XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
316 - Ling Chu Zhen


__ADS_3

Xiao Shuxiang yang sudah membersihkan diri sekaligus berganti pakaian dengan yang lebih bersih.. Nampak berjalan keluar dari kamarnya.


Dia ingin menikmati udara segar sekaligus mencari makan sebelum memulai perjalanan ke tempat di mana Gerbang Dunia Keenam berada.


Xiao Shuxiang tetap berpakaian hitam, namun kali ini dengan sabuk pinggang berwarna putih. Pita yang mengikat rambut panjangnya pun berwarna putih, nampak dimain-mainkan oleh angin sejuk.


Saat sedang berjalan-jalan.. Xiao Shuxiang melihat beberapa pelayan wanita Sekte Pagoda Langit, mereka terlihat sibuk mengurus sesuatu, beberapa yang berpapasan dengannya langsung menunduk memberi hormat.


Xiao Shuxiang baru memperhatikan dengan jelas.. Ternyata kediaman tempat dirinya tinggal benar-benar luas. Terdapat taman kecil di tempat ini, satu pohon wisteria berbunga putih, dan sebuah kolam ikan yang cukup besar.


?


Pandangan matanya lalu mengarah pada seseorang yang nampak berdiri di tepi kolam dan terlihat sedang memberi makan ikan. Dilihat dari atas ke bawah.. Orang itu tidak diragukan lagi adalah Ling Qing Zhu.


Gadis cantik bercadar kain tipis tersebut nampak memakai seragam berlengan panjang dengan warna merah bunga. Bagian kedua pundaknya sedikit terbuka hingga memperlihatkan kulit tubuhnya yang seputih giok.


Rambut panjang nan terurai indah berwarna putih itu nampak berkilau diterpa cahaya matahari pagi. Ling Qing Zhu sepertinya terlalu serius memberi makan ikan peliharaannya sampai tak menyadari sedang diperhatikan oleh Xiao Shuxiang.


Sambil mengusap-usap dagunya, Xiao Shuxiang mulai bergumam. "Mm.. Kalau dilihat-lihat.. Dia sebenarnya cantik juga, tapi jika melihatnya berdiri di pinggir kolam seperti itu.. Rasanya membuatku ingin mengerjainya.."


Sebuah senyuman terlukis di wajah pemuda berpakaian hitam tersebut, kedua alisnya naik turun dan dia mulai menahan tawa.


Kalau ingin di pikirkan, Xiao Shuxiang sudah lupa kapan terakhir kali dia menindas Ling Qing Zhu. Ini jelas kesempatan yang tidak mungkin dilewatkannya.


Dia mulai mengambil langkah pertama, bersamaan saat dirinya menghilangkan hawa keberadaannya hingga Ling Qing Zhu tidak akan menyadari sedang ditargetkan.


Perlahan, Xiao Shuxiang semakin mendekat. Dia sudah bisa membayangkan akan menertawai gadis berambut putih tersebut bila rencananya ini berhasil.


Ketika dirinya telah berdiri di belakang Ling Qing Zhu dan mulai akan mengagetkan gadis cantik ini.. Seketika sesuatu melompat dari arah belakang.


Nyan!


!!


Ling Qing Zhu terkejut dan segera berbalik, bertepatam saat Xiao Shuxiang malah terdorong ke depan akibat dikagetkan oleh Harimau Bulan yang tiba-tiba melompat ke kepunggungnya.


Untung saja dalam waktu sepersekian detik, tangan Ling Qing Zhu ditarik seseorang hingga tidak jatuh ke kolam dengan posisi ditabrak dari depan oleh Xiao Shuxiang.


Ling Qing Zhu menubruk pelan dada bidang orang yang menariknya, aroma khas cendana langsung memenuhi penciumannya. Saat tatapan matanya mendongak sedikit, dia jadi tahu bahwa orang yang menariknya adalah Lan Guan Zhi.


Sementara itu, Xiao Shuxiang sendiri tercebur ke dalam kolam bersama Lan Xiao. Dia membuat ikan-ikan menjadi riuh dan jelas membuat terkejut Jing Mi, Hou Yong, serta Bocah Pengemis Gila yang secara tak sengaja menyaksikan kejadian langka tersebut.


!!


"Saudara Xiao..?!"


