
Sedangkan Zeline sudah ada dikamarnya sedang mencoba menelfon sahabatnya untuk memberi kabar bahagia ini.
Namun lama sekali Jo mengangkatnya, apa Jo sudah tidur tapi tak mungkin Jo itu begadang terus tak pernah tidur siang-siang. Jadi mustahil buat dia tidur jam segini.
Akhirnya diangkat juga oleh sahabatnya itu.
"Hallo disini dengan Jovanka ada gerangan apa sahabatku ini menelfon di malam yang sudah gelap ini " cerocos Jo.
"Hallo Jojo kesayangan Zeline, aku mau memberi kabar bahagia nih dan sebuah gosip terhangat pula "
"Apa tuh, Jojo sangan penasaran coba ceritakan semuanya"
"Tadi kak Liam udah Izin sama orang tua aku mau lamar aku Jo, minggu depan kedua orang tua kak Liam mau kerumaha akhhh aku gugup Jo" teriak Zeline.
"Akhhh beneran ya ampun Line aku seneng banget, kamu jangan gugup harus percaya diri " teriak Jo pula.
"Iya Jo aku seneng banget ternyata kak Liam mau serius sama aku, ga salah aku dengerin kamu, untuk dengerin penjelasan dari kak Liam tadi dia ungkapin perasaanya sama aku, katanya di cinta banget sama aku Jo " ucap Zeline sambil ternsenyum.
"Tuh kan apa kata aku juga, selagi pak dosen ga kasar dan sayang sama kamu, jangan sampai kamu ningalin dia apalagi sampai khianati dia. Terus sama Linda itu katanya gimana Line"
"Iya pasti Jo, aku juga kalau kak Liam ga selingkuhin aku, aku ga akan pernah khianati dia, kamu pasti akan kaget kalau denger tentang Linda Jo. Kata kak Liam dia cuma tertarik sama Linda buat dibunuh aja Jo, gilakan "
"What dibunuh gila itu Line, pak dosen ko setega itu ya, aku jadi takut Line "
"Iya emang gila dia, kenapa kamu baru nyadar Jo"
"Hehehe ya aku kira ga akan segila itu Line "
"Hemmm Jo, tapi tadi waktu kak Liam lagi bicara sama ayah tuh ada Yuda juga dirumah dan dengirin semuanya "
"Ngapain tu anak dirumah kamu Line, tapi bagus dia denger langsung kak Liam mau serius sama kamu, biar dia nyerah aja ga usah kejar-kejar kamu lagi"
__ADS_1
"Katanya mau balikin tas aku Jo, kenapa ga sama kamu aja tas aku, dia juga bilang sama orang tua ku kalau aku ga masuk saat pelajaran kedua "
"Gila tu ya anak nekat banget, ya tadi tas tu sama aku Line, tapi direbut sama Yuda dan dia kekeh pengen balikin tas kamu, ya aku binggung. Aku rebut lagi gabisa malah diumpetin Line , kurang ajarkan tuh anak, dia malahan sampai nunggu kamu loh Line,anak-anak udah bubar dia mah setia nunggu kamu balik lagi kekampus "
"Iya deh Jo gpp, dengan dia denger semuanya menurut kamu emang dia bakalan mundur "
"Menurut aku sih Yuda ga akan mungkin mundur, sebelum yang dia mau dapet, karna memang sifatnya begitu dari dulu Line tak mau mengalah untuk siapa pun, "
"Ih ko gitu sih Jo aku kan jadi takut nanti kak Liam sama Yuda berantem terus dan aku juga gamau kalau aku selalu ada masalah sama kak Liam, tadi kata kamu bagus Yuda denger biar mundur tapi sekarang beda lagi jawabnya."
"Ya gimana Line aku juga binggung, yaudah nanti kamu coba jelasin secara perlahan aja sama anak kutu kupret itu biar ngerti dia "
"Iya deh nanti aku coba Jo, semoga dia mau mundur ya, aku ga mau kalau harus buat orang lain sakit hati "
"Yu ah kita bobo Line, besok kita lari yu, kan hari minggu besok tuh, kita seneng-seneng. Kita kesampingkan dulu kisah cinta kita dan bersenang-senang dulu nanti kalau sudah pulang bersenang-senang baru kita fikirkan lagi "
"Ayo Jo siap, awas nanti kamu ketiduran lagi kamu kan kebo, iya bener juga Jo kita senang-senang dulu"
"Kamu yang nyerocos terus dari tadi ko malah aku yang disalahin, udah ah dadah Jojo kebo "
"Ih dasar Linline cenggeng , dadah"
Diakhirinya oleh Zeline sesi curhat-curhatannya itu, sungguh setelah bercerita kepada Jo sangat lega sekali. Hanya pada Jo saja dia bisa bercerita dengan leluasa.
***
Dan benar saja Jo sudah ada dirumah Zeline bisa juga tuh anak bangun pagi tanpa harus di telfon dulu oleh Zeline.
Anak itu sekarang sudah ada dikamar Zeline dan menunggu Zeline bersiap-siap terlebih dahulu.
Zeline sudah siap dengan memakai jeket serta celana training panjang dengan dikuncir kuda. Sedangkan jo memakai kaos serta celana lajing sama dikuncir kuda pula.
__ADS_1
Zeline sudah siap dan bergegas mereka berdua menuruni anak tangga dan berpamitan kepada ibunya Zeline dan pergi menaik mobil Jo, mereka akan berolah raga dilapangan Gasibu yang dekat gedung sate itu loh pasti banyak sekali yang olahraga.
Saat didalam mobil Zeline mengirim pesan dulu kepada Liam takut nanti kak Liam kerumah Zelinenya tak ada.
My Love
Sayang, aku pergi dulu ya bersama Jo untuk pergi olahraga di Gasibu, aku hanya berangkat berdua dengan Jo, Love You 😘
Setelah mengirim pesan itu Zeline senyum-senyum sendiri melihat pesannya kepada Kak Liam, ini baru pertama kalinya Zeline mengirim pesan seperti ini dulu kan di jarang sekali meminta Izin pada Liam.
Jo yang melihat sahabatnya itu tesenyum saja dari tadi sangat senang karna baru kali ini juga Jo melihat Zeline tersenyum dengan tulus kembali.
Mereka berdua pun sampai, saat diperjalanna tadi sangat macet sekali tapi untungnya rumah Zeline tak terlalu jauh.
Turun lah mereka dari mobil itu dan menuju lapangan untuk berlari memngelilingi lapangan.
"Ayo Line kita pemanasan dulu ya, terus nanti kita lari 7 keliling ya " ajak Jo.
"Ayo Jo siapa takut 20 keliling pun aku sanggup " tantang Zeline
"Mati saja kau lah Line "
Zeline yang mendengar jawaban Jo langsung mentoyornya, enak saja mati Zeline belum menikah jadi belum siap tapi kalau pun sudah menikah tetep juga belum siap mati. Jadi binggungkan. Tapi initinya belum siap mati saja
***
Maaf ya teman-teman bila cerita aku ini kaya yang sadis banget , soalnya aku memang suka nonton film-film psikopat gitu. Lebih menantang aja gitu kalau aku nonton film Psikopat lebih serem dari film hantu menurutku.
Makasih buat temen-temen yang udah baca cerita aku dari awal sampai sekarang, makasih juga buat dukungannya.
Peluk hangat dari aku untuk kalian semua temen-temen 🤗🤗
__ADS_1