XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
486 - Penjaga Gunung Herbal [Revisi]


__ADS_3

"Sebenarnya paman Tian Feng-mu juga memiliki tanaman herbal, tetapi memang sejauh yang kuketahui----untuk tanaman herbal yang berusia tua, tempat paman Xi Fan-mu adalah yang terbaik."


Wu Yu bicara saat dia dalam kondisi melesat beriringan dengan Xiao Shuxiang.


Mereka sesekali berpijak pada helai daun serta dahan pepohonan.


"Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Qing Zhu'Er bisa sampai seperti itu?" Wu Yu tidak bisa lagi menahan diri untuk tidak bertanya, dia menoleh ke arah keponakannya seakan ingin jawaban.


"Semua salahku. Aku membuat dua benua kacau secara sekaligus,"


!!


"Apa?! Ka-kau membuat kekacauan lagi?! Bukankah kupikir kau sudah bertobat?!" Wu Yu tidak habis pikir keponakannya bisa menjawab demikian tanpa rasa bersalah sama sekali. Dia berdecak dan menggelengkan kepala pelan.


"Xiang'Er, bukankah kau sudah memiliki hidup yang layak? Kenapa kau mengacaukan kehidupanmu sendiri? Kau ini..."


"Paman, secara langsung bukan aku pelaku dari kekacauan itu. Tapi akulah yang menjadi alasan kenapa kekacauan itu terjadi. Aku memiliki musuh yang terlalu kuat."


Kaki Xiao Shuxiang menyentuh helaian daun yang tertiup angin. Dia melesat dengan raut wajah yang tidak seperti biasanya. Bahkan, Wu Yu bisa menyadari perubahan suasana hati keponakan angkatnya ini.


"Xiang'Er, kalau memang kau melawan musuh yang kuat dan tidak bisa mengatasinya, biar Pamanmu ini yang membantumu."


"Tidak Paman, aku tidak bisa membiarkan Paman pergi ke Dunia Manusia. Jika Paman datang dan bertarung dengannya, banyak tempat yang akan rusak dan lebih kacau lagi. Aku tidak mau itu sampai terjadi..."


Xiao Shuxiang berterima kasih pada paman angkatnya karena begitu peduli. Namun meski dia dalam kondisi buruk sekali pun, dia tidak akan pernah mengizinkan apalagi membawa Wu Yu ke Dunia Manusia.


"... Membawa Paman Wu sangat berisiko, apalagi saat ini Qian Kun ada di Dunia Manusia. Jika dia melihat Paman Wu dan bahkan hingga bertarung dengannya, maka makhluk itu bisa sampai ke dunia ini. Aku tidak mau. Dunia Demon tidak boleh sampai dimasuki pria bertopeng itu."


Wu Yu mengembuskan napas. Bahkan di saat kondisi genting pun, Xiao Shuxiang tetap tidak membiarkannya pergi ke Dunia Manusia untuk membantu.


"Xiang'Er, kau sepertinya sangat melindungi rumahmu.."


"......"


Xiao Shuxiang menoleh saat mendengar ucapan Wu Yu barusan. Dia menatap paman angkatnya sambil tersenyum tipis, hanya saja dia tidak mengatakan apa-apa.


Mereka berdua melesat dan tidak butuh waktu lama sampai Xiao Shuxiang dan Wu Yu tiba di wilayah Gunung Kaisar Putih, tepatnya di kediaman Yan Xi Fan.


"Berhenti..!"


!?


Wu Yu dan Xiao Shuxiang tersentak saat dua orang pengawal yang merupakan Demonic Beast berwujud harimau mencegat mereka.


"Maaf, tetapi Yang Mulia sedang tidak ada. Beliau sedang hibernasi,"


"Aku tahu. Kami tidak datang untuk menemuinya," Wu Yu mengatakan dia ingin ke Gunung Herbal dan sebaiknya tidak dihentikan.


"... Sayangi nyawa kalian dan biarkan kami masuk. Kalian lihat pemuda ini, dia dalam suasana hati yang buruk. Berani menyinggungnya kalian bisa mati."


"Jangan basa-basi lagi, Paman Wu. Dan kalian berdua, menyingkir dari hadapanku sekarang!" warna mata Xiao Shuxiang berubah merah dan aura mencekam nyaris keluar dari tubuhnya andai tangannya tidak segera dipegang.