Jing Mi dan Hou Yong segera berlari menuju kolam, keduanya tidak bisa menyembunyikan keterkejutan mereka sekaligus niatan untuk menertawai tingkah saudara mereka ini.


"Pfft.. Ha ha ha.. Saudara Xiao..?! Apa kau belum mandi?! Kau baru bangun tidur ya?"


"Saudara Jing, dia sepertinya ingin mandi dengan nuansa baru. Berendam bersama ikan.. Ha ha ha," Hou Yong memegang perutnya saat tertawa, jika saudara seperguruannya menyaksikan ini.. Mereka pasti akan ikut menertawai Xiao Shuxiang.


Lihat saja, seseorang yang dikenal sebagai Koki Alkemis sekaligus Sang Bintang Pelindung, dia yang diakui sebagai Penyelamat Benua Timur malah tercebur ke dalam kolam ikan dengan begitu mudahnya.


"Astaga.. Perutku sakit.. Ha ha ha, ini akan jadi berita besar..!" Jing Mi dan Hou Yong yang paling serius tertawa, tingkah keduanya membuat beberapa pelayan yang berjalan ikut tertawa kecil, sebagian nampak tersenyum karena melihat betapa bahagianya Jing Mi dan Hou Yong.


Sementara itu, Ling Qing Zhu sendiri belum tahu apa yang sebenarnya terjadi. Tubuhnya juga masih begitu dekat dengan Lan Guan Zhi, bahkan pegangan pada tangannya belum dilepaskan.


Untuk Lan Guan Zhi, perhatiannya tidak berada pada gadis cantik di dekatnya. Dia hanya melihat ke arah kolam, di mana Xiao Shuxiang sedang diusap-usap oleh Lan Xiao menggunakan hidungnya. Harimau Bulan tersebut berada dalam ukuran seekor harimau dewasa.


Nyan! Rrrr..


Lan Guan Zhi menghembuskan napas pelan dan kemudian menggeleng. Untung saja dia tadi melihat gerak-gerik temannya yang mencurigakan hingga begitu tepat waktu menolong Ling Qing Zhu.


"Memalukan,"


Nyan~


Xiao Shuxiang tidak mendengar ucapan Lan Guan Zhi, telinganya dipenuhi dengan suara riak air karena ikan-ikan ini serta suara dari Lan Xiao. Apalagi tawa keras kedua saudaranya benar-benar menganggu.


Jing Mi yang masih tertawa tidak menyadari niat buruk Hou Yong padanya. Pemuda bertubuh pendek tersebut perlahan mencari posisi yang aman dan seketika mendorongnya ke dalam kolam.


!!


Jing Mi terlambat menghindar hingga dia malah bernasib sama dengan Xiao Shuxiang. Beberapa ikan kecil bahkan tak sengaja masuk ke dalam mulutnya.


Sialnya, ketika Hou Yong mendorong Saudaranya.. Dia malah tersandung kakinya sendiri dan ikut jatuh ke dalam kolam. Sekarang malah Bocah Pengemis Gila yang tertawa geli menyaksikan ini.

__ADS_1


Kolam ikan tersebut memiliki kedalaman kurang lebih satu meter, terdapat bebatuan kecil di pinggir kolam dan tanaman bunga-bunga kecil pada beberapa tempat.


Tidak terhitung berapa banyak jumlah ikan di kolam ini, namun yang jelas.. Mereka memiliki warna dan ukuran yang berbeda-beda. Satu hal yang pasti, kolam ikan ini adalah kesukaan ayah Ling Qing Zhu.


Nyan~


"Lan Xiao, berhenti.."


Xiao Shuxiang berusaha menghentikan tingkah Harimau Bulan. Lan Xiao terlihat senang mandi di kolam ikan, dia sesekali melompat ke arah Jing Mi, Hou Yong, dan kembali pada induknya, Xiao Shuxiang.


"Saudara Hou, ini semua ulahmu, kan? Kau yang mendorongku,"


Jing Mi melompati Hou Yong dan keduanya malah berakhir bergulat di kolam ikan. Xiao Shuxiang yang kesulitan mengendalikan Lan Xiao malah diikut-ikutkan dalam pergulatan mereka.


