Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Tak pernah disangka sangka


__ADS_3

Acara sudah selesai, sekarang tinggal Liam dan keluarga, anak buahnya dan juga Andre serta Syifa yang masih cemberut.


"Jadi siapa dalang dari kejadian lampu jatuh itu " ucap Andre.


"Kalau tuan dan nyonya sampai lihat siapa orang itu pasti gak akan nyangka deh kalau dia bisa melakukan itu"


"Emangnya siapa Hamzah orang itu, siapa dia " tanya Liam


Rekaman Cctv langsung dinyalakan dan mereka semua melihat siapa pelakunnya.


"Whattt mertuanya Tora apa gak salah " teriak Andre.


"Mas pasti ini kelirukan, mana mungkin mertuanya Tora lakuin ini " ucap Zeline belum percaya kalau orang yang melakukan ini adalah ibunya Airin.


Liam langsung memeluk istrinya dan mengusap rambutnya "kamu pernah bilang kan sama aku, kalau kita gak pernah tau, orang yang benci sama kita itu siapa "


Hamzah langsung mematikan rekamannya dan akan menunggu perintah dari bosnya "jadi apa yang akan kita lakukan tuan "


"Kita tunggu saja , apa lagi yang akan dia lakukan, jangan ada satu orang pun yang memberitahu Tora ya, aku tak mau dia malah membenci ibu mertuanya itu, jika dia bertanya jawab saja seadannya jangan sampai membuatnya tau saja "


"Baik tuan "


"Ayo sekarang kita pulang "


Mereka semua segera membubarkan diri dari rumah hutan Liam dan juga Zeline dan pulang kerumah masing masing.

__ADS_1


Selama perjalanan Zeline masih memikirkan apa sebenarnya kesalahan keluarga mereka pada ibunya Airin, apa karena dirinya yang berbicara kasar saat menuduh Airin menjadi selingkuhannya suaminya.


Atau gara gara suaminya yang memarihi anaknya gara gara kecelakaan Tora, apa sebenarnya maksud dari ibu Airin ini, apa salah keluarga mereka sampai sampai dia ingin membunuh dirinya satu keluarga dengan lampu yang jatuh.


Liam yang mendengar istrinya melamun terus menerus segera memegang tangannya "udah kamu gak usah fikiran kejadian tadi sayang, mertuanya Tora gak akan bisa lakuin apa apa lagi kok "


"Ya tapi apa masalah dia sampai lakuin itu, kita udah minta maaf lo sama dia tentang kejadian aku marah marah sama anaknya, apa lagi salah keluarga kita mas "


"Udah biarin aja sayang, mungkin dia lagi gabut jadi potong lampu yang diatas "


"Mass gak gitu juga kali kalau lagi gabut kamu ini ih, gak bisa diajak bicara serius deh "


"Bukan gitu sayang,aku gak mau kamu terlalu memikirkan tentang kejadian tadi, sudah biarkan saja, tak akan terjadi apa apa, selagi ada aku ya"


"Baiklah mas "


**


Sedangkan si pelaku sudah ada didalam kamar, malahan dia pulang terlebih dahulu, saat sudah melakukan itu dia langsung pergi dan pulang tanpa pamit pada anak dan menantunya.


Kenapa dirinya sampai melakukan itu karena dirinya kesal dengan kebahagian orang lain, apa lagi kebahagian yang di dapatkan Zeline, dia perempuan beruntung yang mendapatkan segalanya.


Suami, anak dan harta dia punya, sedangkan anaknya sendiri hanya mendapatkan bawahannya saja, dirinya ingin sang anak Airin merasakan apa yang Zeline rasakan.


"Kalau saja tadi aku berhasil mungkin tak akan seperti ini, mungkin sekarang mereka sedang kehilangan dan hartanya pasti akan jatuh ketangan Tora dan Airin bisa merasakan apa yang Zeline rasakan "

__ADS_1


"Apakah aku akan ketahuan, kalau sampai ketahuan apa ya yang harus aku lakukan, apa ya drama yang harus aku lakukan masih binggung aku ini, harus melakukan apa "


"Apakah yang aku lakukan itu benar untuk mendapatkan harta orang kaya itu dan membuat anak serta menantuku hidup enak, aku juga melakukan ini bukan sekedar hanya karena harta, aku masih tak terima karena mereka berdua sudah menghina diriku dan juga anak ku, mereka harus menangung akibatnya. enak saya mereka marah marah padaku dan Airin "


"Apa lagi suaminya itu sok banget marah marah di rumah sakit dan menyalahkan anak ku atas kecelakaan yang dilakukan Tora, itu yang paling membuatku sakit hati, aku sakiy hati karena kelakuannya yang angkuh dan sok sekali "


"Awas saja aku akan membalasnya, membalas rasa malu dan hinaan yang telah laki laki itu berikan, awas saja aku tak akan pernah memaafkan suami istri itu, padahal tadi sedikit lagi lo kena, kalau kenapa aku akan bersorak paling keras "


Namun tiba tiba tok tok tok. Ibu Airin yang kaget segera keluar kamar dan membukannya ternyata itu sang anak dan menantu.


"Kenapa ibu tiba-tiba pulang dari pesta padahal kan tadi pesta belum selesai ada apa, apakah ibu sakit kalau ibu saki kita ke rumah sakit jangan tiba-tiba pulang seperti itu bu, Tora kan di


menjadi khawatir, tadi kami mencari-cari ibu kemana-mana tapi tidak ada ternyata ibu sudah pulang toh"


"Tidak Tora ibu sama sekali tidak sakit ibu hanya ingin pulang saja dan tidur makanya ibu tadi tiba-tiba pulang, ibu tidak mau mengganggu kalian berdua yang sedang asyik asyiknya mengobrol dengan teman-teman kalian, apa lagi ibu sangat senang saat melihat Airin bisa mengobrol dengan mereka orang-orang kaya itu, ibu senang sekali dan ibu tidak mau mengganggu kalian jadi ibu lebih baik pulang sendiri saja"


"Seharusnya kedepannya ibu jangan melakukan itu lagi ya, Tora tidak mau tiba-tiba ibu pulang dalam sebuah pesta, untung dekatkan pulang ke rumah, kalau misalnya jauh gimana ibu harus bilang, sesibuk sibuknya kita, pasti kita akan mendengarkan saat ibu berbicara "


"Benar tu apa yang dikatain Tora bu, ibu jangan gegabah deh jangan buat Airin kadi khawatir di sana kita cari cari ibu loh ke mana-mana jangan lakuin itu lagi bu, Airin gak mau kalau ibu gitu lagi, gimana kalau misalnya ibu hilang atau tiba tiba lupa jalan pulang, gimana coba bu, ibu jangan lakuin itu lagi ya, jangan buat kita khawatir kayak gini bu"


"Iya iya kalian berdua ini cerewet banget sih, ya udah kalian cepat istirahat Ibu juga pengen tidur lagi tadi keganggu gara-gara kalian ketuk-ketuk pintu kamar ibu"


"Baiklah kami istirahat bu "


Tora dan Airin segera pergi dan ibunya langsung masuk kembali dan menutup pintunya sambil mengudap dadanya.

__ADS_1


"Untung saja tidak ketahuan aku kira mereka akan memarahiku karena aku yang telah memotong lampu itu, aku tadi pulang karena takut ketahuan tau gak ketahuan aku diam makan sepuasnya disana, makanannya kan enak enak sekali, sampai sampai aku pengen nambah dan nambah, mungkin kapan kapan lagi bakal ada lagi kali ya pesta kaya gitu "


__ADS_2