Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Bulan bertingkah


__ADS_3

Andre yang marah pada istrinya sekarang sedang ada ditaman menenangkan fikirannya, kenapa harus berkata seperti itu, apa yang ada didalam kepala istrinya sampai berkata seperti itu, itu sungguh tak pantas diucapkan.


Dirinya sudah pernah bilangkan kalau dia adalah pilihannya, jadi jangan sampai merendahkan diri sendiri seperti itu, sungguh rasanya ingin berteriak dihadapan istrinya kalau dia sangat berarti untuknya, tapi mana mungkin dirinya ini tega melakukan itu pada sang istri.


"Kenapa harus begitu Syifa kenapa, paman mencintaimu dengan segala kekuranganmu lalu kenapa kau selalu saja membuat pamana marah dengan kata katamu "


"Apakah selama ini kurang yang selalu paman berikan padamu, apa lagi yang harus paman berikan padamu agar kau percaya kalau paman tulus mencintaimu dan menyayangimu."


"Apakah Paman harus bersujud Apakah paman harus melukai diri paman sendiri untuk membuktikan bahwa paman sangat mencintaimu, apa yang harus paman lakukan agar kamu mengerti dan membuka hatimu dan yakin pada paman Kalau paman tidak main-main dengan mu, sama sekali tidak main main "


"Kau tadi tak ingin paman pergi ke Mila dan menegurnya, tapi paman akam melakukannya paman akan menegurnya, jangan ada yang berani menyakit hari mu Syifa, paman tidak akan rela, karena paman juga merasakan sakitnya , "


Andre yang baru ingat kalau istrinya banyak yang mengincar dia segera pergi lagi ke ruangan istrinya, saat dirinya masuk ternyata dia sudah tidur.


Namun ada air mata yang sudah mengering sepertinya habis menagis Syifa. Apakah dia keterlaluan apakah seharusnya dia tak meninggalkan Syifa sendirian.


"Maafkan paman yang tiba-tiba meninggalkan Syifa, paman tidak ingin melampiaskan kemarahan paman padamu, meskipun kau yang membuat paman marah. Paman tidak mau sampai membuat dirimu tersakiti oleh paman,


Paman sebenarnya tak bermaksud untuk meninggalkanmu, paman hanya ingin membuat hati paman menjadi tenang lagi dan tak marah lagi padamu.


"Syifa sayang tidurlah paman akan menunggumu di sini. Paman tidak akan ke mana-mana , paman akan selalu menjagamu dan tidak akan ada yang berani mengganggu selama pamam ada disini. Selamat tidur sayang mimpi yang indah ya , paman berharap dalam mimpi kau bertemu dengan Nabil, berbicara dengan dia membahas tentang anak kalian yang baru saja datang kedunia ini, pasti dia akan senang sekali anaknya sudah lahir "


**


Syifa sekarang seperti ada di sebuah taman yang sangat indah, bungga yang daun yang berguguran dan bungga yang berwarna warni sangat banyak, namun dari kejauhan Syifa seperti melihat seseorang yang dirinya kenal.


Seseorang yang sangat dia cintai, lalu begitu saja pergi meninggalkan dirinya, tanpa ada kata apapun lagi yanh terucap dari mulut laki laki itu.


" Nabil apakah itu dirimu "


"Iya Syifa ini diriku. Bagaimana kabarnya apakah kau baik-baik saja, dan apakah kau sudah membaca surat dariku dan menikah dengan orang yang kau sayangi Syifa, aku tebak pasti sudah dan kau sangat bahagia menikah dengannya benarkan "


"Iya aku sudah menikah dengan paman Andre dan aku sudah membaca suratmu, kau tahu anak kita sudah lahir namun seharusnya bukan hari ini dia lahir masih 2 bulan lagi, tapi aku bodoh telah membuat dia lahir hari ini dan anak kita sekarang sedang diobati. Kenapa kau begitu jahat meninggalkan ku Nabil, kita sedang membina semuanya kita sudah merencanakan semuanya, tapi kau tiba tiba saja menghilang dan pergi meninggalkanku begitu saja tanpa kata ataupun apa apa, meninggalkan aku dan anak kita "