"Tung-, apa-apaan ini?! Hei, kalian berdua-"


Ucapan Xiao Shuxiang seakan tidak diindahkan. Dia malah ditarik dalam pergulatan Jing Mi dan Hou Yong. Sementara Lan Xiao terlihat senang karena bisa mandi bersama banyak ikan dan juga teman-temannya.


Lan Guan Zhi merasa ini mulai berlebihan, apalagi Ling Qing Zhu nampak syok karena banyak ikan kesayangannya yang mati.


Lan Guan Zhi baru melepaskan pegangan tangannya, dia berjalan sedikit ke pinggir kolam dan dengan hati-hati berjongkok, dia meminta Xiao Shuxiang mengulurkan tangan. Kasihan temannya itu yang seakan terperangkap dalam pergulatan Jing Mi dengan Hou Yong.


".. Shuxiang,"


Tangan Xiao Shuxiang mulai terulur, hampir bersentuhan dengan tangan kanan Lan Guan Zhi. Namun semakin dekat, dirinya malah ditarik dalam pergulatan kembali.


Lan Xiao yang melihat Lan Guan Zhi berjongkok sambil tangannya terus terulur merasa bahwa induknya itu ingin ikut bergabung. Segera dirinya melompat dan menarik Lan Guan Zhi untuk ikut mandi bersama ikan-ikan.


!!


Kejadian ini jelas mengejutkan, termasuk bagi Bocah Pengemis Gila. Dia malah semakin tertawa karena menemukan hiburan baru yang jelas tidak terduga. Berbeda dengan Ling Qing Zhu yang semakin khawatir dengan keselamatan ikan-ikan miliknya.


Nyawrr nyan~


Ling Qing Zhu mencengkeram sedikit pakaiannya, meski wajahnya tetap tenang, namun tidak begitu dengan tatapan matanya. Dia seakan ingin menangis melihat kondisi kolam ikannya sekarang ini.


Tatapan matanya lalu mengarah pada dua orang pria berpakaian serba putih, itu tidak lain adalah Ayah dan Kakaknya. Segera dirinya berlari ke arah mereka.


Di jarak yang cukup jauh, Bocah Pengemis Gila memperhatikan Ling Qing Zhu, dirinya sedikit tersentak kala melihat Ling Chu Zhen, Grand Elder Sekte Pagoda Langit.


"Waah, sepertinya ini akan menarik.."


Ling Chu Zhen sendiri nampak berbincang-bincang dengan putranya, dari perbincangan tersebut dirinya mulai tahu bahwa 'Wali Pelindung' yang selama ini ditunggu sudah datang, tetapi sekarang sedang melakukan misi dan akan kembali kemari.


Ling Lang Tian sepertinya belum tahu bahwa Xiao Shuxiang dan Lan Guan Zhi sudah pulang sejak semalam. Itu memang wajar karena dia terlalu fokus mengurus banyak hal sekaligus sesekali mengunjungi ayahnya.


Seorang pelayan nampak berjalan mendekati Ling Chu Zhen dan Ling Lang Tian. Dengan hati-hati dia meminta maaf karena telah menganggu, ".. Ada orang di gerbang utama yang ingin bertemu dengan Anda, Tuan Muda. Beliau mengatakan ini sesuatu yang penting,"


Ling Lang Tian mengangguk, dia lalu berpamitan pada ayahnya dan kemudian mengikuti langkah pelayan tersebut.


Bersamaan saat putranya pergi.. Ling Qing Zhu datang dengan tergesa-gesa hingga membuat Ling Chu Zhen keheranan. Belum sempat dia bertanya, putrinya ini langsung memegang tangan kanannya dan menariknya untuk ikut.


?!


Ini jelas membuat Ling Chu Zhen terkejut, putrinya tidak pernah bersikap seperti ini sebelumnya. Namun, dirinya lebih memilih untuk mengikuti apa yang diinginkan putri kesayangannya.


Saat berada di tempat perkara, Ling Chu Zhen seperti mendengar sambaran petir di pagi yang cerah. Kolam ikan yang sudah lama dia rawat dengan penuh kehati-hatian malah terlihat kacau balau dengan empat orang di dalamnya, apalagi ada seekor harimau yang turut bergabung.


"I-ini.."


Mata Ling Chu Zhen terbelalak ketika dia mengetahui salah satu orang adalah Lang Guan Zhi, sosok yang jelas-jelas adalah tamu istimewanya di Sekte ini.


