Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
tiba-tiba cosplay jadi cicak


__ADS_3

Sedangkan di kediaman Zeline dan Liam yang akan pergi bekerja dia malah ditempeli terus oleh istrinya, dari tadi istrinya terus saja memeluk dari belakang.


Dari saat tidur sampai bangun tidur dirinya ditempeli terus, istrinya ini apakah tidak lelah menempel seperti ini padannya, dirinya saja yang melihatnya pegal sekali.


"Sayang aku mau mandi aku mau kerja, masa kamu terus peluk-peluk aku kayak gini sih. Terus aku kapan kerjanya sayang, masa aku gak akan kerja lagi sih, masa aku diem dirumah nanti gimana dong sama kerjaan aku masa gak ada yang kerjain sayang "


"Ya udah kamu mandi aja aku pengen peluk kamu emang nggak boleh yah, aku kan lagi pengen peluk kamu, emang gak boleh ya peluk suami sendiri, masa aku harus peluk suami orang sih mas, emang kamu mau itu terjadi hah, emang kamu mau lihat aku meluk laki laki lain gitu "


"Ya bukan kayak gitu sayang terus aku mandinya gimana ada kamu di belakang. Nanti kamu kesiram gimana lepasin dulu ya aku mandi dulu sebentar, nanti kamu boleh peluk-peluk aku dulu sebelum aku berangkat kerja ya, aku janji sama kamu aku gak akan bohong dan aku gak akan ingkat janji sayang, beneran deh aku janji sama kamu "


"Tapi jangan lama ya mandinya jangan lama ya. Aku nunggu loh aku nggak mau nunggu lama mas, kamu gak boleh lama kerjannya ya "


"Iya aku nggak akan lama kok sebentar ya, udah kamu duduk di sini dulu aku mau mandi dulu ya, tunggu aku gak akan lama kok, beneran aku gak akan lama mandinya untuk hari ini ya sayang "


Zeline menganggukan kepalanya dan dia menunggu suaminya, lalu dia baru ingat belum mempersiapkan pakaian sang suami dengan cepat Zeline mengambil pakaian suaminya dan menjajarkannya di tempat tidur "celana, kemeja, jas ,sepatu ,kaos kaki, dasi, jam tangan, ikat pinggang apa lagi ya yang belum siapin, tapi kayaknya udah semua deh gak ada yang terlewat satu pun, "


Zeline kembali duduk lagi dan menunggu suaminya, lalu dia yang jenuh mengetuk pintu kamar mandi" Mas kok lama sih kataya nggak akan lama, kenapa lama mas, aku masuk nih aku masuk loh mas, atau aku marah nih sama kamu mass "


"Iya ini lagi sikat gigi dulu sayang sebentar tunggu aku gak akan lama kok sayang tunggu ya "


Zeline langsung masuk dan memeluk suaminya yang sedang sikat gigi di depan kaya, dan tentu saja sudah memakai handuk, jadi burungnya tak terlihat bergelantungan.


"Sayang nanti kena basah loh, kamu jangan disini ya, tunggy aku ditempat tidur lagi yang sayang, ini juga udah kok "

__ADS_1


"Nggak apa-apa nggak masalah kok syaang, aku gak akan marah kok, asalkan terus kayak gini, anget banget tau gak sih"


Liam langsung memutar balikan badannya namun istrinya langsung membalikkan badan suaminya lagi" aku maunya peluknya dari belakang mas aku nggak mau dari depan, aku sukannya kayak gini, aku lagi gak mau dipeluk dari depan gak mau mas , aku maunya kayak gini aja ah, "


"Kenapa sih sayang kan di depan lebih enak, kenapa mau di belakang, padahal lebih anget dari depan loh, aku bisa rangkul kamu, dari pada kayak gini kamu peluk sedirian "


"Nggak mau aku pengen dari belakang aja peluknya ayo jalan mas jalan, masa kita mau di kamar mandi terus-terusan. Bukannya kamu mau kerja kan, tadi kamu ngerengek pengen cepat-cepat mandi karena mau kerja kan, tapi sekarang malah diem di kamar mandi mas ini gimana sihh "


Liam langsung berjalan dan ada apa dengan istrinya ini, apakah dia ngidam untuk memeluknya dari belakang, Mengapa ngidamnya begitu aneh, kalau peluknya dari depan aja itu bener-bener nggak enak, nggak enaknya karena Iya kayak ditempelin aja gitu.


