XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
210 - Menyerang Sekte Serigala Iblis [Revisi]


__ADS_3

CRAASH!


Xiao Shuxiang kembali menebas bagian mata kaki salah satu murid Sekte Serigala Iblis, teriakan kesakitan terdengar lagi.


!!


Tidak ada kultivator dari kedua sekte yang berbeda aliran ini dapat menikmati pertarungannya seperti Xiao Shuxiang.


Dipikiran mereka hanyalah menebas leher atau membelah tubuh lawan menjadi dua bagian. Bukan seperti Xiao Shuxiang yang melakukannya dengan niatan menghibur dirinya sendiri.


Lihat saja, Xiao Shuxiang menjadikan mata kaki lawannya sebagai target serangannya. Dirinya lalu menebas kedua kaki lawan menjadi enam potongan, teriakan yang dia dengar sudah seperti penyemangatnya. Xiao Shuxiang benar-benar gila..!


Tentu apa yang dilakukannya ini membuat kultivator yang melihatnya terkejut. Sebagian dari mereka bertanya-tanya siapa pemuda tersebut dan lainnya merasa pemuda itu adalah ancaman besar bila tidak segera dilenyapkan.


!


TRAANG!


Xiao Shuxiang segera menangkis serangan dari murid Sekte Serigala Iblis yang menyerangnya dari dua arah, dia memberi tendangan pada salah satu lawannya dan menebas tangan kanan lawannya yang lain.


Pedang murid Sekte Serigala Iblis terjatuh bersama dengan tangan kanannya, dia merapatkan giginya sambil mengerang kesakitan.


Dibandingkan dengan terkena sayatan di punggung atau lengan, tebasan ini jelas membuatnya paling menderita. Darah mengalir begitu deras bersamaan dengan wajahnya yang pucat. Melihatnya membuat Xiao Shuxiang hampir menangis kegirangan.


"Apa rasanya sakit? Biar kuberi lagi,"


Xiao Shuxiang menebas tangan kultivator Sekte Serigala Iblis yang lain, dia juga melakukannya pada kedua kaki kultivator tersebut.


Sekarang ada dua kultivator yang berteriak kesakitan. Mereka tidak bisa bergerak ataupun memikirkan memakai Qi untuk menghentikan pendarahan pada bagian tubuh yang telah ditebas Xiao Shuxiang.


Sang Bintang Penghancur tersebut tidak langsung membunuh kedua kultivator ini, dia melesat dan menyerang murid Sekte Serigala Iblis yang lain. Dapat diketahui bahwa Xiao Shuxiang ingin kedua korbannya mati kehabisan darah.


TRAANG!


Xiao Shuxiang tidak melumuri pedangnya dengan racun seperti biasa, ini dikarenakan kultivator yang dia lawan belum layak mendapat kehormatan mencicipi racun miliknya.


TRAANG!


Huan Mei terlihat menangkis serangan murid-murid Sekte Serigala Iblis yang berniat melukai kakaknya.


Wajah Huan Mei begitu pucat, baju pelindungnya entah sejak kapan sudah tidak berfungsi lagi. Gerakannya melambat sepanjang mulai banyaknya serangan yang melukainya.


Huan Ran sendiri sudah tidak bisa lagi melihat dengan jelas, racun milik Sekte Serigala Iblis membuat kaki dan seluruh tubuhnya melemas. Bahkan racun tersebut membuat aliran Qi di dalam tubuhnya kacau.


"Sialan..! Apa yang harus kulakukan?! Apa aku akan mati di sini?! Tidak! Aku tidak akan pernah menerimanya!"


Huan Ran mengepalkan erat tangannya, dia berusaha untuk berdiri. Sayang racun sudah banyak mengendap di dalam tubuhnya, dia sudah tidak bisa lagi berbuat apa-apa.


"Kakak..! Bergeraklah! Kau jangan menyerah sekarang..!"


TRAANG!


Huan Mei meludahkan darah, seberat apapun kedua kakinya sekarang dan sesakit apapun tubuhnya, dia masih berusaha bertahan.


Huan Ran dapat melihat wajah adiknya yang bahkan saat ini telah di penuhi luka. Pandangan matanya lalu terarah pada saudara-saudara seperguruannya yang satu persatu mulai kehilangan tenaganya untuk bergerak.


