Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Mainannya banyak sekali


__ADS_3

Pagi pagi sekali Lucas masuk kedalam kemar papih mamihnya, namun tak ada ditempat tidurnya, saat melihat kearah bawah, dia melihat kedua orang tuanya sedang tertidur.


Dengan perlahan Lucas menghampiri mereka dan menaiki tubuh sang papih.


"Papih mamih, kenapa kalian tidul dibawah kenapa, mamih papih bangun jangan membuat aku khawatil, bangun bangun "


Liam segera bangun dan melihat anaknya, "ada apa sayang papih dan mamih tidak apa apa, kamu ketiduran disini "


Zeline yang mendengar ada suara segera bangun dan melihat anak dan ayah sedang mengobrol, "ada apa sayang kenapa kau bangun pagi pagi "


"Mamih papih ayo lihat kelual ada banyak mainan, ayo, ayo telimakasih papih telah membelikannya untuk ku, ayo bangun dan lihatlah "


"Sama sama sayangg "


Liam segera bangun di ikuti oleh sang istri dan ternyata benar saja ada beberapa mobil box yang mengantar mainannya, memang dirinya sengaja memborong beberapa toko mainan seperti apa yang di inginkan sang anak.


Zeline yang melihatnya segera menepuk bahu suaminya dan memelototinya "mas kamu ini ya banyak banget buat apa Lucas juga gak akan mainin semuanya, kamu ini yah "


"Gak apa apa sayang aku juga kerjakan buat kalian jadi barang sebanyak ini gak masalah kamu tenang aja gak setiap hari juga kan aku beliin mainan mainan ini "


"Ayo papih mamih kita kelual "


Lucas berlari terlebih dahulu di susul oleh kedua orang tuanya untuk melihat mainan mainan itu ,Lucas tersenyum senang dan menatap pada papihnya.


Sedangkan 2 orang yang sedang ada ditaman menatap semua itu, ibunya Airin segera menoel sang anak "lihat kalau kau menjadi istrinya apa pun yang kau mau akan dia belikan, pasti akan dia belikan, hidup mu akan sejahtera dan tak akan susah anak mu juga sama akan bahagia, makannya ibu bilang tak apa menjadi istri keduanya yang penting uang dan kebahagian, ibu juga pasti akan senang dan akan leluasa disini ibu tak akan diawas sama sekali, ibu akan jadi penguasa "


"Bu lihatlah tuan sangat mencintai istrinya dia tak akan mungkin tergoda oleh ku, dia tak akan mungkin mau dengan ku, "


"Hey laki laki itu ngampang sekali di rayunya kau tau laki laki itu tidak akan pernah cukup hanya dengan satu perempuan saja, kalau kau perhatian selalu berdadan cantik pasti dia akan menyukai mu, kalau kau berdandan sedikit saja pasti akan lebih cantik dari istrinya itu, kau lebih cantik dan lebih muda "


"Hemm tetap saja aku sangat jauh dengan istrinya, lihatlah dia begitu sempurna bahkan banyak laki laki yang menyukainya, sepertinya aku jangan terlalu berharap lebih bu aku tidak mau nanti akhirnya akan malu "

__ADS_1


"Heyy kau ini ya, cantik bukan segalanya laki laki akan suka dengan perempuan yang rajin perempuan yang bisa memasak dan bisa melakukan pekerjaan rumah dengan rapih, ibu yakin dia akan menikahi mu bagaimana pun caranya, ibu yakin itu,"


"Hemm tapi aku sedang mengandung anaknya Tora, mana mungkin setelah aku melahirkan aku merayu suami orang tidam ah, aku tak mau bu "


"Apakah kamu tidak mau seperti perempuan itu bergelimang harta, lihat anaknya saja diberikan mainan sangat banyak apakah kau tidak mau anak mu nanti seperti itu, kalau ibu sih yah ingin, melihat cucu ibu dibelikan mainan yang banyak dan juga pakain yang bagus bagus "


