Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Siapa sebenarnya dia ya


__ADS_3

Jo segera turun dari dalam mobil dan sang suami tersenyum padanya "jangan memikirkan tentang pekerjaan ya, kau boleh bekerja lagi, aku tak masalah asal kau nyaman aku mendukung mu ya, bekerja dengan fokus ya, nanti sore aku akan menjemput mu "


"Aku akan mengundurkan diri "


"Tidak usah sayang, kau jangan mengundurkan diri ya, itu kan pekerjaan yang kamu inginkan, bukannya kamu ingin lebih lagi belajar, karena kamu juga kan nanti akan memimpin perusahaan keluarga kamu, jadi kamu harus banyak belajar "


"Baiklah aku akan terus bekerja tapi jika suatu saat terjadi sesuatu itu bukan salahku ya karena kau sendiri yang menyuruhku terus bekerja "


"Tak akan ada masalah sayang, semuanya akan baik baik saja, kau segeralah masuk ya "


"Baiklah " Jo menyalimi suaminya dan langsung pergi masuk kedalam kantor dan Riyan juga sama langsung pergi.

__ADS_1


Jo yang sedang berjalan dengan pelan malah melihat atasannya yang tergesa gesa pergi dengan pakian yang kusut "ada apa dengan pak dosen kenapa pakaiannya begitu berantakan, masa sih dia jatuh kan naik mobil ya "


Jo mempercepat langkahnya dan masuk kedalam lift untuk segera masuk keruangannya, karena ya dirinya juga sudah telat.


***


Riyan yang sedang menyetir mengambil ponselnya yang berdering "iya hallo "


"Iya maaf situasinya lagi nggak baik, kamu tahu sendiri kan Jovanka kalau dia lihat kita berdua dia pasti marah lagi, nanti aku anterin kamu pulang kok tenang aja aku anterin kamu pulang, sekarang aku ke sana tunggu jangan kemana-mana"


"Iya aku tunggu kamu jangan lama awas ya. Aku nggak mau tunggu lagi ini tuh hampir 1 jam loh aku nunggu di sini duduk dan teleponin kamu, tapi nggak pernah diangkat sama sekali kalian tuh ngobrol apa sih sebenarnya sampai lama banget, aku tuh cape nunggunya tau gak sih "

__ADS_1


"Ya udah aku minta maaf aku minta maaf sekarang aku kesana aku jemput kamu sekarang tenang aja aku pasti akan jemput kamu kok, aku akan anterin kamu pulang ya "


"Ya udah cepet aku nggak mau tunggu lama lagi ya, katanya rumah tangga kalian tuh udah nggak baik. tapi masih aja bicarain bicarain tentang rumah tangga kalian, aneh deh aku kadang sama kamu Yan, kalau emang udah nggak baik udah nggak nyaman ya udah pisah aja sih, apa susahnya aku aja dulu gitu kok udah nggak nyaman ya udah pisah aja tapi kamu tuh malah mempertahanin perempuan kayak gitu"


"Dia lagi hamil jadi stop dia tuh istri aku jadi aku nggak mungkin dong lepasin dia gitu aja aku cinta sama dia"


"Kamu bilang cinta sama istri kamu, terus semalam apa kalau kamu emang cinta sama istri kamu, kamu nggak akan pernah mungkin telepon aku untuk ketemu sama kamu dan habisin waktu sama aku, bener nggak dan kamu juga nggak akan mungkin bohongin istri kamu"


"Udah aku kesana kamu tunggu aja aku"


Riyan langsung mematikannya sepihak dan kembali fokus kejalan nanti takutnya malah celakakan,

__ADS_1


__ADS_2