Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Mulai membuka Hati dan Menerima


__ADS_3

Zeline cepat-cepat membawa Liam kedalam rumah, dan nyuruhnya duduk terlebih dahulu diruang tamu, saat Zeline akan pergi menggambil kota P3K namun belum juga melangkah Liam sudah menariknya dan menyuruhnya duduk.


Ditatapnya mata Zeline lalu beralih kebibir Zeline, diusapnya bibir itu menggunakan ibu jarinya lalu secara perlahan Liam mendekat dan memiringkan sedikit kepalanya dilumatnya bibir itu dengan pelan dan sangat lembut, Zeline pun terbuai dengan ciuman sang kekasih, tanpa diminta Zeline mengalungkan tangannya dan berpindah kepangukan Liam.


Liam yang mendapatkan respon baik dari Zeline lebih memperdalam ciumanya itu. Saat nafas mereka sudah habis Liam melepaskannya. Zeline yang malu cepat-cepat menyembunyikan wajahnya itu di dada Liam.


"Sayang tatap mataku" perintah Liam.


Perlahan Zeline mengangkat wajahnya dan tersenyum malu- malu kearah Liam.


"Aku tak suka kau disentuh oleh lelaki lain, apa lagi sampai berani mengecup mu seperti itu, akan ku bunuh laki-laki itu" geram Liam.


"Jangan seperti itu kak, aku tak mau kakak melakukan hal seperti itu lagi"


"Kenapa apa kau juga suka dengan lelaki itu " marah Liam


Dipegangnya kedua pipi Liam oleh Zeline tanpa di minta oleh Liam Zeline yang memulai mencium bibir Liam tapi sekedar kecupan saja tak sampai **********.


Kemarahan Liam tiba-tiba menghilang digantikan oleh rasa yang hangat diperlakukan seperti ini oleh Zeline, ternyata perjuangannya tak sia-sia.


"Dengarkan aku kak, aku tak akan meninggalkan kakak jika bukan kakak sendiri yang meninggalkan ku" janji Zeline


Liam pun memeluk Zeline dengan etat. Namun tiba-tiba.


"Ekhm ingat kalian bukan muhrim " ucap ayah Zeline sambil melengos pergi.


Zeline sampai terjatuh sangking kagetnya karna ayahnya tiba- tiba nongol dan berbica seperti itu, Liam hanya menggaruk-garuk kepalanya dan bergegas membantu Zeline yang terjatuh.


Cepat-cepat Zeline meninggalkan Liam untuk mengabil air hangat, handuk, air minum dan P3K untuk mengobati Liam.


Zeline sudah kembali lagi. Secara perlahan di obatinya luka itu dengan sangat hati-hati. Namun yang diobati sama sekali tak merasakan sakit sama sekali malaham tak ada ekspresi sama sekali dasar ya ni laki-laki manusia atau bukan sih.


"Ini minum lah dulu kak susunya, mumpung masih hangat" ucap Zeline.


Liam pun menurut dan meminumnya sampai habis.

__ADS_1


"Aku pulang dulu ya sayang, kau langsung tidur, istirahat, besok akan aku jemput lagi ya "


"Tak usah kak besok aku kuliah siang, kakak tenang saja mengajar ya, dan aku juga meminta izin kepada kakak pulangnya aku akan kerumah Jo dulu ya aku ada latihan untuk menyambut festival itu loh kak"


"Baik lah tapi aku tak mau sampai melihat kamu dengan laki- laki, memangnya latihan apa"


"Rahasia nanti juga kakak tau aku akan menampilkan apa, tapi kakak jangan marah ya nanti"


"Akan kakak pertimbangkan sayang, jika dalam pentas itu kamu bersentuhan dengan laki-laki pasti kakak akan marah padamu dan akan langsung menikahimu " janji Liam.


***


Zeline sudah ada dikamar dan siap-siap akan tidur, Liam pun sudah pulang dan sudah pamitan dengan kedua orang tua Zeline.


Zeline pun ingin sekali menceritakan tentang kejadian hari ini kepada Jo cepat-cepat ditelfonya Jo, hemmm lama sekali.