"Ini sudah waktunya aku pergi, aku sudah bilang kan padamu kalau hidup ku tak akan lama lagi dan benar kan semuanya terjadi, aku disini senang melihatmu yang sudah bahagia dengan laki-laki yang kau cintai, mungkin selama ini aku hanya menghalang dirimu dengan Paman Andre, tapi aku seneng sekali paman Andre bisa menerima anak kita dengan baik dan menganggap dia sebagai anak nya, aku percaya dia laki-laki baik dan kau jangan sampai mencewakannya karena dia sangat mencintaimu, jaga anak kita baik baik ya Syifa aku menitipkannnya padamu dan paman Andre "


"Tapi aku takut, takut dia hanya untuk sementara saja mencintaikunya, aku takut dia berubah fikiran dan mencari yang lain Nabil, kenapa kua jahat meninggalkan ku, kenapa kau jahat sekali aku tak terima aku tak mau kau pergi Nabil, aki belum bisa melepaskan mu "


"Aku sudah bilang semua ini takdir Syifa, aku yakin paman Andre selamanya akan mencintaimu dan dia juga akan mencintai anak kita dengan sepenuh hati, jadi kau jangan ragu lagi dan Jangan dengarkan kata orang orang karena mereka hanya Syirik pada mu dan paman Andre, jadi selalu berjuang untuk nya yang selalu ada untuk mu yany mencintai mu, dia sudah terlalu lama berjuang untukmu dan sekarang waktunya kau berjuang lagi untuknya "

__ADS_1


" Baiklah Nabil aku akan kembali berjuang untuk paman Andre, sekarang aku sudah tahu kalau Paman Andre memang sangat mencintaiku. Terima kasih kau sudah mau datang ke dalam mimpiku. Mungkin ini hanya mimpi tapi aku sangat senang kau bisa masuk ke dalam mimpiku dan menyambut kedatangan anak kita, doa kan selalu anak kita yang sedang mempertaruhkan nyawanya"


" Iya kau kembalilah aku tidak akan mungkin bisa masuk lagi ke dalam mimpi-mimpi mu, mungkin ini untuk sekali dan selamanya selalulah hidup bahagia dan jangan ragu kembali dengan suamimu, karena dia sangat baik dia tak mungkin menghianatimu dia akan selalu ada di sampingmu. Apapun yang terjadi dan sebaliknya jika dia diterpa masalah kau harus selalu ada disampingnya Jangan kau pergi begitu saja meninggalkan nya, aku akan selalu mendoakan mu dan juga anak kita, aku akan mendoakan keluarga kecilmu "


Syifa hanya mengangguk dan Nabil dengan perlahan-lahan pergi meninggalkan Syifa, Syifa langsung tersadar dari tidurnya dan melihat pamam Andre yang tertidur disampingnya dengan lelap perlahan-lahan Syifa mengusap rambut paman Andre dan membuat Andre terbangun.


"Ada apa Syifa kenapa. Apakah kau butuh sesuatu akan paman ambilkan, ingin makan apa Syifa "


"Tidak paman aku tidak ingin apa-apa, aku hanya ingin meminta maaf pada Paman, Maafkan aku yang telah egois berbicara seperti itu pada paman. Aku sangat mencintai paman dan aku juga minta maaf karena telah meragukan paman, aku sadar paman memang segalanya untukku dan Paman memang yang terbaik"


"Benarkah kau berkata seperti itu Syifa. Apakah kau sekarang tak ragu lagi padaku, Apakah kau tidak akan mendengarkan kata-kata orang lain lagi selain aku suamimu"


Iya paman aku tidak akan mendengarkan siapa-siapa lagi selain dirimu. Maafkan aku yang sudah meragukanmu paman. Maaf paman adalah laki-laki terbaik dan paman sudah baik mau menikahiku dan mengakui kalau anak yang ada di perutku adalah anak paman. Terima kasih untuk semuanya paman"


Andre yang terharu akhirnya memeluk istrinya, akhirnya sadar juga dia, apakah ada seseorang yang berbicara pada istrinya, dicurahkan semua kasih sayang kepada sang istri akhirnya istrinya kembali lagi menjadi diri sendiri dan tidak mendengarkan apa kata orang lagi, dia sudah percaya pada suaminya.


