Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Kabur ??


__ADS_3

Sedangkan keadaan Gavin dan yang lainnya masih sama saja seperti itu, Gavin tiba tiba melihat laki laki yang ada didalam sana, didalam lemari es besar sudah ada dihadapannya, sudah ada didepannya.


"Kau bisa keluar kapam kau keluar dari sini "


Namun tak ada jawaban sama sekali "Heyy aku bertanya kenapa kau tiba tiba bisa keluar, bantu aku keluar aku ingin pulang ayo bantu aku keluar dari dalam sini, kita pergi sama-sama ayo bantu aku keluar dari dalam sini aku sudah ingin pulang aku ingin berkumpul dengan meluargaku itu ya dan ini lihat pacarku ini aku ingin bersamanya keluar dari sini ayo bantu aku"


"Baik aku akan membantumu keluar tapi tanpa membawa jasad wanita itu, kau lihat sendiri dia itu sudah mati sudah tidak ada dia sudah tak bernyawa lalu untuk apa kau membawanya. Lebih baik kau tinggalkan saja dia, dia sudah tidak ada "


Gavin menatap perempuan itu dan langsung melepaskannya begitu saja, entahlah tiba tiba saja dirinya melepaskannya "baiklah aku akan melepaskan bantu aku keluar dari sini bantu aku tolong "


Tiba tiba saja pintu terbuka dan Gavin dengan senang langsung keluar dari dalam sana dengan senang berkeliling menikmati kebebasannya lalu melihat lagi kearah jasad perempuan itu lagi, beralih menatap laki laki itu lagi.


"Mana teman mu yang satu lagi, kenapa kau malah keluar sendiri kenapa kau tidak membawa teman perempuanmu ayo kita pergi sama-sama cepat bawa temanmu itu"


"Dia masih ada disana, dia masih tertidur dan aku tak sanggup membawannya "


Gavin segera berjalan kearah sana dan melihat benar saja perempuan itu masih tertidur dan Gavin langsung memangkunya "ayo kita pergi "


Laki laki itu mengangguk saja dan langsung keluar bersama sama, mereka berlari lari namun saat sampai pintu utama semuanya tertutup tak ada jalan "kita harus kemana, tak ada jalan disini "

__ADS_1


"Ayo kita cari jalan lagi "


Mereka semua kembali berlari dan masuk kedalam kamar yang terdapat seorang perempuan yang diam saja dengan kaki yang diborgol.


"Kalian bisa keluar, jangan main main dengan laki laki itu, apakah kalian tak takut "


Gavin segera membaringkan perempuan yang dirinya bawa dan mencoba untuk melepaskannya borgol dikakinya namun perempuan itu langsung menarik kakinya " jangan lepaskan aku terlalu takut untuk pergi, rumahku adalah di sini dan aku sudah lama tinggal di sini jadi untuk apa aku pergi, tak ada gunanya juga kan lebih baik aku di sini saja lihat luka di tanganku ini"sambil menyingkapkan sedikit lengan bajunya dan ada bekas luka yang sangat dalam sekali" aku sudah nyaman di sini jadi aku tidak akan kemana-mana , jadi kalian saja yang pergi tapi hati-hati. Kau pasti tak akan bisa keluar dari sini sama sepertiku kau lihat di lorong sana ada sebuah kamar di sana juga ada kakek-kakek yang tidak bisa keluar. Kami sudah diam di sini sejak lama tak bisa keluar untuk selamanya"


"Sejak kapan kalian disini, kenapa tak berusaha melarikan diri "


"Sudah lama, kami tidak punya kesempatan untuk pergi tidak sepertimu yang masih punya kesempatan, jadi lebih baik kau gunakan waktumu secepat-cepatnya sebelum dia kembali ke sini dan menangkapmu lagi, nanti kau tak akan bisa keluar sepertiku dan juga kakek yang ada di ruangan itu, aku dulu sudah pernah akan melepaskan diri akan pergi dari sini dan pada akhirnya aku dirantai seperti ini dan tidak bisa kemana-mana jadi lebih baik kau sekarang pergi ayo cepat"


"Selalu baca doa, jangan lupa kau harus membawa senjata jangan pergi dengan tangan kosong ingat dia bukan orang bisa, dia sangat kejam ayo cepat pergi "


"Kau tak mau ikut dengan kami, kenapa kau diam saja ayo aku akan bantu melepaskan rantai yang ada dikaki mu itu "


Kakek itu langsung menyimpan telunjuknya di bibirnya "shutt kau jangan berisik kau dengar ada suara langkah kaki dia telah datang, ayo cepat pergi dari sini jangan hiraukan aku, karena aku sampai kapan pun tak akan bisa keluar jadi lebih baik kau keluar dari sini ayo cepat lewat lorong sana ya, ayo cepat "


Gavin mengangguk dan dia juga memang mendengar suara langkah kaki itu makin kencang akan menuju kearahnya, Gavin sekuat tenaga berjalan kearah sana dan mengikuti lorong yang panjang itu dan tiba tiba saja dirinya menemukan jalan keluar.

__ADS_1


Dirinya sudah bebas ada namun dirinya masih ada dilantai 2 namun itu sudah membuatnya senang, Gavin segera duduk dengan perempuan itu, dia menatap perempuan itu dan memeluknya.


"Yess akhirnya kita keluar lihat lah kita keluar "


Saat Gavin menengok kearah laki laki yang menyelamatkannya tak ada, mereka hanya berdua, dengan perempuan yang dirinya bawa yang ada didalam lemari es besar itu.


Saat Gavin menatapnya lagi dan mengecek nafasnya ternyata sudah tak bernafas, Gavin langsung mendorong perempuan itu dan mundur sedikit lalu menundukan kepalanya, kembali melihat hutan yang lebat.


"Yess aku bebas aku bebas, aku akan pulang aku bisa hidup lagi aku hidup lagi, aku tak dikurung lagi aku bebas yes yes yes aku bebas aku bebasss " teriak Gavin.


Dia menghembuskan nafas leganya, akhirnya dirinya bisa terlepas juga dari tempat ini, tampat sumpek dan juga menakutkan, dirinya tak langsung pergi namun menikmati terlebih dahulu angin dan memulihkan badannya yang lelah.


Dirinya belum makan sama sekali dan lemas dan dirinya juga yakin Liam tak akan mungkin menemukannya ini adalah paling ujung sekali dan tak akan ada yang mengetahuinya ya dirinya sangat yakin itu, pasti tak akan mengetahuinya.


"Akhirnya aku bisa bebas dan tak terkurung di sini terus-menerus, ku kira hidupku akan kuhabiskan di sini tapi ternyata aku bisa bebas keluar dari sini dan kembali menjadi Gavin yang dulu, menjadi Gavin yang sempurna dan ini pasti akan menyenangkan sekali "


"Aku akhirnya bisa selamat dari sini dan tak terkurung lagi di dalam sini, satu lagi aku tidak perlu memakan teman-temanku yang ada di dalam sana. kasihan sekali mereka aku makani satu persatu. Akhirnya aku bisa keluar dan nanti suatu saat aku akan menolong mereka lagi kasihan mereka bertumpuk-tumpuk seperti itu"


Gavin memejamkam kedua bola matanya dan tanpa dirinya sadari ada yang menatapnya tiba tiba sajaaa...

__ADS_1


__ADS_2