"Hallo sayanggnya Jojo ada gerangan apa wahai sahabatku yang manja ini menelfon ku "sambut Jo


"Ih Jojo suka ada-ada aja deh. Aku mau curhat sama Jojo"


"Jo tadi ada Yuda kerumah dan berantem sama kak Liam "


"Hah kok bisa sih Line, coba ceritakan semuanya pada ku " Teriak Jo dengan hebohnya.


Zeline geleng-geleng kepala kenapa sahabatnya ini makin kesini makin lebay kalau bicara.


"Aku mau tanya dulu Jo, Yuda tau darimana kalau aku punya hubungan sama kak Liam"


" Eemm sorry ya Line tadi dia tanya sama aku, saat liat kamu digandeng sama pak Liam, ya aku bilangin aja kalau kalian pacaran, supaya Yuda ga nganggu kamu gitu Line "


"Ih jo malahan dia tadi kesini tau ga, terus nanya-nanya aku kenapa pacaran sama kak Liam. Aku binggungkan Jo mau jawab apa, terus dia cium bibir aku dihadapan kak Liam ya marah lah kak Liam langsung terjadi baku hantam itu "


"Yang bener Line pasto seru de "


"Ko seru sih Jo yang ada serem tau, kalau kamu liat wajah kak Liam serem banget tau ih"

__ADS_1


"Terus kamu bicara ga soal dance itu ke kak Liam "


"Ya engga lah Jo, kalau nanti aku bilang pasti ga di bolehin"


"Iya juga sih, tapi kalau marah nanti gimana, itu s Yuda berani banget ya cium kamu dasar ya tu laki-laki liat aja besok aku tonjok mukanya " marah Jo tak terima temanya dilecehkan.


"Ya kalau marah ya bujuk aja lah Jo gampang, besok antar aku ke makam Abi ya Jo, aku mau melepaska hatiku untuknya dan akan mencoba membuka hati kembali untuk kak Liam "


"Alhamdullilah aku senang sekali, sahabatku mau membuka hati lagi, aku senang sekali Line, yasudah sekarang istirahat yu Line"


"Ayo Jo, dadah Jo sayang aku bobo ya "


"dadah Zeline jangan lupa mimpiin aku ya umwah "


Zeline pun akhirnya tertidur setelah bercerita kepada Jo tenang juga akhirnya hatinya ini.


***


Sedangkan dilain tempat Liam sedang menggorok kepala seorang pria yang tadi ingin pencopetnya, saat Liam sedang berjalan untuk mencari nasi goreng di sekitar tempat tinggalnya ada seorang laki-laki mencopet dompetnya dengan cepat Liam mengejarnya.


Dan tertangkap, dan sangat beruntung sekali pencopet itu lari ketempat yang sepi, dan mengacungkap pisaunya ke arah Liam, Liam yang memang tidak takut langsung merebut pisau itu ditusukkan ke leher sang pencopet dan di cekalnya kedua tangganya oleh Liam dan terjadilah pengorokan itu.


Setelah kepala itu buntung ditinggalkannya begitu saja oleh Liam, dan untungnya saja tadi Liam membawa sarung tangan jadi sidik jarinya tak akan terdeteksi.


Yang tadinya ingin makan jadi malas kan jadi tak mood lagi, yasudah lah mening pulang saja.


Sesampainya dirumah Liam bergegas pergi kekamarnya dan membuka handphonenya mengelus foto yang terpapang di handphonenya Foto sang kekasih yang sedang tersenyum dan diambil dengan cara diam diam oleh Liam.



Liam terus saja memandangi foto itu tak menyangka dia bisa bertemu lagi dengan belahan jiwanya ini. dulu dia sempat menyerah namun tuhan berkata lain, dipertemukannya lagi dia dengan Zeline dan Liam berjanji tak akan melakukan kesalahan seperti dahulu lagi, Liam pun terlelap dan tertidur sangat nyenyak sekali ditemani oleh foto Zeline.


Note :


Jika ada saran dan Kritik tulus dikomentar ya, biar aku bisa memperbaiki karyaku agar lebih baik lagi, mohon maaf bila ceritaku kurang menarik, tolong bantu ya karna aku masih belajar untuk menulis sebuah karya novel.

__ADS_1


Terimakasih 😊


__ADS_2