Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Gagal lagi gagal lagi


__ADS_3

"Mas ayo bangun udah siang, kamu mau tidur aja terus. "


"Kan hari ini hari minggu sayang aku masih ngantuk, gara-gara pergulatan semalam sama kamu sayang "


"Gak ada alasan mas, ayo sekarang bangun bantu aku buat sayur lodeh, Ayo cepetan mas"


"Emang bi Sari ke mana sih sayang,"


"Bi Sari lagi jalan-jalan sama Lucas, aku kasihan sam bi Sari masa kerja terus kali-kali dia kan jalan-jalan sama kak Andre kok jalan-jalannya tenang aja"


"Ya udah sayang, nanti aku nyusul ya aku mau sikat gigi dulu, mau cuci muka ya nanti aku ke sana. Beneran sayang aku nggak bohong,"


"Ya udah aku tunggu awas aja kalau kamu bohong ya mas"


Zeline segera turun ke bawah, dan menyiapkan bahan-bahannya, sambil menunggu kedatangan suaminya. Namun sudah ditunggu bebera saat belum datang juga.


Sekarang bahkan sayur lodeh nya sudah mulai matang, tapi suaminya belum datang juga dan tiba-tiba saja dia sekarang ada di hadapan Zeline.


" Kamu tuh kemana aja sih Mas, kok lama banget sih"


"Iya maaf Sayang maaf tadi aku sakit perut aku ma Terus apa yang perlu kau bantu"


"Ya udah minta tolong potongin bawang merah ya. Aku ini masih mau aduk-aduk sayurnya"


" Iya Sayang, Sayang kenapa nggak beli aja kita beli 4 bungkus aja gitu, buat kita, buat Andre dan juga buat bi Sari. Kenapa harus buat dan repot repot kaya gini "


"Sayang beda rasanya kalau bikin sendiri itu ya beda aja, kenapa harus beli kalau kita bisa, kamu ini mas kamu nggak mau ya makan masakan aku"


" Bukan gitu sayang ih kamu kok pikirannya ke situ sih. Aku mau kok makan pasakan kamu cuman aku yang nggak mau ngerepotin kamu gitu kita kan punya uang"


" Iya aku tahu kita punya uang mas, tapi uang itu bukan segalanya, kamu kalau apa-apa tuh jangan karena ada uang karena ada uang. Kita juga harus berhemat loh"


" Kenapa harus berhemat Sayang uang aku banyak, Jadi untuk apa berhemat"


" Kita kan nggak tahu, Allah akan mengambil harta kita kapan saja. Allah itu bisa membolak balikan nya mas. Jadi kita harus hemat dan selalu berbagi rezeki pada orang yang membutuhkan sayang "


"Iya iya sayang aku ngerti kok "


"Mas potong bawangnya jangan kayak gitu, jangan gede gede banget dong, agak miring dikit dong mas "


"Gimana sayang gini "


"Nah gitu mas ya gitu bagus-bagus "

__ADS_1


"Lalu setelah membuat sayur kamu bikin apa lagi Sayang"


"Aku juga buat ayam goreng sayang, ada ikan, ada tahu ada tempe kita makan semuanya"


"Banyak ya sayang "


"Sekarang masukkan mas bawang merahnya Ayo goreng"


Akhirnya mereka sudah selesai menyiapkan makanan untuk mereka semua. Zeline segera mengambil kan piring untuk suaminya, karena suaminya sudah sangat lapar, ingin makan sekarang dan mereka makan berdua karena ke Andre dan juga bi Sari belum pulang.


"Gimana mas enakan masakan aku "


"Iya sayang makanan yang kamu masak selalu enak ,aku suka apalagi sayurnya sayang enak banget "


Megara menghabiskan makanan mereka berdua dan sesekali bercanda, menikmati kebersamaan mereka.


**


"Sayang itu siapa sih yang ketuk-ketuk pintu dari tadi" tanya Riyan yang sedang mengerjakan tugas kantornya di rumah.