Sementara itu, lawannya malah semakin kuat. Dia melihat Sim Hi Ji yang begitu liar menerjang dan menebas tubuh saudara seperguruannya tanpa ampun. Huan Ran dendam, ingin sekali dirinya bergerak dan mematahkan setiap tulang Grand Elder Sekte Serigala Iblis tersebut.


BAAAM!


!!


Huan Ran terkejut saat mendengar debaman keras bersamaan dengan terhantamnya tubuh adiknya ke tanah. Dia menyerukan nama adiknya dan memaksa tubuhnya bergerak.


Sebuah serangan tiba-tiba mengarah padanya, meninggalkan bekas sayatan yang dalam pada punggungnya. Pandangan Huan Ran perlahan mulai menggelap.


"Ka-Kakak.."


Huan Mei lagi-lagi memuntahkan darah, dia sudah bisa melihat cahaya kematian mengarah padanya.


TRAANG!


"Junior Mei'Er..!"


Salah satu murid Sekte Bunga Lotus melindungi Huan Mei, dia menangkis serangan yang hampir membelah tubuh saudara seperguruannya.


Di tempat lain, Xiao Shuxiang menjadi sasaran beberapa murid Sekte Serigala Iblis. Gaya serangannya yang terkesan liar dan cara mengerikannya dalam membunuh membuatnya mengundang banyak lawan.


TRAANG!


Xiao Shuxiang menangkis serangan dua orang murid Sekte Serigala Iblis, dengan cepat dirinya memberi tendangan pada keduanya bersamaan saat tubuhnya melenting ke belakang.


Xiao Shuxiang mendarat dengan lutut dan tangan kirinya menyentuh tanah, dia lalu menyerang kaki kultivator Sekte Serigala Iblis yang ada di belakangnya sambil menghindar dari serangan yang seakan hendak membelah kepalanya.


Xiao Shuxiang menggunakan kaki kirinya untuk memberi tendangan kuat ke salah satu lutut kultivator Sekte Serigala Iblis hingga membuatnya terjatuh.


Dengan tumit kaki kirinya, Xiao Shuxiang menyerang leher kultivator tersebut sampai lawannya memuntahkan darah.


Dalam satu tarikan napas, Xiao Shuxiang menghilang dan seketika muncul di belakang tubuh kultivator Sekte Serigala Iblis yang lain.


CRAASH!


Seakan Aura Pembunuh yang dikeluarkan lawannya sama sekali tidak mempan ataupun menghambat pergerakan Xiao Shuxiang. Dia nampak begitu bersenang-senang..!


TRAANG!


"Sialan..! Siapa sebenarnya orang ini?!"

__ADS_1


Salah satu murid Sekte Serigala Iblis sudah sejak tadi menyelimuti pedangnya dengan Qi. Dirinya bisa dibilang telah menggunakan segenap kekuatannya untuk melawan Xiao Shuxiang.


".. Tsk, aku sudah menyerangnya dengan jarum beracun yang paling mematikan. Tapi kenapa seakan racun tidak berguna padanya,"


Kultivator Sekte Serigala Iblis ini nampak berusia 42 Tahun, praktiknya berada di Forging Qi tingkat 15 atau Master Foundation tingkat Perak Tahap Akhir.


Dalam hatinya, dia merutuk dan berkata dirinyalah yang harusnya lebih unggul dari pemuda berseragam putih yang menjadi lawannya ini, sebab praktiknya jauh lebih tinggi.


".. Tapi, kenapa dia bisa lebih kuat dariku?! Usianya terlihat jauh lebih muda dan dirinya bahkan tidak memakai jurus khusus, namun kenapa sulit sekali melawannya..!"


TRAANG!


Jelas kultivator Sekte Serigala Iblis kebingungan, permainan pedang Xiao Shuxiang begitu sederhana, gerakan normal layaknya murid biasa sebuah sekte. Tetapi dia sama sekali tidak mampu memberi perlawanan yang berarti, termasuk membuat luka serius pemuda ini.


TRAANG!


TRAANG!


