Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Kesalah fahaman


__ADS_3

Zeline terus saja menatap foto-foto itu, ini kan kak Liam, sama siapa dia, ini kan pakaian yang dipakai kak Liam kemarin .


"Ini perempuan siapa ya Jo " tanya Zeline yang memang tak tau siapa wanita itu.


"Itu Linda Line, yang suka berisik dikantin loh, yang caper " jawab Jo.


"Kemarin waktu aku sama Riyan lagi jajan-jajan kan, aku ga sengaja liat pak dosen lagi ngobrol terus tiba-tiba pak dosen memegang tangan s Linda dan dibawa kemobilnya Line" lanjut Jo.


Seketika hati Zeline sakit sekali mendengar kenyataan ini, Jo mana mungkin berbohong padanya dan sudah ada buktinya pula, padahal Zeline sedang belajar untuk mencintai Liam namun malah dikecewakan seperti ini, memang tak boleh ya dia bahagia sedikit saja, pertama Abinya diambil sekarang kak Liam mengandeng perempuan lain.


Jo yang melihat Zelie hanya diam saja menegurnya "Line jangan gitu dong jangan ngelamun, harusnya aku ga usah kasih liat ini kekamu ya, jadi kan kamu nya sedih lagi "


"Engga Jo, malahan bagus kamu liatin ini, jadi aku tau kak Liam itu laki-laki macam apa, makasih ya Jo kamu kirim ya foto itu sama aku, memang ya hidup itu tak adil" jawab Zeline sambil menghela nafasnya.


"Yaudah yu Jo kita masuk kelas lagi, sebentar lagi pelajaran selanjutnya akan dimulai kan Jo " ajak Zeline.


Selama pelajaran kedua Zeline melamun saja sampai waktunya pulang pun dia melamun.


"Ayo aku antar pulangnya Line" tawar Jo


"Gausah Jo, aku pulang naik grab aja, kamu pulang duluan aja ya " tolak Zeline.


"Tapi bener kamu gpp kan " ucap Jo menyakinkan kembali.


"Iya gpp gih cepet pulang "


Saat Jo sudah menghilang dalam penglihatannya Zeline pun pulang, memesan grab.


Tiba-tiba ada mobil berhenti "maaf apa ini dengan neng Zeline " ucap pak supir.

__ADS_1


" Iya pak " Zeline pun langsung masuk dan mobil pun berjalan, hari ini Zeline ingin mengunjungi kembali makan Abi, daritadi handphone Zeline berdering dari My Love ya itu kak Liam dia sendiri yang menamai kontaknya, Zeline untuk saat ini tak mau di ganggu dulu ingin menenangkan dahulu fikirannya ini yang sudah kacau.


"Terimakasih pak " ucap Zeline


Zeline pun masuk kepemakaman dan saat sudah ada didepan makamnya Abi, kakinya melepas dan terduduk dengan bersimpuh, "Abi aku harus gimana percaya dengan apa yang Jo perlihatkan kepadaku, atau aku harus menanyakannya langsung kepada laki-laki itu Bi, baru saja aku menemuimu dan berkata bahwa aku sudah ada yang melindungi ku tapi sekarang dia menghianitiku Bi " sambil terisak.


Zeline menyenderkan kepalanya di batu nisanya Abi sambil menangis, sunguh dia kecewa kepada Liam tadi pagi mereka sempat bertemukan tapi kenapa tak bilang. Dasar Zeline bodoh ya ga mungkin lah bilang mana ada pacar yang selingkuh bilang.


Zeline pun akhirnya pulang karna sudah sore juga, dia takut ibunya mengkwatirkannya tak pulang dari kemarin.cepat-cepat Zeline bergegas, mencari taxi untuk pulang, handphonenya dari tadi tak aktif sengaja agar dia bisa berdua dengan Abinya.


**


Liam sangat frustasi sang kekasih sama sekali tak bisa dihubungi, saat dia tadi kerumah tak ada siapa pun bahkan orang tuanya pun tak ada, harus mencari kemana lagi dia.


Tadi padahal baik-baik saja ,terus sekarang kenapa malah menghilang seperti ini. Kalau sampai Zeline meninggalkannya lagi sudah hancur hidupnya ini.