Wu Yu memegang kuat tangan Xiao Shuxiang dan masih berusaha untuk bicara baik-baik dengan dua pengawal ini. Dia berbeda dari keponakan angkatnya yang hampir kehilangan kesabaran.


"Kami tidak datang untuk membuat masalah. Kalian harus lihat bahwa dia adalah keponakan kesayangan Yang Mulia kalian, Yan Xi Fan sendiri tidak pernah memberi larangan apa pun padanya, jadi berikan jalan segera."


"Yang Mulia Wu..! Tuan Muda Xiao..!"


?!


Seorang tua bangka yang memiliki wajah berbulu nampak berlari mendekat. Dia berhenti tepat di hadapan Wu Yu dan Xiao Shuxiang. Napasnya tersengal-sengal.


"Biarkan... Biarkan mereka masuk."


Tua bangka itu adalah penanggung jawab istana ini selama Yan Xi Fan tidak ada. Dia ditugaskan untuk menjaga tempat ini dengan baik dan tak boleh sampai ada satu pun yang rusak.


Melarang Xiao Shuxiang saat kondisi hatinya memburuk sama saja dengan mengundang bahaya. Pemuda itu tidak akan berpikir dua kali jika ingin mengambil nyawa mereka semua.


"Kau punya pengawal yang setia." Xiao Shuxiang melangkah disusul oleh Wu Yu, warna matanya perlahan kembali normal. Dia juga diikuti oleh tua bangka yang mengizinkannya masuk.

__ADS_1


"Tuan Muda Xiao, apa yang Tuan inginkan? Biar saya siapkan segera."


"Paman Ao, kami ingin ke Gunung Herbal. Keponakanku butuh tanaman obat yang bisa menyembuhkan istrinya,"


?!


"Istri?! Tuan Muda Xiao sudah menikah?!"


Adalah sebuah berita besar jika Xiao Shuxiang menikah. Tua bangka yang disebut 'Paman Ao' itu bahkan sampai terkejut saking tidak percayanya.


Paman Ao penasaran tentang apa yang membuat Xiao Shuxiang memutuskan untuk menikah? Dengan siapa pemuda ini menikah? Kapan dan di mana pernikahan itu berlangsung? Mengapa mereka tidak tahu hal ini? Dan bagaimana bisa mereka tidak diundang?!


Wu Yu sendiri mengatakan bahwa Paman Ao sangat berisik dan terlalu ingin banyak tahu. Dia sendiri yang merupakan paman angkat seorang Xiao Shuxiang tidak diundang dalam pernikahan itu, apalagi makhluk seperti tua bangka ini.


"......."


Xiao Shuxiang sendiri tidak bicara apalagi masuk ke dalam perbincangan kedua makhluk di sampingnya. Baginya sekarang hanya satu, dia butuh tanaman herbal untuk membuat pil yang bisa menyembuhkan Kucing Putihnya.


Paman Ao mengantar kedua tamunya ke sebuah ruangan khusus. Di dalamnya terdapat segel lingkaran yang mana itu akan mengantar mereka ke kaki Gunung Herbal.


Saat berada di tengah segel lingkaran, Xiao Shuxiang dan Wu Yu merasakan lantai yang mereka pijak mulai bergerak turun. Paman Ao juga ikut bersama mereka.


"Yang Mulia sebenarnya tidak suka jika ada yang berani menginjakkan kakinya di Gunung Herbal. Tapi Yang Mulia mungkin tidak akan keberatan jika itu kalian."


Wu Yu, "Paman Ao, tentu saja Yan Xi Fan tidak akan menolak. Xiang'Er adalah keponakan kesayangannya, dia pasti akan memberikan apa pun yang diinginkan Xiang'Er. Tanaman herbal justru hanya masalah sepele baginya,"


Wu Yu mengembuskan napas dan menepuk pundak Xiao Shuxiang. Sejak tadi diperhatikan, wajah keponakannya terus ditekuk. Dia lantas mengusap-usap punggung keponakannya ini.


"Kau tidak usah cemas. Kau juga ikut membuat kami khawatir..." Wu Yu terlihat buruk, dia merisaukan kondisi hati keponakannya.