"Sepertinya kita tak usah berharap banyak, tidak usah kita ini tak akan mungkin seperti itu, jadi tidak usah macam macam bu, kau tau bu aku dulu bermimpi ingin mrnikah dengan orang kayak dan bisa membuat aku bahagia, namun aku tidak mau merebut suaminya orang lain, aku ingin laki laki itu lajang tak punya pasangan dan hanya cinta padaky saja tak pada yang lain, aku hanya ingin dia setia padaku, hanya padaku saja bu, aku tidak mau cintaku dibagi "


"Hemm begitu ya, baiklah ibu akan mengabulkan semua apa yang kau mau, ibu akan mengambulkannya, lebih baik kita sekarang masuk saja, kamu ingat harus bantu ibu balas dendam pada perempuan itu yang sudah berani memarahi ibu dan menjelek jelekan ibu, ayo nak kita masuk "


Mereka segera masuk dengan Troy yang dari tadi mengawasi mereka, mata Troy tak henti hentinya menatap dan menyimpan apa yang dia tau, dan nanti pada saat waktunya datang dirinya akan memberitahu pada tuannya apa saja yang mereka bicarakan.


**


Mainan sudah dibawa masuk semua, bahkan sudah ada di kamar Lucas, mainan itu disusun di rak yang Liam juga beli, sekalian kan, Zeline menatap horor sang suami dan Liam hanya menyengir saja seperti tak terjadi apa apa.


"Mamih lihat mainan Lucas banyak yah, nanti mamih halus temani Lucas maijn ya, "


"Iya sayang nanti kita main sama sama, sama bi Sari juga ya"


Lucas segera memeluk kaki bi Sari dan tersenyum pada bi Sari saking senangnya mainannya banyak sekali, bahkan sudah memenuhi kamarnya, seperti apa yang dia minta.


"Bibi aku mau makan, kita jalan jalan yu "


Lucas berlari begitu saja turun kebawah dan bi Sari segera mengejar anak itu, anak yang sedang lincah lincahnya bermain.


"Mas lihat banyak sekali "


"Tidak apa sayang, kapan lagi aku akan membelikan mainan sebanyak ini untuk anak kita, tak apa sayang "


"Yasudah ayo kau segeralah bersiap kau harus bekerja sayang "

__ADS_1


"Ayo kita mandi bersama "


Liam langsung membopong istrinya sampai Zeline berteriak karena kaget, ulah suaminya ini sungguh membuat jantungnya dag dig dug ser.


**


Bi Sari mengikuti Lucas kemana pun dia berlari sampai memberikannya makanan "sayang kemari makan dulu, kalau makan jangan sambil lari lari, ayo kemari sayang den "


Lucas menganggukan kepalanya duduk disamping bi Sari lalu menunggu makanannya masuk kedalam mulutnya.


"Ingat kalau sedang makan jangan sambil berlari lari ya den, nanti bagaimana kalau makananya keluar lagi, "


"Iya bibi, habisnya Lucas ingin main "


"Iya boleh tapi setelah makan lalu main, ayo sayang makan lagi ya agar cepat besar dan bisa seperti papih "


"aaaa bibi "


Bi Sari segera menyuapkan satu suapan lagi pada Lucas dan anak itu anteng diam sambil memeluk robot robotan barunya.


Kembali bi Sari menyuapkan makananya dan habis juga, Lucas segera bangjit dan berlari kembali di ikuti oleh bi Sari kembali, tapi ternyata Lucas larinya kearah Tora


"Om om ayo belmain om ayo "


"Ayo ingin main apa "


"Main lobot lobotan, aku punya banyak om banyak sekali "


"Mana lobot lobotan barunya nak mana "


"Ini "

__ADS_1


"Bi, Bi Sari masuk aja Lucas biar sama saya "


"Baik kalau begitu Tora "


__ADS_2