Xiao Shuxiang dapat melihat raut wajah lawannya yang nampak kebingungan, pucat, dan juga panik. Dia memakai celah tersebut untuk memberikan sebuah tendangan pada lawannya.


BAAAM!


Kultivator Sekte Serigala Iblis terpental sejauh lima meter dan menghantam tanah dengan keras, untunglah beberapa kultivator sempat menghindar.


"Aku tahu arti dari raut wajah itu. Kalian para manusia terlalu menyepelekan arti Pendekar yang sebenarnya.."


Tap


Tap


Xiao Shuxiang berjalan mendekati kultivator yang dia serang tadi, dirinya beberapa kali menangkis serangan kultivator Sekte Serigala Iblis yang lain.


TRAANG!


".. Bagi kalian, asalkan memiliki praktik yang tinggi maka kalian bisa berada dipuncak kekuasaan. Hmh, pemikiran seperti itulah yang membuat kalian kalah melawan orang sepertiku..!"


CRAASH!


Xiao Shuxiang menebas dada salah satu kultivator Sekte Serigala Iblis, dia lalu menusuk perut lawannya dan memutar pedangnya yang masih berada di tubuh kultivator tersebut.


Tidak sampai di situ, Xiao Shuxiang memberinya sayatan ke atas hingga dari perut sampai kepala.. Lawannya benar-benar terbelah dua.


".. Aku hanyalah kultivator yang tanpa bakat, tidak pernah belajar dari guru hebat ataupun mempelajari jurus yang luar biasa. Kitab jurus terkuat yang diberikan padaku semuanya kubakar tanpa sisa, tindakan yang pastinya tidak akan pernah kalian lakukan.."


Xiao Shuxiang lagi-lagi melesat, setiap gerakannya liar tak beraturan, namun bila diperhatikan lebih teliti, teknik berpedangnya sangat sederhana.


TRAANG!


TRAANG!


".. Untuk apa belajar puluhan kitab jurus terhebat bila satu jurus saja tidak mampu dikembangkan..! Kalian telah membaca dan mempelajari berbagai macam jurus terkuat, itulah kenapa kalian lemah..!"


CRAASH!


Semua buku yang dibacanya saat berada di pagoda milik Bai Wu Dang adalah resep herbal, seputar tanaman, dan hewan beracun. Xiao Shuxiang sama sekali tidak tertarik dengan kitab jurus.


Satu-satunya kitab yang pernah serius dibaca Xiao Shuxiang hanyalah kitab pemberian kultivator buta yang berisi dua Teknik Pernapasan sebagai bentuk kekalahannya dari Xiao Shuxiang.


Sang Bintang Penghancur memang pernah menjadi murid Sekte Serigala Iblis di kehidupan pertamanya, namun dia bukanlah anak istimewa yang bisa mendapat perhatian seorang guru. Bahkan ayahnya sendiri tidak pernah melihatnya sebagai murid yang berbakat.


TRAANG!


TRAANG!


Saat membaca sampul sebuah kitab jurus, yang selalu terlintas dipikiran Xiao Shuxiang adalah pernyataan bahwa jurus tersebut diciptakan seseorang dan kemudian ditulis untuk diwariskan pada generasi berikutnya.


Semua orang mulai berlomba-lomba mempelajarinya, terkungkung oleh tulisan pada kitab jurus tersebut tanpa mau mencoba mengembangkan atau menciptakan jurus sendiri.


Kelemahan yang nampak sepele ini dapat membuat manusia menjadi tidak dapat berkembang. Sehebat apapun jurus yang dia pelajari, setinggi apapun praktiknya, bila terus terbelunggu dalam aturan di atas kertas, mereka hanya akan kalah dari Xiao Shuxiang.


Bagi Sang Bintang Penghancur, tidak ada guru dalam mempelajari teknik pertarungan. Satu-satunya guru adalah Pengalaman Hidupnya sendiri.


Dia baru mengakui seseorang sebagai gurunya bila berhubungan dengan keterampilan yang tidak bersangkutan secara langsung dengan teknik pertarungan, salah satunya adalah keterampilan meracik obat dan racun.


".. Kalian sepertinya tidak tahu, bahwa mempelajari banyak jurus hanya akan membuat kalian lemah..! Kalian manusia yang menyedihkan,"


CRAASH!


