XIAO SHUXIANG

XIAO SHUXIANG
110 - Membangun Sekte Kupu-Kupu [Revisi]


__ADS_3

Kejadian kemarin seperti mimpi buruk bagi para guru serta murid-murid Sekte Pedang Langit. Untunglah Grand Elder tidak sampai turun tangan.


Rasa sakit pada cambukan yang diberikan oleh ketiga Patriarch baru akan menghilang setelah lima hari. Hanya saja bekas cambukannya tidak akan pernah menghilang meski menggunakan Qi.


Berbeda dengan yang lainnya, Xiao Shuxiang bisa menghilangkan rasa sakit tersebut beserta dengan bekasnya.


Salah satu pil yang dibuatnya mampu menyembuhkan luka luar dan dalam pada tubuh hanya dengan tiga tarikan napas. Bahkan ini salah satu pil terkuat yang pernah dibuat Xiao Shuxiang.


Meskipun seseorang sudah sangat sekarat, asalkan masih memiliki satu napas yang tersisa, maka dia bisa kembali sehat saat mengkonsumsi pil buatannya.


Xiao Shuxiang menyebutnya Pil Napas Naga. Dia tidak sengaja membuat pil ini dari lima resep yang digabungkan menjadi satu.


Sayangnya untuk membuat satu buah Pil Napas Naga membutuhkan tanaman herbal berusia sangat tua. Semakin tua usia tanaman herbal tersebut, maka pil ini akan semakin kuat dan murni.


Kehadiran Patriarch Pertama dan Patriarch Ketiga kemari adalah untuk menemui Xiao Shuxiang.


Patriarch Pertama berniat menjadikan Xiao Shuxiang sebagai muridnya. Sedangkan Patriarch Ketiga ingin Xiao Shuxiang pulang karena sudah lama meninggalkan Gunung Induk.


Keduanya memperebutkan Xiao Shuxiang di ruangan pribadi Patriarch Lan.


Xiao Shuxiang. "Tunggu dulu, yang memutuskan adalah aku.. Bukan-"


Zhou Yan, "Kau tidak punya hak."


Yu Changhai, "Diam saja."


!!


Xiao Shuxiang langsung berhenti bicara ketika Zhou Yan dan Yu Changhai membentaknya. Dia memijat-mijat keningnya, "Aiya... kuharap ada seseorang yang menyelamatkanku dari dua Patriarch ini."


Yu Changhai. "Senior, dia hanya sebatas menerima hukuman darimu. Saat hukumannya selesai, aku akan membawa Xiao'Er bersamaku."


Zhou Yan, "Kau lebih tua dariku, jangan menyebutku 'Senior'. Bocah ini memang menjalani hukuman dariku, tapi setelah hukumannya selesai... Dia masih harus membayar tanaman herbal milikku."


"Senior, kau keterlaluan! Xiao'Er harus ikut denganku. Hutangnya padamu... Biarkan aku yang melunasinya.."


"Aku menolak."


Patriarch Lan hanya mengembuskan napas pelan, dia belum bisa masuk ke dalam perdebatan dua Patriarch di depannya.


Patriarch Lan menatap Xiao Shuxiang yang nampak memutar-mutar kuas di depannya, dia lalu berbisik kepada Xiao Shuxiang, "Apa yang telah kau lakukan pada mereka berdua?"


Xiao Shuxiang juga ikut berbisik. "Patriarch, aku juga tidak tahu. Entah kebaikan apa yang sudah kuperbuat hingga mereka seperti ini.."


Cukup lama mereke berada di ruangan yang sama. Patriarch Kedua berhasil menghentikan pertengkaran Yu Changhai dan Zhou Yan. Dia lalu meminta Xiao Shuxiang untuk memberikan keputusannya.


"Aku tidak ingin mengikuti kalian berdua. Xiao Shuxiang akan tinggal di mana pun yang dia inginkan. Itu pun jika kediaman kalian masih terbuka untukku."


Yu Changhai. "Xiao'Er, kau serius dengan ucapanmu? Kau tidak mau mempertimbangkannya lagi?"


