De. Mendengarnya membuat Xiao Shuxiang kagum dengan keahliannya itu.
Gua yang mereka masuki begitu gelap, Xiao Shuxiang menggunakan lima api biru kecilnya sebagai penerang jalan.
!!
Xiao Shuxiang dan teman-temannya mendadak berhenti saat mendengar suara batu yang digeser. Benar saja, pintu gua tempat mereka masuk tadi, kini telah tertutup batu besar.
"Bagaimana sekarang?!" Mo Huai panik, dia merangkul erat lengan kanan Jing Mi, takut jika mereka tidak bisa keluar.
Hu Li menenangkan Mo Huai, dia mengatakan pada pemuda tersebut untuk tidak khawatir. Gua ini akrab dengan Hu Li dan Siu Yixin, tidak ada monster apapun yang akan menyerang mereka.
Xiao Shuxiang dan teman-temannya kembali melanjutkan perjalanan. Dia bertanya tentang seberapa dekat Hu Li dengan GrandElder Scarlet Bayangan dan bagaimana rupanya.
".. Siapa namanya?"
"Tuan Muda Xiao, aku tidak tahu nama Tetuaku. Tidak ada siapapun yang pernah menyebutkan nama Beliau. Dan untuk rupanya.." Hu Li menggelengkan kepala, jawabannya sama dengan yang pernah dikatakan Tianqi Mao.
"♬♩Itu benar, yo. GrandElder kami punya kekuatan yang besar, yo. Dia sangat berbahaya, dan kita harus menghentikannya yo..!♬♪"
Hu Li dan Jing Mi mengangguk setuju, mereka sependapat dengan Siu Yixin.
Xiao Shuxiang hanya diam, wajahnya serius dan terlihat memikirkan sesuatu. Dia tiba-tiba tersentak saat merasakan ada suara gemuruh yang mendekati mereka.
Jing Mi meminta Mo Huai untuk berdiri di belakangnya, dia lalu menarik pedang dan bersikap waspada.
Xiao Shuxiang mengeluarkan pedang dari Cincin Spasialnya, teman-temannya juga menarik pedang mereka.
!!
Suara gemuruh semakin mendekat, tiga api biru Xiao Shuxiang melesat ke depan. Jing Mi terkejut saat melihat badai pasir tebal menuju ke arah mereka dengan kecepatan yang tinggi.
Siu Yixin, Xiao Shuxiang, Lan Guan Zhi, dan Dai Chen secara bersamaan membentuk segel dengan Qi untuk menahan terpaan badai pasir.
Sebuah serangan melesat di saat badai pasir yang mereka tahan belum menghilang. Serangan tersebut datang bertubi-tubi bahkan semakin lama, semakin kuat.
Xiao Shuxiang meminta teman-temannya untuk bertahan, dia mengalirkan Qi pada pedangnya, menggunakan Pernapasan Angin dan langsung menerjang badai pasir tersebut sekaligus menangkis serangan yang datang.
Suara yang dihasilkan saat Xiao Shuxiang melesat sangat keras. Lima api biru miliknya berkumpul dan mengikuti dirinya.
"Serang dia," Xiao Shuxiang bisa merasakan ada orang dengan kemampuan tinggi berdiri jauh di depannya.
Dia memerintahkan kelima api birunya menyerang orang tersebut, sementara dirinya mengatasi badai pasir ini.
Jarak antara Xiao Shuxiang dan orang tersebut sekitar sepuluh meter, saat lima api biru miliknya melesat.. Orang tersebut langsung mengambil langkah mundur.
__ADS_1
Xiao Shuxiang mempercepat gerakannya, badai pasir yang tebal tidak menjadi penghalang dirinya untuk menemukan orang asing tersebut.
Xiao Shuxiang akhirnya bisa melihatnya dengan jelas, itu adalah seorang wanita dengan sebuah kipas besar di punggungnya. Dia di pancing masuk ke salah satu lorong gua yang lumayan luas.
Wanita tersebut berhenti berlari dan detik berikutnya dia menghilang lalu muncul tepat di depan Xiao Shuxiang.
SLAAASH!
Beruntung Xiao Shuxiang dapat melentingkan tubuhnya ke belakang hingga kepalanya tidak terkena tebasan wanita tersebut.
Dengan gerakan cepat, Xiao Shuxiang menggunakan tangannya sebagai penahan berat tubuh dan kedua kakinya dia gunakan menyerang kaki wanita itu.
