Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Tak suka


__ADS_3

Zelime yang sedang menunggu anak anak keluar menunggu diluar gerbang, sebenarnya harusnya Syifa yang menjemput anak anak, namun dia ada keperluan jadi dirinya yang menjemput.


Zeline yang sedang sibuk membalas pesan dari suaminya tiba tiba ada yang menepuk bahunya, Zeline mengalihkan pandangannya ternyata itu Kak Riyan, sebenarnya jantung Zeline sudah dag dig dug takut Kak Riyan tau tentang keberadaan Jo yang ada disini dan juga Kat.


"Line kau ada disini, apakah anak anak mu juga sekolah disini"


Zeline menganggukan kepalanya "iya mereka sekolah disini, kamu jemput siapa "


"Jemput anak ku juga Chelsea sama Dimas "


Zeline tersenyum kecut "begitu ya, kau juga sudah menikah dengan Lisa ya , maaf aku tak datang waktu itu selamat ya kak Yan, semoga kalian langeng sampai kakek nenek "


"Hemm semoga saja, kau suka bertemu dengan Jo, dan apakah kau anak kami perempuan atau laki laki "

__ADS_1


Zeline menjadi binggung harus menjawab apa "kalau untuk masalah itu lebih baik kakak tanya saja pada Jo, aku tidak mau mendahului Jo, kakak kan ayahnya seharusnya kakak lebih tau, memangnya kakak saat Jo melahirkan tak kesana, sampai sampai kakak harus bertanya padaku "


"Hemm baiklah ,aku terlalu takut untuk bertemu Jovanka dan juga bertemu dengan orang tuanya "


"Kenapa takut, kakak kan mau menengok anak kakak pastinya akan di izinkan, kalau kakak memang sayang dengan anak kakak , kakak akan menemui Jovanka bagaimana pun caranya dan susahnya seperti apa, kakak pasti akan menemuinya "


Sebelum Riyan menjawab anak anak datang berbarengan, Ket langsuny memegang tangan Zeline dan Riyan yang melihat Kat langsung mendekatinya lagi.


Riyan tersenyum pada Kat "kau jangan takut om tidak jahat padamu, om hanya ingin mengenalmu saja, sebentar om punya sesuatu untuk mu "


Riyan keluar kembali dan membawa sebuah boneka beruang dan memberikannya pada Kat, sebelum menerimanya Kat melihat dulu kearah Zeline dan Zeline hanya meganggukan kepalanya saja tanda kalau Kat boleh menerimanya.


"Apakah kau suka "

__ADS_1


Kat menganggukan kepalanya "suka terimakasih om "


Riyan yang mendengar suara Kat begitu senang dan mengusap pipinya "sama sama nak "


Namun Chelsea dengan kasar menarik tangan Riyan agar tak menyentuh Kat "ayah ayo pulang disini begitu panas ayo pulang, aku banyak tugas ayah dan tak bisa seperti ini terus ayo ayah pulang "


"Iya sebentar kita akan pulang sekarang "


Riyan bangkit "nanti kita ketemu lagi ya Kat dah "


"Dadah om "


Riyan yang akan mengelus kepala Kat tak bisa karena lagi lagi tangannya ditarik oleh Chelsea, dan Zeline pun segera membawa anak anak masuk kedalam mobil dan pulang.

__ADS_1


Sedangkan tak jauh dari mereka ada yang mengitip "bagaimana kita tak bisa menculik anak itu, lihat ibunya saja menjemputnya terus aku ingin melihat orang tuanya menderita, aku ingin menculik salah satu dari anak Zeline dan juga Liam, dan kau juga sama kan ingin mengambil Nabil dan membuat ibunya menderita "


"Ya aku tau kita punya misi yang sama kita pelan pelan saja suatu saat kita bisa mendapatkan mereka dan membuat mereka ada ditangan kita, kita buat orang tua mereka menderita "


__ADS_2