XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
127 - Sekte Kupu-Kupu (4) [Revisi]


__ADS_3

!!


Grand Elder Sekte Serigala Iblis, Sim Hi Ji, dan para pengikutnya terkejut saat melihat banyak anak yang terbaring dengan bagian tubuh seperti kaki dan tangan terpotong.


Anak-anak ini masih bernapas, namun mereka tidak dapat bergerak. Padahal rencana Grand Elder Sekte Serigala Iblis adalah menyerang dan menebas mereka semua. Tetapi yang terjadi malah...


"Apa ada yang menyerang mereka duluan?!"


"Tetua, sepertinya sudah ada yang mendahului kita ke tempat ini..!"


Beberapa kultivator Sekte Serigala Iblis memeriksa kondisi murid-murid Sekte Kupu-Kupu.


"Napas mereka tidak beraturan. Detak jantung mereka lemah dan wajah mereka begitu pucat,"


"Tetua, aku rasa ada yang sudah datang kemari dan mengambil lentera itu.."


"Nak, siapa yang membuatmu seperti ini?"


Salah seorang kultivator Sekte Serigala Iblis bertanya pada Hun Fung yang kaki kirinya terpotong, namun Hun Fung tidak mengatakan apa pun.


Sim Hi Ji mengepalkan kedua tangannya. Dia memang berasal dari Aliran Hitam, tetapi mereka lebih memilih untuk menebas leher lawan daripada melakukan siksaan yang seperti ini.


"Membiarkan mereka mati karena kehabisan darah... Kultivator mana yang begitu kejam?!"


Sim Hi Ji memberi perintah agar pengikutnya mencari Grand Elder Sekte Kupu-Kupu di dalam bangunan dan segera pergi dari tempat ini.


Kultivator Sekte Serigala Iblis tidak menyadari, bahwa yang memotong tangan dan kaki murid-murid Sekte Kupu-Kupu adalah diri mereka sendiri.


Saat tidak ada yang melihat, Hun Fung dan teman-temannya langsung menelan pil emas buatan Xiao Shuxiang. Hanya dalam tiga tarikan napas, bagian tubuh mereka yang terpotong tumbuh kembali.


Strategi menghilangkan kewaspadaan lawan yang gila! Mereka rela menahan sakit agar Grand Elder Sekte Serigala Iblis dan pengikutnya tidak mencurigai mereka.


Hun Fung lalu mengangkat dua jarinya, memberi tanda agar saudara-saudaranya mengatur formasi penyerangan.


Dalam satu hitungan, lima orang murid Sekte Kupu-Kupu langsung melesat dan menyerang punggung Kultivator Sekte Serigala Iblis.


!!


CRAAASH!


Sim Hi Ji yang berada di dalam bangunan merasa heran, ruangan ini begitu rapi dan tidak ada satu pun bekas pertarungan. Dia mencari keberadaan Grand Elder Sekte Kupu-Kupu tetapi tidak juga menemukannya.


"Ruangan yang begitu rapi... Tapi anak-anak di luar dalam keadaan-!!"


"TETUA, SERANGAN-AKH!!"


CRAACK


Kepala kultivator Sekte Serigala Iblis pecah saat sebuah anak panah yang dilapisi Qi menusuknya.


!!


Sim Hi Ji terkejut, dia langsung melesat keluar untuk melihat apa yang terjadi. Sangat tidak terduga! Para murid Sekte Kupu-Kupu yang tadinya terbaring dengan bagian tubuh terpotong menyerang pengikutnya dengan brutal.


Belum sempat rasa terkejut serta kebingungannya hilang, sebuah anak panah melesat dan hampir mengenai kepalanya andai Sim Hi Ji tidak segera menghindar.


BAAAM!!


Anak panah tersebut merusak dinding kayu bangunan, suaranya sangat keras.


Sim Hi Ji membawa sembilan orang kultivator tingkat Master Foundation, dan yang tersisa kini hanyalah empat orang, lima lainnya telah tewas dengan tubuh yang berantakan.


