Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Salah Faham


__ADS_3

"Mamih mau kemana " tanya Lucas yang melihat mamihnya


"Mamih mau pergi sama tante Jo, kamu dirumah ya "


"Engga mamih gak boleh pelgi, gak boleh jangan tinggalin Lucas mih, gak boleh gak boleh "


"Mamih cuman sebentar sayang, nanti mamih langsung pulang "


"Engga da boleh, da boleh jangan pelgi mamih, jangan pelgi aku tidak mau mamih pelgi "


Sambil menangis sesegukan , Zeline langsung memangkunya dan memeluk sang anak "mamih tak lama sayang mamih tak lama, bersama bi Sari dulu ya "


"Da mau, da mau mamih jangan kemana mana da mau "


Namun Zeline langsung memberikan sang anak pada bi Sari, meskipun sangat sulit karena anaknya berpegangan pada pakaiannya dengan sangat erat, namun dengan perlahan Zeline melepaskannya dan pergi bersama Jo membiarkan anaknya menangis histeris memanggil ibunya.


Sebenarnya Zeline tak tega tapi dia harus pergi mengecek apa yang sedang suaminya lakukan, dirinya tidak mau sampai rumah tangganya hancur begitu saja karena orang ketiga.


Zeline segera melajukan mobilnya, menuju rumah hutan suaminya " Line kok gak biasanya sih Lucas nangis-nangis kaya gitu waktu kamu pergi apa dia punya firasat buruk"


"Gak tahu aku juga Jo tiba-tiba aja Lucas dari kemarin tuh nangis terus kalau aku pergi, kemana-mana tuh gak boleh harus diikutin sama dia aku juga gak tahu firasat apa sih"


"Ya biasannya anak kecil itu peka banget semoga aja gak terjadi apa apa ya "


"Iya jangan sampai ya, aku pun gak mau terjadi apa apa, semoga saja semuanya dilancarkan "


"Iya Line."


Zeline menjalankannnya dengan fokus, namun untungnnya jalanan kosong tak ada siapa siapa, jadi aman kalau dirinya menjalankan dengan cepat.


Zeline dan Jo sudah sampai dan pintu rumah terbuka "gak biasannya Jo, padahal mas Liam gak pernah nyuruh orang diem disini "


"Mencurigakan ayo keluar "


Jo keluar disusul oleh Zeline saat mereka berdua masuk, malah melihat seorang perempuan dengan perut buncit yang sedang hamil, Zeline sampai membundurkan tubuhnya.

__ADS_1


"Maaf kalian berdua siapa "


"Harusnya kami yang bertanya begitu padamu, kenapa malah sebaliknya kau bertanya itu pada kami " jawab Jo dengan ketus


"Hah maksudnya "


"Ini milik suami saya, apakah saya istrinya tak boleh mendatangi tempat ini, apakah saya tak boleh, tentu saja saya boleh karena ini sudah termasuk punya saya "


"Hah suami jadi sudah mempunyai istri "


"Apa jadi kamu tidak tau kalau suami saya sudah mempunyai istri dan kamu bodohnya hamil sama suami orang, dasar perempuan tidak tau diri, sudah berapa bulan kalian menjalin kasih dibelakangku hah, sejak kapan kalian berdua membohongiku " teriak Zeline dengan histeris dengan air mata yang sudah mengalir deras.


Jo langsung menahan Zeline yang akan maju kearah perempuan itu, jangan sampai Zeline mendoronya "jawab aku sejak kapan sialan bukan diam saja, apakah kau berubah bisu jawab aku " teriak Zeline lagi


"Sudah lama sungguh aku tidak tau kalau dia sudah mempunyai istri, tapi aku sudah menikah siri dengannya "


"Apa jadi kalian menikah, Lihat Jo apa yang suamiku perbuat dia selingkuh Jo dan menikah dengan perempuan ini, benarkan apa yang aku katakan padamu "