Satu demi satu kultivator Sekte Serigala Iblis tumbang dengan bagian tubuh yang sudah tercincang habis. Tindakan Xiao Shuxiang menarik perhatian kultivator kedua sekte yang berbeda aliran ini.


Banyak dari mereka yang merinding ngeri kala melihat cara Xiao Shuxiang membunuh. Bila lawannya tidak tewas dengan tubuh terpisah-pisah, maka pasti dia akan tewas karena kehabisan darah.


Tidak tanggung-tanggung, Xiao Shuxiang bahkan secara sengaja melempar organ tubuh lawannya ke sembarang kultivator, pakaian putih bersih miliknya benar-benar penuh percikan darah kental.


Di sisi lain, entah bagaimana Huan Ran dapat menggerakkan tubuhnya kembali. Bahkan kali ini, tubuhnya seperti di selimuti asap tipis berwarna merah gelap.


Tatapan mata Huan Ran begitu dingin dan tajam, seakan dapat menusuk setiap orang yang ditatapnya.


Seragam bercorak milik Huan Ran membentuk selendang panjang dan langsung melesat cepat ke arah murid-murid Sekte Serigala Iblis.


TRAANG!


TRAANG!


Selendang Huan Ran berbenturan keras dengan pedang para lawannya. Mereka jelas terkejut dengan perubahan ini, padahal tadi gadis yang mereka lawan benar-benar telah sekarat.


AAAKH!

__ADS_1


Leher salah satu kultivator Sekte Serigala Iblis mendapat serangan mematikan dari selendang putih bercorak bunga teratai milik Huan Ran, dia tumbang dengan tubuh seperti menggelepar dan detik berikutnya napasnya berhenti berhembus.


Selendang Huan Ran lalu membungkus mayat tersebut, perlahan corak seperti tubuh manusia mulai nampak pada selendang gadis dengan tahi lalat kecil di sudut bawah mata sebelah kirinya.


Bila Xiao Shuxiang melihat ini, dia pasti akan merasa familiar. Apa yang dilakukan selendang Huan Ran akan mengingatkannya pada salah satu pilar bawah Scarlet Bayangan, Mei Ning.


".. Aku akan membunuh kalian semua dan membalaskan kematian kedua orang tuaku..!"


CRAAASH!


!!


Perasaan Sim Hi Ji mendadak tidak enak, begitu juga dengan orang-orangnya. Xiao Shuxiang yang cukup jauh dari tempat mereka berada pun merasakan hal yang sama.


Huan Mei sendiri tidak tahu apa yang sedang terjadi pada kakaknya, dia awalnya melihat Huan Ran yang terbaring lemah hampir menghembuskan napas terakhirnya mendadak di selimuti asap merah tipis.


Walau dalam keadaan yang bisa dibilang kurang baik, Huan Mei masih dapat menyadari bahwa raut wajah kakaknya berubah dingin. Dirinya bahkan merasakan suasana di sekeliling tubuh Huan Ran berubah kelam.


TRAANG!


Xiao Shuxiang mencari sumber yang membuat perasaannya sedikit tidak enak, dirinya tetap membuat tubuh kultivator yang dilawannya menjadi cincangan daging.


Beberapa murid Sekte Serigala Iblis yang masih dapat memakai isi kepalanya untuk berpikir mulai mencari celah menyelamatkan diri. Mereka memanfaatkan kabut asap beracun milik Sim Hi Ji.


BAAAM!


Huan Ran benar-benar menggila, tidak hanya dibantu selendangnya, dirinya bahkan dapat menggunakan helaian rambutnya sebagai senjata. Kemampuannya seperti gabungan dari Mei Ning dan Bing Mei Si.


Sepuluh orang murid Sekte Serigala Iblis tidak dapat mengendalikan tubuh mereka. Tangan, kaki, dan leher mereka semua terlilit oleh helaian rambut.


Detik berikutnya, leher sepuluh kultivator tersebut terlepas dari tubuhnya. Huan Ran tersenyum tipis, dengan gerakan jari pelan.. Kultivator tanpa kepala itupun menyerang rekannya sendiri.