"A-apa Yang Kalian Lakukan?!"


Ling Chu Zhen tidak terlalu keras bersuara, namun dia mengeluarkan Aura Pendekarnya hingga menghentikan pergulatan Jing Mi, Hou Yong, Xiao Shuxiang, dan Lan Guan Zhi.


!!


Mata keempat pemuda yang dalam pakaian basah kuyup bertemu pandang dengan mata Ling Chu Zhen. Harimau Bulan sendiri juga nampak terdiam, di mulutnya nampak bergerak ekor ikan berwarna kuning keemasan.


Bocah Pengemis Gila yang memperhatikan dari kejauhan malah yang penuh ekspresif, mulutnya seakan membentuk huruf 'o', namun di tutupi sedikit dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya memeluk tongkat bambunya.


*


*


Xiao Shuxiang berlutut, tangan kanannya menarik telinga Jing Mi, sementara tangan kirinya menarik telinga Hou Yong. Kedua teman yang berlutut di sampingnya juga melakukan hal yang sama pada telinganya.

__ADS_1


Ketiganya berada dalam pakaian yang basah kuyup, saat ini mereka telah keluar dari kolam ikan dan sedang mendapat ceramahan panjang dari Ling Chu Zhen.


".. Tuan Muda Jing dan Tuan Muda Hou selama ini tidak pernah membuat masalah. Tetapi semenjak ada kau.."


Ling Chu Zhen merasakan kepalanya berdenyut saat memperhatikan pemuda berpakaian hitam yang tak lain adalah Xiao Shuxiang.


Dia memang mendengar dari kedua anaknya, Lan Guan Zhi, dan Xiao Lu bahwa orang yang adalah 'Wali Pelindung' putrinya merupakan seseorang yang suka membuat onar.


Awalnya dia menganggap itu hal yang biasa dan seiring berjalannya waktu.. 'Wali Pelindung' putrinya pasti akan menjadi pemuda yang dewasa. Namun tidak disangka malah ini yang dia dapatkan.


"Calon Ayah Mertua, aku ingin protes. Kenapa hanya kami bertiga yang disuruh berlutut dan diperlakukan seperti ini? Harusnya Lan Zhi dan Lan Xiao juga ikut, mereka turut masuk ke dalam kolam,"


Xiao Shuxiang menatap Lan Guan Zhi yang saat ini berdiri dengan pakaian kering berwarna putih. Temannya tersebut memang diperlakukan begitu baik oleh Ling Chu Zhen, tidak seperti dirinya.


Lan Xiao juga demikian, bulu-bulunya terlihat sudah kering. Dia duduk tenang di samping Lan Guan Zhi sambil sesekali menjilat salah satu kaki depannya.


Xiao Shuxiang, "Ini tidak adil. Harusnya telinga mereka juga ikut ditarik, tetapi kenapa hanya kami?"


"Benar, harusnya bukan hanya kalian.. Tetapi kau seorang diri."


Ling Chu Zhen meminta Jing Mi dan Hou Yong berdiri, ucapannya membuat Xiao Shuxiang tersentak. Dia menarik keras telinga kedua saudaranya agar Jing Mi dan Hou Yong tidak meninggalkannya.


!!


"Saudara Xiao..! Telingakuu..!"


Jing Mi dan Hou Yong merintih, keduanya ikut membalas dengan menarik telinga Xiao Shuxiang. Jadilah ketiganya kembali mendapat ceramahan dari Ling Chu Zhen.


Di antara mereka.. Terlihat Hu Li dan Xiao Qing Yan. Tidak hanya keduanya, tetapi Xiao Lu dan Yi Wen juga ada. Mereka mendengar kabar ini dari seorang pelayan.


Sangat disayangkan Yi Wen tidak menyaksikan secara langsung pergulatan di dalam kolam ikan. "Haiih.. Kalau saja aku tidak terlambat, aku juga pasti akan bergabung dengan Saudara Xiao. Kapan lagi aku bisa mandi bersamanya.."


Xiao Lu mencubit keras lengan gadi berambut sepanjang leher di sampingnya. Dia menegur Yi Wen dan memperingatkan saudaranya untuk tidak ikut-ikutan dengan tingkah adiknya.