Liam dengan susah payah memakai pakaiannya karena istrinya masih saja menempel seperti cicak di belakang punggungnya "sayang kita mau sarapan masa kamu mau terus nempel di punggung aku. Emang kamu nggak pegel dari tadi terus meluk kayak gini, tangan kamu nggak sakit emang sayang kepala kamu juga nggak sakit nggak pengap gitu"


"Ya udah nggak apa-apa Mas aku maunya kayak gini, aku maunya nempel aja, ayo kita ke ruang makan ayo ayo ayo ayo mas, semangat pas jalannya aku bantu kok aku pun dari belakang jalan kok mas"


Akhirnya Liam mengalah kembali karena dirinya tidak mau membuat istrinya marah. Mungkin ini karena efek kehamilannya, berfikir sjaa begitu lah, dulu saja dirinya tidak mau dekat-dekat dengannya karena bau katanya tapi sekarang nempel kayak perangko, lebih tepatnya sih kayak cicak.


"Eh Liam mau berangkat ke kantor ya, benerkan mau berangkat kekantor kan"


"Enggak Andre gue mau berangkat ke kuburan sekalian mau kuburin lo biar nggak tanya tanya lagi yang padahal udah tau jawabannya "


"Lo ya kalau gue ajak bercanda tuh nggak bisa yah, padahal kan gue bercanda aja cuman basa-basi aja masa gue mau to the point gitu, ke mana Lucas anak gue"


"Anak loh enak aja anak gue itu, mau gue pulul loh, dia lagi liburan sama ibu sama ayah, lo kok udahan honeymoon-nya sebentar amat kenapa nggak sekalian Lo 2 tahun aja honeymoonya itu akan lebih baik tau "

__ADS_1


"Kenapa lo kangennya sama gue. Makanya bilang kayak gitu terus istri lo mana. Kenapa dia nggak ikut turun ke bawah biasanya juga ikut, ngintil kemana mana lo pergi gak biasannya ini, apa nyusul kesana dia "


"Hai kak Andre, ada apa cariin aku, aku disini loh, aku ada disini loh masa sih gak kelihatan, aku gak kecil kecil banget loh "


"Buset kirain apa tuh tiba-tiba bicara dari belakang punggung. Kenapa tuh sama si Zeline, apa dia cosplay jadi cicak"


Liam mengelengkan kepalanya dan berjalan kembali kearah meja makan "sayang aku mau duduk lepasin dulu ya, masa aku amu dipangku sama kamu, gak kan emang kamu kuat pangku aku sayang ku cintaku "


Zeline dengan cemberut langsung melepaskan pelukannya dan menatap kak Andre yang sudah siap juga dengan pakaiannya kantornya


"Pasti kak Andre mau nebeng deh, karena udah ketebak kok, kalau kak Andre datang pake baju kerjaan pasti mau nebengkan "


"Tau aja kamu Line, Gue tunggu ya Liam di depan gue udah sarapan. Jadi lu nggak usah nawarin gue. Gue tunggu ya gue mau nebeng nih mobil tiba-tiba ngadat, gak tau kenapa tiba tiba gak bisa diprediksi nih "


"Siapa juga yang mau nawarin makan sam lo, kadang kadang lo geer juga ya, "


Andre hanya mengerak gerakan kepalanya langsung saja pergi keruang tamu untuk menunggu Liam. Dari pada terus berbicara dengan Liam kapan akan selesainya.


Dan Zeline kembali memeluk suaminya dari samping "aku suapi ya sayang "


"Iya mas suapi ya mas "


Meski sulit menyuapi sambil dipeluk seperti ini tapi bagaimana dirinya tak mau istrinya marah marah, lebih baik seperti ini saja ah.

__ADS_1


Dari pada nanti perang dunia ke 10 lebih baik cari aman saja.


__ADS_2