
Liam yang melihat Riyan sudah pergi segera masuk kedalam mobil menemui istrinya "gimana mas "
"Udah tenang sayang, udah beres sekarang kita pergi ketempat makan ya. Kamu disana bebas mau makan apa aja ya sayang "
"Alhamdullilah mas, aku khawatir sama Jo, beneran mas aku boleh pesen apa aja " dengan wajah senangnya.
"Iya sayang boleh apapun yang kamu mau, kamu pesan asal habis saja "
"Iya mas pasti habis, entah kenapa aku sekarang menjadi lapar terus mas. Bawaannya pengen makan terus "
"Iya gapapa sayang, aku ga masalah mau kamu makan sebanyak apapun aku ga masalah asal kamu senang dan habis jangan sampai membuang-buang makanan"
"iya mas syaang, ayo kita lets go mencari makan " teriak Zeline sambil mengangkat tangannya sebelah. Semangat sekali dirinya untuk segera memakan makanan enak.
"Ayo sayangg" Liam malah meniru kelakuan istrinya. Lalu tertawa bersama-sama dan Liam segera melajukan mobilnya berburu makanan enak.
**
Asa yang baru pulang segera masuk kamar lalu mendudukan pantantnya dikursi. Menatap ke tempat tidur Yuda masih tertidur pulas. Dirinya yang sudah janji akan membawa jalan-jalan Yuda segera pergi kekamar mandi untuk merileks kan badannya. Agar kembali segar lagi.
Selama berendam fikiran Asa berkelana kemana-mana. Apa dirinya harus melakukan misi yang satunya lagi, untuk mengakhiri hidup Yuda selamanya, atau membiarkan Yuda hidup namun dengan keadaan seperti ini dan dirinya yang harus selalu menjaga Yuda.
__ADS_1
Asa yang sudah mulai kedinginan segera keluar dan memakai handuknya. Keluar dan melihat Yuda yang masih juga tertidur. Dengan perlahan Asa membuka lemari dan memakai satu persatu pakaiannya.
Setelah selesai Asa segera mengampiri Yuda, duduk dipinggir tempat tidur sambil menyenderkan kepalanya dan tanganya mengusap-ngusap kening Yuda"Yud ayo bangun sudah sore. Sudah waktunya minum obat ayo bangun "
Yuda yang tidurnya terganggu segera membuka matanya lalu memeluk pinggang Asa dengan manja "ayo bagun Yud, katanya mau jalan-jalan sore. Jam segini masih tidur "
"Iya iya ayo, aku tuh nunggu kamu lama jadi ketiduran deh "
"Aduh kacian banget suami aku, yaudah ayo kita jalan-jalan cepetan mandi dulu " ucap Asa sambil melepaskan pelukan Yuda dan membantunya untuk duduk.
Asa segera membuka selimbut Yuda, lalu mengangkat Yuda untuk duduk dikursi roda dan membawanya kekamar mandi.
Setelah mengantarkan Yuda kekamar mandi Asa segera menyiapkan pakaian yang akan dikenakan oleh Yuda nantinya.
**
"Tapi disini sangat penuh sayang, tak apa " jawab Liam sambil celingak-celingik melihat restorannya penuh sekali. Karena mungkin dekat dengan taman jadi lebih banyak orang.
"Iya aku yakin sayang ayo "
Segera Liam turun dan membukakan pintu untuk istri tercintanya. Lalu memapahnya untuk jalan masuk kedalam restoran.
__ADS_1
Setelah mendapatkan tempat duduk segera mereka duduk berhadap-hadapan "pelayan " teriak Liam.
Segera seorang pelayan laki-laki memberikan menunya pada mereka , Zeline dengan senang segera mengambilnya dan melihat-lihat menunya "waw banyak banget makananya " bisik Zeline
"Mas tolong catat ya " minta Zeline.
"Baik kak " dengan senyum ramahnya. Liam yang melihat ada seorang laki-laki yang tersenyum pada istrinya lantas segera menatap dingin pada laki-laki itu.
"Em aku pesan, spagetti, soto ayam, mie ayam, chiken fingers, terus baso juga ya mas sama air putihnya satu galon "
Liam dan pelayannya sampai memelototkan kedua matanya saat mendengar kata satu galon. Maksudnya apa mau makan satu galon gitu ?
"Maaf kak, kalau air minum satu galon ga ada "
"Oh ya udah air putihnya 5 botol ya mas, soalnya aku harus banyak minum air putih soalnya biar baby aku sehat"
"Oh iya iya bu, baik saya ulangin ya kak pesanannya, spagetti, soto ayam, mie ayam, chiken fingers, terus baso sama air 5 botol ya kak "
"Iya betul mas"
"Kamu mau pesen apa mas " tanya Zeline pada suaminya.
__ADS_1
"Aku engga sayang, Liat kamu makan aja aku udah kenyang. udah mas pesenannya itu aja "
Liam tak habis fikir apa akan habis, semua yang dipesan oleh istrinya.