Xiao Shuxiang, "Aku tidak berniat menjadikan siapa pun sebagai guruku. Aku tidak terbiasa berada dalam hubungan guru dan murid..."


Yu Changhai, "Haaah.. Baiklah jika itu sudah menjadi keputusan akhirmu. Tapi kau harus tahu, tawaranku masih tetap berlaku,"


"Terima kasih, Patriarch." Xiao Shuxiang tersenyum, dia lalu pamit saat tidak ada lagi yang perlu dibahas.


Xiao Shuxiang dan Patriarch Ketiga kembali ke Gunung Induk. Rumput liar di halaman dan tanaman Patriarch benar-benar tidak terawat saat Xiao Shuxiang pergi.


Dia langsung mengerjakan tugasnya segera dan baru berhenti saat malam hari.


Ada sesuatu yang membuat Xiao Shuxiang terkejut saat hendak mencabuti rumput di halaman depan Patriarch Ketiga.


Sebagian rumput terlihat berwarna tidak wajar. Saat melihatnya lebih teliti, ternyata rumput-rumput ini berusia lebih dari seribu tahun.


"Bagaimana bisa...?"


!!


*


*


*


Lan Guan Zhi yang sedang melatih Harimau Bulan mengenai aturan sekte mengarahkan pandangannya saat mendengar seruan Xiao Shuxiang dari arah langkan.


"Lan Guan Zhi, cepat bantu aku..!" Xiao Shuxiang menggapai-gapaikan tangannya, "Bantu aku mengangkat barang bawaanku ini..!"

__ADS_1


Xiao Shuxiang akhirnya bisa naik setelah dibantu oleh Lan Guan Zhi. Dia menghela napas, "Aku sepertinya butuh Cincin Spasial.."


Nyan!


Harimau Bulan melompat ke pelukan Xiao Shuxiang, dia merasa senang bisa melihatnya lagi.


"Kau semakin besar, Lan Xiao. Lihat, apa yang kubawa untukmu..."


Xiao Shuxiang duduk bersama dengan Lan Guan Zhi sambil memberi makan Harimau Bulan dengan tanaman herbal berusia seribu tahun.


Cairan hitam kental yang pernah dia buang rupanya dapat membuat tanaman tumbuh cepat. Xiao Shuxiang bisa mendapatkan tanaman berusia ribuan tahun hanya dengan waktu tiga hari. Ciptaannya ini tidak akan diceritakan pada siapa pun.


Xiao Shuxiang juga membawa arak buatannya dan mengajak Lan Guan Zhi untuk minum bersama.


Dia sepertinya lupa dengan usia Lan Guan Zhi yang belum cukup umur, apalagi arak merupakan sesuatu yang dilarang di Sekte Pedang Langit.


Lan Guan Zhi hanya tahu namanya, dia tidak pernah melihat seperti apa wujud dari arak sebenarnya. Karenanya, saat ditawari oleh Xiao Shuxiang, dia pun mulai meminumnya.


?!


Xiao Shuxiang tersentak saat cawan Lan Guan Zhi langsung terjatuh. Dia lalu menatap Lan Guan Zhi dan bertanya apa yang terjadi padanya.


Lan Guan Zhi hanya diam, tatapan matanya terlihat kosong dan seketika dia melirik Xiao Shuxiang tajam.


"Kau kenapa Lan-!!"


Xiao Shuxiang melompat ke belakang saat tiba-tiba Lan Guan Zhi menyerangnya.


Slaaash!!


Xiao Shuxiang melesat keluar, dia masih bingung dengan Lan Guan Zhi karena menyerangnya begitu tiba-tiba. Dia pun menarik pedangnya dan menangkis serangan Lan Guan Zhi.


Pertarungan keduanya berlangsung sepanjang malam, Xiao Shuxiang berulang kali memanggil Lan Guan Zhi dan memintanya berhenti, namun tetap saja anak itu tidak mendengarkannya.


TRAAANG!


"Lan Zhi, Keributan Dilarang Di Sekte Ini, Bukan? Kenapa kau malah-!!"


Belum sempat Xiao Shuxiang melanjutkan ucapannya, Lan Guan Zhi kembali menyerangnya.


