
Liam dan juga Andre sudah ada ditempat " apa tidak salah dia mengajak Zeline bertemu di rumah terpencil seperti ini, sepertinya dia memang ingin menjebak istrimu Liam, untung saja surat itu diterima oleh mu, kalau tidak mungkin ya sekarang dai akan terjebak disini
"Isriku tidak akan pergi sebelum berbicara pada ku, karena dia sama sekali tak selingkuh dengan Gavin dia akan selalu berbicara dengan ku "
"Gavin laki-laki yang bekerja sama denganmu yang menggantikan bulan itu kan, benar tidak sih aku lupa lupa ingat soalnya "
"Iya laki-laki itu temannya Jo dan mereka beberapa bulan yang lalu berkenalan, yang kau ceritakan itu loh laki-laki yang datang ke rumah dan tidak sopan pegang-pegang istri gue, lo kan yang ngomong waktu itu tiba-tiba lupa sama Gavin aneh deh "
"Iya gak tau gue lupa deh pokoknya. Udah lama kan itu kejadian, kirain gue bukan laki-laki itu gue kan gak di inget inget, yang deketin Istri lo banyak soalnya, lo tetap aja banyak saingan ya, padahal udah lo nikahin tu Zeline "
"Iya makanya harus gue basmi nih dia, tapi bukan dengan secara langsung dan membuat dia nyaman nantinya di neraka, tapi gue dengan perlahan akan membuat dia tersiksa di dunia ini seperti di neraka tentunya "
"Udah ah gue kalau bicara sama lo bawaannya cuman ngeri aja, jadi ini gue harus gimana gue harus masuk gitu kucuk kucuk kucuk terus temuin dia dengan wajah gue yang ya ampun ganteng banget kayak gini"
"Ya udah lo masuk aja wig-nya benerin dong jangan bengkok-bengkok kayak gitu, gue beli itu mahal-mahal loh pakai tas jalan yang benar gue ikutin lo dari belakang. Tenang aja pokoknya lo datang langsung belakangin dia oke,atau gak lo duduk samperin dia, pokoknya sebisa mungkin lo berjalan kayak istri gue dan bersikap sama seperti istri gue jangan lupa pakai masker biar enggak kelihatan tuh kumis lo "
"Gini amat ya kalau punya teman psikopat gue jadi umpan terus"
"Udah cepetan lo masuk jangan pakai lama"
Andre hanya mengangguk saja dan segera masuk ke dalam sana , membenarkan rambutnya dan berjalan dengan perlahan-lahan.
Ini sangat gila karena tiba-tiba lampu satu persatu nyala saat dirinya berjalan dan ada karpet merah juga , ya ampun seperti ratu saja dirinya ini.
__ADS_1
Dia melihat seorang pria yang berdiri sambil tersenyum ke arahnya di depan meja bundar yang sudah terhadap makanan juga minuman.
Andre hanya berdiri tak jauh dari laki-laki itu, dia mengerutkan keningnya Andre yang takut ketahuan segera mengambil rambutnya dan menutupi setengah wajahnya.
"Line kenapa kamu sekarang agak gemukan ya, apa selama kita gak bertemu kamu makan terus sampai kamu gemukan gini"
Andre hanya mengangguk saja dan segera duduk di kursi yang sudah disediakan, dia terus saja menundukkan kepalanya.
"Kenapa kamu terus menunduk. Apakah kamu tidak mau melihatku aku kan sudah memberikanmu surat dan pakaian yang kamu pakai sungguh cantik, aku memilihkan yang khusus untukmu tapi untungnya muat ya Line "
Andre pura-pura memegang giginya seperti sakit gigi dan menganggukkan kepalanya saja, kalau bicara hancur semuanya.
"Kamu sakit gigi ya Line tapi kamu agak beda sih, dari yang pertama aku lihat dari bulan-bulan yang lalu kamu jadi gemukan terus agak hitam juga, kamu gak dirawat ya sama suami kamu atau gimana, tapi untungnya kamu datang ke sini dan di waktu yang tepat"
Andre tau menjawab apa-apa kalau dia menjawab bisa terbongkar semuanya, suaranya ini kan ngebas banget gitu kan dan Liam tak datang-datang juga.
Tiba-tiba saja Gavin mengelilingi Andre dan memegang bahunya memijat-mijatnya sedikit dan sesekali mengusapnya "Dan juga kamu banyak bulunya juga ya di tangan, kurasa waktu kita makan bersama Jo bertiga kulitmu sangat putih mulus bersih dan tak ada bulu sama sekali. Baiklah nanti setelah kau bersamaku kau akan sangat terawat lebih dari ini kau akan kujadikan Ratu"
"Kau tahu aku sangat tertarik sekali dengan mu. Meskipun aku tahu kau istri orang lain istri Liam , tapi aku suka denganmu aku suka dirimu saat kau masih dikejar-kejar oleh Yuda namun aku hanya bisa melihatmu dari jauh saja, tak mau mendekatimu karena aku tidak mau kau malah takut nantinya dengan diriku"
Sekarang Gavin sudah ada di depan Andre dan akan membuka masker Andre namun tiba-tiba saja Gavin jatuh ke tubuh Andre.
Saat melihat siapa pelaku yang telah memukul Gavin Andre segera bangkit dan membiarkan Gavin jatuh begitu saja "kau begitu lama bagaimana kalau aku ketahuan Liam bukannya dari tadi kau ikut denganku tapi malah lama"
__ADS_1
"Diamlah Andre aku hanya ingin mendengar kata-katanya saja apa saja yang akan dia katakan, sudah bantu aku membawanya keluar "
"Kau akan membawanya ke mana"
"Aku akan membawanya ke suatu tempat jika kau ingin pulang tidak apa aku akan membawanya sendiri ke sana, aku akan mempesankan taksi untuk mu "
"Apa dengan pakaianku seperti ini. Apa kau tega melihat aku pulang dengan pakaian seperti ini. Apakah kau mau melihat istriku kaget dengan penampilanku yang seperti ini kau sungguh gila Liam bagaimana kau ini ya "
"Ya udah gak apa-apa kali Syifa juga gak akan marah kalau lo mangkal yang penting kan dapat uang gimana, lo mau ikut gue atau mau pulang aja kayaknya gue bakal lama nih"
"Gue mau ikut lo aja ah, malu gue pulang naik taksi penampilan kayak gini kayak bencong, lo kira gue laki-laki apaan gue tuh laki laki macho tau gak macho "sambil mengarahkan tangannya pada Liam
" Ya udah kalau lu maco bawa nih laki, bawa ke mobil jangan sampai dia sadar "
"What peran gue kok banyak banget ya, udah jadi bencong sekarang gue suruh angkat nih orang banyak banget ya peran gue"
"Katanya tadi macho suruh angkat beban segini aja lo ngeluh"
"Iya iya gue macho gue macho gue angkat sendiri lu sana sana pergi aja deh, tinggalin gue di sini biar gue angkat nih laki"
Thank you best friend gak salah gue bawa lo ke sini, lo sangat berguna sekali buat gue nanti kalau gue mau kayak gini gue lagi gue aja lo"
"Gak sudi "
__ADS_1
Liam hanya tertawa dan langsung meninggalkan Andre sendirian di sana.