Wanita ini terlihat berusia 23 Tahun, berambut pendek, pakaiannya berwarna merah darah dengan motif batang bambu, dia memakai topeng rubah berwarna merah hingga wajahnya tidak terlihat.
Tap
Sha Bao, pilar bawah yang menempati kursi kesembilan. Dia dapat bereaksi cepat dari serangan kaki Xiao Shuxiang.
Dengan kedua belati di tangannya, Sha Bao kembali menyerang Xiao Shuxiang. Pertarungan keduanya menghasilkan benturan keras dan angin kejut.
TRAANG!
TRAANG!
Tidak ada percakapan antara keduanya, Xiao Shuxiang begitu serius menyerang Sha Bao tanpa mengundurkan serangannya sedikit pun.
Dia yakin, wanita yang dilawannya belum mengeluarkan kekuatan aslinya, dan itu adalah kesempatan bagi Xiao Shuxiang untuk menyerang dengan serius.
TRAANG!
TRAANG!
Xiao Shuxiang menggertakkan giginya, wanita yang dia lawan belum juga memakai senjata di punggungnya meski telah terdesak.
"Meremehkanku adalah tindakan yang paling bodoh..!"
CRAASH!
Xiao Shuxiang menebas leher Sha Bao dari arah belakang, kepala wanita tersebut berputar di udara sebelum akhirnya terjatuh dan menggelinding di tanah.
Tidak sampai di situ, Xiao Shuxiang menebas kedua tangan, kaki, dan tubuh Sha Bao. Dia melakukannya dengan beberapa gerakan hingga tubuh Sha Bao terpotong-potong menjadi dua belas bagian.
"Hm.. Jadi kau.. Sang Bintang Penghancur itu..?"
!
Xiao Shuxiang langsung menoleh ke salah satu sudut atas gua, di bisa melihat Sha Bao berdiri tenang di atas sebuah batu tajam.
Sudah jelas bahwa Sha Bao tidak bisa dibunuh semudah itu, tubuh yang sudah tidak berbentuk karena ditebas Xiao Shuxiang hanyalah tubuh pengganti.
"Menggunakan manusia asli sebagai pengganti tubuhmu, sangat bagus." ada nada ejekan pada ucapan Xiao Shuxiang, dia memuji jurus Sha Bao yang sempurna tersebut.
"Xiao Shuxiang, kah? Forging Qi tingkat 11.. Dantian Berakar.. Hmp, sangat disayangkan.."
Xiao Shuxiang tersenyum tipis, dia mengalirkan Qi pada pedangnya dan langsung melesat menuju tempat Sha Bao.
TRAANG!
"Sangat disayangkan..? Kau ingin mengatakan aku lemah?"
TRAANG!
Xiao Shuxiang terus bertukar serangan dengan Sha Bao tanpa ada jeda sama sekali. Setiap gerakan Xiao Shuxiang terlalu liar dan sulit untuk ditebak.
Sha Bao sebenarnya adalah petarung jarak jauh, senjata utamanya adalah kipas besar yang ada di punggungnya.
Walau dirinya kesulitan menebak pola serangan Xiao Shuxiang, namun karena bantuan rekannya.. Dia bisa menangkis serangan pemuda ini.
TRAANG!
"Bagi kultivator, Forging Qi tingkat 11 hanya semut kecil dan begitu lemah untuk melawan dirimu. Tapi kau jangan pernah menganggap Xiao Shuxiang begitu..!"
BAAAM!
Sha Bao menghantam bebatuan tajam yang ada di dalam gua. Belum sempat dia berdiri, Xiao Shuxiang kembali menyerangnya dan memberikan banyak tebasan seperti sebelumnya.
"Caramu membunuh.. Tanpa ampun sama sekali.."
__ADS_1
!?
Xiao Shuxiang menendang keras kepala Sha Bao yang telah ditebasnya, "Wanita itu.. Menggunakan tubuh pengganti lagi.."
Sha Bao kali ini menggunakan kipas besarnya, di mana sebuah terjangan angin bercampur pasir tebal melesat cepat ke arah Xiao Shuxiang.
Di tempat lain, Lan Guan Zhi dan lainnya masih menahan badai pasir serta menangkis serangan yang datang entah dari mana.
Beberapa kali badai pasir tersebut berhenti, namun seketika datang kembali dengan tekanan yang jauh lebih besar.
