
Zong Ming mengangguk, dia membenarkan bahwa Dai Chen memang dendam padanya. "Kami bertemu saat Penjelajahan Makam Kuno, sekitar dua tahun yang lalu..."
Zong Ming menjelaskan bahwa saat itu Dai Chen bersama dengan adiknya yang bernama Dai Chan, seorang gadis berusia 5 tahun.
Dalam penjelajahan itu, salah satu tempat di dalam makam dihuni oleh Demonic Beast berwujud Semut Hitam Legam berukuran sebesar sapi dewasa.
"... Aku dan Ying Liu kesulitan bertarung dengan demonic beast itu, jadi kami mencoba untuk memancingnya ke arah perangkap makam. Sayangnya kami justru tersesat dan malah bertemu dengan Dai Bersaudara..."
Zong Ming juga menjelaskan bahwa mereka berempat akhirnya bekerjasama untuk mengalahkan Demonic Beast tersebut. Salah satu serangan mengarah pada Ying Liu, namun dengan cepat Dai Chan melindunginya.
"... Aku juga memberi serangan pada semut itu, bersamaan saat Dai Chan melindungi Ying Liu. Tetapi..."
Zong Ming tidak bisa melanjutkan ceritanya, ada rasa bersalah dan kesedihan mendalam saat dirinya mengingat kembali kejadian 2 tahun yang lalu.
Dari cerita Zong Ming yang belum lengkap itu, Xiao Shuxiang sudah bisa menerka lanjutannya. Dia pun berkata, "Seranganmu mengenai adiknya Dai Chen, kan?"
Zong Ming tertunduk saat mendengar pertanyaan dari Xiao Shuxiang, dia merasa kesulitan berkata-kata.
Xiao Shuxiang masih menunggu penjelasan, meskipun dia sudah tahu apa yang akan Zong Ming katakan.
"I... itu benar. Dai Chan... terkena seranganku dan membuatnya... cacat selamanya. Sejak saat itu, Dai Chen membenci aku dan Ying Liu..."
Tenggorokan dan dada Zong Ming terasa sakit saat mengatakannya, Jing Mi dan Qi Xuan seolah bisa merasakan penyesalan Zong Ming. Mereka berdua juga bisa merasakan sebesar apa dendam Dai Chen kepada teman baru mereka ini.
"Itu berarti... Dai Chen bukanlah anak jahat seperti yang saudara Liu katakan?" Qi Xuan merasa bahwa ini hanya kesalah-pahaman belaka.
"Itu Tidak Benar!!"
Sebuah suara perempuan membuat Qi Xuan, Jing Mi, Xiao Shuxiang dan Zong Ming terkejut. Suara itu tidak lain berasal dari Ying Liu.
"Liu'Er? Kau..." Zong Ming menatap Ying Liu yang sedang berdiri di bibir pintu. Terlihat kekesalan serta kemarahan pada wajah anak perempuan itu.
"Kau bodoh jika merasa bersalah...!" Ying Liu melangkah mendekati Zong Ming dan yang lainnya, dia menatap satu persatu wajah teman-temannya ini.
Ying Liu kemudian berbicara dengan suara yang diliputi kemarahan, "Dai Chen dan adiknya memang anak yang arogan, selalu memandang rendah orang lain. Banyak yang tidak suka pada mereka karena sifatnya itu. Dan yang terjadi pada Dai Chan adalah hukuman atas semua perbuatannya!"
"Liu'Er?! Jangan berkata seperti itu," Zong Ming menegur Ying Liu karena tidak suka mendengar ucapan gadis ini.
Ying Liu menatap tajam ke arah Zong Ming, "Memangnya kenapa?! Apa kau lupa berapa banyak orang yang mereka sakiti?! Dai Chan pantas dendapatkannya!"
"YING LIU!! Dai Chan sudah menolongmu, kau tidak ingat itu?!" Zong Ming berteriak dan membentaknya, dia mencengkeram kuat lengan Ying Liu dan sedikit mendorongnya.
