
Jo yang sudah binggung akan pergi kemana akhirnya membelokan setirnya kearah rumah sahabatnya, sungguh belum siap kalau untuk pulang nanti pasti akan dimarahi oleh mamihnya.
Saat Jo sampai berbarengan pula dengan datangnya Andre yang baru mengantarkan Muka pulang tadi.
"Jo kenapa malem malem kesini "
"Kakak bener, laki laki bisa berpaling kalau tidak dipenuhi kemauannya "
"Maksud kamu apa, Riyan selingkuh atau Riyan ngelakuin hal item dengan perempuan lain "
"Iya dia lakuin itu sama aku kak, dia pergi kehotel sama asisten temennya, kalau aja aku telat datang kesana mungkin mereka udah ngelakuin Zina di belakang aku "
"Sini sini kamu duduk dulu ya disini "
Andre segera memapah Jo ketaman dan menududukannya di sana. Tentu bersama dirinya juga yang duduk, masa iya ditinggalin sendirian..
"Tapi kamu yakin dia selingkuh, atau dijebak gitu "
"Aku yakin dia selingkuh kak, bahkan temennya sendiri yang bilang kalau dia ada dihotel sama asistenya "
"Siapa temannya dia itu "
"Choki, dia yang kasih tau aku semuanya kak, dimana Riyan berada dan sama siapa, kakak tau mereka selama ini selalu pulang sama sama, bahkan Riyan anterin dia sampai rumah dan makan malam berdua kak, kakak bayangin kan kalau ada di posisi aku, aku harus gimana aku udah kecewa sama dia, kecewa untuk yang kedua kalinya dan Mungkin akan ada lagi "
"Kakak tau ini sangat menyakitkan, tapi kau jangan gegabah kalau ingin mengambil keputusan kau bisa menyesal nantinya, aku bukannya membela Riyan, tapi aku mau yang terbaik buat kamu, jadi jangan gegabah ya kalau ambil keputusan apa pun "
"Iya kak, akan aku coba aku udah gak tau harus lakuin apa lagi, makannya aku kesini merumah sahabat aku, karena aku gak tau harus pergi kemana lagi dan harus percaya sama siapa lagi kak, aku binggung aku udah buntu "
"Jika kamu mau menangis, menangis lah jangan ditahan aku tau, aku sangat tau kamu, kalau kamu tak sehebat ini untuk menahan rasa sakit itu, wajar jika menangis , kau luapkan saja tangis itu jangan ditahan tahan dan jangan malu karena ada aku, "
Dan benar detik itu Jo langsung menangis dengan karas, meluapkan semua kesakitannya serta kekecewaannya, memang tadinya tidak mau menangis namun ternyata dirinya tak sekuat apa yang dirinya fikirkan. Dirinya juga manusia yang bisa lelah dan ingin menangis seperti ini.
__ADS_1
Andre dengan ragu merangkul Jo dan Jo langsung saja memeluk Andre, menagis didada bidang Andre sambil memukul mukulnya melampiaskan semuanya.
**
Sedangakan Riyan yang memang dari tadi mengikuti sang istri hanya bisa tersenyum dengan getir.
"Benarkan apa yang aku fikirkan, kau akan kemari, menemui laki laki itu, aku berarti tidak salahkan aku benar dengan semua ucapanku. Kau yang bermain main dengan ku Jo kau yang sudah menghianati aku bukan aku "
"Sungguh kau egois menyalahkan ku yang ternyata kau sendiri yang salah, Hebat ya kau memainkan peranmu syaang. Aku suka permainanmu, jika kau melakukan itu aku akan melanjutkan apa yang menurutku benar lihat saja Jo. Aku tak akan main main dengan semua ini."
Riyan yang sudah tau dan melihat semuanya segera pergi dari tempat ini meninggalkan semuanya, meninggalkan istrinya bersama pria lain, kecewa ada, bukan lagi kecewa sekali dengan apa yang dilakukan istrinya.
**
Jo yang sadar segera mengangkat kepalanya "maaf aku terbawa suasana "
"Tak apa aku siap menjadi pendengarmu dan menjadi penyanggamu di saat kau menangis dan lelah dengan dunia ini. Aku siap Jo."
"Terimakasih kak, aku sedikit lega sekarang, aku lega sekali dengan semua ini aku bersyukur memiliki kakak yang baik padaku ".
"Kau tak cocok kalau menjadi orang jahat kak, kau lebih cocok menjadi orang baik saja, tak ada yang lain sudah itu saja "
"Hemm kau mengombal saja ah Jo "
"Beneran kok kak, aku gak bohong kakak itu baik dan bagus menjadi orang baik "
Liam Dan juga Zeline yang baru datang melihat mereka berdua namun membelakangi mereka berdua.
"Mas itu siapa, mereka siapa sih kok ada didalam rumah kita, apa mereka maling ".
"Gak akan mungkin dari perawakannya aja mereka itu adalah Jo dan juga Andre deh yo yo kita kesana "
__ADS_1
Liam Dan juga Zeline dengan perlahan lahan berjalan kesana dan membuat mereka kaget.
"Ist kalian ini kenapa sih ngagetin aja " ucap Andre
"Ya kalian berdua ngapain coba ditaman kaya gini, diem dieman kaya orang pacaran aja "
"Gak ih kita gak pacaran "
Jo segera menghampiri Zeline langsung saja memeluknya dan "Aku boleh ya tinggal disini dulu beberapa hari, aku gak mau pulang, kamu tau Riyan buat aku kecewa lagi, aku gak bisa kalau harus bertahan terus menerus dengan laki laki yang buat aku kecewa "
"Jadi kak Yan lakuin lagi, kamu tenang saja gak usah khawatir kamu sampai kapan pun boleh tinggal disini gak usah khawatir ya aku gak akan melarang kamu untuk tinggal disini kamu tenang aja ya, aku akan selalu dukung kamu apa pun yang terjadi aku akan ada di dekat kamu "
"Makasih Line, makasih udah jadi sahabat yang baik buat aku, makasih kamu selalu mendukung ku "
Zeline mengangguk dan kembali mempererat pelukan mereka berdua.
"Udah dong jangan nangis nangisan, masuk kedalam Yu masuk udah malem waktunya bobo ni ,ayo ayo " ajak Andre.
Segera Zeline melepaskan pelukannya dan langsung pergi masuk sambil bergandengan tangan kerumah Zeline dan juga Meninggakan kedua laki laki yang hanya menlongo melihatnya.
"Loh loh kenapa mereka gak ngajak kita ya Liam jahat ya mereka berdua "
"Udah lah yu Dre masuk aja, Biasa perempuan jangan dihiraukan lah "
"Iya bener dasar perempuan perempuan gak ada habisnya banget "
**
Jo sekarang ada dikamar, bersama Zeline, ya suaminya yang menyuruh agar istrinya menemani Jo yang sedang galau tak karuan ini, katanya takut bunuh diri nantinya.
"Jo kamu segeralah tidur, ini sudah malam jangan memikirkan apa apa lagi, lupakan semuanya aku disini kamu jangan khawatir"
__ADS_1
"Iya Line aku hanya kefikiran saja, aku tak menyangka Yan bisa lakuin itu sama aku, aku kira dia akan berubah tapi malah melakukan hal yang sama lagi, malahan ini lebih parah lagi, dia dia selingkuh dengan mudah Saat kita sudah menikah kenapa tidak waktu saat masih pacaran kenapa sudah saat menikah "
Zeline segera memeluk Jo, mengusap ngusap punggungnya agar segera tidur