
"Hmm.. Lembut.."
Xiao Shuxiang sangat menyukai bantal besar lembutnya, pipinya dingin kala bersentuhan dengan bantal tersebut. Namun saat tangannya mengusap perlahan bantalnya akan terasa hangat dan empuk secara bersamaan, mirip saat dirinya menyentuh daging ayam.
?
Xiao Shuxiang mengerutkan kening, perasaan ini terlalu nyata untuk dianggap sebagai mimpi meremas daging ayam. Apalagi dia samar-samar mendengar suara aneh yang asing baginya.
!!
Xiao Shuxiang langsung membuka kedua matanya, dia terkejut saat melihat ada wanita cantik berpakaian terbuka tidur di sampingnya. Sontak dirinya terjatuh dari tempat tidur dengan punggung dan kepala membentur lantai.
Xiao Shuxiang merintih, dia mengusap-usap kepalanya dan mulai bangun untuk memastikan keaslian yang dilihatnya barusan.
"Bibi..!! Apa yang kau lakukan di kamarku..?!"
Yang tidur di samping Xiao Shuxiang rupanya adalah Lui Me Tian, Bibi Angkatnya sendiri. Demonic Beast tersebut menarik selimut dan menutupi bagian tubuh atasnya sambil memberi tatapan gadis polos tak berdosa ke arah Xiao Shuxiang.
"Perhatikan baik-baik ini kamar siapa..? Kau benar-benar tidak tahu malu, merangkak naik ke ranjangku dan mengambil keuntungan dariku.."
!!
Dahi Xiao Shuxiang berkedut, jelas-jelas dirinya tidur di kamarnya sendiri. Mana mungkin dirinya punya kebiasaan tidur berjalan, itu mustahil.
"Pasti kau yang melakukannya, Bibi! Dasar wanita mesum..!"
Suara Xiao Shuxiang sedikit gemetar, dia memeriksa pakaiannya yang ternyata masih lengkap. Samar-samar terlihat titik keringat di kening Xiao Shuxiang, perasaan terkejut bercampur gugup menyelimuti dirinya.
".. Aku tidak punya kebiasaan tidur berjalan. Kau yang sudah membawaku ke kamar ini, dasar tidak tahu malu..!"
"Hmm..? Kau lihat aku.. Wanita cantik dan lemah sepertiku mana sanggup mengangkatmu kemari.."
Lui Me Tian jelas sedang mempermainkan Xiao Shuxiang. Dia suka melihat wajah kesal keponakannya.
".. Jangan perlihatkan raut itu..? Harusnya aku yang marah padamu, kau sudah tidak sopan.."
Xiao Shuxiang mengepalkan erat kedua tangannya. Dia berusaha menahan amarah karena masih membutuhkan bantuan Lui Me Tian, namun dirinya tentu tidak terima dengan ucapan yang dilontarakan wanita ini. Benar-benar tidak terima..!
Xiao Shuxiang menghembuskan napas pelan dan menyeka keringat di dahinya, rasa aneh di tangan kirinya belum sepenuhnya hilang, pikirannya mengarah pada satu pertanyaan. Apa yang sebenarnya dia sentuh barusan?!
".. Tidak mungkin jika aku benar-benar menyentuh 'itu'. Mustahil..! Tapi.."
"Aku mendengarmu, loh? Kau begitu senang saat menyentuhnya, apa kau mau lagi..?"
!!
Kedua telinga merah Xiao Shuxiang memerah, dia membentak dan mengatai Lui Me Tian 'Bibi Yang Mesum'. Entah dimana harga diri wanita ini. Tidak ingin membuang waktu lama bersamanya, Xiao Shuxiang segera berjalan keluar dan meninggalkan kamar Lui Me Tian.
"Sifat wanita itu sama sekali tidak berubah, baik dulu maupun sekarang.."
Xiao Shuxiang menutup kasar pintu kamarnya, dia lengah hingga tanpa sadar Lui Me Tian berhasil membawanya pergi dari tempat tidurnya sendiri.