Ying Liu terkejut, ini pertama kalinya Zong Ming membentaknya. Zong Ming juga sama terkejutnya, dia tidak pernah membentak dan berbicara setinggi ini pada Ying Liu sebelumnya.
__ADS_1
"Liu'Er, aku..."
"KAU BELA SAJA MEREKA!! BELA MEREKA SESUKA HATIMU!!" Ying Liu berteriak sambil menangis, dia lalu berlari pergi meninggalkan teman-temannya.
"LIU'ER?!" Zong Ming mengejar Ying Liu tanpa mempedulikan teman-temannya.
Zong Mi, Qi Xuan dan Xiao Shuxiang sangat terkejut saat mendengar teriakan Ying Liu tadi. Padahal yang mereka lihat selama ini, Ying Liu adalah gadis pendiam dan tidak mungkin bisa berteriak sekeras itu.
"Sebenarnya apa yang terjadi...?" Qi Xuan dan Jing Mi saling berpandangan dan bertanya satu sama lain.
Xiao Shuxiang mengusap-usap dagunya, "Aku rasa, masalah mereka tidak sesederhana yang terlihat."
Di sebelah ruangan Xiao Shuxiang dan yang lainnya, Xiao Lu terlihat duduk bersama dengan Gu Ta Sian dan Yang Shu.
Mereka bertiga terkejut saat mendengar suara teriakan, dengan segera Xiao Lu berdiri dan melangkah keluar untuk memeriksanya.
Tepat saat Xiao Lu membuka pintu, dirinya melihat Ying Liu berlari sambil menangis.
"Sa-saudara Liu?! Kau kenapa...?" Xiao Lu berusaha menahan Ying Liu, namun gadis itu dengan cepat menuruni tangga dan pergi entah ke mana.
"Liu'Er?! Tunggu...! Liu'Er!!" Zong Mi berlari menyusul Ying Liu, dia lalu ditahan oleh Xiao Lu.
"Saudara Zong? Ada apa ini?"
Xiao Lu terlihat bingung saat Zong Ming merasa cemas dan dengan cepat meninggalkannya untuk menyusul Ying Liu.
Yang Shu dan Gu Ta Sian memanggil Xiao Lu dan bertanya kepadanya mengenai Zong Ming dan Ying Liu.
"Lu'Er. Apa yang terjadi?"
"Aku juga tidak tahu, Saudara Zong tiba-tiba pergi tanpa mengatakan apa-apa padaku."
Yang Shu dan Gu Ta Sian lalu mengajak Xiao Lu untuk menemui saudara seperguruannya yang lain.
Saat mereka berada di dalam ruangan di mana Xiao Shuxiang, Jing Mi dan Qi Xuan berada.. Yang Shu kemudian meminta penjelasan mereka tentang perihal yang terjadi kepada Zong Ming dan Ying Liu.
Jing Mi lalu menceritakan semuanya, dari awal hingga saat Ying Liu berteriak dan berlari meninggalkan mereka.
Mendengar cerita Jing Mi membuat Gu Ta Sian menghela napas pelan. Xiao Shuxiang menyadari ada perubahan pada raut wajah Gu Ta Sian, dia lalu bertanya kepada Gu Ta Sian karena merasa pria ini mengetahui yang sebenarnya.
"Ini semua karena Dai Chan dulu pernah berbuat kasar pada ibu Liu'Er..."
Gu Ta Sian juga menjelaskan bahwa ibu Ying Liu bekerja sebagai pelayan di kediaman Dai Chan. Ibu Ying Liu beberapa kali disiksa oleh Dai Chan dan sering diperlakukan tidak baik oleh anak tersebut hingga mengakibatkan ibu Ying Liu jatuh sakit.
