Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Akhir hidup Yuda


__ADS_3

Malam tiba, Andre yang pulang melihat Syifa yang duduk sendirian diluar rumahnya. Andre tersenyum kearah Syifa namun Syifa malah mengabaikannya dan masuk kedalam rumah.


"Kenapa tu anak " binggung Andre yang melihat sikap Syifa yang tidak seperti biasanya.


Segera Andre masuk kedalam rumah. Lalu kefikiran tentang sikap Syifa yang tiba-tiba berubah padanya. Tidak seperti biasanya.


"Biasanya tu anak kalau aku pulang pasti seneng banget. Lah ini kok acuh gitu sih. Udahlah dari pada mikirin Syifa mending coba hubungin Asa siapa tau diangkat kan.


Andre terus saja menunggu telfonnya diangkat pada deringan ketiga akhirnya diangkat.


"Hallo ini dengan siapa " ucap Asa disebrang sana


"Hallo Asa ini aku Andre, temennya Liam suami adik kamu inget ga sama aku Sa "


"Oh iya iya aku inget, ada perlu apa pak "


"Emm bisa ga Sa jangan panggil bapak panggil nama aja aku ga setua itu "


"Maaf iya Andre ada perlu apa "

__ADS_1


"Emm aku hanya ingin berkenalan saja dengan kamu. Kenapa waktu itu saat aku menghubungimu kau tak meresponnya "


"Baiklah, maaf kalau orang yang aku tak kenal aku sering tak meresponnya "


"Begitu ya, sekarang sudah kenal ya, save no ku ya Sa "


"Iya baik Andre "


"Sa kamu dimana "teriak Yuda.


Andre yang mendengarnya lantas kaget apa benar apa yang dikatakan Liam kalau Asa sudah mempunyai pacar.


"Udah dulu ya Andre, sampai jumpa " segera Asa mematikannya tanpa mendengar jawaban dari Andre.


Syifa yang sudah masuk kerumah lantas tersenyum senang saat melihat, paman Andre kebingan ternyata benar juga apa yang dikatakan kak Zeline. Harus jual mahal dirinya ini pada paman Andre tapi tak bisa lama-lama. Semoga saja dengan cepat paman Andre bisa membalas cintanya.


"Semangat Syifa kamu bisa "


Setelah menyemangati dirinya sendiri Syifa segera masuk kedalam kamar dan menatap wajah paman Andre yang terpampang di meja belajarnya "Paman apa hati paman da bisa menerimaku. Kenapa coba padahal kan aku mencintai paman . Susah sekali ya membuat paman yang tua itu jatuh cinta sama anak muda kaya aku " sambil menunjuk wajah pamannya yang ada didalam foto.

__ADS_1


"Kau tau paman. Aku menolak setiap laki-laki yang suka sama aku hanya demi paman. Tapi paman malah menyia-nyiakan aku. Harus dengan cara apa lagi aku bisa mendapatkan hati paman yang sudah beku itu sungguh sulit dan membingungkan " lanjut Syifa.


"Nanti saat aku sudah lelah, kamu jangan mencariku ya paman. Aku ini manusia biasa yang bisa saja nanti cape mengejar paman yang tak ada hasilnya sama sekali. Maaf paman jika itu terjadi aku tak bisa berbuat apa-apa. Apa sebenarnya ada seseorang didalam hati paman makannya gak bisa terima aku ya.


***


Asa segera bergegas kedapur dahulu. Membuatkan minuman energi yang sangat Yuda sukai. Lalu memasukan sedikit demi sedikit bubuk biji apel yang tadi dia belender.


"Selamat menemui ajalmu Yud, maafkan aku menjadi istri durhaka untukmu. Namun ini harus dilakuin demi kepuasan diriku "


Segera Asa bergegas pergi kekamar menemui Yuda yang sangat cerewet, dari tadi teriak-teriak terus. Capa banget dengernya juga kesel.


"Iya Yud aku tadi ambil air di dapur dan minuman kesukaan kamu ". Yang sudah Asa campurkan dengan sianida buatanya.


"Ku kira kamu pergi. Wah ada rangka apa nih kamu membuatkan aku minuman kesukaanku "


"Ada deh nanti juga tau, yaudah sekarang kamu minum obatnya biar cepet sembuh "


Dengan patuh segera Yuda meminumnya, lalu menatap minuman kesekuannya yang sudah disajikan oleh Asa istrinya.

__ADS_1


Asa hanya diam menatap Yuda yang sedang kegirangan dengan minuman yang dirinya buat. Padahal didalam minuman itu sudah ada sianidanya.


Yuda segera mengambil gelasnya dan meminumnya saat gelas itu baru sampai didepan mulutnya tiba-tiba....


__ADS_2