Harusnya sebelum bergelut dengan tempat tidurnya, dia meminta bantuan Wu Yu untuk selalu menjaganya dari Demonic Beast tersebut. Sekarang pasti pamannya sudah tidak di sini lagi.
".. Paman kemungkinan sudah pulang saat aku tertidur, haaah.. Sebaiknya kutunggu sampai besok baru mengatakan permintaanku pada Bibi,"
Xiao Shuxiang tidak lagi berniat tidur, dia duduk bersila di atas ranjangnya dan mulai memeriksa isi Cincin Spasialnya.
Wu Yu memang sudah pergi saat dirinya tertidur. Namun Demonic Beast tersebut tidak pulang ke Gunung Kaisar Hitam, melainkan mengunjungi Yan Xi Fan, penguasa dari wilayah Gunung Kaisar Putih.
Wu Yu memberitahukan kedatangan Xiao Shuxiang pada Demonic Beast berwujud naga putih tersebut. Diantara ketiga penguasa Gunung Kaisar, Yan Xi Fan adalah Demonic Beast yang paling kuat.
Yan Xi Fan memiliki wajah menawan, pembawaan yang tenang, dan aura seorang penguasa. Matanya berwarna kuning emas dengan rambut panjang terurai berwarna putih kebiruan.
Ada segel naga kecil terletak di tengah-tengah dahinya, ini merupakan segel yang menyimpan sebagian besar kekuatan Yan Xi Fan.
Dia adalah Demonic Beast yang mampu mengubah wujudnya menjadi manusia sempurna. Bahkan, andai Yan Xi Fan berada di dunia manusia maka tidak akan ada yang tahu dirinya adalah Demonic Beast.
Yan Xi Fan selalu memakai seragam berwarna putih, usianya terlihat seperti kultivator berusia 23 Tahun. Dirinya sangat membenci manusia karena menganggap makhluk tersebut lemah dan memiliki bau yang menjijikkan.
Sebelum kesembilan gerbang menghilang, para Demonic Beast di dunia ini pergi ke dunia manusia untuk berburu. Mereka menangkap dan membawa manusia tersebut agar bisa dijadikan hewan ternak.
Manusia yang beruntung dapat bekerja sebagai pelayan atau bahkan dijadikan selir para Demonic Beast majikan mereka.
Banyak peternakan manusia di tempat ini, mereka seperti makanan pokok bagi Demonic Beast. Jadi, sudah bukan hal yang biasa bila di atas meja makan terdapat potongan tangan dan kepala manusia.
Selain memakan daging manusia, para Demonic Beast juga suka memakan sesamanya. Dunia tempat tinggal Xiao Shuxiang selama tiga hari ini merupakan bukti nyata dari sebuah dunia yang rusak.
__ADS_1
Yan Xi Fan menganggap manusia menjijikkan adalah karena tidak banyak dari daging makhluk tersebut yang bisa memuaskannya. Selera seekor Naga Suci sangat jauh berbeda dengan hewan lainnya.
Satu-satunya manusia yang dia akui adalah Xiao Shuxiang. Darahnya begitu langka dan sangat berkualitas, dia memutuskan mengangkat manusia tersebut sebagai keponakan demi mendapatkan darahnya.
Mendengar bahkan makanannya sudah kembali tentu membuat Yan Xi Fan senang, walau raut wajahnya masih begitu tenang.
Dia menerima ajakan Wu Yu yang memintanya menemui Xiao Shuxiang di wilayah Gunung Kaisar Merah. Keduanya berangkat dan tiba keesokan harinya.
Tuk
Tuk
?!
Xiao Shuxiang menatap ke arah pintu saat mendengar suara ketukan. Salah satu pelayan Lui Me Tian meminta izin masuk ke dalam kamarnya.
Dia mengizinkan. Tanpa bergerak atau menukar posisi duduk bersilanya, Xiao Shuxiang menatap tiga orang pelayan wanita yang membawa pakaian ganti serta menyiapkan semua perlengkapan mandi untuknya.
Salah satu pelayan menghampiri Xiao Shuxiang dan mengatakan akan membantu dirinya membersihkan diri, namun Xiao Shuxiang menolak. Dia dapat melakukannya tanpa dibantu sama sekali.
