
Riyan segera masuk kedalam kamar dan memeluk istrinya yang baru saja selesai mandi dan memakai piyama kesayangan, panda sakti.
"Sayang lebih baik kita jalan-jalan yuk, temanku mengadakan pesta di sebuah club kamu mau kan, ayolah pasti akan senang, kita lupakan dahulu yang mamih katakan, aku ingin kau senang "
"Boleh kenapa nggak bilang dari tadi, kalau gitu kan aku langsung pakai baju pesta, aku juga pengen ngilangin sedikit aja puyeng dikepala aku ini "
"Tadi aku mau ngajak kamu, tapi kamu malah pergi ke kamar duluan sayang, yaudah kamu sekarang dandan dulu, biar aku mandi dulu, nanti kita pergi kesana "
"Siap baby, " dengan senang Jo segera pergi mencari pakaian yang cocok dengannya sambil menunggu suaminya yang masih mandi.
Malam ini dirinya akan bersenang senang, biarkan nanti akan dirinya fikirkan tentang masalah anak, yang terpenting sekarang adalah melilekskan dahulu badan dan fikiran.
**
Syifa yang merasa bersalah atas tindakannya yang sudah sangat membuat paman Andre mencarinya kemana-mana, segera membuatkan makanan kesukaan pamannya itu semoga saja dengan ini dirinya bisa dimaafkan oleh pamannya.
Syifa hanya fokus saja ke masakannya, tanpa melihat bahwa pamannya itu sudah duduk di meja makan sedang menatapnya.
Setelah semuanya selesai Syifa membawanya dan alangkah kagetnya saat melihat pamannya sudah tersenyum lebar padanya.
"Maafkan paman sudah mengangetkan mu, habisnya wangi banget kamu masak apa Syifa "
Syifa segera menyajikannya dan duduk berhadapan dengan Andre.
"Aku memasakan paman ayam kecap, makanan kesukaan paman ayo paman dimakan"
Syifa dengan telaten segera mengambilkan Nasi dan juga lauk pauknya. Lalu memberikannya pada Andre .
"Lalu untuk mu, kenapa kau tak membawa piring lagi "
"Paman saja yang makan ,aku sudah kenyang tadi kan paman sudah memberikan ku makanan "
"Tapi kan itu tadi bukan sekarang ayo makan Syifa "
"Emm tidak paman aku kenyang, ayo makan, aku memasakan ini untuk paman karena ingin meminta maaf karena aku sudah menganggu pekerjaan paman dan membuat paman mencariku kemana mana "
"Paman tidak marah, hanya saja paman ingin kamu kalau kemana-mana bilang, paman tak ada bersamamu 24 jam, Jangan membuat paman khawatir, Paman tidak akan melarang kamu untuk pergi kemana pun. Asal kamu bilang Paman akan tenang bekerja apa bisa kamu seperti itu"
"Ya paman maaf ya sekali lagi, Syifa minta maaf. Sekarang Paman makan ya"
Andre segera mengangguk. Lalu dengan lahap memakan masakan Syifa, tanpa ada yang terlewat sedikit pun. Sedangkan Syifa malah teringat kembali Nabil yang selalu lahap jika dirinya memasak.
Andre yang sudah selesai melihat Syifa yany sedang melamun segera melambaikan tangannya "Syifa "
__ADS_1
"Ya Nabil " Syifa segera menunduk saat sala menyebutkan nama.
"Aku pergi kekamar dulu paman "
Syifa segera pergi dari hadapan Andre, dan Andre hanya bisa tersenyum getir dan membawa piringnya ketempat cucian piring.
**
"Liat sayang, perempuan yang disana adalah, janda kaya dia royal banget tau dulu pas sekolah " teriak Riyan
Mereka berdua sekarang sudah ada didalam Club "kenapa kau sangat tau baby, apakah kau pernah dekat dengannya "
"Tidak kawanku yang dekat dengan dia, lalu itu tuh di ujung sana dia akan melamawa pacarnya, pacarnya yang memakai baju putih itu "
"Wahh bakal romantis dong "
"Iya sayang, ngomong ngomong aku baru liat sekarang pakaian yang kamu pakai, cantik deh istri aku ini "
"Baru beli baby, kirain aku kamu gak akan suka karena terbuka gitu "
"Engga kok aku suka, ayo kita mimun sayang "
Ayo, Jo segera mengandeng tangan suaminya dan duduk sambil bercengraman. Lalu meminum satu gelas bir.