"Baiklah agar kalian bisa hidup bahagia aku akan pergi bersama anaku, kalian silahkan bersenang senang tanpa adanya aku, kau sudah memberikan aku kesakitan yang sangat dalam dan aku tak akan pernah memaafkan kalian berdua karena telah membuat aku seperti ini "


"Kau perempuan tak tau diri dan murahan sekali, seharusnya saat kau didekati oleh seorang laki-laki kau lihat dulu latar belakangnya seperti apa bukannya langsung mau saja dan dihamili begitu saja. Dasar perempuan murahan dan tidak punya otak"


"Line udah Line udah ayo pulang "


"Ya ayo pulang aku sudah muak di sini melihat wajah wanita polos yang sepertinya memang tidak polos. Karena dia sudah berani merebut suamiku namun aku sangat berterima kasih padamu karena kau sudah memperlihatkan bagaimana topeng suamiku yang sebenarnya"


Zeline langsung pergi bersama Jo, menutup pintunya dengan keras dan masuk kedalan mobil.


Ibu Airin yang sedang membereskan halaman belakang sampai kaget dan berlari kearah anaknya yang menangis, memang Tora yang mempertemukan mereka dan membuat mereka hidup disini.


"Ada apa na kenapa denganmu kenapa kau menagis "


"Bu ternyata Tora sudah mempunyai istri tadi istrinya kemari dan marah marah padaku , dia akan bercerai dengan suaminya gara-gara aku dan dia juga akan membalaskan semua kesakitannya pada aku. ibu aku sudah jahat sama perempuan itu bagaimana ini Bu aku sangat tidak tahu kalau Tora sudah mempunyai istri, aku takut bu aku takut "


"Apa kenapa bisa begitu coba kau tanyakan pada Tora langsung dan suruh dia kemari untuk menjelaskan semuanya "

__ADS_1


Airin mengangguk meskipun masih takut badannya sudah bergetar takut karena kemarahan Zeline serta cacian yang membuatnya sakit.


Namun Tora sama sekali tak mengangkatnya "kenapa "


"Dia tak menjawabnnya bu "


"Coba kau hubungi kembali,"


Belum juga Airin menekannya Tora sudah menelfonnya balik "hallo kenapa Airin "


"Tora kau laki-laki penipu kau sudah mempunyai istri Lalu kenapa kau menikahiku dia datang ke mari dan marah-marah padaku"


"Apa aku tak mempunyai istri "


"Terus siapa tadi yang datang kemari, dia datang kemari bersama temannya marah-marah padaku dan mengutuk ku dan mencaci maki aku serta akan bercerai dengan mu katanya"


"Hah teman ? apakah perempuan yang mendatangimu berambut hitam berponi, mata bulat, hidung kecil dan bibirnya tipis lalu kulitnya putih dan tinggi "


"Ya itu yang memarihiku, perempuan cantik itu "


"Sial itu istri bosku, pasti dia salah sangka, pasti dia akan mengamuk pada tuan, apalagi yang dia katakan padamu "


"Apa kenapa bisa begitu, dia akan pergi bersama anaknya "


"Sial gawat ini, aku akan mencari nyonya dan menjelaskannya sebelum dia mengamuk pada tuan dan akan habis aku dibunuh oleh bosku, karena sudah berani membuat istrinya menangis "


**


"Line Line jangan kebut-kebutan gini sini sini biar aku aja yang nyetir. Kamu duduk aja di samping aku ya udah kamu jangan nangis sama aku aja ya "


"Aku tak menyangka mas Liam dia selingkuh di belakang aku terus janji-janjinya apa, apakah selama ini aku tak melayaninya dengan benar. Apakah selama ini aku kurang mencintainya, dia menikah dengan orang lain dan menghamilinya juga, apakah dia pantas melakukan itu, apakah pantas dia menikah lagi "


Zeline langsung mengusap air matanya namun tiba tiba saja ada mobil truk, "awasss Line "


Zeline yang kaget membanting setirnya dan membuat mobilnya terjun kejurang...

__ADS_1


__ADS_2