Baginya, Xiao Shuxiang adalah pemuda yang tidak bisa menyembunyikan perasaannya. Masalah yang tengah dihadapi dan kekhawatiran pemuda ini terlihat jelas di wajah yang menawan itu.


Diperhatikan lebih jelas pun, Wu Yu baru menyadari bahwa ada percikan darah di wajah Xiao Shuxiang serta tangan keponakannya yang basah akibat darah.


!!


Bekas di tangan Wu Yu terlihat hitam, dia memperhatikannya dengan seksama dan sedikit menciumnya. Keningnya mengerut ketika dia tidak mencium aroma darah. Ini adalah darah aneh yang pernah dia temui.


Sebenarnya, jika Xiao Shuxiang dalam kondisi yang biasa, dia juga sama penasarannya dengan Wu Yu. Darah lawan yang dia habisi memiliki warna pekat, namun tidak berbau anyir. Seseorang mungkin akan butuh waktu lama untuk menyadari bahwa itu adalah darah.


Sayang, di kondisi ini Xiao Shuxiang berada pada tahapan di mana dia tidak akan peduli apa pun selain keselamatan Kucing Putihnya.


Dia tidak akan mampu membanggakan namanya lagi jika sampai melindungi satu orang yang penting untuknya saja dia tidak bisa.


"......"


Kedua tangan Xiao Shuxiang terkepal kuat. Sorot matanya menajam saat dia membayangkan sesuatu yang buruk terjadi pada Kucing Putihnya. Bukan anggota keluarga dari murid Partai Pedang Tengkorak yang dia cari, bukan pula Gong Zitao, apalagi Qian Kun.


Dia benar-benar akan memburu seluruh anggota keluarga Ling dan murid Sekte Pagoda Langit. Menghabisi mereka semua tanpa menyisakan seorang pun.


!


Xiao Shuxiang tersadar saat dia mulai mencium aroma herbal yang pekat. Dia, Wu Yu, dan Paman Ao telah tiba di kaki Gunung Herbal yang berada di ruang bawah tanah istana milik Yan Xi Fan.


!!


Wu Yu pernah kemari, termasuk Xiao Shuxiang juga. Tempat ini luar biasa mengagumkan dan seperti berada di alam lain. Suasana di tempat ini pun jauh berbeda dari yang ada luar.


Paman Ao mengusap keringat di dahinya, sejak tadi dia di samping Xiao Shuxiang----rasanya sangat menyesakkan dan membuat gugup.


"Kita... Kita harus bertemu penjaga gunung ini terlebih dahulu dan meminta izinnya untuk mengambil tanaman herbal," suara Paman Ao sedikit bergetar, dia berusaha keras menelan ludah saat debaran jantungnya makin cepat.


Xiao Shuxiang tidak mengeluarkan Aura Pembunuh, apalagi yang sejenis dengan itu. Tetapi raut wajahnya yang dingin tersebut bagai sebuah gunung yang siap meledak.


"Aku tidak punya banyak waktu." Xiao Shuxiang untuk pertama kalinya mulai bicara. Dia bahkan langsung melesat tanpa peringatan dan membuat Wu Yu serta Paman Ao terkejut.


!!


"Xiang'Er..!!"

__ADS_1


"Astaga, Yang Mulia Wu... Bagaimana Ini?!"


Kepanikan Paman Ao wajar sebab dia tahu benar penjaga gunung herbal seperti apa. Sosok penjaga itu adalah monster ular hitam yang bahkan napasnya saja sudah sangat mematikan.


"Paman Ao, kau tetap di sini. Biar aku yang menyusulnya." Wu Yu juga sama cemasnya, "Xiang'Er..!!" dia memang pernah kemari, tetapi hanya pernah melihat ekor dari monster yang menjaga gunung ini.


Ujung ekornya saja sudah amat menekan saat dahulu dia melihatnya, apalagi jika harus berhadapan langsung.


Meski Wu Yu membanggakan diri sebagai pemilik dari Wilayah Gunung Kaisar Hitam, namun jujur saja dirinya ragu bisa menghadapi monster itu.


"Xiang'Er..! Keponakan..?!" Dia berusaha mengejar Xiao Shuxiang, pemuda itu nampak mengambil beberapa tanaman herbal dan pergi lagi ke tempat lain.


Wu Yu akhirnya bisa menyusul keponakannya dan berusaha membuatnya berhenti.