"Seneng banget baby, rasannya aku lepas banget deh, aku seneng gak ada yang telfon telfon aku "
Baru juga di bicarakan ponsel Jo sudah berdering "siapa sayang " tanya Riyan
"Mamih gimana nih, ah udah ah matiin aja "
" Sayang kenapa nggak diangkat, nanti kalau mamih kamu marah gimana"
"Gak akan baby kamu diem aja pokoknya, kita seneng seneng ya baby aku mau pipis dulu ya "
Jo pergi meninggalkan suaminya dan pergi kekamar mandi, saat Jo masuk ada perempuan yang tadi kata suaminya akan dilamar.
"Bagaimana ini pakaianku, ini ada noda merah, padahal hari ini sepertinya pacarku akan melamarku "
"Ya sudah kita bersihkan memakai air ya " ucap temannya.
"Tidak, nodanya akan semakin banyak dan akan menjadi sangat merah seperti noda haid, aku gak mau ahhhh bagaimana ini "
Jo hanya mengelilingi orang itu dan orang yang bajunya terkana noda itu berbalik dan Jo ada dihadapannya "Hai " ucap Jo.
__ADS_1
"Kau cantik sekali ahhhhh kau cantik aku lihat jelek pakainku jelek sekali "
Jo sudah kembali lagi kehadapan suaminya "Kenapa pakainmu diganti sayang, ada apa "
"Tadi ada insiden dan kau tahu perempuan yang kau bilang mau dilamar itu bajunya sangat kotor dan aku kasihan sekali, jadi aku memberikan bajuku dan menukar nya dengan dirinya, sekarangkan hari bahagia dan dia harus berpenampilan cantik "
"Kau baik sayang, ayo menari "
Jo mengangguk dan menari bersama suaminya, melepaskan semua penat dan juga masalah yang ada dihidupnya, "terimakasih " ucap perempuan yang tadi akan dilamar.
"Ya sama sama " teriak Jo juga.
Jo kembali berjoget bersama suaminya, menikmati semuanya dan sesekali memeluk suamimya. Dan Jo dari kejauhan melihat perempuan tadi sedang dilamar.
"Sayang ayo pulang sudah malam "teriak Riyan
"Baiklah ayo baby "
**
Saat mereka berdua datang dan masuk sudah ada mamihnya dan juga barang barangnya yang sudah dibereskan, "mamih kenapa kau membereskan barang barang ku "
"Kita pindah sekarang, mamih tak suka kalian pergi ke club dan minum minum gimana mau punya anak hah, kalian berdua ini dan kamu Riyan, kenapa membawa istrimu yang tidak benar hah, seharusnya kamu menjaganya bukan seperti itu dan ini lihat pakainmu merah apakah kau haid, apakah kau tak malu "
"Gak pokoknya aku gak mau pindah mih, dan Riyan gak ngajak Jo yang aneh aneh, Jo yang mau dan kita seneng, buat ngilangin masalah yang ada Jo pengen seneng seneng dan ini bukan darah haid ini kotoran mamih, aku udah bilangkan allah belun kasih anak sama aku mih "
"Kamu tuh ya, tetep aja kamu harus berusaha punya anak, bukannya malah seneng seneng gini, udah pokoknya pindah sekarang masuk kedalam mobil dan kita pergi sekarang "
"Gak mau mih "
"Riyan urus istri kamu, mamih ingin secepatnya kalian pindah, mamih akan tunggu di mobil sekarang jangan pake lama"
"Syaangg "
"Apa Yan, aku gak mau, aku mau disini aja. Aku gak mau pindah aku udah nyaman disini "
"Cobalah mengalah ya, jangan membantah orang tua mu "
"Gak mau, sampai kapan kita akan ikutin mamih, kali ini aja aku pengen disini, aku gak mau "
"Jovanka "
"Ok " Jo segera pergi meninggalkan suaminya
__ADS_1