
Pembelai laki-laki sudah datang bersama rombongannya Liam paling depan dengan kedua orang tuanya mukannya sangat tegang berjalan pelan-pelan lalu tak lama berhenti didepan ada penyambutan terlebih dahulu yaitu lengser.
Lalu laki-laki yang memakai baju pangsi maju sambil membawa payung dan memutar-mutarnya.
Perlahan yang membawa payung itu diam berdiri sambil masih memegang payung itu lalu berjalan kembali menghampiri pembelai pengantin laki-laki dan membuka payung itu langsung memayungi pembelai laki-laki dengan diam dibelakangnya.
Lalu sinden mulai bernyanyu dan datang empat penari untuk menyambut rombongan pembelai laki-laki.
Didepan rombongan laki-laki sudah berdiri pula kedua orang tua Zeline dengan keluarga lainnya dan Asa sebagai pager ayunya memegang nampan yan berisi kaling dari bunga melati .
Setelah selesai penyambutan oleh penari datang kakek-kakek memakai baju pangsi sambil berjalan bungkuk lalu mendoakan dan menyambut kedatangan pengantin dengan si nenek yang dipapah oleh si kakek lalu dipapag untuk masuk dan menghadap lebih dekat dengan keluarga perempuan.
Lalu seorang penari mengambil kalung melati itu yang ada diatas nampan dan diberikan kepada ibu Zeline, perlahan ibu Zeline maju denhan suaminya lalu Liam membungkuk dan ibu Zeline memakaikan kalung itu dan Liam menyalami kedua orang tua Zeline.
__ADS_1
Lantas kedua orang tua Liam mendur dan digantikan oleh kedua otang tua Zeline dan berjalan masuk, semua rombongan juga sama ikut masuk.
Dan untuk seserahan yang dibawa oleh keluarga Liam diserahkan kepada keluarga perempuan, sedangkan Liam dan kedua orang tuanya duduk dipelaminan beserta ayah dan ibu Zeline pula
Lalu kembali dilanjutkan dengan penyambutan olek pak ustad setelah selesai penyambutan yang dilakukan oleh pak ustad keluarlah Zeline di papah oleh Jo dan Asa, Kedepan kursi yang dipersiapkan untuk ijab kabul.
Liam sama sekali tak memutuskan pandangannya itu dari Zeline dia terus saja memandangnya dia sangat terpukau dengan calon istrinya itu sangat cantik sekali.
Setelah Zeline duduk lalu Liam dihampiri oleh pembawa acara dan ditanya apakah benar ini calonnya dan Liam mengangguk sambil tersenyum menatap Zeline.
Liam lantas menganggukkan kepalanya dan Liam segera diperintahkan untuk segera duduk disebelah Zeline.
Ayah Zeline segera memegang tangan Liam dan memulai ijab kabul.
__ADS_1
Dan alhamdullilah Zeline dan Liam sudah sah menjadi suami istri lantas segera memakaikan cincin pernikahannya itu.
Setelah memakaikan cincin Liam segera mencium kening Zeline dan Zeline segera menyalimi tangan Liam.
Acara pun dilaksanakan dengan sangat meriah tamu-tamu juga sangat banyak berdatangan dan Zeline serta Liam sudah menganti pakaian yang kedua.
Tak pernah lepas senyum dari kedua bibir mereka berdua ini adalah hari bahagia mereka.
Sekarang akan dimulai perjalanan hidup mereka berdua untuk menjalani sebuah rumah tangga.
**
Acara sudah selesai dan sekarang Liam dan Zeline sedang ada dikamar membuka semua kado yang diberikan dari tamu-tamu mereka.
__ADS_1
Tadinya Liam ingin besok saja tapi Zeline maunya sekarang tak mau nanti katanya jadi ya mau tak mau Liam harus menurut pada istrinya itu.