Dai Chen menggunakan sepuluh akar menjalar miliknya untuk melindungi Mo Huai dan pengawal Tianqi Mao yang tidak dapat bertarung.
Tepat saat Xiao Shuxiang berhasil memojokkan Sha Bao.. Badai yang menerjang Lan Guan Zhi dan teman-temannya berhenti. Mereka kemudian menyusul ke tempat Xiao Shuxiang berada.
TRAANG!
BAAM!
Lima api biru kecil Xiao Shuxiang menyerang Sha Bao ketika dirinya mengambil jarak. Dia benar-benar disudutkan dengan serangan jarak dekat dan jauh Xiao Shuxiang.
Butuh waktu dua menit bagi dirinya mengeluarkan badai pasir yang kuat. Dan waktu dua menit tersebut dimanfaatkan Xiao Shuxiang untuk menyerangnya habis-habisan.
"Sekarang siapa yang lemah, hah?!"
BAAAM!
Sha Bao menghantam dinding gua kembali, dia terbatuk darah dan berusaha berdiri namun Xiao Shuxiang tidak memberikannya kesempatan.
CRAASH!
"Sekarang aku mengerti, ini bukan tubuh pengganti. Kau ternyata punya banyak nyawa, dan setiap kali terbunuh.. Kekuatanmu juga akan menurun.."
Xiao Shuxiang menoleh ke belakang, berada di jarak lima meter dari dirinya.. Sha Bao nampak berdiri dengan sebuah kipas besar di sampingnya.
".. aku benar, kan?"
Sha Bao mulai membuka topengnya, tubuhnya seorang wanita dewasa.. Tetapi wajahnya seperti anak berusia tujuh tahun.
Dia tersenyum lebar hingga merobek pipinya, dia memperlihatkan gigi bergerigi yang membuat Xiao Shuxiang berkedip beberapa kali.
"Ya ampun, Teknik Terlarang mengubahmu menjadi monster, padahal kau cantik, haiih.."
"Apa maksudmu, ini memang wajahku yang sebenarnya..!" Sha Bao kembali menyerang Xiao Shuxiang, kipas setinggi dadanya itu.. Kini dapat melesatkan ribuan jarum kecil.
Xiao Shuxiang menggunakan Pernapasan Angin untuk menangkis ribuan jarum Sha Bao.
Dia menerobos serangan Sha Bao dan memberikan luka sayatan dalam pada sisi kanan pinggangnya.
Tap
Sha Bao melompat naik ke salah satu batu tinggi, awalnya dia tersenyum karena melihat ada sekitar sepuluh jarum yang tertancap di badan Xiao Shuxiang.
Namun senyumnya memudar saat pemuda tersebut sama sekali tidak kesakitan bahkan masih dapat bergerak. Padahal jarum-jarum miliknya mengandung racun mematikan.
"Jadi racunnya tidak mempan..? Hm, ayo coba cara lain.."
Xiao Shuxiang baru akan melesat ke arah Shan Bao, namun mendadak seseorang muncul dari tanah dan menyerang tepat ke dada kirinya.
Xiao Shuxiang refleks melompat mundur, saat dirinya diudara.. Sebuah serangan ribuan benang datang dari arah belakang, atas, dan bawah tubuhnya.
Lan Guan Zhi yang baru saja tiba, langsung melompat ke arah Xiao Shuxiang untuk melindunginya. Namun keduanya malah terperangkap ke dalam ribuan benang yang membentuk kepompong besar ini.
"Tuan Muda Lan..!"
"Saudara Xiao..!"
Dai Chen dan Jing Mi terkejut, kedua teman mereka terlalu cepat dibungkus kepompong.
Lan Guan Zhi melepaskan pita dahinya yang langsung berubah menjadi besi berujung runcing, dia menggunakannya sebagai penahan agar benang tersebut tidak menyentuh dirinya maupun Xiao Shuxiang.
Xiao Shuxiang sebenarnya terkejut saat ada serangan dari dalam tanah yang melukai dada kirinya, dia tidak dapat merasakan kehadiran lawan selain Sha Bao.
Dia kembali dikejutkan dengan serangan ribuan benang halus yang membungkusnya bersama Lan Guan Zhi.
Untungnya Lan Guan Zhi bergerak cepat hingga benang lengket tersebut tidak menempel pada tubuh mereka.
"Tuan Muda Lan..!"
__ADS_1
"Saudara Xiao..!"
***