Psikopat Tampan Dosenku

Psikopat Tampan Dosenku
Jo menikah


__ADS_3

Sekarang adalah pernikahan Jo dan juga Riyan, waktu berjalan begitu cepat dan tak menyangka sudah hari h nya saja Jo dan kak Yan menikah. Zeline sedang disibukan mengurus anaknya dan juga suaminya yang sulit untuk dibangunkan.


"Ayolah cepat sayang, aku tak mau ketinggalan dihari spesialnya Jo, cepatlah lah, jangan seperti ini"


"Iya sayang, iya 5 menit lagi ya tolong aku sangat mengantuk sekali ".


"Yasudah aku akan berangkat saja dengan Lucas dan kak Andre saja, kau disini saja tidur dengan pulas, biarkan aku saja yang pergi"


Liam segera membuka kedua matanya lebar lebar segera bangkit dan menghampiri istrinya yang sudah cantik dan juga anaknya yang sudah tampan memakai pakaian jas yang sangat lucu sekali.


"Jangan sayang tunggu aku " rengek Liam


"Yaudah cepet dong sayang, jangan sulut emosi aku pagi pagi gini"


Liam segera masuk kedalam kamar mandi dan Zeline dengan sabar menunggu suaminya dan ponselnya tiba tiba berdering dan membuat Zeline kaget.


Dengan segera Zeline mengangkatnya "Hallo Jo, selamat ya akhirnya kau akan menjadi seorang istri "


"Hallo Line, iya makasih ya, kamu dimana kok lama banget, aku udah nunggu kamu loh"


"Ini mas Liam, baru aja siap siap dia tuh gak tau lama banget susah deh "


"Yaudah gak apa apa Line, aku sungguh takut Line takut, bagaimana aku malam pertamanya, aku masih trauma dengan kejadian teman kita yang melahirkan dan mati itu Line, dan anaknya juga tak bisa keluar, aku takut sekali "


"Tenang kau releks Jo, lihat aku masih hidupkan aku masih baik baik saja, jadi kamu gak usah khawatir, aku pun lancar kan saat melahirkan. Jadi tak perlu ada yang dikhawatirkan"


"Iya tapi aku sangat takut dan tak akan sanggup untuk melakukan hal lebih nanti dengan suamiku, aku takut nanti aku mengalami itu Line aku takut, gak bisa aku"


"Pokoknya kamu tenang, gak usah khawatir nanti kalau udah ngelakuim hubungan suami istri enak kok, meski pas awalnya sakit tapi nanti kamu ketagihan Jo "


"Tuh apalagi itu sakit, aku gak mau ah lakuin hubungan yang bisa membuat anak, aku gak mau Line, udah dulu ya aku tunggu kamu disini "


"Iya iya deh nyesel nanti gak lakuin hubungan suami istri loh"


"Tau ah nyebelin kamu Line "


Panggilan pun putus dengan Liam yang sudah siap bahkan sudah memakai pakainnya dengan rapih. Dengan senang Zeline tersenyum.


Dan Liam segera menghampiri istrinya mencium keningnya dan memangku anaknya Lucas.


"Ayo mas lets go "

__ADS_1


"Ayo sayang "


Mereka segera turun dan Andre sudah ada dibawah dengan wajah cemberut


"Lama banget sih kalian "


"Bodo ayo cepet pergi telat nih " jawab Liam.


"Ya lo yang buat kita telat "


"Udah ayo pergi " Zeline segera menegahi mereka berdua dan lebih duku berjalan kearah mobil


**


Didalam Jo hanya bisa diam dengan tegang dan datang mamihnya yang tersenyum senang, ikut duduk di sisi Jo dan mengusap tangan Jo dengan lembut..


"Anak mamih lagi tegang nih, biasanya juga gak kaya gini deh " goda mamihnya.


