
"Mamah dimana ya, kok gak ada kesini ya, "
"Neng Naura belum pulang "
"Belum pak satpam mamah belum kesini "
"Mau bapak telfonin ayah "
"Engga usah pak nanti aku tunggu aja mamah disini, mungkin sebentar lagi kesini "
"Yaudah bapak tunggu disini ya "
"Iya pak makasih ya pak "
"Iya neng sama sama "
Naura terus saja celingak celinguk dan melihat kearah jalan, siapa tau kan ada mamahnya.
**
"Gavin kamu disini "
"Eh Jovanka, kamu disini "
"Iya aku mau kerja mau cek kerjaan "
"Sama dong "
"Kamu ngegantiin bu Bulan ya "
"Iya kamu bener, gak tau kemana bu Bulan, dicari kerumah pun gak ada, gak biasannya bu Bulan kaya gini, sekarang juga lagi dicari sama polisi, dan juga bu Lia juga gak ada "
"Masa sih sampai dua orang yang gak ada "
"Memang gak ada beneran, mereka itu sahabatan kemana mana berdua, tapi entahlah mereka kemana binggung banget, apalagi kerjaan bu Bulan sama bu Lia gak ada yang hendle, dan aku sekarang yang kesini buat gantiin dulu untuk sementara, nanti kalau bu Bulan ketemu dan ada lagi baru bu Bulan lagi yang handle "
"Ohh gitu ya, semoga aja ya mereka ketemu, aku kirain bakal diganti seterusnya bu Bulan "
"Kenapa kamu gak nyaman ya kerja sama dia "
"Iya apalagi bos aku gak terlalu suka, makannya aku yang handle dan dia ambil yang lain, tadinya mau dia yang akan kerja sama, sama Bu Bulan, tapi karena bu Bulan terlalu agresif sama pak Liam dan suka telfon malem jadi Zeline suka marah "
"Zeline ? Zeline temen kuliah kamu kan, yang pake poni dan wajahnya itu bulet tapi lucu "
"Iya bener , kenapa bisa tau, aku kan gak pernah kenalin kamu sama dia, "
"Aku kan sering liat kalian jalan berdua dan aku juga tau karena Yuda sering cerita, dan oh ya Yuda juga nikah sama sodarannya Zeline kan, Sama Asa kan susternya Yuda dulunya "
"Iya bener banget, kamu ini ya segela tau "
"Iya dong, aku kira Yuda nikah sama Zeline , memang sekilas Asa dan Zeline sama kan wajahnya "
"Iya emang, mirip banget kok malahan kaya yang kembar mereka berdua itu "
"Hemm iya iya, kapan kapan kenalin sama Zeline ya "
__ADS_1
"Emm gak bisa janji, kamu harus bilang dulu sama suaminya, karena suami Zeline posesif banget dan gak akan terima istrinya gobrol sama laki laki lain dan kamu harus hati hati sama suaminya "
"Sama bos mu itu, apakah Zeline nikah sama orang tua "
"Ya engga juga kali, Zeline gak nikah sama sama kakek kakek, pak dosen itu ganteng banget "
"Hah dosen, emang dia dosen "
"Iya dia dosen waktu kita kuliah dan Zeline cinlok sama dia, pokoknya suka deh sama kisah cinta mereka yang panjang dan banyak ketakutannya "
"Wahh berarti bener kan Zeline nikah sama orang tua, bener kan jadi pengen ketemu deh "
"Gak tua, liat aja nanti, udah ah ayo kita kerja dulu aja, jangan ngobrol terus gak akan beres beres dong "
"Oke oke ayo, kita kerja dan aku pengen ketemu sama suaminya Zeline "
"Hemmm "
Mereka berdua segera pergi dan mengerjakan pekerjaan mereka, agar cepat selesai.