"Xiang'Er, kau dengarkan Pamanmu ini. Kita harus meminta izin penjaga gunung lebih dahulu, kau akan terkena masalah besar jika sampai ketahuan olehnya."


"......"


Xiao Shuxiang tidak bicara, matanya fokus memperhatikan setiap tanaman herbal dan dia juga memfokuskan penciumannya. Hanya di sekitar kaki gunung dan dia sudah menemukan dua tanaman herbal yang dibutuhkan.


!!


Wu Yu tersentak ketika keponakannya kembali melesat, dia pun segera menyusulnya dan baru saja ingin mengingatkan lagi----sebuah suara mendesis terdengar.


!!


Bila dilihat lebih luas, tempat ini nampak seperti berada di dunia Gelang Semesta milik Xiao Shuxiang, namun dengan sebuah gunung tinggi di tengahnya.


Puncak gunung itu tertutupi oleh awan putih tebal yang memiliki kilauan keperakan. Bedanya dengan dunia di dalam Gelang Semesta----tempat ini justru membentang langit biru dan terlihat juga matahari.


Udara di sini menyejukkan dengan hanya sedikit pepohonan.


Hanya saja, dibanding apa pun... Pohon-pohon tersebut memiliki ukuran tinggi yang menyamai pohon di Dunia Elf.


Sebenarnya bukan masalah ukuran pohonnya, tetapi apa yang nampak di balik pohon itu. Wu Yu bahkan menahan napas saat melihat ada gerakan yang tidak wajar dari balik salah satu pohon raksasa di hadapannya.


!!


Suara mendesis kembali terdengar, kali ini lebih besar dari sebelumnya. Pupil mata Wu Yu bergerak bersamaan dengan kepalanya yang mendongak ke atas.


Tinggi pepohonan di sini kemungkinan sekitar 80 sampai 90 meter. Dan rata-rata ukuran lingkar batangnya adalah 50 meter. Dikarenakan mata Wu Yu yang tajam atau mungkin hewan yang ada di balik pohon itu memiliki kepala yang teramat sangat besar, dia bahkan dapat dengan jelas melihatnya.


!!


Warna ular itu hitam, sangat hitam. Dia memiliki sisik seperti buaya dan kilatan-kilatan petir terlihat bagai keluar di tubuhnya saat dia bergerak. Matanya masih tertutup, tetapi Wu Yu sudah merasakan tenggorokannya sakit.


"Bagaimana... Bagaimana bisa dia memiliki peliharaan semenakutkan ini?" Wu Yu memegang kuat tongkatnya, dia bisa merasakan hawa menekan yang amat kuat datang dari kepala ular yang perlahan bergerak turun itu.


!!


Xiao Shuxiang memuntahkan darah dan membuat Wu Yu terkejut, apalagi keponakannya langsung tersungkur dengan bertopang pada lutut dan tangannya.


Tangan kanan Xiao Shuxiang berada di tanah, sementara tangan kirinya menekan dada. Dia merasakan tekanan yang kuat dan wajahnya pun memucat, hanya saja dirinya masih belum bicara. Suasana itu sangat menegangkan dan jujur saja amat menakutkan.


Wu Yu sendiri berada pada posisi yang tidak terlalu jauh dari keponakannya. Hanya saja kepala ular yang bergerak itu tidak datang padanya, tetapi justru menghampiri Xiao Shuxiang.


!!


Pemandangan itu tidak bisa lagi digambarkan dengan kata-kata. Manusia biasa pasti akan langsung mati karena rasa takutnya dan kultivator manapun mungkin sudah susah bernapas karenanya.


Bahkan untuk Wu Yu sendiri, dia benar-benar mengumpulkan banyak tenaga hanya agar bisa melangkahkan kakinya untuk menyelamatkan keponakannya itu, namun yang terjadi berikutnya membuat Wu Yu hampir jantungan.


Kepala ular itu sangat besar, sebuah kota mungkin dapat tertampung di atasnya dan saat ini bibir dari kepala itu telah berjarak satu meter dari tempat keponakannya berada.


!!


Xiao Shuxiang langsung menoleh bersamaan dengan mata ular itu yang terbuka. Aura menekan dan sangat gelap langsung menyeruak hingga membuat Wu Yu terpental jauh.


***

__ADS_1


__ADS_2