XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
325 - Su Zili


__ADS_3

BAAAM!


!!


Gadis yang mata dan hidungnya tertutup rambut poni tersebut terus menghindari serangan yang datang padanya. Dia beberapa kali menapak di atap rumah warga sebagai bentuk dari strateginya.


Mulanya dia menganggap serangan itu tidak akan berani menghantamnya karena dia menggunakan sandera pemilik rumah tersebut, namun nyatanya lesatan bagai kilat itu tetap saja mengarah padanya.


BAAAAM!


"Serangan ini ada, tapi di mana pelakunya?"


Gadis berusia 15 Tahun tersebut merupakan kultivator, namun dirinya juga menguasai satu dari enam unsur tenaga dalam. Tidak ada alasan khusus baginya membuat kekacauan di Kota Bulan Darah, dia melakukannya karena memang suka.


"Hmh.. Berani bermain-main denganku.. Kau tanggung akibatnya,"


Tap


Sambil terus menghindari lesatan tersebut, gadis berpakaian hijau tua dan bercampur hitam itu mulai kembali memainkan serulingnya. Dia rupanya dapat bermain indah walau dalam kondisi tubuh bergerak.


Tidak ada nada yang goyang kala dirinya melompat menghindari lesatan yang entah datang dari mana. Keahliannya dalam memainkan seruling bahkan lebih hebat dari Xiao Shuxiang.


BAAAAM!


!!


Suara itu datang lagi, warga dan para pendekar yang sebelumnya mengatur napas--kini kembali berteriak. Mereka merasa hampir gila karena suara musik ini memiliki tempo yang cepat, rasanya seakan organ dalam mereka diremukkan dan diaduk kuat.


!


Lan Guan Zhi kaget saat Xiao Shuxiang memuntahkan darah, temannya tersebut terpaksa berhenti memainkan Seruling Giok Putihnya.


"Shuxiang.."


"Lanjutkan Lan Zhi. Jangan berhenti," Xiao Shuxiang mencoba mengatur napasnya, dia memegang kuat serulingnya, terlihat tangannya sedikit gemetar.


Lan Guan Zhi tetap memetik Guqin, nada yang dihasilkan oleh alat musiknya seakan membaur dengan suara seruling milik lawan. Perlahan, Xiao Shuxiang kembali membantu Lan Guan Zhi.


Bocah Pengemis Gila yang masih terbaring sambil berpura-pura mengerang--dalam hati dirinya berdecak kesal. Dia kini menekan empat jari tangan kirinya dan menghasilkan retakan halus yang melesat ke tempat lawannya berada .


BLAAAAR!


Empat buah serangan melesat disertai suara gemuruh petir. Kekuatan yang dahsyat bahkan sampai bisa menghancurkan satu bangunan bertingkat dua dan mengubahnya menjadi kepingan kayu yang terbakar.


!!


Ling Qing Zhu terkejut dengan serangan yang tiba-tiba saja mendahuluinya menyerang lawan. Dia masih mendengar suara dengingan, namun itu tak lagi menghalanginya bergerak.


Permainan musik Xiao Shuxiang dan Lan Guan Zhi seakan menetralisir lagu pembawa kematian ini. Dengan tatapan mata yang tajam--dirinya melesat dan menyerang seorang gadis berpakaian hijau tua yang dilihatnya.


!!


Gadis dengan rambut poninya menutupi mata dan hidung itu terkejut, secara sigap dirinya menangkis serangan yang datang.


TRANG!


Serulingnya berbenturan kuat dengan pedang gadis berambut putih di depannya, serangan ini menciptakan percikan api dan angin kejut.


"Berani menggangguku.. Kau mati,"


!!


Ling Qing Zhu melompat ke belakang, dia berusaha menghindar saat tak sengaja melihat lawannya yang ternyata tak memiliki mata.


Tap


Kakinya menapak indah pada atap salah satu bangunan. Ling Qing Zhu bersikap waspada terhadap gadis di depannya.


Perlahan lawannya mulai menyingkap rambut poninya, gadis berpakaian hijau tua tersebut memiliki wajah yang putih bersih namun dua lubang besar berwarna hitam yang menggantikan mata indahnya nampak sangat mengerikan.


Bukan, itu bukanlah pengganti mata. Melainkan memang gadis tersebut tidak memilikinya. Jika diperhatikan lebih teliti--mata gadis ini pernah dicongkel keluar dan kulit sekeliling matanya pun tidak ada, dia benar-benar menyeramkan.


"Hidup hanyalah kematian, tidak seharusnya kau menghalangi jalanku.."


"Tindakanmu salah, berhentilah."

__ADS_1


Ling Qing Zhu tidak menyangka lawannya akan semenyeramkan ini, namun dirinya bukanlah gadis penakut. Dia sama sekali tak akan gentar bila menghadapi gadis di depannya.


!!


Empat buah serangan kembali melesat bersamaan dengan Ling Qing Zhu yang juga ikut menyerang.