Liam sudah mencari ke setiap tempat yang suka Zeline datangi tapi tak ada kebaradaannya itu.


****


"Walaikumsalam na" ucap ibunya. Ibunya cepat-cepat menghampiri Zeline diputarnya tubuh Zeline dan diperiksa semua tubuh anaknya itu ternyata tak ada yang luka, ibu Zeline pun bernafas dengan lega, dia tak mau sampai kejadian yang dulu terulang lagi.


"Kamu dari mana na, kemarin malam kamu ga pulang. Ibu kemarin sama ayahmu nyari kamu Line " sambung ibunya lagi.


"Maaf bu kemarin Zeline nginep dirumah Jo, maaf Zeline gak ngabarin ibu atau ayah " bohong Zeline .


" Kya gpp na yang penting kamu tidak apa-apa , ayo makan dulu na"


" Nanti deh bu Zeline mau mandi dulu, oh ya bu kalau ada kak Liam kesini bilang Zelinenya lagi tidur ya pokonya ibu buat alesan aja ya " pinta Zeline.

__ADS_1


Ibunya pun mengiyakannya saja. Dan Zeline bergegas pergi kekamarnya. Dibukanya sepatu dan tas sekolahnya itu lalu Zeline masuk ke dalam kamar mandi dan dinyalakannya shower dan Zeline terduduk dibawah shower itu sambil menangis dengan pilu meratapi kisah hidupnya yang selalu saja begini, kenapa tuhan memberikannya ujian yang sama, kapan dia bahagia ya tuhan.


Sengaja Zeline menyalakan Shower agar tak terdengar oleh ibunya bahwa dia sedang menangis.


Dan benar saja dugaan Zeline, Liam datang lagi kerumahnya dan mencari Zeline.


Ibu Zeline yang memang sudah diminta oleh anaknya untuk mengatakan bahwa Zeline sedang tidur pun melakukanya. Mau tak mau Liam pun pergi kenapa kekasihnya seperti menjauh dari nya seperti memberi jarak, apa Zeline marah soal kemarin malam, tapi kenapa saat tadi pagi Zeline tak marah.


****


Zeline pun yang sudah puas dan sudah tenang saat Sudah melampiaskan semuanya dengan menangis keluar dari kamar mandi, menganti pakaiannya yang basah dan turun kebawah untuk makan malam bersama keluarganya.


Perlahan Zeline turun dari tangga dan duduk disebelah ibunya.Zeline makan sambil melamun dan hanya mengaduk-ngaduk saja makanannya itu.


"Line ga baik kamu makan sambil melamun " tegur ibunya.


" Oh iya bu maaf " saat Zeline sudah sadar dari lamunannya karna ditegur oleh sang ibu.


"Na coba ceritakan pada ibu ada masalah apa. Jangan kamu pendam sendiri " ucap ibunya saat sudah selesai makan.


"Tak ada bu, ibu tenang saja aku tidak apa-apa, aku baik-baik saja, aku tadi melamunkan tugasku yang sangat banyak, aku kekamar ya bu ingin mengerjakan dulu tugasku " ucap Zeline berbohong lagi pada ibunya, sebenarnya Zeline tak mau harus berbohong terus kepada ibunya tapi demi kebaikan ibunya agar tak banyak fikiran akan dia lakukan.


Zeline pun merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur dan membuka handphonenya dan masuk ke galeri dilihatnya foto-foto kebersamaanya dengan Liam.




Zeline terdiam saat melihat dia mencium pipi kak Liam dan ekspresinya kak Liam sangat malu-malu, sangat lucu sekali, itu saat kak Liam marah Zeline cium saja dan dia ambilnya foto Selfie untuk kenang-kenangannya.

__ADS_1


Namun senyum Zeline tiba-tiba redup saat mengigat foto Liam memegang tangan perempuan lain dan membawanya pergi entah kemana, sungguh dia sangat kecewa dengan kak Liam, padahal dia sudah mencoba membuka hatinya untuk kak Liam namun malah di kecewakan.


__ADS_2