".. Kalian boleh pergi sekarang,"
"Baik, Tuan Muda."
Saat ketiga pelayan hendak melangkah pergi, Xiao Shuxiang kembali memanggil mereka. Dengan setengah berbisik, dirinya meminta ketiga wanita ini untuk berjaga di luar dan memberitahukan dirinya jika Lui Me Tian datang.
Ketiga pelayan ini mengangguk pelan, mereka berkata akan berusaha meskipun tidak yakin dapat menghentikan majikan mereka.
"Terima kasih, sekarang kalian boleh keluar. Ingat, jaga di depan pintu,"
"Baik,"
Ketiga pelayan menjawab secara bersamaan dan segera melaksanakan seperti permintaan Xiao Shuxiang.
Xiao Shuxiang sendiri berusaha untuk membersihkan dirinya tanpa memakan waktu lama. Dia mencemaskan keperjakaannya yang bisa saja terenggut oleh bibi angkat gilanya itu.
Bersamaan dengan saat Xiao Shuxiang memakai pakaian gantinya, Lui Me Tian langsung membuka pintu tanpa mengatakan apapun.
!!
Tiga orang pelayan yang sebelumnya dimintai tolong oleh Xiao Shuxiang sekarang terbaring pingsan di lantai. Demonic Beast ini sangat lihai menyembunyikan hawa keberadaannya.
Xiao Shuxiang dalam hati menghembuskan napas lega, untung celananya sudah terpasang hingga Lui Me Tian hanya melihat tubuh bagian atasnya saja.
Lui Me Tian sama sekali tidak peduli dengan protesan Xiao Shuxiang. Dia terlalu kagum dengan bentuk tubuh keponakannya.
"Hm?!"
Lui Me Tian tersentak saat tiba-tiba saja melihat lukisan seekor Phoenix Api di punggung Xiao Shuxiang. Hewan tersebut nampak bergerak dan perlahan menghilang.
".. Xiao'Er dulu tidak memiliki itu di punggungnya, apa saja yang sudah dilakukan anak ini..?"
Lui Me Tian memperhatikan Xiao Shuxiang dari atas sampai bawah. Bila sedang diam, keponakannya sangat mirip dengan suaminya yang telah tiada.
".. Suara dan cara berjalan mereka juga sama, tapi Xiao'Er lebih ekspresif. Ayo ikut aku, ada tamu untukmu.."
Lui Me Tian mengajak Xiao Shuxiang ke salah satu ruangan yang di dalamnya sudah menunggu Wu Yu dan Yan Xi Fan.
!!
Xiao Shuxiang senang bisa bertemu dengan Wu Yu, namun dia sedikit gugup dan agak canggung kala melihat Yan Xi Fan. Dia tidak bisa menghadapi seseorang yang selalu berwajah serius nan dingin, rasanya pasti akan canggung.
"La-Lama tidak berjumpa, Paman.." Xiao Shuxiang berusaha menyapa Yan Xi Fan seadanya, kegugupan begitu nampak di wajahnya.
Yan Xi Fan hanya menggumam sebagai jawaban, dia tidak menyangka keponakan angkatnya bisa sampai begitu lemah.
".. Dantian Berakar..? Hmph, apa-apaan itu..? Wu Yu tidak memberitahuku apapun soal ini, benar-benar kejutan."
Saat Xiao Shuxiang mulai duduk, dirinya segera dilempari pertanyaan oleh Yan Xi Fan disertai hinaan dan perkataan merendahkan khas Demonic Beast yang benci manusia.
".. Aku tidak menyukai keponakan yang lemah. Posisimu dapat berubah menjadi hewan ternak jika kau juga tak mampu memuaskanku,"
Yan Xi Fan meletakkan cawan giok putih berukuran sedang di atas meja, dimana Xiao Shuxiang tahu betul Demonic Beast ini sedang menyuruhnya mengisi cawan tersebut dengan darahnya.
