Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Zeline dan Yuda


__ADS_3

Liam yang melihat Zeline yang pergi kekantin bersama teman-temanya dan bersama laki-laki sialan itu lagi, sungguh Liam sangat marah ingin sekali dia membuntungkan tangan laki-laki itu yang lagi-lagi merangkul wanitanya, lihat saja hidupmu tak akan lama lagi anak muda.


****


Zeline pulang diantar oleh Yuda karna memang jalan kerumah mereka satu arah. Zeline mau tak mau harus memeluk Yuda karna Yuda mengendarai motor takut-takut dia nanti jatuh jaga-jaga, kan lebih baik mencegah daripada mengobati.


Dijalan Zeline dan Yuda hanya bercanda ria pasti orang-orang yang melihat mereka berdua mengira mereka adalah sepasang kekasih, dan sangat sialnya lagi saat dilampu merah Liam melihat Zeline yang sedang memeluk laki-laki itu, darahnya makin mendidih saat melihat wanitanya sekarang yang berani- beraninya memeluk laki-laki itu.


Diamatinya mereka berdua dan semakin panas saja hatinya dipukulnya setirnya.Lalu dibukanya jendela mobilnya dan tanpa sengaja Zeline melihat kearah mobil itu dan bertatap muka bersama Liam. Zeline sangat kaget matilah dia. Zeline takut melihat mata Liam yang tajam serta muka yang merah padam melihatnya, Zelina langsung saja memalingkan wajahnya dan langsung memeluk Yuda lebih erat lagi dan menutup kaca helmnya itu.


Liam sekarang kebakaran jenggot melihat wanitanya malah makin erat memeluk lelaki itu , saat Liam akan turun lampu merah pun berubah menjadi hijau diurungkannya niatnya itu diikutinya dua sejoli itu oleh Liam akan kemana kah mereka.


Zeline pun akhirnya sampai juga" ayo Yud masuk kita kan mau ngerjain tugas bareng " ucap Zeline, Yuda pun mengangguk dan masuk kerumah Zeline dan dirumah hanya ada ibunya Zeline saja.


"Assalamualaikum tante" ucap Yuda memberi salam.


walaikumsalam Yud, udah lama kok gamain kerumah, baru serang lagi kamu main " jawab ibunya Zeline.

__ADS_1


" Biasalah tante anak muda lagi sukanya main , cari yang seksi- seksi gitu" canda Yuda.


"Yud Yud kamu ada-ada aja, yaudah kamu mau tante buatin minum apa "


"Tante tau aja kalau aku lagi haus ,apa aja lah tan yang penting seger "


" Oke deh tante siapin dulu ya " sambil tersenyum.


"Siap tante" ucap Yuda sambil duduk dikursi ruang tamu.


"Iya Line, sana kamu bau asem " sambil menutip hidungnya.


Zeline hanya menjulurkan lidahnya menangapi candaan Yuda dan segera berganti baju dikamarnya .


Setelah selesai menganti pakaiannya Zeline bergegas keluar kamar untuk belajar bersama Yuda. Zeline yang hanya mengunakan kaos ketat dengan celana pendek saja acuh tak acuk karna Yuda tidak akan tergoda oleh badannya yang tepos ini.


Saat Zeline sudah sampai sudah terhidang berbagai cemilan dan dua jus jeruk, Yuda yang menunggu Zeline daritadi terus saja mengemil, Zeline pun menegurnya" udah dulu dong Yud ngemilnya yu kitu mulai belajarnya"

__ADS_1


Mereka pun belajar sambil bercanda sangat senang rasanya Zeline, setidaknya Zeline bisa melupakan Abinya sejenak.


Belajarpun selesai dan Yuda pamitan untuk pulang, Zeline mengantarkan Yuda sampai depan rumahnya, dan Zeline melihat ada mobil yang terparkir tak jauh dari rumahnya dan kalian tau itu mobil Liam, kenapa lelaki itu ada didekat rumahnya apa jangan-jangan akan melukai Yuda fikirnya.


Yuda yang melihat Zeline melamun dengan isengnya tiba-tiba mencium kepala Zeline, Zeline yang kaget refleks memukul jidat Yuda.


"Yuda ihhh kamu kok main cium-cium aku aja " cemberut Zeline.


"Yahabisnya kamu ngelamun aja sih Line" ucap Yuda sambil tertawa dan saat sudah memakai helm tiba Yuda mencium pipi Zeline dan kabur, takut-takut nanti dimarahin sama Zelinenya, Zeline yang mendapatkan itu untuk yang kedua kalinya berteriak dengan sekencang kencangnya " Yuda awas ya kamu" lalu pergi masuk kerumah saat mengingat ada Liam diluar rumahnya.


Yuda sangat senang bisa membuat Zeline tertawa lagi sebenarnya Yuda menyukai Zeline semenjak mereka dekat dulu waktu Jo mengenalkannya kepada Zeline ,dia tertarik dengan kesederhanaannya dan kepolasannya tapi waktu itu Zeline sudah mempunyai pacar yaitu Abimanyu, jadi dia perlahan lahan menjauhi Zeline agar cintanya tak berkembang semakin dalam, tapi sekuat apapun dia menolak tetap saja dia mencintai Zeline sampai hari ini. dan sekarang waktu yang tepat untuk menggantika posisi Abimayu didalam hati Zeline meski mungkin akan lama, tapi tak apa selagi masi ada peluang kenapa tidak.


**


Liam yang melihat Zeline dicium oleh lelaki itu sangat marah apa-apaan itu,kenapa anak muda itu sangat berani mencium Zelinenya kurang ajar harus segera dimusnahkan lelaki benalu itu.


Liam pun pergi meninggalkan rumah Zeline dia akan bersiap-siap untuk melenyapkan nyawa seseorang.

__ADS_1


__ADS_2