
Liam dan Zeline sudah sampai dipulai itu segera Liam memarkiran mobilnya dihalaman rumahnya itu.
Zeline segera turun ya ampun ini indah sekali sampai-sampai dia tak bisa mengatakan apa-apa lagi.
Ingin rasanya dia pindah kesini dan menikmati hari-harinya sambil menatap keindahan yang diberikan oleh tuhan ini. Tapi itu mustahil kan suaminya harus bekerja dan dia juga harus kuliah.
Kalau berangkat kuliah dari sini harus berangkat jam berapa coba pasti harus nyubuh sekali.
"Bagaimana apa kau suka sayang " tanya Liam sambil memeluk istrinya dari belakang " lalu mengecup ubun-ubun istrinya.
"Ya aku senang kak, ayo cepat masuk aku ingin tau didalamnya seperti apa " ajak Zeline dengan antusian.
Liam segera melepaskan pelukannya lalu menarik istrinya itu untuk masuk kedalam rumah.
Saat menuju belakang rumahnya Zeline sangat senang ternyata dibelakang rumah ini ada pantai..
"Ini beneran kak dibelakangnya ada patai " ucap Zeline tak percaya dengan pemandangan yang dia lihat.
Segera Zeline melepaskan peganggannya itu dari tanggan suminya dam berlali untuk main air.
Liam segera menyusul istrinya itu dan memeluknya kembali " jangan jauh-jauh sayang " sambil mencium tengkuk istrinya.
"Ya aku disini sayang " jawab Zeline
Lalu Zeline berjingkit dan mengalungkan tangannya keleher Liam dan tersemyum sambil menatap wajah suaminya yang tampan tapi menakutkan jika sudah marah namun tak apa dia suka. Itu agar tak ada yang berani pada suaminya.
"Aku sudah tau aku tampan, jangan menatapku seperti itu sayang " ucap Liam sambil tersenyum lebar dan membuat mata sipitnya itu terpejam.
"Apaan sih kakak kok kegeeran banget "
Liam terus saja maju dan Zeline mundur terus menerus sampai tiba-tiba ada ombak yang menabrak mereka berdua dan membuat Zeline jatuh menimpa suaminya.
Mereka sudah basah kuyup gara-gara suaminya yang terus saja maju dan akhirnya mau tak mau Zeline harus mundur.
"Kakak nakal ya lihat jadi basahkan " sambil memekul dada bidang suaminya.
"Hehehe gapapa dong sayang kita main basah-basahan ya "
__ADS_1
Liam lalu memegang tengkuk istrinya dan mencium bibir istrinya.
Liam sudah sangat ingin melakukan malam pertama dengan istrinya namun dia tahan dulu kan belum malam kalau dilakukan sekarang bukan malam pertama lagi dong jadinya sore pertama.
Zeline yang ingin membalas perlakuan suaminya yang semalam, Zeline segera melepaskan pangutannya itu lalu melepaskan tangan Liam lantas langsung berlari kedalam rumah "huhh rasakan kakak nakal "
Liam hanya tersenyum melihat tingkah istrinya ternyata istrinya itu nya itu ingin membalas yang semalam.
Liam lantas bangit melihat langit yang sebentar lagi akan gelap.
Liam segera membuka semua pakainnya lalu pergi ketengah pantai dan merendam hasratnya yang sudah bangkit.
Dia akan menunggu istrinya disini sambil merasakan dinginya air pantai ini dan merasakan hembusan angin yang sejuk ini.
Ini pertama kali Liam membawa seorang perempuan ketempat faforitnya dan langsung membawa istri tercintanya, dia sangat bersyukur Zeline mau dengannya tanpa harus mengancamnya atau memaksanya untuk menikah dengannya.
Zeline segera pergi kekamar mandi lalu mengosok giginya mencuci mukanya lalu membuka kopernya.
Dia harus tampil cantik dihadapan suaminya itu dan harus wangi pula masa iya mau melakukan malam pertama malah bau asem kan malu.
Sambil bersenandung dan mengoyang-goyangkan sedikit tubuhnya.
Zeline sampai mengagga melihat isinya lalu menutupnya kembali.
Kakaknya dan ibunya sangat keterlaluan segera Zeline menghubungi kak Asa.