!!


Gadis berpakaian hijau tua tersebut menghindari empat lesatan itu dan lalu menangkis serangan Ling Qing Zhu.


TRANG!


TRANG!


Pertarungan keduanya begitu cepat. Bila diperhatikan dengan kasat mata--mereka layaknya dua cahaya keperakan yang saling berbenturan hingga menciptakan percikan api.


TRANG!


Lawan Ling Qing Zhu bernama Su Zili, dia ahli memainkan seruling yang dapat memanggil para roh orang mati dan menjadikannya senjata.


TRANG!


Su Zili melentingkan tubuhnya, dia menangkis serangan Ling Qing Zhu dengan kakinya. Saat di udara--dirinya pun memainkan satu nada, tetapi memiliki dampak yang cukup besar.


!!


Asap tipis kehitaman seakan keluar dari tanah di Kota Bulan Darah, dan bersamaan dengan itu.. Suara mengerikan yang bukan berasal dari manusia juga ikut terdengar.


Bocah Pengemis Gila yang berada di tempat Xiao Shuxiang dan Lan Guan Zhi memutuskan untuk tak menyerang secara diam-diam lagi. Dia seakan menyerahkan semuanya pada kedua pemuda ini dan juga Ling Qing Zhu.


Para pendekar dan kultivator yang sebelumnya berteriak kesakitan kini nampak berusaha mengendalikan Qi di tubuh mereka yang terasa kacau. Sebagian rekan mereka terbaring di tanah sambil mengerang kesakitan, dan beberapa ada yang telah kehilangan nyawa.


"A-apa ini?!"


Salah satu pendekar tersentak kala melihat asap tipis kehitaman seakan keluar dari sela-sela kakinya. Meski bulan di langit berwarna semerah darah.. Namun cahayanya terang hingga bayangan para pendekar pun nampak begitu jelas.


Asap hitam itu dengan cepat membentuk tubuh manusia berwajah menyeramkan. Mereka ada di setiap tempat, termasuk di mana Xiao Shuxiang dan teman-temannya berada.


!!


Makhluk bertubuh manusia tersebut tidak memiliki kaki, mereka melayang dan dapat menembus apa saja, termasuk tubuh para pendekar.


Makhluk hitam itu dapat merasuki tubuh manusia dan mengendalikannya untuk melakukan kejahatan, mulai dari membunuh orang lain sampai membunuh diri sendiri.


Para kultivator dan pendekar yang ditugaskan menyelamatkan kota ini seakan tak mampu mencegah makhluk hitam tersebut memasuki tubuh mereka. Walau sudah banyak melakukan Pembersihan Iblis Hati, nyatanya makhluk ini masih dapat merasuki tubuh seseorang.


!!


Tidak hanya para kultivator dan pendekar yang merasakannya, tetapi juga warga yang mengikat diri di tempat tidur. Tubuh mereka dirasuki dan malah dipaksa untuk memberontak sampai tali atau tangan mereka sendiri yang terputus.


!!


Para makhluk hitam itu melesat ke arah Xiao Shuxiang, tetapi mereka seketika terpental sebelum menyentuh tubuh pemuda tersebut.


Karena permainan musik mereka.. Xiao Shuxiang dan Lan Guan Zhi tanpa sadar telah membuat segel pelindung dari makhluk yang ternyata adalah roh-roh jahat.


Ini adalah durasi terlama dari lagu 'Ketenangan' yang mereka mainkan. Keduanya bahkan larut dalam lagu tersebut dan itu membuat permainan mereka semakin baik.


Segel pelindung yang tercipta dari efek suara musik Xiao Shuxiang dan Lan Guan Zhi melingkupi bangunan penginapan tersebut. Yi Wen dan Xiao Lu tidak bisa didekati bahkan dirasuki oleh roh-roh jahat.


"Saatnya pembalasan Kakak Lu," Yi Wen menarik pedangnya dan melesat untuk menyerang satu makhluk hitam, namun rupanya makhluk itu tak bisa ditebas.


Bukan hanya Yi Wen, tetapi Xiao Lu juga demikian. Pedangnya seakan hanya menebas kabut asap tipis, namun serangan yang dia terima adalah nyata.


Craaash..!


!!


Xiao Lu melompat mundur kala mendapat serangan di bagian lengan. Dirinya lalu menghindari serangan makhluk yang terbuat dari asap tipis kehitaman itu.


"Sepertinya hanya mereka yang dapat melukai kita, ini akan berbahaya bila mereka tak segera dilenyapkan."


"Kau benar, kita harus melakukan sesuatu Kakak Lu,"


!!

__ADS_1


Yi Wen melompat mundur dan berusaha menghindari satu makhluk yang mengejarnya, tetapi dirinya seakan tidak dapat terlepas.


"Kalian mendekat kemari dan jangan menyerang lagi,"


Yi Wen dan Xiao Lu terkejut saat mendengar suara Xiao Shuxiang yang seakan menyuruh mereka beristirahat.


