Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Yang kedua pun gagal


__ADS_3

"Sayang ayo kita pergi, aku sudah menyiapkan bulan madu kedua yang sangat spesial. Yang pertama kan gagal pasti yang kedua tidak akan gagal karena kau sudah tidak takut lagi . Ayo sayang nanti aku akan memesan tempat tidur yang baru oke "


" Ayo baby kita pergi, aku juga sudah lama tidak Liburan nih, tapi aku beres-beres dulu ya aku siapkan dulu pakaian kita untuk di sana "


"Tidak usah sayang , aku sudah mengemasnya dan kita tinggal pergi saja, kau tak usah khawatir aku suami yang siaga jadi kau tak usah repot-repot untuk menyiapkannya. Karena aku sudah menyiapkan semuanya. Ayo sayang aku sudah tak sabar ingin melakukannya ya"


"Baiklah ayo ayo kita pergi sekarang kau ini ya kalau masalah tentang yang jorok-jorok pasti nomor satu. Menyebalkan sekali Kau ini Baby"


"Tidak apa-apa dong Sayang aku kan seperti ini hanya padamu jadi jangan malu-malu"


Jo yang tak mau mendengarkan ocehan suaminya lagi. Segera menarik tangannya dan masuk ke dalam mobil untuk pergi ke tempat liburan mereka, maksudnya bulan madu.


Selama perjalanan Jo mengambil banyak foto dengan suaminya bahkan dengan macam-macam gaya, namun Riyan sama sekali tak terganggu dia malah senang melihat istrinya yang ceria, penuh energi pokoknya Jonya sudah kembali lagi, Jo yang menyebalkan, yang dirinya cintai selamanya.


Akhirnya mereka berdua telah sampai di Villa yang mereka pesan, Jo segala masuk disusul dengan suaminya yang menbawa koper.


"Bagaimana Sayang apakah kau suka dengan villanya cantikan villanya, seperti dirimu"


"Tentu aku suka sekali baby, udaranya pun sejuk sekali kau hebat deh kalau memilih tempat aku suka "


"Baiklah aku akan membeli dulu minuman untuk kita, minuman segar kau tunggu di sini ya aku taka akan lama"


"lalu apakah kau akan membeli minuman memakai mobil memangnya jauh ya warungnya di sini, tadi waktu aku lihat dekat deh baby "


"Tidak sudah aku tidak akan membawa mobil, ini kuncinya sayang, aku akan jalan kaki saja dadah sayang. Aku tinggal dulu sebentar "


Jo segera mengangguk dan dirinya segera berkeliling tempat ini melihat pemandangan yang cantik dan juga rumah yang unik ini.


Riyan sekarang sedang mencari tukang ojek, dan akhirnya tak lama kemudian menemukannya juga dan langsung menghampiri tukang ojek itu.


" Bang tahu tempat beli obat kuat nggak "


"Tahu Bang kenapa emang, Abang baru nikah ya pasti mau enak-enak ya sama istrinya "dengar suara yang melengking


"Jangan teriak juga kali Bang, ayo anter saya kesana. Suaranya pelan dong bang malu diliatin orang-orang "


"Ya enggak usah malu kali Bang, udah biasa lah di sini kan tempat bulan madu jadi nggak usah malu-malu bang."


"Ya tetep aja malu, kamu yang gak malu saya yang malu"


"Iya iya deh bang marah-marah Bae. Mau jadi nggak kalau nggak saya ambil penumpang lain nih"


"Jadi dong ayo anterin saya ke sana, kamu dari tadi yang nyerocos terus, makanya saya terpancing kan untuk ngobrol sama kamu di sini "


"Ya udah nanti sambung aja Bang, ayo kita sekarang perg, nanti kemaleman loh enggak jadi bulan madunya enggak jadi enak-enaknya"


Riyan segera naik dan berpegangan pada bahu tukang ojek itu. Selama perjalanan tukang ojek itu tak berhenti berbicara terus saja tertawa dan berbicara dengan suara yang keras.