"Mih ini tuh situasinya beda banget, pokoknya gak bisa dijelaskan dengan kata kata, aku sungguh takut sekali mih, takut bila Riyan tak akan menerimaku karena traumaku "


"Apakah kau tak meceritakannya pada Riyan nak, masalah trauma mu itu "


"Engga mih, aku takut, aku gak bisa mengatakan semua itu, aku takut Riyan kecewa "


"Mih aku kan akan selalu main kerumah mamih dan papih jadi jangan khawatir ya, aku pasti akan selalu mengunjungi kalian berdua "


Mereka berdua pun berpelukan dan melepaskannya "kenapa menagis sayang, nanti luntur dong "


"Engga mih aku hanya terharu saja"


Dengan perlahan lahan mamihnya mengusap air mata itu da mengandeng anaknya untuk segera keluar kamar dan menemui calon suaminya.


Saat Jo keluar pandangan semua orang tertuju pada pengantin dan Riyan sampai melongo melihatnya. Jo segera duduk di sisi Riyan sambil menundukan kepalannya karena malu..


"Baiklah apakah sudah siap, mari kita mulai " ucap penghulu.


***


Zeline beserta suami dan kak Andre segera berlari untuk segera sampai ke gedung pernikahan Jo, dan pada saat mereka sampai sudah selesai bahkan sekarang sedang berdoa.


Zeline memelototi suaminya dan mengambil alih Lucas dan dipangkunya dan berjalan meninggalkan dua pria itu.

__ADS_1


Andre dengan sengaja menyenggol Liam dan tersenyum mengejek "puas dimarahin "


Liam yang kesal tak menjawab hanya berjalan mengikut istri dan sahabatnya.


Sekaranga adalah pelemparan bungga, Zeline yang ingin menangkapnya segera memberikan kembali Lucas pada suaminya.


"Mau kemana kamu sayang"


"Aku nau tangkap bunga, kamu disini aja ya mas "


"Iya sayang"


Zeline dengan senang bergabung dan akan menangkap bunga yang akan dilemparkan Jo.


Andre yang melihatnya sampai melongo "Liam, apa loh yakin biarin istri lo tangkap bunga, kalau sampai ketangkep dia nikah lagi lo "


Liam yang kaget langsung mengelengkan kepalanya dan memberikan Lucas pada Andre. Tanpa mengatakan apa apa lagi.


"1 2 3 " Jo sudah menghitungnya dan melempar bunga itu, saat bunga itu akan tertangkap oleh Zeline Liam sudah terlanjur menariknya dam memeluknya.


"Ih mas mah, padahal sebentar lagi bakal ketangkep, kenapa dihalangin "


"Sayang apakah kau berniat untuk menduakan ku, kau akan menikah lagi begitu "


"Tidak mas, aku hanya ingin bunganya saja,"


"Tidak usah, nanti aku akan membelikannya sangat banyak, ayo kita temui Jo dulu "


Dengan patuh Zeline mengikuti suaminya yang sedang cemberut di ikutu oleh Andre yang masih menahan tawanya, karena kelakuan istri sahabatnya yang sangat polos.


Saat sudah ada dipelaminan, Zeline segera memeluk Jo "maaf ya Jo, aku telat nih gara gara suamiku lama banget buat bangun kaya kebo aja dia tuh "


"Gak apa apa Line yang penting kamu udah dateng kesini aja aku seneng tau "


Mereka segera melepaskan pelukannya dan Zeline beralih pada kak Yan "tolong kakak jaga Jo dengan baik ya, jangan sia siakan dia lagi "


"Pasti Line, aku gak akan kecewain sahabat kamu ini "


Sekarang giliran Liam dia hanya menyalaminya saja tanpa berbicara apa apa dasar laki laki dingin nyebelin.


Andre lalu berhadapan dengan Jo "lo jangan lupain gue ya, tetep jadi Jo yang dulu jangan berubah ya, dan Riyan tolong lo jangan larang Jo buat temuin gue ya, gue cuman mau berteman baik aja sama Jo dan Lo "

__ADS_1


"Iya tenang aja gue gak akan larang larang Jo akan berteman dengan siapa yang penting jangan macem macem saja "


Mereka sekarang berjajar dan berfoto dengan riang dan penuh kecerian, meskipun Andre tak punya pasangan namun dia happy karena di kelilingi oleh orang orang baik dan menyayanginya pula.


__ADS_2