**


"Mas Siapa sih yang telepon kamu dari tadi berisik banget, angkat dulu aja, aku pusing tau denger suarannya dari tadi gimana kalau Lucas bangun mas, ayo angkat dulu aja mas "


" Yang telepon aku Bulan, aku juga gak tau dia mau apa, beneran aku gak angkat kok sayang, aku sama sekali gak respon dia "


" Ya udah kamu angkat dulu aja siapa tahu penting, ali Pusing dengarnya mas dari tadi suaraan terus"


"Ya udah kamu angkat dulu aja, aku pusing dengernya, coba angkat dulu, dia mau bicara apa sebenarnya sih sampai telepon terus berkali-kali mau bicara apa gitu "


Akhirnya Liam mengangkatnya "Halo ada apa bu Bulan ini sudah malam apa Ibu tidak tahu ini jam berapa.. Ada apa lagi menelpon saya malam malam"


"Pak Liam tolong ke rumah saya ada pencuri tolong anda datang ke rumah saya tolong saya pak, saya gak tau harus minta bantuan pada siapa lagi "


"Mohon maaf saya bukan Polisi Bu Bulan, jadi bu Bulan silakan hubungi polisi bukan hubungi saya. Saya ini pengusaha dan saya bukan spesialis penagkap penjahat silahkan Ibu hubungi polisi saja , saya tidak berurusan jadi ibu jangan hubungi saya saya sedang tidur bersama istri saya, jangan ganggu saya atau saya akan putuskan hubungan kerja sama ini "


Liam segar mematikan ponselnya dan menatap istrinya " lihat dia meneleponku karena rumahnya kecolongan. Emangnya aki polisi, sudah biarkan sayang ayo kita tidur, maafkan aku ya "


"Kalau terjadi apa-apa dengan dia Bagaimana mas nanti kamu yang disalahkan kamu yang terakhir dia telepon "


"Tenang sayang tenang dia pasti cuman pura-pura saja, sudah kau jangan memikirkan dia, dia bukan perempuan yang seharusnya kau pikirkan dan kau harus lebih tegas kalau ada dia oke seperti kemarin saat ditelfon "


"Kau yang harus tegas kau yang digoda dan kau harus menolaknya aku tidak akan ada selalu bersamamu kau yang selalu berhubungan dengan dia . Kau yang harus tahan akan godaan "

__ADS_1


"Tenang Sayang aku tidak akan berpaling kok. Tenang saja aku akan setia padamu selamanya, dan aku tak akan pernah tergoda oleh perempuan maan pun, hanya kau saja yang bisa mengodaku sayang "


"Kau hanya merayuku saja mas, sudah ayo tidur aku sudah sanagt mengantuk mas "


"Tidak aku tidak merayu mu aku berkata Jujur Sayang aku tak pernah merayu mu, apa yang aku katakan akan selalu aku buktikan Aku tidak akan pernah mengecewakanmu sedikitpun atau sedetikpun kau percayakan padaku sayang ingat janjiku ya sayang ku "


"Iya aku percaya sama Papinya Lucas Aku Percaya papih lucas nggak akan mungkin buat aku sakit hati, jadi kamu tenang aja Mas aku akan selalu percaya sama kamu Dan nggak akan pernah percaya dengan omongan orang lain kamu yang ada di samping aku bukan orang lain"


Liam dengan sayang segera memeluk istrinya dan menepuk punggungnya agar segera tidur, karena ini sudah jam 12 malam Bulan saja yang tak punya kesopanan menelepon di jam 12 malam ini itu waktunya semua orang tertidur bukan waktunya menelpon suami orang.