__ADS_1
Ayah Dai Chan meminta maaf dan berusaha mengobati ibu Ying Liu, dia juga memarahi dan menghukum Dai Chan karena sudah bertindak keterlaluan.
Hanya saja Dai Chan tidak pernah berubah sikap bahkan setelah dihukum oleh ayahnya. Dia malah menaruh dendam pada ibu Ying Liu karena merasa ayahnya telah dihasut sehingga menghukum dirinya.
Dai Chan lalu berpura-pura menjadi anak baik dan meminta maaf pada ibu Ying Liu dengan membawakannya beberapa pil obat.
"... Pil itu ternyata mengandung racun dengan reaksi lambat, baru ketahuan setelah satu tahun... saat semuanya sudah terlambat."
Yang Shu dan murid-muridnya tertunduk sedih, mereka tidak menyangka masalah teman baru mereka dengan Dai Bersaudara begitu rumit.
"Aku... Aku akan menyusul saudara Liu..." Xiao Lu berniat melangkah pergi meninggalkan teman-temannya, namun dengan segera Xiao Shuxiang menahannya dengan cara meraih dan menggenggam tangan kanan Xiao Lu.
Xiao Shuxiang, "Jangan sekarang. Biarkan saudara Zong menenangkan saudara Liu terlebih dahulu, kau jangan ikut campur.."
Xiao Lu, "Tapi.."
Xiao Shuxiang, "Zong Ming harus meminta maaf kepada Ying Kiu karena membentaknya tadi, kau jangan ganggu mereka dulu.."
Yang Shu dan Qi Xuan mengangguk setuju dengan ucapan Xiao Shuxiang. Gu Ta Sian dan Jing Mi juga melakukan hal yang sama.
Dengan berat hati Xiao Lu mengangguk, "Baiklah, aku akan menunggu saudara Liu dan saudara Zong..."
Yang Shu dan Gu Ta Sian lalu berjalan dan duduk pada kursi yang ada di dalam ruangan. Sementara Qi Xuan, Jing Mi, Xiao Lu dan Xiao Shuxiang duduk di dekat jendela sambil melihat pemandangan di sekitar penginapan.
Dengan suara yang setengah berbisik, Xiao Shuxiang bertanya kepada Jing Mi dan Qi Xuan mengenai bekas darah di wajahnya. Dia sedikit cemas jika Yang Shu dan Gu Ta Sian tiba-tiba menyadarinya.
Jing Mi dan Qi Xuan membantu membersihkan bekas darah di bawah bibir, hidung dan telinga Xiao Shuxiang.
Jing Mi dan Qi Xuan sedikit menoleh ke arah Gu Ta Sian dan Yang Shu. Syukurlah keduanya terlihat sedang serius berbincang-bincang.
Setelah selesai membantu Xiao Shuxiang, mereka kemudian kembali menatap orang-orang yang berlalu-lalang jauh di bawah mereka.
"Aku merasa kasihan dengan Dai Chan, dia harus lumpuh seumur hidupnya..." Jing Mi memulai pembicaraan, dia mengeluarkan pendapatnya tentang Dai Chan.
"Kalau aku malah merasa Dai Chan pantas mendapatkannya, dia sudah membuat ibu saudara Liu harus hidup dengan racun di tubuhnya," ucap Xiao Lu, terlihat kekesalan pada wajahnya.
"Tapi Dai Chan masih muda, dia masih anak-anak..." Jing Mi sebenarnya ingin membela Dai Chan, hanya saja dia juga merasa bahwa perbuatan Dai Chan memang keterlaluan.
Qi Xuan menghembuskan napas berat, "Kalau aku jadi saudara Liu, aku juga pasti akan sebenci itu pada Dai Chan. Meski pun dia masih anak-anak, tapi tindakannya sangat tidak terpuji."
Xiao Shuxiang hanya diam sambil mendengarkan teman-temannya, "Haah... Aku tidak perlu ikut campur. Ini sama sekali bukan urusanku."
***
__ADS_1