"Hallo kak Asa kenapa kakak membekali baju haram seperti ini kan kakak tau aku tak menyukai pakaian seperti ini " cerocos Zeline saat sudah diangkat.
"Hehehe maaf sayang kan kamu sedang bersama suami mu jadi wajar tak apa sayang cepat sana segera buatkan kakak keponakan yang cantik dan ganteng ya sayang dadah Zeline " Asa langsung mematikan telfonya.
Asa dan ibu Zeline sedang tertawa bahagia benar kan tebakan mereka Zeline akan menelfon mereka dan mengomel tak jelas.
Zeline membuka satu persatu pakaiannya itu harus memakai apa coba binggung.
Tak ada yang pantas untuk dipakai seharuanya kemarin dia mengecek dulu isi tasnya dasar kakak dan ibunya itu sangat jahil bisa-bisanya membuat anaknya ini malu dihadapan suaminya.
Udah deh mending jangan pakai apa-apa aja deh. Tanggungkan nanti juga bakal tak pakai apa-apa kan hehehe.
__ADS_1
Zeline segera mengambil handuk dan pergi menghampiri suaminya ternyata suaminya sedang berendam.
Segera Zeline melepaskan handuknya Lalu berjalan kearah suaminya.
Zeline langsung memeluk suaminya dari belakang. Zeline sangat malu dan mendekap suaminya itu dengan erat, Liam segera membalikan badannya.
Liam menatap istrinya yang tak memakai apa-apa, Liam segera membenarkan rambut istrinya yang berantakan.
Sambil memejamkan kedua matanya Liam mencium istrinya sambil mengangkatnya.
Zeline segera menyatukan kedua kakinya ke punggung suaminya. Menutupi tubuhnya agar tak terlalu terlihat kan malu tadi saat berjalan kesini sudah pede kok udah didepan orangnya malah jadi malu seperti ini dasar Zeline oon.
Liam langsung memengang Zeline sambil meremas pantat Zeline. Zeline sampai memelototkan matanya.
Suaminya yang dingin ini ternyata sangat mesum sekali ya tak percaya Zeline dengan tingkah suaminya yang akhir-akhir ini sangat nakal.
Ciuman mereka semakin menggebu-gebu saja bahkan Liam sekarang sudah berpindah pada dua gunung kembar istrinya itu.
Zeline dengan refleks mendongak kan kepalanya agar memudahkan suami itu untuk menyentuhnya dengan leluasa. Ini yang paling Zeline sukali geli-geli gimana gitu tapi dia suka sekali.
Liam terus saja menyesap salah satu gunung kembar istrinya meskipun tak mengelurkan asi , sampai terdengar suara decapan yang kencang sesekali Liam menggitnya karena gemas selali.
Zeline sudah meleguh nikmat, sambil menjambak rambut suaminya dan melihat bulan yang sangat cerah menyinari mereka berdua.
Seperti mereka merestui penyatuannya dengan suaminya itu "Kak lihat langitnya sangat indah dan bulannya juga" ucap Zeline.
Liam tak membalasnya terus saja menjelajahi area gunung kembar istrinya itu lalu Zeline mendorong kepala suaminya itu agar lebih dalam lagi.
Liam dengan senang memperdalamnya sampai Zeline berteriak nikmat merasakannya.
Liam lalu melepasnya "apa kau menyukainya sayang " tanya Liam sambil mengatur nafasnya..
"Ya aku sangat menyukainnya kak " ucap Zeline dengan jujur dia tak mau ada yang di sembunyi-sembunyikan kembali pada suaminya itu.
Liam yang senang karena istrinya menyukainya lantas kembali membenamkan kembali kepalanya ke gunung kembar istrinya itu.
Zeline lantas langsung mengalungkan tangannya dan mendongakkan kepalanya keatas menikmatinya sambil tersenyum bahagai.
__ADS_1
Akhirnya dia akan memberikan semuanya pada suaminya itu ternyata suamianya hebat sekali sampai bisa membuat dirinya mendesah dan berteriak karena keenakan diperlakukan seperti ini Zeline lalu menggigit bibirnya agar tak mengeluarkan suara lagi karena sangat berisik sekali.