Di lain tempat, tepatnya di Sekte Serigala Iblis----Xiao Shuxiang dan Yi Wen tertawa sambil memegang perut mereka.


Keduanya membayangkan ekspresi wajah Grand Elder Sekte Serigala Iblis dan kultivator yang ikut menyerang sekte mereka.

__ADS_1


"Kalian berdua, sudah cukup tertawanya! Kami butuh bantuan di sini..!!"


TRAANG!


Bao Yu dan Hai Feng kewalahan menghadapi kultivator Master Foundation Tingkat Emas Putih. Walau mendapat senjata baru, tetapi mereka masih berusaha menyesuaikan diri.


Xiao Shuxiang segera melesat dan mengambil alih tempat Bao Yu dan Hai Feng hingga membuat kultivator Sekte Serigala Iblis tersentak sebab gaya serangan Xiao Shuxiang berbeda dengan kedua anak yang dilawannya.


Kultivator Sekte Serigala Iblis mengeluarkan senjata rahasianya, dia menyerang Xiao Shuxiang dengan pedang beracun.


Dalam lima kali serangan, kultivator Sekte Serigala Iblis berhasil memberi sayatan pada lengan kanan Xiao Shuxiang.


Dengan tatapan dingin, dia berkata begitu angkuh bahwa racun buatannya akan membunuh Xiao Shuxiang dalam tiga tarikan napas. Sayangnya..


"Kau ini bodoh yah? Kenapa dari tadi kau tidak mengeluarkan senjata rahasiamu?!" Xiao Shuxiang mengomeli kultivator Sekte Serigala Iblis karena baru mengeluarkan racun miliknya.


Mendapat omelan dari seorang bocah apalagi dia terlihat baik-baik saja membuat kultivator Sekte Serigala Iblis terkejut.


Setetes racun pada pedangnya begitu mematikan dan sampai sekarang dia belum mendapatkan penawarnya. Melihat seorang bocah yang sama sekali tidak terpengaruh racunnya sangat mustahil..!!


"I-ini tidak mungkin..!"


"Apanya yang tidak mungkin, hah?" Xiao Shuxiang kembali menyerang kultivator Sekte Serigala Iblis, dia mengalirkan Qi pada pedangnya dan dengan tiga gerakan.. Tubuh kultivator Sekte Serigala Iblis terpotong menjadi tiga bagian.


Tidak sampai di situ, Xiao Shuxiang kembali memotong kecil mayat kultivator yang telah dibunuhnya dan melemparkan potong-potongan tersebut ke arah murid Sekte Serigala Iblis yang lain.


Murid-murid Sekte Serigala Iblis tersentak kaget saat yang mereka tangkap adalah potongan daging, tidak ada dari mereka yang pernah melakukan pembantaian dengan cara mencincang habis tubuh seseorang.


"Siapa sebenarnya orang-orang ini..?!"


"KALIAN?! Kami Tidak Punya Masalah Dengan Kalian, Kenapa Menyerang Tempat Ini, hah?!" salah seorang murid menunjuk Jing Mi dengan pedangnya, dia begitu marah karena tiba-tiba saja sektenya di serang.


Jing Mi berkedip beberapa kali, dia lalu memanggil teman-temannya dan Xiao Shuxiang, mereka pun mulai melompat dan berdiri di samping Jing Mi.


Murid Sekte Serigala Iblis juga berkumpul, mereka menatap geram ke arah sembilan orang anak di depan mereka.


"Yi Wen, nanti saja tertawanya. Saatnya bicara serius.."


"Baiklah, Saudara Xiao."


Xiao Shuxiang berjalan sedikit maju, dia meminta Feng Ying untuk berdiri di sampingnya.


Sambil meletakkan siku kanannya di pundak kiri Feng Ying, Xiao Shuxiang mulai bicara dengan para murid Sekte Serigala Iblis.


