
Jovanka akhinya terbangun karna merasa dibagian perutnya sangat berat, seperti ada yang memeluknya, hah ada yang memeluknya dengan cepat Jo membalikan badannya dan ternyata itu Zeline. Kapan ni anak datangnya peluk-peluk lagi ni anak tidurnya, dikira guling kali ya "Line kenapa kamu tiba-tiba ada disini Line hey bangun Line dah siang ni Line"
"hemm" Zeline hanya bergumam saja tak mendanggapi omongan Jo dan tertidur kembali.
Jo pun bangun dan pergi kekamar mandi untuk mandi dan makan perutnya sudah lapar, biarlah Zeline tidur mungkin dia sedang kecapean tak apa lah.
****
Jo yang sudah selesai mandi dan makan saat kembali lagi kekamar Zeline belum bangun juga, dasar ni anak kebo dibangunkannya Zeline dengan pelan " Line Line bangun dong ih kebo banget sih kamu " sambil menepuk nepuk pipi Zeline.
" Iya iya Jo ini bangun" masih dengan matak yang terpejam.
" Kamu mah bangun bangun tapi mata masih merem cepet ke kamar mandi gih"
"Iya iya dasar Jo bawel"
Zeline pun sudah keluar dari kamar mandi dan langsung duduk dihadap Jo lalu di pengangangnya tangan Jo dan berkata " Jo aku harus gimana Jo aku takut Jo " Zeline hanya menundukan kepalanya saja sambil menahan air matanya itu.
__ADS_1
Jovanka yang ditanya seperti itu binggung ada apa dengan sahabatnya tiba-tiba saja seperti ini " kamu ceritain ke aku semuanya Line, kamu kenapa aku pasti dengerin semuanya"
" Jo kamu tau kan dosen kita pak Liam, dia adalah alasan aku pindah kembali kebandung "
Jo yang mendengarnya binggung " kenapa emangnya sama pak Liam memang dulu kalian punya hubungan "
" Dulu aku pernah di culik Jo. Dan orang itu pak Liam yang culik aku, dia dulu sampai lukain aku Jo, di psikopat aku dulu bisa lepas dari dia karna kabur dan sekarang dia kembali lagi Jo, aku harus gimana ,dia udah ngancam aku, dan soal Yuda itu yang nyerang itu Liam, bahkan dia ngancem aku kalau aku sampai deket lagi sama laki-laki lain, dia bakal bunuh laki-laki itu.
Soalnya kemarin aku menghilang, aku ada diruangan nya Jo dan dia pingin aku jadi pacarnya sekarang aku kalau kemana-mana harus bilang dia Jo, kalau ga dia akan melakukan sesuatu yang aku gak pernah bayangin Jo " cerita Zeline sambil terisak.
Jo yang mendengarnya sangat kaget, pak Liam dosenya psikopat padahal kan dia ganteng " terus sekarang gimana Line kamu bilang ga dateng kerumah aku " .
"Terus gimana dia marah ga Line, aku takut kamu celaka Line"
Zeline hanya terdiam saja dia tidak bisa berfikir apa-apa lagi.
"Gini aja Line kamu sementara ini turuti aja apa yang di mau sama pak Liam, nanti kamu secara perlahan-lahan menghindar Line dari dia "
__ADS_1
"Tapi aku takut Jo takut, kalau aku tiba-tiba menghindar gitu pasti dia tau Jo aku takut yang dulu terulang lagi, dan kejadian Yuda itu, aku ga mau sampai ada korban lagi Jo" ucap Zeline sambil mendongak dan melihat mata Jo dengan sangat serius.
"Yaudah kalau gitu kamu taklukin aja Line hatinya " ide Jo.
"Susah Jo, dia itu susah banget ketebak pemikirannya itu. Bisa berubah-ubah dengan sekejap Jo " ucap Zeline dengan menghela nafasnya, berat sekali ini untuk Zeline, kenapa Abi harus meninggalkannya jika saja Abi ada mungkin ini ga akan terjadi lagi.
"Udah dari pada mikirin itu mendingan kita nonton aja yu kebioskop Line, ada film baru ni, kamu kesampingkan dulu ya hal itu ayo kita berseng senang dulu nanti kita fikirkan jalan keluarnya"
" Ya udah ayo jo" ucap Zeline sambil tersenyum dan menghapus air matanya itu
Mereka berdua pun bergegas pergi ke mall bedua saja menghabisakan waktu bersama sama, mereka memakai pakaian yang sama biar kaya kembar gitu.
yey akhirnya sampai dimall mereka bergegas pergi ke bioskop takut kebasin tiket, mereka di mall berlari-larian seperti anak kecil dan seperti tak ada beban saja meraka berdua taruhan siapa yang duluan sampai ke bioskop ditelaktir oleh yang kalah.
Dan ya mereka datang sama-sama dan tertawa dengan rianganya. orang-orang yang ada di tempat antri tiket binggung dengan kedua perempuan cantik itu, lalu dengan malunya Jo merangkul Zeline dan membawanya ketempat tiket.
__ADS_1
Tak ada yang lebih menyenangkan bila menghabiskan waktu bersama sahabat, karna bersama sahabat bisa menjadi diri sendiri tau usah malu malu.
Zeline pun sudah meminta kepada Jo agar tidak bilang kepada siapa-siapa kalau Yuda diserang oleh Liam.