Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Siapa dia


__ADS_3

"Makasih ya udah dateng Syifa kak Andre " ucap Zeline sambil menerima kado dari mereka berdua.


Ya sekarang ulang tahun Zeline diadakan di rumah hutan yang dibuat oleh Liam, katanya ini kado untuknya, rumah yang membuatnya cemburu dan menuduh suaminya selingkuh.


Sungguh konyol ya kalau di fikir fikir lagi tentang hal itu, bisa bisanya dirinya seperti itu, "iya sama sama Line, eh enak juga ya Liam disini lo hebat udah bagun rumah aja "


"Ya iyalah gue udah bangun rumah lo kapan bangun rumah buat Syifa "


"Paman Liam jangan berharap kalau Paman Andre akan membangunkan ku sebuah rumah, dia saja masih perhatian pada perempuan lain dan masih mau saja dipeluk sama perempuan lain, apakah ada seorang suami yang perhatian sama perempuan lain didepan istrinya sendiri "


"Ada apa nih masalah apa sih Ndre kalian ini berantem terus ya, apa sih masalah apa sampai-sampai kalian cemberut aja dari tadi, datang ke sini tuh niat gak "


"Niat dong paman Liam tenang aja aku sangat niat datang ke sini, gak tahu tuh paman Andre gak tahu niat gak tau enggak, aku juga curiga kayaknya fikirannya masih ada di rumah sakit"


Syifa langsung pergi dan menghampiri Zeline yang sedang menerima tamu bersama Jo, dirinya lebih baik bergabung dengan ciwi ciwi dari pada disini kan.


Setelah Syifa pergi Liam langsung menepuk bahu Andre" kenapa sih "


"Ini gara-gara Milla tadi kan gue dateng sama Syifake sana ke rumah sakit, karena gue masih merasa bersalah atas kata-kata lo yang bilang kalo gue penyebab dari kecelakaan Mila maksudnya penyiksaan Milla sama Ibrahim, makanya gue ke sana lagi ternyata dia udah sadar dan udah dioperasi plastik kan tuh mukanya, terus dia minta disuapin ya Syifa fine-fine aja kan katanya oke boleh terus tiba-tiba aja tuh ya si Milla meluk dari samping "


"Ya gue belum sadar dong gue masih kaget dipeluk sama dia gitu deh ceritanya, marah kan dia tadi iya iya aja katanya mau ke sana gak marah tapi sekarang gitu lagi kayak gini dan Pak Tedi juga nyebelin banget dia nelpon gue lagi cuman buat minta kasih anaknya obat katanya jangan bilang sama Syifa sedangkan yang ngangkat telepon tuh Syifa, enggak makin marah gimana dong istri gue baru aja pulang disuruh balik lagi emang gue babu dia emang gue susternya "


"Hahaha cerita lo panjang banget bagus tuh kalau dijadiin cerpen judulnya suami yang dipeluk oleh temannya sendiri, tapi kurang cocok deh judulnya yang bagus suami dimarahi karena dipeluk oleh perempuan lain di depan matanya ya itu lebih bagus"


"Liam gue serius jangan main main lah, gue cerita nih sama lo tapi lo malah gitu ah gak asik "

__ADS_1


"Iya iya sorry sorry, gini aja deh mending lo jangan pernah temui lagi si Mila itu deh kayaknya perempuan gatal dia tuh, udah lo Fokus aja sama istri lo perlahan juga nanti Syifa gak marah tapi lu harus banyak perhatian banget sama dia dan kasih kejutan-kejutan kecil supaya dia gak marah lagi coba aja gitu"


"Sipp bagus Liamm maacihh lo hebat dehh " Andre mencium pipi Liam dan langsung ngacir kabur


Liam langsung mengelap pipinya dengan kesal "awas lo Dre, awas aja "


Liam segera menghampiri istrinya saat ada seorang laki laki yang akan bersalaman dengan istrinya, dengan cepat Liam mengulurkan tangannya dan malah tangan Liam yang bersalam dengan Gavin.


"Eh pak Liam "


"Gavin, mana pasangan mu "


"Emm saya tak bawa pasangan pak saya sendiri "


"Hem sayang sekali ya, silahkan di nikmati jamuan malam ini "


Gavin dengan cepat melepaskan tangannya dari genggaman Liam yang menyakitkan, sedangkan Liam langsung merangkul istrinya sambil menciumnya.


Gavin yang kepanasan segera pergi meninggalkan suami istri itu yang membuatnya kesal dan membuatnya cembutu saja.


"Sayang kamu jangan tegang, ada aku disini "


"Aku hanya takut saja mas takut dia membuat ulah, kenapa kau malah mengundangnya, aku sudah bilang kan jangan undang laki-laki itu"


"Tak apa sayang dia rekan kerjaku masa iya tak diundang ada aku disini tak usah takut, ayo kita mulai sayang "

__ADS_1


Liam dan Zeline segera berjalan kearah panggung, tak lupa Liam tadi membawa sang anak dan orang orang sudah berkumpul mengelilingi mereka bertiga.


"Terima kasih untuk kalian yang sudah meluangkan waktunya untuk menghadiri ulang tahun istriku yang ke-25 tahun pada hari ini, kami sangat senang dan sangat menghargai atas kedatangan kalian semua mari kita mulai acaranya "


Acara pun segera dimulai dengan Zeline yang meniup lilin dan juga memotong kue, serta memberikan suapan pertama pada sang suami dan sang anak.


Dan tanpa mereka sadari ada seseorang yang naik kelantai atas dam tersenyum, memotong tali lampu yang memang dipasang untuk dekot, setelah melihat tali itu akan putus sebentar lagi, dirinya turun dengan perlahan.


Liam mendongak kearah atas lampu, ada yang aneh lampu itu bergerak gerak tak karuan, Liam dengan cepat menarik istrinya "kalian menyingkirlah "


Dan benar lampu itu jatuh menimpa kue dan juga yang lainnya, sampai lampu itu hancur, Liam langsung menatap Hamzah, Hamzah yang mengerti segera keruangan Cctv dia akan mencari tau.


Tora yang ada disini juga dia akan mengecek namun Liam tak mengizinkannya dengan dirinya yang masih sakit itu akan menyulitkannya kasian.


"Maafkan atas ketidak nyaman ini, mari keruangan sebelah kita lanjutkan diruangan sana " ucap Liam mengiring tamu tamunya keruangan yang lebih aman.


Zeline yang masih takut terus saja memegang tangan suaminya "Mas Kenapa ini bisa terjadi Kenapa lampu itu bisa jatuh bukannya lampu itu sangat berat dan kuat ya di tali atau di apa gitu"


"Iya sepertinya ada yang ingin bermain-main denganku kamu tenang saja sayang semuanya akan berjalan seperti apa yang telah kita rencanakan, tidak apa kita pindah ruangan saja. Kita lihat siapa nanti yang ingin bermain-main itu"


"Baik Mas tapi kau jangan apa-apa kan dia , jangan sampai kau membunuhnya aku tidak mau kamu membunuh orang lagi, kau sudah janjikan tidak akan membunuh orang lagi padaku"


"Iya sayang aku janji padamu, ayo sudah kita kesana kasian mereka menunggu kita "


Zeline hanya mengangguk dan kembali melanjutkan acara ulang tahunnya yang sempat terhambat, karena masalah lampu yang tiba-tiba saja jatuh sepertinya memang ada yang ingin mencelakai keluarganya tapi entah siapa orang itu apa maunya sebenarnya, selalu saja.

__ADS_1


"


__ADS_2