"Kami berasal dari Sekte Kupu-Kupu, sekte yang sedang Grand Elder kalian serang..!"


Setelah mengatakannya, Xiao Shuxiang langsung melesat dan menebas kepala murid Sekte Serigala Iblis, tindakannya diikuti oleh Jing Mi dan saudara-saudaranya.. Mereka kembali menyerang para murid Sekte Serigala Iblis.


CRAAASH!


"Ini balasan karena kau menyerang sekte Saudara Zong dan juga menyerang sekteku!" Jing Mi menendang kepala salah satu murid dan segera melesat untuk menyerang murid lainnya.


TRAANG!


Tap


"Saudara Xiao? Mereka semua lemah, padahal tingkat praktik mereka lebih tinggi dariku..!" Feng Ying menghampiri Xiao Shuxiang, dia sama sekali tidak kesulitan melawan murid Sekte Serigala Iblis yang berada di Forging Qi tingkat 9.


"Ying'Er, mereka melakukan dua kesalahan besar. Pertama, mereka meremehkan kita dan kedua, mereka hanya menggunakan senjata rahasia dalam keadaan terdesak..!"


Xiao Shuxiang melesat kembali dan menyerang murid Sekte Serigala Iblis, hanya satu ayunan pedang.. Tubuh murid tersebut terbelah menjadi dua.


"Feng Ying..!" Xiao Shuxiang berseru, membuat Feng Ying menatapnya.


Andai warna pakaian Xiao Shuxiang bukanlah hitam, dia yakin saudaranya sudah seperti orang yang habis mandi darah. Ini dikarenakan cara pembunuhan yang dilakukan Xiao Shuxiang tidak seperti dirinya atau pun saudara-saudaranya yang lain.

__ADS_1


"Dengarkan Feng Ying..! Kau jangan pernah meremehkan lawanmu meski dia lebih lemah dari dirimu sendiri. Jika itu kau lakukan, nasibmu akan sama seperti mereka.."


Xiao Shuxiang menendang satu kepala kultivator Sekte Serigala Iblis dengan pelan. Kepala tersebut berguling dan berhenti saat menabrak ujung kaki kanan Feng Ying.


"Mereka semua kuat Feng Ying, bahkan yang berusia lebih muda darimu..! Sayangnya, kesombongan mereka terlalu tinggi hingga kepala mereka jatuh tanpa disadari. Salah satu sifat manusia yang tidak kusukai..!"


Xiao Shuxiang memotong mayat kultivator Sekte Serigala Iblis menjadi sepuluh bagian, mengambil organ dalamnya dan melemparkannya kepada Feng Ying.


"Sebagian besar hati kultivator Aliran Hitam berwarna ungu gelap, sejak kecil mereka diberi minuman dan makanan beracun. Cakar, gigi, bahkan air mata mereka mengandung racun. Jadi berhati-hatilah..!"


Xiao Shuxiang kembali melesat dan menyerang murid Sekte Serigala Iblis yang lain. Wajahnya nampak serius dan tatapan matanya tajam. "Hmph. Kupikir setelah seratus tahun mereka sudah berubah.. Nyatanya masih tetap sama.."


Grand Elder Sekte Serigala Iblis yang sedang ada di Gunung Induk nampak kewalahan.


Dia sudah memberikan luka serius pada murid-murid Sekte Kupu-Kupu, namun entah kenapa dalam tiga tarikan napas mereka menjadi sehat kembali.


Bahkan dia menebas beberapa tangan dan kaki murid-murid Sekte Kupu-Kupu yang menyerangnya, tetapi bagian tubuh mereka langsung tumbuh kembali dalam waktu yang singkat.


"Apa-Apaan Mereka ini?!"


"Tetua, Hanya Lima Orang Yang Berada Di Forging Qi Tingkat 12, Tapi Regenerasi Mereka Sangat Mengerikan!!" salah satu murid Sim Hi Ji menghampirinya, terlihat raut wajahnya begitu pucat.