"Lan Guan Zhi, kau ini aneh. Ada apa denganmu? He-Hei..?!" Xiao Shuxiang menyusul Lan Guan Zhi yang tiba-tiba pergi begitu saja.


"Bocah itu aneh sekali..."


Lan Guan Zhi kembali ke ruangannya, dia langsung tidur dengan tenang seperti tidak terjadi apa pun. Melihat kejadian ini membuat Xiao Shuxiang tercengang.


!!


"Jangan bilang, Lan Zhi punya kebiasaan buruk milik Senior Li Fu Chen..!!" Wajah Xiao Shuxiang sedikit pucat, dia ingat di kehidupan pertamanya...


Dia pernah mengajak Li Fu Chen minum arak dan hanya satu tegukan saja, seniornya itu langsung tertidur. Hanya saja dalam hitungan kelima, seniornya tiba-tiba bangun dan langsung menyerang siapa pun yang dilihatnya.


"Haaah... Toleransi mereka terhadap al-Astagaa! Lan Guan Zhi masih bocah, kenapa aku mengajaknya minum?!"


Xiao Shuxiang menepuk jidatnya, dia baru sadar usia Lan Guan Zhi belum cukup umur untuk minum arak.


"Aduuh, kepalaku sakit. Untunglah, Patriarch Lan tidak ada di sini. Kalau dia tahu aku mengajak adiknya minum, maka.."


Xiao Shuxiang segera menggeleng, dia tidak ingin membayangkan kemungkinan yang bisa terjadi padanya.


Sambil menunggu Lan Guan Zhi bangun, Xiao Shuxiang minum arak ditemani oleh Harimau Bulan yang terlihat lahap memakan tanaman herbal miliknya.


"Lan Xiao, kau harus cepat besar dan menjadi tungganganku. Mengerti?"


Nyawn!


*


*


Xiao Shuxiang dan teman-temannya mulai berpamitan, mereka memiliki rencana untuk membuat tempat yang layak terlebih dahulu sebelum mengajak Yang Shu.


Yang Shu sebenarnya ingin terus mengawasi murid-muridnya, namun kesembilan anak ini memang sudah harus hidup mandiri. Dia hanya berpesan agar mereka semua bisa menjaga satu sama lain.


"Patriarch, kami menitipkan Guru di sini. Aku dan saudara-saudaraku akan menjemputnya secepat mungkin..!" Jing Mi memberi hormat kepada Patriarch Lan, dia dan teman-temannya mulai menaiki pedang terbang untuk sampai ke kaki Gunung Induk.


Pedang terbang bukanlah milik Jing Mi dan yang lainnya, mereka hanya diizinkan Lan Gaozu untuk meminjamnya selama tiga hari, setelah itu harus dikembalikan.

__ADS_1


Apa yang dikatakan Yi Wen benar, dia dan teman-temannya tidak mendapatkan Pedang Warisan tersebut, apalagi memegang penggantinya.


Dibandingkan dengan melepaskan nama Sekte Kupu-Kupu, lebih baik mereka kehilangan hak mewarisi delapan pedang pusaka Sekte Pedang Langit.


Ketika tiba di tempat tujuan, hutan di kaki Gunung Induk lebih lebat. Terdapat tiga bangunan yang sudah lapuk, segera Xiao Shuxiang dan teman-temannya mulai membersihkan tempat tersebut.


Jing Mi dan Xiao Shuxiang bertugas menebang pohon dan menjadikannya balok-balok kayu, sementara Bao Yu dan Hai Feng merubuhkan bangunan yang ada.


Teman-teman mereka yang lain bertugas untuk memotong rumput dan membuat penanda wilayah.


Sayangnya, saat melakukannya----mendadak mereka dikejutkan dengan adanya tikus besar yang muncul dari tanah.


!!


Yi Wen dan Ro Wei berteriak, mereka memanggil teman-temannya untuk ikut membantu. Ukuran tikus ini begitu besar, bulunya berwarna perak dengan mata merah menyala.


Dia terlihat marah, sepertinya tempat di mana Xiao Shuxiang dan teman-temannya ingin membangun sekte adalah wilayah kekuasaan tikus tersebut.


