Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Masuk Panti Asuhan


__ADS_3

Untuk kasus pembunuhan yang dialami keluarga pamanya, tidak ada sama sekali bukti jadi polisi menutup kasusnya.


Karna Liam tidak mempunyai siapa-siapa lagi akhirnya warga menyerahkannya kepanti asuhan, disana Liam hanya berdiam diri tak melakukan apapa Liam hanya mengamati anak-anak yang sedang bermain saja.


Beberapa bulan kemudian ada yang datang pasangan suami istri yang akan mengadopsi anak. karna mereka sudah lama ingin mempunyai anak tapi tuhan belum memberikan karunianya kepada keluarga mereka.


Lalu ibu panti memberi data semua anak yang ada dipanti, pasang suami istri itu sangat tertarik dengan wajah Liam yang teduh dan tenang dan tidak lupa tampan ibu pantipun memanggil Liam untuk datang ketempatnya.


"Selamat siang bu" sapa Liam pada semua orang yang ada diruangan tersebut.

__ADS_1


"Siang Liam ayo sini masuk na,sini duduklah disebelah ibu" sambut ibu panti, dan pasang suami istri itu pun hanya tersenyum karna kagum dengan sikap Liam.


Liam pun hanya menurut apa yang di katakan ibu panti, saat dipanti ini dia bersikap bagaimana semestinya anak seusianya.


"Begini na, maksud ibu memangil mu, ibu ada kabar gembira untukmu na, lihat ibu dan bapak di depanmu mereka ingin mengangkatmu sebagai anaknya. apa kau bersedia "ucap ibu panti langsung pada intinya saja.


Liam hanya diam menatap kedua orang tua itu,tapi kalau misalnya dia diadopsi oleh keluarga itu, pasti dia akan sedikit bebas untuk melakukan hal-hal yang ada difikirannya tidak seperti disini, dipanti ini harus jaga sikap terus. akhirnya Liam menganggukkan kepalanya tanda setuju.


"Sini na peluk ibumu ini"ucap ibu baru Liam, ibu Diana , Liam pun pelan-pelan mendekat dan langsung menghambur memeluk ibunya Diana, dia serasa memelum ibunya kembali, ibu kandungnya, lalu Li?am beralih memeluk ayah barunya pula Edwin.

__ADS_1


Liam pun pamitan kepada semua penghuni panti dan bergegas pergi bersama kedua orang tua barunya, didalam mobil pun Liam dipeluk terus oleh Diana, Diana senang sekali dan sudah cocok dengan Liam meskipun mereka baru bertemu untuk pertama kali.


Akhirnya sampai juga"Liam sayang ibu dan ayah tidak akan mengganti namamu karna kami ingin kamu menjadi dirimu dan selalu mengikat kedua orang tua mu, Liam jangan sungkan kepada ibu dan ayah yah, anggap Ayah dan ibu mu ini adalah ayah dan ibumu yang sesesungguhnya, ayah tak meminta kamu melupakan orang tua mu tapi setidaknya kamu mau ya mengganggap kami seperti keluarga mu" nasehat ayang barunya itu sambil mengusap kepala anaknya.


"Ayo sayang kita makan dulu, pasti kamu laparkan"ajak ibu barunya.


Liam merasa nyaman dengan keluarga ini, Liam seperti kembali lagi kemasa lalu dimana ayah dan ibunya masih ada,meskipun waktu itu dia masih kecil tapi Liam ingat semuanya.Liam tidak memberi tau kedua orang tuanya tentang surat warisan dari mendiang ayahnya, dia simpan rapat rapat nanti ada saatnya Liam memberi tahu mereka.


***

__ADS_1


Singkat cerita Liam sekarang sudah lulus kuliah S2 dengan jurusan menjadi dosen dan sudah memiliki gelar master umurnya sekarang sudah menginjak 23 tahun, dia bisa menyelesaikan kuliahnya dengan cepat karna kepintaran yang di milikinya, S1 dia mengambil jurusan manajemen perkantoran, diperkuliahannya Liam mempunyai teman yang bernama Andre, Andre sangat patuh pada perintah Liam karna Andre sudah tau jati diri sebenarnya seorang Liam.


__ADS_2