"Paman, bicaramu keterlaluan tapi aku menyukainya. Sama sepertimu, Xiao Shuxiang juga tidak ingin memiliki seorang paman angkat yang lemah.." Xiao Shuxiang mengeluarkan satu pot Arak Kaisar Naga berukuran sedang di dalam Cincin Spasialnya.
Saat penutup pot Arak dibuka, aroma harum yang menenangkan langsung menyebar dan memenuhi seisi ruangan. Xiao Shuxiang menuangkan arak miliknya ke dalam cawan Yan Xi Fan sambil memberi nasehat agar Demonic Beast tersebut berhenti meminum darahnya.
__ADS_1
".. Aku sebenarnya tidak keberatan sama sekali, tetapi darahku terlalu istimewa. Kau bisa kehilangan semua kekuatanmu dan mati jika terus meminumnya.."
Wu Yu dan Lui Me Tian berusaha tetap tenang dengan rasa menggoda ini. Keduanya sama sekali tidak menduga Xiao Shuxiang membawa barang yang begitu bagus, harusnya dari kemarin pemuda ini mengeluarkannya, sungguh Bocah kurang ajar..!
Sekarang, Wu Yu dan Lui Me Tian hanya bisa diam sambil melihat Yan Xi Fan mencoba arak yang dituangkan Xiao Shuxiang tadi.
Yan Xi Fan menutup matanya saat meminum arak yang dituangkan Xiao Shuxiang pada cawan giok putihnya, jelas dia sangat menikmatinya.
"Namanya Arak Kaisar Naga, itu arak paling berharga yang tidak akan bisa Paman dapatkan di dunia ini. Terbuat dari tanaman-tanaman langka berusia sangat tua, harganya sangat mahal.."
Xiao Shuxiang mengeluarkan dua cawan berukuran kecil, mengisinya, lalu memberikan cawan tersebut pada Wu Yu dan Lui Me Tian.
Rasa arak ini sangat berbeda daripada arak yang biasa mereka minum. Efek Arak Kaisar Naga bahkan langsung terasa saat menyentuh lambung ketiganya.
Kepala dan seluruh tubuh mereka seperti dibersihkan, terasa ringan, seakan beban terangkat dari pundak ketiganya.
Bukan hanya itu, efek arak ini meningkatkan kemampuan mereka, menyembuhkan penyakit luar dan dalam, termasuk membersihkan Demonic Core ketiganya dari racun endapan latihan peningkatan kekuatan mereka meski tidak banyak, sebab ini pertama kali mereka mengkonsumsi Arak Kaisar Naga.
Namun efek arak ini sudah sangat mengagumkan. Yan Xi Fan juga menyukai arak tersebut karena sesuai dengan khasiatnya. Dia yakin, ini hanya sebagian kecil dari efek arak yang dibawa keponakannya tersebut.
Dirinya mulai mengatakan permintaannya yang menginginkan lima jenis petir untuk mengurangi akar pada Dantiannya.
".. Aku sudah memakan mutiara roh yang di dalamnya terdapat petir. Namun itu masih sangat lemah. Xiao Shuxiang butuh petir yang kuat. Kuharap Paman mau membantu,"
Lima Jenis Petir berada di tempat yang berbeda-beda. Xiao Shuxiang memang hanya mengantarkan nyawa bila nekat pergi ke sana.
".. Aku mencium bau tanaman herbal yang samar-samar pada tubuhmu. Apa saja yang telah kau lakukan?"
Xiao Shuxiang menjawab pertanyaan Yan Xi Fan dengan mengatakan dirinya belajar Alkemis, bakat ini seperti penolong tambahan baginya yang memiliki Dantian Berakar.
".. Aku sebenarnya sedang membuat pil yang mampu mengurangi akar dantianku, tapi belum cukup. Pada akhirnya, aku memang harus mengolah cahaya matahari dan lima jenis petir.."
Wu Yu meminta Xiao Shuxiang agar tidak perlu khawatir, dirinya akan pergi mencari petir yang diinginkan keponakannya tersebut.