"Di-Dia Demonic Beast yang besar..! Sa-Sangat Besar!!" Yi Wen menahan napas, dia tidak sanggup melawan monster sebesar ini.


"Usianya 2000 tahun. Lawan dia, ini kesempatan yang bagus untuk menguji kemampuan kalian.."


"Saudara Xiao, kau jangan bercanda.."


Xiao Shuxiang menantap Bao Yu, wajahnya tidak terlihat bercanda. Dia memberi perintah agar teman-temannya menyerang Demonic Beast tersebut, suaranya begitu tegas.


Zhi Shu dan Feng Ying mengangguk, mereka berdua yang melesat lebih dulu untuk menyerang Demonic Beast berwujud tikus tersebut.


Melihat kedua saudaranya, Hai Feng dan yang lainnya juga ikut menyerang dan membantu Zhi Shu serta Feng Ying.


Xiao Shuxiang hanya memperhatikan gerakan teman-temannya dan tidak ikut bertarung membantu mereka. Dia ingin memastikan apakah kedelapan anak ini dapat dipercayainya.


"Shouxing memintaku untuk menjalani hidup dengan baik, membangun hubungan layaknya keluarga. Aku ingin lihat, seperti apa hubungan 'kekeluargaan' mereka.."


BAAAM!!


"Hai Feng?! Kau baik-baik saja?!" Jing Mi menahan sakit pada punggungnya karena menghantam pohon, dia menjadi perisai saat Hai Feng terlempar akibat diserang oleh monster tikus.


Bao Yu dan Yi Wen terlihat sangat marah, mereka mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk mengalahkan Demonic Beast ini.


Tikus berbulu perak walau memiliki tubuh yang besar, nyatanya dia bergerak begitu lincah. Serangan kedelapan anak sama sekali tidak mempan padanya, dia lalu mengeluarkan bunyi decitan untuk memanggil pengikutnya.


!!


Jing Mi dan teman-temannya terkejut saat melihat banyak tikus kecil yang keluar dari tanah serta semak-semak di sekeliling mereka.


"Buat Formasi!!"


Jing Mi berseru, semua temannya mulai melompat dan berdiri di dekatnya.


Mereka membentuk formasi dimana Jing Mi dan Bao Yu di depan serta bertugas sebagai penyerang utama, Zhi Shu dan Ro Wei sebagai penyerang pendukung.


Hai Feng dan Hou Yong melindungi teman-temannya dari belakang, sementara Feng Ying dan Yi Wen memiliki tugas melindungi temannya dari serangan di titik buta.


Jumlah tikus yang begitu banyak membuat siapapun akan merinding geli, namun tidak untuk kedelapan anak ini.


Secara bersamaan, mereka menyelimuti pedangnya dengan Qi dan segera melesat, memberi serangan pada tikus kecil sekaligus monster tikus tersebut.


Hanya saja, tidak peduli seberapa keras usaha mereka, monster tikus tetap tidak terkalahkan.


Saat teman-temannya sudah kewalahan, baru Xiao Shuxiang membantu mereka. Sambil melawan tikus kecil dan monster tikus, Xiao Shuxiang menjelaskan kekurangan dari formasi buatan Jing Mi dan yang lainnya.


"Kalian Harus Lihat, Dan Perhatikan!"


CRAAASH!


Bahkan tanpa mengalirkan Qi pada pedangnya, Xiao Shuxiang mampu menebas banyak tikus sekaligus memberi sayatan pada monster tikus.


Tikus berbulu perak tersebut seperti memiliki akal, dia memberi perintah kepada tikus-tikus kecil untuk menyerang Jing Mi dan teman-temannya.


Menyadari hal ini, Xiao Shuxiang menyarungkan pedangnya dan meminta agar Jing Mi dan yang lainnya menutup mata.


".. Jangan buka mata kalian, sampai aku yang mengizinkan."


Meski bingung dengan ucapan saudaranya, namun Yi Wen, Jing Mi, dan yang lainnya hanya menurut. Mereka memejamkan mata erat dan memasang pendengaran dengan baik.


***

__ADS_1


__ADS_2