Bocah Pengemis Gila sendiri masih berada di tempat yang sedikit jauh dari Ling Chu Zhen dan lainnya, namun dirinya terus memperhatikan bagaimana Xiao Shuxiang mulai diomeli habis-habisan.


".. Biasanya pembuat masalah akan mendapat hukuman cambuk, tetapi itu sepertinya terlalu ringan bagimu.."


Meski Xiao Shuxiang berlutut bersama Jing Mi dan Hou Yong, namun seakan semua ceramahan dan omelan Ling Chu Zhen hanyalah mengarah padanya.


Dia bahkan dapat mendengar gumaman pria berambut putih panjang di depannya ini yang mengatakan bahwa namanya ingin dicoret dari daftar menantu.


Xiao Lu, "Paman Ling tidak perlu sungkan. Paman beri saja hukuman paling berat untuk Xiao'Er. Sebagai Kakaknya, aku dengan senang hati mendukung keputusan Paman,"


Kapan lagi Xiao Lu memberi pelajaran pada adiknya kalau bukan sekarang. Baginya Xiao Shuxiang sudah terlalu nakal dan harus dijinakkan, hukuman cambuk seribu kali pun masih ringan untuk orang seperti adiknya ini.


Setelah mendapat persetujuan dari kakak kandung Xiao Shuxiang.. Ling Chu Zhen mulai akan menyebut hukuman yang pantas bagi pemuda di depannya ini.


Hanya saja, sebelum dia bersuara.. Putranya, yakni Ling Lang Tian datang dan membawa kabar bahwa lima orang Pendekar mengajukan tantangan untuk 'Wali Pelindung'.


".. Dari senjata yang dibawa mereka.. Itu adalah pendekar dari Partai Pedang Tengkorak,"


!!


Ling Chu Zhen tersentak, namun masih wajahnya mulai memperlihatkan ketenangan. Dia lalu menoleh ke arah Xiao Shuxiang yang masih setia berlutut sambil saling tarik-menarik telinga dengan kedua saudaranya.


"Ayah.." panggil Ling Lang Tian.


"Siapkan arena pertarungannya, kali ini tidak perlu membuka Gerbang Utama agar warga datang menjadi penonton. Cukup hanya murid sekte ini saja,"


"Baik Ayah,"


Saat putranya mulai berjalan pergi, Ling Chu Zhen kemudian berkata pada Xiao Shuxiang untuk bersiap-siap, karena sebentar lagi dirinya harus bertarung.


".. Kita akan lanjutkan penyelesaian masalah ini sekaligus penentuan hukumanmu. Itu pun kalau kau masih bernyawa setelah pertarungan.."


Ling Chu Zhen mulai berjalan pergi, dia terus diperhatikan oleh Xiao Shuxiang, Lan Guan Zhi, Jing Mi dan teman-teman mereka, termasuk Bocah Pengemis Gila.


Xiao Shuxiang menghembuskan napas dan meminta tarikan pada telinganya dilepas. Dia lalu berdiri dan mengajak kedua temannya untuk berganti pakaian, karena sepertinya masih ada orang yang berani mengajukan tantangan padanya.


Xiao Shuxiang hanya butuh waktu kurang dari sepuluh menit mengganti pakaian dengan yang lebih kering. Dia berangkat ke arena pertarungan bersama Lan Guan Zhi, Hu Li, O Zhan, Bocah Pengemis Gila, dan teman-temannya yang lain.


Sekitar satu jam lebih Ling Lang Tian mengatur Arena Pertarungan. Biasanya dia memberi waktu tiga hari bagi para penantang untuk bersiap-siap, namun kelima penantang ini sudah tidak sabar ingin bertarung dengan 'Wali Pelindung' adiknya. Itu sebenarnya juga bukanlah masalah.


Yang menjadi penonton pada pertarungan kali ini adalah murid-murid Sekte Pagoda Langit yang tidak menjalankan misi. Ini bisa ditonton baik murid luar maupun murid dalam sekte.


Yang bertugas sebagai wasit ialah Ling Lang Tian sendiri. Sama seperti aturan sebelumnya, jika penantang adalah seorang Pendekar yang tak bisa berkultivasi--maka 'Wali Pelindung' harus dipasangi segel yang mengunci Qi miliknya.

__ADS_1


***


__ADS_2