Xiao Shuxiang kembali meniup serulingnya. Setiap kali satu nada keluar.. Dia merasa kemampuannya memainkan seruling mengalami peningkatan.


Di tempat lain, Ling Qing Zhu terus bertukar serangan dengan Su Zili. Meski nampak dirinya yang unggul, namun sebenarnya Ling Qing Zhu-lah yang saat ini paling terdesak.


Dia harus menghindari roh-roh jahat itu merasuki dirinya sambil terus bertukar serangan dengan Su Zili.


TRANG!


"Kenapa kau lakukan ini?"


"Hmph, pertanyaan yang tak butuh jawaban."


Su Zili meningkatkan kecepatannya. Dia hanya memakai seruling sebagai senjata dan itu telah membuat beberapa sobekan pada pakaian Ling Qing Zhu. Dirinya bahkan mampu memberi sayatan di lengan kanan gadis berambut putih ini.


TRANG!


Ling Qing Zhu bertanya sekali lagi, namun lawannya memberinya jawaban yang lain. Rasanya cukup mengesalkan. Dia mulai meningkatkan kekuatannya dan bergerak lebih cepat dari biasanya.


TRANG!


Dari lima serangan, Su Zili hanya dapat menangkis tiga--sementara dua lainnya mengenai punggung dan menggores sedikit lehernya.


Bukannya meringis kesakitan, Su Zili malah mendengus. Dengan suara dingin dirinya berkata bahwa Ling Qing Zhu tidak akan bisa membunuhnya.


".. Kau hanyalah pendatang. Yang perlu dilakukan pendatang.. Hanya diam, mengikuti aturan, dan pergi dari sini."


Dua lubang mata di wajah Su Zili mengeluarkan semburan asap hitam yang ternyata beracun. Ling Qing Zhu melompat mundur namun responnya terlalu lambat.


!!


Saat dirasa asap tersebut menyelimuti dirinya.. Seketika itu juga sebuah tangan merangkul pinggang Ling Qing Zhu dan menariknya menjauh.


Tap


Seseorang menapak di atas sebuah bangunan, pakaian putihnya nampak dilambai-lambaikan angin. Orang tersebut tidak lain adalah Lan Guan Zhi, dia nampak membawa Guqin.


Dirinya tidak datang sendiri, melainkan bersama Xiao Shuxiang. Temannya itulah yang awalnya langsung melesat saat mereka sedang memainkan lagu 'Ketenangan'.


Xiao Shuxiang seakan tahu bahwa Ling Qing Zhu hampir dalam bahaya. Karenanya dia segera pergi dengan kecepatan tinggi menuju ke tengah kota dan syukurlah dirinya bisa datang tepat waktu.


".. Tapi tidak kusangka Qi yang kugunakan lumayan banyak terkuras," Xiao Shuxiang menatap Ling Qing Zhu dan menanyakan keadaan gadis cantik ini.


".. Aku tahu asap itu beracun, jadi apa kau baik-baik saja? Masih bisa bertarung atau tidak?"


"Mn,"


Ling Qing Zhu mengangguk singkat. Dia hanya sedikit menghirup racun tersebut, dirinya masih bisa mengatasi hal ini. Yang jauh lebih penting adalah mengapa Xiao Shuxiang dan Lan Guan Zhi menyusul kemari?


"Kalian pergilah, akan kuselesaikan ini,"


"Bagaimana mungkin kami membiarkanmu bertarung sendirian? Kau tidak bisa mengatasi semuanya seorang diri, jadi kami akan ikut membantu,"


Setelah berkata demikian--Xiao Shuxiang segera melesat dengan Seruling Giok Putih terayun bagai pedang. Benturan alat musiknya dengan milik lawan menciptakan suara yang keras.


Dalam satu tarikan napas, Xiao Shuxiang menyerang kembali dengan sebuah tendangan. Dia memutar serulingnya dan lagi-lagi saling bertukar serangan.


TRANG!


TRANG!


Xiao Shuxiang tidak mengeluarkan sepatah kata pun saat menyerang Su Zili, yang dia pikirkan saat ini adalah terus menyerang sampai lawannya tak sanggup lagi membalas serangannya.


TRANG!


Ling Qing Zhu tidak tinggal diam. Dirinya ikut melesat dan membantu Xiao Shuxiang menyerang Su Zili.


Mereka tak mengkhawatirkan roh-roh jahat di sekeliling mereka karena Lan Guan Zhi terus memainkan Guqin-nya. Permainan teman mereka tersebut membuat Xiao Shuxiang dan Ling Qing Zhu tidak akan dirasuki oleh makhluk hitam itu.


TRANG!

__ADS_1


Gerakan berpedang Ling Qing Zhu dan Xiao Shuxiang seakan menyatu. Kemungkinan dua orang ini tidak sadar mereka saling menutupi kekurangan dan melindungi satu sama lain.


***


__ADS_2