"Yaah, jika kau memang menginginkannya. Aku juga akan membantu,"
Xiao Shuxiang tersenyum ramah dan mengucapkan terima kasih pada Lui Me Tian. Dia sudah memperkirakan akan dibantu oleh Wu Yu dan Lui Me Tian sebelumnya, jadi dia tidak terlalu terkesan.
"Hmph, kau tidak akan bisa melakukan apapun dengan kemampuanmu yang sekarang. Sudah seharusnya kau mengibaskan ekormu dan memohon.."
Yan Xi Fan berdiri dan mulai berjalan pergi, dia menyuruh Xiao Shuxiang duduk dan menunggu dirinya kembali.
Xiao Shuxiang menghembuskan napas pelan, dirinya tidak pernah memohon dengan siapapun, termasuk pada Demonic Beast ini.
".. Perkataannya lumayan menyakitkan, tapi tidak akan terpengaruh. Seekor Naga Suci sudah seharusnya bersikap angkuh seperti ini, Xiao Shuxiang belajar banyak darimu Paman.."
Xiao Shuxiang berusaha menahan senyumnya. Dia baru memperlihatkan senyuman lebarnya saat Wu Yu dan Lui Me Tian juga mulai menyusul Yan Xi Fan.
Rencana berhasil. Mereka bertiga adalah penguasa tiga wilayah Gunung Kaisar, Demonic Beast yang berpengaruh besar di dunia ini. Entah mereka sadar atau tidak, tapi sekarang ketiganya menuruti keinginan Xiao Shuxiang.
".. Hmm.. Manusia rendahan, huh? Kalian baru saja diperintah oleh manusia yang kalian anggap rendah. Hmph, Aku sangat ingin tertawa keras sekarang.."
Xiao Shuxiang menuangkan Arak Kaisar Naga pada cawan milik Yan Xi Fan dan mulai meminumnya sambil berdecak kagum. Dia memuji ketenangan dirinya yang begitu luar biasa.
Padahal dahulu, setiap perkataan Yan Xi Fan pasti selalu membuatnya tak bisa mengontrol amarah. Sekarang Xiao Shuxiang sudah pandai menguasai emosinya.
".. 'Penghinaan bisa membuat seseorang berkembang', aku rasa ungkapan itu cocok untuk masuk ke dalam daftar pelajaran Sekte Kupu-Kupu,"
Xiao Shuxiang tertawa saat membayangkan wajah kesal murid-murid Sekte Kupu-Kupu nantinya. Dia akan memberi pelajaran paling berharga untuk perkembangan saudara seperguruannya itu.
Saat Xiao Shuxiang sedang duduk tenang menikmati Arak Kaisar Naga buatannya.. Yan Xi Fan, Wu Yu, dan Lui Me Tian melesat begitu cepat ke tiga arah. Mereka menuju ke tempat di mana petir terkuat berada.
Ini adalah hari kedua Xiao Shuxiang di Dunia Demon dan besok adalah hari ketiganya sekaligus waktunya dia pulang.
".. Aku yakin mereka tidak akan membuatku menunggu lama.."
Xiao Shuxiang kembali meminum Arak Kaisar Naga, namun detik itu juga dirinya tersedak sebab dikejutkan dengan suara debaman yang sangat keras.
!!
Xiao Shuxiang terbatuk, dia mengusap-usap pelan dadanya. Terdengar suara debaman dan teriakan lagi, kali ini lebih keras dari yang sebelumnya.
"Haiish, kenapa harus ada serangan di saat seperti ini..?! Tepat waktu sekali, seakan telah direncanakan..!"
Xiao Shuxiang berjalan keluar, dia berharap musuh yang datang menyerang tidaklah sulit dihadapi. Apalagi ketiga penguasa wilayah sedang pergi dan dirinya tak terlalu mengenal siapa tangan kanan paman dan bibi angkatnya.
Semoga saja hanya wilayah Gunung Kaisar Merah yang di serang, dia tidak mungkin bisa melindungi tiga wilayah sekaligus dalam sekali waktu. Tempat ini terlalu luas untuknya berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain, dan lagi dia tidak pernah meletakkan segel penandanya.
__ADS_1
***