"Bang bisa diem nggak, nggak usah ngomong terus saya pusing dengernya"


"Lah saya kan mau ngomong Bang. Masa nggak boleh saya punya mulut ini, mulut-mulut saya bukan mulut Abang kenapa Abang yang protes "


"Saya protes Karena Abang ganggu saya berisik banget tau. Suaranya ganggu diam lah Bang kalau nggak saya jambak rambut abang yang panjang mau "

__ADS_1


"Ya jangan gitu dong Bang jangan jangan saya diam deh saya diem, enakan ngomong lagi, Abang nya galak"


Mereka berdua akhirnya sampai juga di tempat itu, Riyan segera masuk di ikuti oleh tukang ojek itu dan segera bertanya pada pemiliknya.


"Pak saya mau beli obat kuat ada nggak , pokoknya yang kuat banget "


"Ada Bang banyak obat kuat di sini. Kenapa abang untuk kerja lembur ya angkat-angkat beras. Pasti biar gak cape ya Bang"


"Bukan buat itu loh pak saya mau beli obat kuat untuk gitu loh gini gini loh buat ini perempuan ini laki-laki terus kita bikin anak gitu loh, ngerti kan pak apa kata saja " sambil memperagakannya mengunakan tangannya.


"Oalah itu ya mau buat anak biar strong terus ya, kalau itu jangan ini deh saya punya obat yang manjur dan spesial banget, kalo obat spesial itu bakal kuat dua hari dua malam,mau nggak "


"Mau dong pak kalau gitu, kan saya disini lagi bulan madu pak ya pasti saya seneng lah bisa tahan sampai 2 hari nanti saya minum lagi minum lagi, tahan berapa hari aduh rasanya saya akan melayang pak "


"Ya sudah sekarang kamu ikut saya, kamu harus ambil sendiri Itu adalah sebuah perjuangan buat kamu menyenangkan istrimu "


"Baik pak ayo. Saya akan melakukan apapun untuk 2 hari 2 malam itu "


"Ya sudah kamu segera masuk ke dalam kandang ini"


"Lalu saya harus ngapain Pak, disana"


"Kamu harus berjuang ambil air liur banteng, dan kamu pasti bisa strong dua hari dua malam"


"Apa banteng bisa bisa saya mati duluan pak sebelum melakukan dua hari dua malam itu"


"Udah jangan banyak bicara ayo masuk "penjual itu segera memasukkan Riyan ke dalam dan menguncinya dari luar.


" Pak pak jangan gitu dong pak jangan dikunci, pak pak saya saya nggak bisa ambil sendiri, bantengnya gede banget pak Akhh tolongg" akhirnya Riyan pingsan karena diseruduk banteng.


Riyan akhirnya sadar dia membuka kedua kelopak matanya dan yang pertama dia lihat adalah Bapak penjual, lali menengok ke arah kiri dia malah lihat tukang ojek itu.


"Kalian berdua kenapa ada di sini, sekarang saya ada dimana, apa yang terjadi dengan saya"


" Maaf Pak, Bapak mengalami cedera pinggang dan juga pantat Bapak. Di sana ada pembekakan pak karena ulah dari hewan bernama banteng, Jadi Bapak belum bisa melakukan apa-apa apalagi sampai melakukan hubungan suami istri jadi, jadi harus tahan ya dan semangat "ucap suster yang menunggu


"Ini saya sudah mengambilkan air liur bantengnya, jadi kamu nggak usah ambil lagi ke sana, buat kamu saya kasih gratis karena kamu sudah melakukan perjuangan yang sangat panjang dan melelahkan "


Setelah mengatakan itu bapak penjual itu pergi meninggalkan Riyan bersama tukang ojek "Ayo Bang kita pulang. Udah malam nih kasihan istri Abang nunggu di rumah "


" Ya udah ayo bantu saya, pinggang saya sakit banget nih"


Riyan segera dipapah oleh tukang ojek itu dan dia menaiki motornya dengan hati-hati dan tukang ojek pun menjalankannya dengan hati-hati pula, takut terjadi sesuatu pada penumpang.


"Udah sampai nih Bang turun Bang"


" Iya sabar dikit kali usah nyuruh-nyuruh juga berapa nih"


" 300.000 Bang"


"Mahal amat 300.000"


"Bang saya udah seharian sama abang, bahkan saya udah antar Abang ke rumah sakit. Masa saya mau dibayar 20.000 Bang nggak adil dong bang "

__ADS_1


"Ya udah ya udah nih saya lebihi jadi Rp400.000, karena kamu udah bantu saya dan juga mau anterin saya pulang lagi. dan tunggu saya juga di rumah sakit. Makasih atas bantuannya ya Bang ya. Nanti kalau saya ada butuh lagi saya cari Abang deh gak yang lain "


"Siap deh Bang saya tunggu perintah dari abang saya senang bekerja sama dengan abang saya pulang ya, pamit "


Riyan hanya mengangguk dan pergi untuk segera menemui istrinya, yang pasti sudah khawatir karena menunggunya di rumaah.


