Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Akhirnya Terbalaskan juga


__ADS_3

Liam kembali lagi keruang tamu untuk melihat korbanya, ternyata mereka sudah pingsan di gusurnya satu-satu kedalam ruangan eksekusinya pertama Widi di ikatnya tangan kiri dan kanannya serta kaki kiri dan kananya menggunakan rante.


Yang kedua Siska digantung terbalik seperti kelelawar dan di bawahnya sudah diasiapkan air mendidih.


Ketiga Ema dibaringkan di bawah lantai dan diatasnya ada sebuah mobil yang diangkat belakangnya ban belakangnya saja .


Terakhir Seline di ikat dikursi.


Disiramnya ke empat korbannya itu satu persatu dan mereka sangat terkejut kenapa tiba-tiba jadi seperti ini.


" Ini maksudnya apa pak" teriak Seline tidak terima.


"Coba kalian ingat-ingat apa kesalahan kalian " ucap Liam sambil menyeringai.

__ADS_1


" Kami tak melakukan apa-apa ko pak, salah kami apa sebenernya , kami tak pernah mencari masalah dengan bapak" ucap Widi dengan menggebu.


" Hahaha memang kalian tak pernah mengusik ku tapi kalian telah berani menyakiti kekasihku, apa hak kalian melakuan ini." tawa Liam sangat menakutkan sekali. Mereka berempat baru melihat sisi lain dari dosennya itu, dan sangat menakutkan sekali seperti seorang psikopat yang ada di film-film.


"kami tak pernah menyakiti pacar bapak ko" bela Seline.


Karna ya memang mereka tak tau siapa pacarnya pak Liam.tak mungkin Zeline kan.


" Jangan pura-pura tidak tau, perempuan yang kalian siksa kemarin Zeline dia adalah kekasihku, ada yang menyakitinya aku yang akan membalasnya, balasanya akan melebihi apa yang dirasakan Zeline" teriak Liam dengan sangat marah.


"Ga mungkin, ga mungkin pasti Zeline kan yang goda bapak. Kenapa sih bapak mau dirayu sama perempuan murahan itu" ucap Seline menjelek-jelekan Zeline.


Muka Liam sudah sangat marah menahan amarahnya, berani-beraninya perempuan ini menjelek-jelek kan kekasihnya, diambilnya tongkat bisbol lalu di pukulkannya ke wajah Seline beberapa kali dan ke daerah perut sambil berkata " berani-berani kau"

__ADS_1


Ketiga teman Seline sangat histeris melihat Seline sudah berumuran darah " akh akh tolong berhenti ini sakit sekali "ucap Seline meminta ampun.


" Ini tak seberapa yang kau dan teman-temanmu lakukan kepada kekasihku" ucap Liam dengan marah.


Beralih kepada Siska, dia melihat air panas itu sudah menindih pelan-pelan dia turunkan badan Siska untuk masuk kedalam air menindih itu, Siska yang sudah merasakan panas dalam ubun-ubunya berteriak-teriak namun Liam tidak menghiraukannya, dengan teganya dia lepaskan tali itu dan masuk lah semua tubuh Siska kedalam air panas itu.


Lalu menuju Widi dinyalakannya alat untuk menarik tubuh Widi dan tanpa aba-aba tubuh Widi sudah terbelah dan berceceran semua organ-organ tubuhnya, bahkan Widi tak bisi meminta ampun terlebih dahulu karna memang mesin itu sangat cepat melakukan tugasnya.


Beralih kepada Ema sudah menagis sejadi-jadi dia tidak mau meninggal, Ema menggelengkan kepalanya dan meminta ampun namun Liam dengan tidak ada rasa kasihannya di injaknya gas itu dan cret terlindas tubuh ema dari arah kepalanya terlebih dahulu terbagi dua tubuh ema dan sudah tak berbentuk sama sekali.


Terakhir Seline di siramnya semua tubuh Seline dengan minyak tanah lalu dibakarnya hidup-hidup, Seline sudah pasrah karna dia sudah sekarat dengan wajah yang sudah hancur.


Liam sangat puas, akhirnya tak akan ada lagi yang mengganggu kekasihnya lagi, sambil menunggu tubuh Seline habis terbakar, liam membereskan mayat-mayat yang lainnya untuk dibakarnnya juga, di lemparkan satu persatu tubuh itu kedalam kobaran api yang sedang membakar tubuh Seline biar sekalian kan jadi hemat waktu.

__ADS_1


Liam meninggalkannya dan pergi kekamarnya untuk siap-siap pergi menemui sang pujaan hati.


__ADS_2