Baru setelah sepuluh menit, Xiao Shuxiang akhirnya sampai di tempat Huan Ran dan Huan Mei. Saat itu, Sekte Serigala Iblis telah kehilangan sebagian besar kultivatornya.


Huan Ran telah kembali normal, dia langsung kehilangan kesadaran bersamaan saat Xiao Shuxiang datang. Untung tubuhnya cepat ditangkap oleh pemuda tersebut.


"Kakak Xiao.. Apa itu kau..?"


?!


Xiao Shuxiang tersadar saat mendengar suara lemah seorang gadis, dia dapat mengenali Huan Mei karena warna mata Peri Bulannya.


"Iya, ini memang aku. Kau sepertinya tidak dalam keadaan baik,"


Xiao Shuxiang menggendong Huan Ran, dan lalu berjalan menuju gadis yang memanggilnya tadi. Dirinya membaringkan Huan Ran tepat di samping adiknya.


Traang!


Traang!


Selain Huan Ran dan Huan Mei, ada lima kultivator Sekte Bunga Lotus yang masih bernyawa. Dengan segenap kekuatan mereka, kelimanya melindungi Huan Ran, Huan Mei, dan Xiao Shuxiang.


"Kalian datang kemari apa tidak bersama dengan Tua Bangka itu?"


Xiao Shuxiang bertanya sambil memeriksa kondisi Huan Mei. Dia menyadari murid Sekte Bunga Lotus kewalahan, segera empat api biru kecilnya muncul dan membantu murid-murid tersebut.


Setelah memberi pil pada Huan Mei dan Huan Ran, Xiao Shuxiang kembali menyerang kultivator Sekte Serigala Iblis.


TRAANG!


TRAANG!


Dia melemparkan satu persatu pil penyembuh dan penawar racun miliknya pada kelima saudara seperguruan Huan Mei, dirinya kemudian meminta mereka beristirahat sejenak.


".. Serahkan sisanya padaku. Kalian hanya perlu duduk seperti kucing manis, lihat dan pelajari..!"


Xiao Shuxiang melemaskan otot-otot tangannya, dia mengeluarkan satu lagi pedang tingkat tinggi dari Gelang Semestanya.


Dengan kedua pedangnya, Xiao Shuxiang menerjang kultivator Sekte Serigala Iblis dengan gerakan seperti hewan berkaki empat.


TRAANG!


TRAANG!


Ada beberapa serangan yang tidak dapat ditangkis Xiao Shuxiang. Serangan tersebut mengenai lengan, punggung, dan pinggangnya. Terlebih lagi itu mengandung racun mematikan.


Hanya saja, kondisi Xiao Shuxiang yang tetap bisa bergerak tanpa hambatan membuat lawannya terkejut, mereka tidak percaya ada manusia yang bisa tahan dengan racun yang bahkan untuk penawarnya saja belum ditemukan.


".. Sebenarnya siapa dia?!"


TRAANG!


Xiao Shuxiang mengeluarkan empat pil miliknya, dia lalu melempar pil tersebut yang lanhsung ditangkap oleh api kecilnya.


Keempat api biru Xiao Shuxiang membakar pil itu dengan cepat, hanya dalam lima tarikan napas.. Murid-murid Sekte Serigala Iblis merasakan kakinya melemas.


Mereka semua terjatuh dengan posisi berlutut, kesempatan yang digunakan Xiao Shuxiang untuk menebas leher dan menusuk dada mereka.


CRAAASH!


Xiao Shuxiang tidak membiarkan tubuh seorang pun utuh, hanya saja kali ini dia menghindari memotong bagian jantung. Jelas dirinya ingin mengumpulkan jantung dan hati manusia sebagai koleksinya.


CRAAASH!


Ada yang aneh dari pertarungan kali ini, Xiao Shuxiang tidak berhadapan dengan lawan kuat seperti Patriarch dan Grand Elder Sekte Serigala Iblis.


Dirinya tidak tahu, bahwa hanya Sim Hi Ji dan sepuluh orang muridnya yang berhasil melarikan diri dari tempat ini.

__ADS_1


Grand Elder Sekte Serigala Iblis sama seperti namanya, mereka begitu tega meninggalkan rekan-rekannya yang lain demi menyelamatkan nyawa sendiri.


***


__ADS_2