Dengan senang hati Riyan segera masuk ke dalam villa, tanpa melihat nomor villanya dulu dan saat masuk dirinya mendengar suara percikkan air.


"Wah wah pasti Jo lagi mandi, harus minum sekarang ini obat kuat "


Riyann dengan cepat segera meminumnya dan akan membuka pintu kamar mandi itu. Namun yang keluar bukan Jo tapi seorang nenek-nenek.


" Hei apa yang kau lakukan. Kenapa kau ada di rumahku kenapa kau ada dalam Villaku keluar. Kau dasar mesum ya. kau ini sudah salah masuk, apa kau mau sama nenek-nenek sepertiku ""


"Apa maksudmu. Kenapa kau menjadi keriput Jo dan kenapa banyak garis-garis seperti itu di wajahmu, "


"Ja Jo ja Jo saya ini bukan Jo kamu keluar sekarang "


"Tidak ini Villa saya. Kenapa saya harus keluar Nenek yang seharusnya keluar"


"Ngeyel ya kamu tuh, sudah saya bilang kamu yang harusnya keluar bukannya saya "


Tiba-tiba saja datang satpam dan menghentikan pertengkaran mereka"Ada apa ini sebenarnya. Kenapa kalian bertengkar seperti ini "


"Ini lho pak dia masuk ke Villa saya, dia gak sopan pak sama saya, ayo bawa dia ke Kantor polisi pak, bawa bawa bawa "


"Ini Villa saya pak, bener kok yang ini nomornya, jadi yang pergi itu nenek ini bukan saya "


Jo yang memang dari tadi menunggu suaminya mendengar suara keributan itu segera melihat kearah Vulla sebelah, dan ternyata suaminy ada disana.


Dengan cepat jo segera menghampirinya" eh Pak tunggu tunggu ini suami saya pak, kayaknya dia salah masuk deh, dia gak liat nomormya, ya ampun maaf maaf ya Pak Bu "


"Oalah ini suami ibu, iya nih bu diia masuk ke kamar Ibu ini tiba-tiba kan "


"Iya iya maaf ini suami saya kayaknya lupa deh nomor kamarnya ya, udah makasih ya pak buu, Aduh saya minta maaf banget"


Jo segera membantu suaminya masuk ke dalam rumah dan menutup pintunya dengan cepat.


Jo yang sudah mendudukan suaminya segera mengambil air putih dan memberikannya pada suaminya "kamu ini ngapain sih malah di tempat orang lain "


" Aku nggak tahu, aku kira itu villa kita sayang, ini lihat lidah Aku sayang pokoknya kayak yang bengkak aja lidahku ini nggak ada rasanya banget"


" Emang kamu minum apa sih baby, kamu tuh sebenarnya ke mana. Katanya sebentar tapi lama banget. Aku sampai malam kayak gini nunggu kamu, kamu tuh nyebelin tau nggak. Aku udah nunggu kamu "


" Iya maaf maaf sayang. Tadinya aku tuh mau cari obat kuat kok malah gini jadinya ini aku minum ini sayang"


"Kamu ini buat apa coba minum obat kuat " ya segera mengambil botol itu dan membacanya dengan teliti.


" Iya lah ini obat buat diolesin bukan diminum baby, kamu ini kalau apa-apa tuh baca dulu Jangan asal minum aja gimana kalau kamu minum racun"


"Iya iya maaf sayang , aku udah hancurin bulan madu kita lagi aku minta maaf sayang"


" Iya iya udah enggak apa-apa kok, ini juga bukan kemauan kamu kan. Makanya kamu tuh jangan beli obat kuat obat kuat buat apa sih.Udah lah semampunya kamu aja.Nanti besok kita pulangnya baby"

__ADS_1


"Tadinya kan aku pengen bahagiain kamu sayang. Tapi kalau kayak gini carannya, aku janji nggak akan beli obat kuat obat kuat lagi. Aku akan berjuang semampunya aku"


" Nah itu bagus dong"


__ADS_2