**
"Sore pak "
"Sore gimana udah dateng penganti bu Bulan "
"Udah pak dosen, dia Gavin dan aku juga udah kenal sama dia, terus terus pak bu Bulan katanya gak ada, dia ilang sama bu Lia, kasian ya mereka, apakah mereka diculik atau dia memang lagi jalan jalan "
"Emmm pasti nya jalan jalan tau kan gimana perempuan "
"Udah udah jangan difikirin, udah sana kerja, biarin aja bulan gak ada juga gak akan garuh kan buat kita, yang rugi juga dia nanti, udah sana sana "
"Iya iya pak dosen "
Jo segera duduk dan mengerjakan kembali tugas tugasnya yang begitu banyak dan menumpuk.
**
"Sayanggg aku pulang "
"Mass kamu udah pulang gimana kerjaan kamu "
"Baik sayang, ayo kita pergi "
"Pergi kemana sih mas Liam, mau kemana "
"Aku kan udah janji bakal ajak kamu sama Lucas jalan jalan yu kita pergi "
"Kamu baru pulang mas, "
"Iya gak apa apa sayang, ayo cepet bawa koper kamu yang udah kamy siapin biar aku saja yang dandanin Lucas, kamu gih dandan "
"Beneran mas ini gak bohong kan, beneran kan "
"Iya beneran mas gak bohong sayang, ayo cepet kamu keatas ya biar mas siapin yang lainnya"
__ADS_1
"Iya mas "
Zeline dengan senang segera berlari dan masuk kedalam kamar dan juga Liam segera naik dan membawa anaknya kekamarnya, dan didandani sesuai apa yang dia ingin.
Tak lamu kemudian Zeline keluar sambil membawa koper dan memberikannya pada Hamzah, ya mereka akan diantar Hamzah karena Tora disini menjaga rumah.
"Mamih kita mau kemana sih " tanya Lucas yang ada dalam pangkuan sang papih
"Mamih juga gak tau sayang, kan papih yang mau ajak kita pergi "
"Iya papih gak jawab mamih, kesel deh sama papih "
"Udah udah kalian berdua jangan banyak tanya ya. nanti juga tau inikan kejutan buat mamih dan Lucas jadi gak boleh tau. Ayo ayo kita berangkat "
Zeline hanya mengangguk dan masuk kedalam mobil disusul oleh Liam dan Lucas, mereka pun segera berangkat meninggalkan rumah.
**
"Syifa gimana Nabil udah tidur "
"Udah paman "
"Ayo sini, paman pengen nonton film hantu sama kamu, mau kan, paman udah sedian cemilan dan juga yang lainnya "
"Yaudah ayo paman. tapi aku kalau nonton hantu suka kurang gimana gitu "
"Kan ada paman disini "
"Ya udah ayo paman "
Segera mereka berdua pergi keruang tamu, Andre menyalakan tv dan duduk disebelah sang istri.
Film pun sudah diputar baru juga hantunya keluar Andre sudah berteriak "akhhhh " Andre langsung memeluk bantal.
Syifa hanya bisa menatapnya sambil memakan kue dan tak fokus menonton karena Andre berisik "ahhh hantu " kemblali Andre bersembunyi dan memeluk sandaran kursi.
Lalu keluar kembali hantunya dari dalam bathub, dan langsung memeluk Syifa, Syifa segera mematikan tvnya dan menarik Andre untuk masuk kamar.
Duduk didalam tempat tidur dan saling berhadapan "katanya paman gak takut "
"Hemmm "
"Apa sekarang paman masih takut "
"Hemm "
Syifa mengecup bibir Andre dan kembali menatap wajah Andre yang masih cemberut" apa sekarang masih takut "
"Hemm "
Kembali Syifa mengecup Andre dan lagi lagi masih cemberut "masih takut "
Andre tak menjawab langsung saja mengecup bibir Syifa ********** dan makin dalam makin dalam, namun Syifa segera melepaskan ciuman itu.
"Aku gak bisa paman aku baru melahirnya "
__ADS_1
"Aku lupa, bobo yu "