"Sebentar baby aku akan buka dulu pintunya ya "


Jo segera membuka pintunya dan di sana dia melihat seorang perempuan berbadan cukup besar tersenyum padanya.


"Oh iya neng kamu mau kerja sekarang aja "


"Siapa sayang" tanya Riyan sambil menghampiri istrinya yang belum masuk juga


"Bapak ganteng banget ya, suka deh " ucap neneng sambil memhedipkan matanya.


Jo dan Riyan saling pandang dan kembali fokus kepada neneng "ayo masuk neng " suruh Jo.


"Iya baik bu. Bu saya mah ridho kalau gak di gajih juga, asal selalu ketemu sama bapak "


"Baby barang barang dari gudang udah dikeluarin kan, beresin ya baby" minta Jo.


"Udah kok sayang, gak ah " Riyan kembali lagi masuk meninggalkan istinya dan juga neneng.


"Kaya tikus aja ya bu saya tidur di gudang "


"Enggak gitu Kok Neng, itu tuh emang kamar cuman kosong jadi disimpen bareng-bareng gitu .Tapi kalau udah diberesin Tenang nggak kayak gudang Kok"


"Ibu saya bercanda kok, tenang aja saya mah gak akan sakit hati, ayo atuh ibu anter saya kesana biar saya aja yang beresin"

__ADS_1


Jo segera mengangguk dan membawa bi neneng untuk segera ke kamarnya.


"Oh ya bi ini uang buat belanja, buat nanti sore ya, saya mau pergi duli, setelah saya pulang makanan harus sudah siap ya bi, bebas aja beli apa aja terserah kamu ya"


"Iya siap bu laksanakan "


Jo segera pergi kearah suaminya yang masih bekerja, "gimana baby kita pergi sekarang kan, "


"Iya sayang kita pergi sekarang ayo aku juga udah siap "


Mereka berdua segera pergi meninggalkan rumah, dan membiarkan bi neneng untuk beradap tasi dirumahnya ini.


**


Jo dan juga Riyan sekarang sudah ada dirumah dan sedang ada dimeja makan, akan segera makan. Namun Jo dan juga Riyan malah menatap makanan itu saja.


"Kenapa pak, bu makan sekarang katanya udah pada lapar "


"Ini kamu gak salah, beli pete. jengkol dan tahu tempe aja "


"Engga kok bu, ini enak kok. Biar indonesia banget gitu bu, emang kenapa ya bu sama makanannya gak ada yang salah kok bu "


"Bi saya gak suka jengkol dan juga pete, kalau tahu sama tempe gak masalah tapi untuk yang dua ini gak deh "


"Kan tadi kata ibu terserah mau belanja apa saja, jadi saya beli ini aja, jengkol dan pete yang enak dan merakyat bu. coba aja dulu bu pasti suka deh , dulu juga saya gak suka tapi sekarang saya suka banget malahan "


"Tau ah saya gak mau makan saya gak suka "


"Yaudah aku makan ya sayang, aku udah laper banget nih, "


Riyan segera menyantap semuanya sedangkan Jo pergi masuk kedalam kamarnya, sudah bt dan tak mood lagi. Tadinya lapar tapi kadi gak laper deh.


Tak lama kemudiam suaminya datang dan menghampiri istrinya,"sayang ayo kita lakuin itu lagi yu, kan kemarin kemarin gagal terus "


"Ayo sayang " tiba tiba saja mood Jo kembali.


Riyan segera mendekati istrinya dan akan mencium bibir istrinya, namun tiba tiba saja Jo memegang bibir suaminya.


"Kamu belum sikat gigi ya sayanh "


"Kenapa emang sayang "


"Bauu sana ah gak jadi "

__ADS_1


Jo segera membaringkan tubuhnya dan membelakangi suaminya "gagal lagi gagal lagi "


__ADS_2