Tap


Kultivator Sekte Serigala Iblis yang lain juga ikut menghampirinya. "Tetua, Aku Belum Pernah Melihat Ada Bagian Tubuh Yang Bisa Tumbuh Kembali Setelah Di Tebas..!! Bahkan Kultivator Immortal Sekalipun, Mustahil Melakukannya!"


"Kau Pikir Aku Pernah Melihatnya?! Ini Juga Pertama Kali Bagiku..!" Sim Hi Ji yang berada di tahap akhir MasterFoundation merutuki anak-anak Sekte Kupu-Kupu karena lebih kuat dari tingkatan mereka yang seharusnya.


Sim Hi Ji sudah tidak tahu harus melakukan apa lagi, dia mengeluarkan Aura Pembunuhnya.. Tetapi segera murid-murid Sekte Kupu-Kupu melompat menjauh dan digantikan dengan teman-temannya yang ahli dalam memanah.


Hun Fung dan teman-temannya mendengus, mereka tidak mungkin kalah setelah melewati pelatihan yang dilakukan oleh Xiao Shuxiang dan mendapat strategi perang dari Yang Shu.


Cara pelatihan yang begitu brutal dan hampir membuat mereka gila. Untungnya, setelah pelatihan selesai.. Xiao Shuxiang membuatkan mereka semua makanan yang sangat enak..!


Traang!


Traang!


"Tetua, panah-panah ini merupakan senjata pusaka..!!" salah satu murid Sekte Serigala Iblis sambil berbicara dia juga menangkis serangan anak panah yang melesat ke arah mereka.


Sim Hi Ji menangkap satu buah anak panah dan tersentak saat tahu bahwa anak panah tersebut memiliki cap sayap kupu-kupu.


"Tidak mungkin sekte ini yang membuatnya. Tapi.." Sim Hi Ji menggertakkan giginya, dia telah salah menilai Sekte Kupu-Kupu.


Tampilan sekte ini begitu sederhana, bahkan murid-muridnya tidak sampai 50 orang, tetapi..


".. Mereka memiliki kekayaan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Kulihat mereka juga memakan sebuah pil penyembuh, itu pasti pil yang berkualitas. Sial, aku terlalu ceroboh karena menyerang kemari tanpa bantuan Scarlet Bayangan dan Sekte Tengkorak Darah..!"


Sim Hi Ji memerintahkan murid-muridnya untuk mundur, mereka tidak bisa pergi dengan nyawa jika terus bertarung seperti ini.


"Jangan Biarkan Mereka Lolos!!" Li Qian Xie berseru namun dengan cepat Hun Fung menghentikannya.


"Tidak usah dikejar. Biarkan mereka memberitahu pada semua kultivator kehebatan sekte kita."


Li Qian Xie mengangguk, dia memberi tanda agar saudara-saudaranya tidak menyerang. Mereka langsung menuju ke salah satu bangunan untuk menemui Yang Shu.


"Kalian sudah datang?" Yang Shu terlihat duduk tenang di sebuah kursi, di depannya nampak meja kecil dan sebuah kertas yang tergulung.


"Tetua, kami sudah berhasil mengusir mereka. Dari sepuluh orang, hanya empat yang pergi dengan selamat..!"


"Kalian sudah bekerja keras melindungi sekte ini, terima kasih. Pergilah beristirahat,"


"Baik, Tetua!"


Para murid Sekte Kupu-Kupu memberi hormat dan segera meninggalkan ruangan Yang Shu. Mereka terlihat senang karena telah berhasil mengusir kultivator yang ingin menyerang sekte mereka.

__ADS_1


Yang Shu mengembuskan napas lega, meski saat menjadi pangeran di Benua Utara dirinya tidak pernah ikut berperang, namun ilmu tentang strategi perang tidak pernah menghilang dari ingatannya.


***


__ADS_2