
Liam dan Zeline yang baru saja keluar dari dalam rumah sakit, segera mereka mencari Jo dan Riyan. Mengajak mereka untuk pulang. Yang pasti mereka ada disini.
"Mas itu mereka ada di taman " ucap Zeline.
"Iya ayo sayang " sambil merangkul pinggang istrinya.
Tadinya Liam ingin Zeline pakai kursi roda saja namun Zeline dengan halus menolak. Dirinya masih kuat berjalan. Jadi untuk apa mengunakan kursi roda.
"Jo " panggil Zeline.
"Ya Line bagaimana kamu gapapa kan "
"Engga Jo, kamu dapet keponakan "
"Beneran Line, selamat ya Line aku seneng banget tahu" sambil memeluk Zeline.
"Kamu cobalah percaya pada kak Yan, coba kamu beri dia kesempatan aku tahu kak Yan laki-laki baik. Turunkan sedikit egomu Jo " bisik Zeline..
Jo lantas mengangguk dan makin mempererat pelukannya pada Zeline. Sahabatnya ini selalu saja tahu apa yang sedang dia rasakan. Menyenangkan sekali mempunyai sahabat yang mengerti dengan diri kita.
"Kamu sekarang pulang sama kak Yan ya Jo sayang, seneng-seneng ya kalian "
"Iya Line, kamu sama pak dosen hati-hati ya dijalannya "sambil melepaskan pelukannya.
"Iya kamy juga, hati-hati ya sama kak Yan, awas jangan berantem lagi. Kalau mau beratem diring aja ya "
__ADS_1
"Iya bawel dadah "
Zeline segera melambaikan tangannya kearah sahabatnya. Kak Yan lalu berbalik sedikit dan mengumamkan kata terimakasih pada Zeline. Zeline segera mengangugakan kepalanya.
"Ayo sayang sekarang kita pulang, kamu mau apa makan apa sayang " ajak Liam sambil menawari sesuatu pada istrinya.
"Emm engga deh mas, aku pengen istirahat aja sambil peluk-peluk kamu gitu boleh"
"Boleh dong sayang, apa sih yang engga buat malaikat aku ini "
Liam segera membukakan pintu untuk Zeline setelah Zeline masuk, segera Liam berlari kecil untuk segera masuk kedalam kemudi supir.
Zeline yang mencium farfum orang lain, langsung mengalihkan pandangannya. Farfum ini seperti kenal dirinya.
Bukannya ini wanginya Nina, apa suaminya tadi pergi bersama Nina harus selidiki ni. Gaboleh dibiarin. Aku ga mau kaya Kinan yang dilayangan putus.
Ist masa sih suaminya bisa melakukan hal yang seperti itu, ga mungkin tapi bisa juga mungkin.
**
"Kamu masih marah sama aku sayang " tanya Riyan.
"Mungkin, aku kecewa sama kamu. Seenganya kamu bisakan minta tolong sama orang terdeket aku aja jangan sama orang lain. Kalau kamu emang bener-bener pengen jaga hati aku seharusnya kamu sebelum minta bantuan sama Lisa bakal berfikir kesitu. Setiap perempuan beda-beda ga ada yang sama. Mungkin aja diluar sana ada yang ngebiarin pacarnya dibantu sama temen cewenya. Tapi aku bukan perempuan itu. Ini tuh jangka panjang yang bakal ngeharusin kalian berdua selalu bertemu. Ga ada yang namanya perempuan sama laki-laki bertemen tuh bener-bener temenan. Pasti salah satunya ada yang memandam rasa dan bisa juga dulu suka dan rasa itu ilang, terus ketemu lagi dan rasa itu muncul lagi, ga ada yang ga mungkin didunia ini "
"Aku bukannya mau ngebesar-besarin masalah, atau posesif sama kamu atau gimana gitu. Aku gamau hati aku sakit sama laki-laki yang sekarang selalu ada didalam hati aku. Aku aja gapernah jalan sama cowo lain, aku sebelum ngelakuin itu selalu mikir kekamu gimana kalau sakit hati, gimana kalau kamu marah, gimana kalau kamu malah lakuin hal yang sama kaya yang aku lakuin, aku selalu mikir jauh buat bisa jaga hati kamu. Emang, kamu mau kasih kejutan, tapi apa perlu melibatkan seorang wanita yang dulu pernah deket sama kamu " tak terasa air mata Jo mengalir.
__ADS_1
"Maksud kamu apa. Kapan aku deket sama Lisa "
"Kamu mau bohong sama aku, aku bukan perempuan bodoh yang bisa kamu kelabuin. Aku tahu kalian dulu pernah deket, tapi Lisa keburu pergi ke jepang buat kuliah "
"Kamu tahu dari mana "
"Kamu ga perlu tahu, aku tahu dari mana tentang Lisa. Benerkan semua itu kamu tuh masih ada yang dirahasian dari aku. Aku aja selalu jujur sama kamu, semua masa lalu aku, aku ceritain "
"Maaf bukannya aku mau bohongin kamu atau ngerahasian sesuatu aku cuman gamau kamu sakit hati "
"Tapi nyatanya kamu ngehubungin dia lagi kan buat bantuin acara yang penting untuk hidup aku dan kamu. Kamu ngelibatin diakan buat apa "
"Aku ga ada maksud apa-apa aku hanya ingin pertemanan kita baik-baik lagi kaya dulu "
"Yaudah kamu nikah aja sama dia "
Setelah mengucapkan itu Jo segera keluar dari dalam mobil, Riyan yang melihatnya segera keluar juga dan mengejar Jo namun sudah tak terkejar. Jo larinya sangat cepat sekali.
Riyan segera kembali lagi dan masuk kedalam mobilnya mencari keberadaan Jo pacarnya. Kenapa semuanya menjadi kacau seperti ini sialan.
Jo yang melihat mobil Riyan sudah maju, segera keluar dari persembunyiannya. Saat tadi keluar dari dalam mobil Riyan dia langsung loncat dan telungkup didalam rumput yang tinggi.
Jo segera membersihkan pakaiannya dan wajahnya yang terkena kotor. Kenapa dia bisa tahu tentang Lisa dan Riyan.
Selama dirumah Zeline dia mencari akun lama Riyan dan ternyata terpampang nyata wajah perempuan itu disetiap postingan Riyan. Bahkan sangat banyak. Dia bukan perempuan bodoh yang bisa dikelabui begitu saja.
__ADS_1
Kecewa rasanya sangat, lalu apakah sekarang dirinya bisa percaya lagi dengan Riyan. Apakah dirinya bisa melanjutkan kembali hubungan ini. Pernikahan ini. Atau harus mundur dan membiarkan mereka berdua bahagia Lisa dan Riyan.
Kenyataan yang sangat pahit, harus difirkan matang-matang kembi olehnya.