**


"Kenapa sih susah banget buat deketin si Liam itu, istrinya secantik apa sih sampai dia nolak aku, laki-laki lain aja nggak bisa nolak aku kenapa sih Liam susah banget, kalau aku nggak tertarik aku nggak akan mungkin kayak gini bohong ada pencuri di rumah aku"


"Gimana ya caranya aku deketin Liam susah banget deh,nanti deh kali kali aku pengen ketemu sama istrinya pengen ngeliat Apakah cantikan aku atau istrinya, tapi yang pasti cantik aku lah nggak mungkin cantik dia, aku ini paling cantik gak ada yang ngalahin pokoknya aku paling depan "


Dia memang sengaja membohongi Liam tentang adanya pencuri , dia sebenarnya ingin menjebak Liam untuk datang kerumahnya namun sangat sulit sekali.


Kalian tau sendiri kan Liam adalah laki-laki yang paling setia di dunia ini, dia tidak mungkin meninggalkan istrinya begitu saja dan pergi ke rumah perempuan lain.


Karena cuman masalah ada pencuri, tapi memang Liam tidak akan mungkin datang , apalagi ini bukan teman dekat, cuman rekan kerja yang baru kenal satu hari.


"Kenapa sih Bulan pengen deket banget sama dia, apa sih kelebihannya" Tanya teman Bulan yang sekarang ada di rumahnya.


"Pokoknya gue pengen sama dia pengen sama Liam, gue tau dia punya istri tapi masa bodo yang penting gue harus dapetin dia, mau nanti istrinya marah gue gak pedili sama sekali, liat aja dia bakal jadi milik gue buat selamanya dan istrinya gak akan pernah bisa rebut suaminya dari gue "


"Jadi makin penasaran nih, apa sih kelebihan laki-laki yang lo mau rebut dari istrinya, Gue kira lo udah berubah nggak rebut-rebut lagi suami orang tapi sekarang mulai lagi ya ngerebutin suami orang, dasar ya lo gak ada berubahnya tau gak sih "


"Iya dong itu kan udah kegemaran gue dan gue nggak akan mungkin bisa hilangin yang satu itu, sebelum gue bisa dapetin Liam gue nggak akan menyerah bahkan gue berani datang ke rumahnya buat bisa dapetin dia, tapi gue tak tahu di mana alamat rumahnya karena emang di biodatanya nggak tertulis dia rumahnya di mana, tapi yang tertulis anak dan istrinya aja udah "


"Ya berarti dia nggak mau rumahnya ketahuan sama siapapun, emang gak ada lagi gitu laki laki yang lo taksir selain dia, carilah yany lain jangan yang susah kaya gitu "


"Gak ada cuman dia aja laki-laki yang gue ma, dan gue mau dapetin dia, meskipun nanti akan sulit gue gak akan menyerah, gue punya waktu 6 bulan buat dapetin dia, lihat aja gue akan dapat dia dan loh pasti akan seneng gue sebentar lagi bakal nikah sama dia, hidup bahagia Biarin aja istrinya mau nangis darah , mau bunuh diri gue nggak peduli yang penting gue dapetin lakinya, itu udah cukup "


"Iya iya gue bakal lihat lu bisa gak naklukin dia selama 6 bulan, gue pengen tau deh bakal nempel terus gak nanti lakinya sama lo "


"Oke kalau gue bisa dapetin dia lo harus bayar sama gue kita taruhan Oke kalau gue kalah gue yang bayar sama lo gimana, mau gak dapet duit"


"Boleh gue taruhan sama lo ya, kalau lo gak dapetin dia lo harus bayar ke gue 100 juta dan sebaliknya Gimana mau nggak"

__ADS_1


"Oke siap gitu mah kecil apalagi nanti pas gue udah dapetin dia, paati uang gue akan lebih banyak lagi dari sekarang dan mempunyai beberapa anak perusahaan akan menjadi milik gue nantinya "


Bulan tersenyum senang, sebentar lagi semuannya akan menjadi miliknya lihat saja, tak akan ada yang tersisa sedikit pun. Camkan itu.


__ADS_2